Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Program Kampus Mengajar Bagi Peningkatan Soft Skill (Kemampuan Interpersonal) Dan Hard Skill (Kemampuan Intelektual) Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Bhinneka PGRI Nailariza Umami; Fitria Ramdhani
Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol.15.No.2.Oktober 2022
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine whether the teaching campus program has a positive effect on students' hard skills and whether it has a positive impact on the soft skills of students of students of the PGRI economic education study program at Bhinneka University. A sample of 21 students enrolled in the campus teaching program and the economic education study program was used. for this descriptive study. With four soft skill indicators, this instrument is designed to assess student progress in soft and hard skills through campus teaching programs: 1) communication capacity, 2) problem solving capacity, 3) creativity, and 4) conflict resolution capacity. Meanwhile, this study discusses hard skill indicators such as empathy, social skills, use of technology, writing. skills, and research and writing skills. The findings show an increase in students' soft skills, with the highest indicator, their communication skills increasing by 90%. The most important indicators, namely improvement in writing and research, showed a 98% increase in student skills.DOI: https://dx.doi.org/10.17977/UM014v15i22022p94
ANALISIS HAMBATAN GURU IPS DALAM PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID-19: STUDI KASUS PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/SETARA DI KABUPATEN TULUNGAGUNG Yunifa Anisauzahro; Nailariza Umami
PERISKOP : Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): PERISKOP: Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Pendidikan dan Bahasa Invada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58660/periskop.v4i1.42

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah peneliti ingin mengungkapkan bagaimana hambatan guru IPS dalam pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19. Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hambatan yang dialami guru IPS dalam pelaksanaan pembelajaran daring dan solusi praktis dalam menerapkan pembelajaran secara daring. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu yang pertama yaitu: (1) jaringan internet yang kurang memadai selama pembelajaran daring; (2) kejenuhan dan sikap malas peserta didik, jenuh dan malas merupakan kondisi psikologi dari peserta didik; (3) kemampuan peserta didik dalam menggunakan aplikasi pembelajaran; dan (4) kepemilikan kuota data internet. Keterbatasan dalam pembelian kuota. Adapun penyelesaian masalah terhadap pembelajaran daring yaitu dengan menerapkan kegiatan tatap muka terbatas, yang bisa dimanfaatkan untuk mengumpulkan tugas peserta didik yang tidak memiliki jaringan internet yang stabil. Sebagai solusi dari kejenuhan dari sikap malas peserta didik. Guru IPS selalu memberikan referensi materi IPS terbaru, yang sesuai dengan fenomena yang terjadi saat ini guru IPS memberikan bimbingan dan arahan kepada peserta didik yang belum menguasai cara pengoperasian aplikasi solusi dalam hambatan kepemilikan kuota yaitu memnfaatkan bantuan kuota dari pemerintah.
PENDAMPINGAN DESAIN MERK PRODUK DALAM MENINGKATKAN DAYA JUAL PRODUK JIPANG PADA UKM DESA SERUT : Usaha Kecil Menengah, desain merk produk, makanan ringan jipang Nailariza umami; Maria Aghata Sri W.H
JURNAL NGABDIMAS Vol. 6 No. 01 Juni (2023): NGABDIMAS (Pengabdian Pada Masyarakat)
Publisher : P3M Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) menunjukkan gejala yang positif dalam perekonomian masyarakat namun dalam proses pelaksanaan usahanya sering mengalami kendala terutama dalam hal pemasaran produk. Di era digital seperti sekarang persaingan dunia usaha sangatlah ketat, sebagian besar pelaku usaha gencar melaksanakan pemasaran dengan cara digital yang diyakini akan lebih banyak menjaring konsumen karena tidak terbatas waktu, tempat dan lebih hemat biaya. Padahal pelaku UMKM terutama dilokasi pedesaan masih kurang melek teknologi, bahkan sebelum merambah ke pemasaran digital, pengemasan dan pelabelan produk bisa dikatakan belum terlalu layak. Sedangkan untuk dapat sukses dalam pemasaran digital maka penampilan fisik dari produk yang baik dan menarik menjadi faktor penunjang utama. Desa Serut Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung, terdapat beberapa sentra UMKM yang memproduksi makanan ringan tradisional berupa produk jipang / brondong. Dalam melakukan usaha produk jipang tersebut hanya diberi merk sekedarnya pada selembar kertas seadanya, sehingga makanan ringan tradisional tersebut belum dikenal masyarakat luas. Padahal makana ringan jipang ini rasanya sangat enak perpaduan legit, gurih dan sangat garing dan renyah. Karena belum terlalu dikenal sehingga masayarakat belum begitu tertarik. Penjualan produk tersebut hanya pada kalangan tertentu saja misalnya di tetangga sekitar, pasar tradisional, sekolah dan penjaja keliling dengan harga relatif murah. Untuk itu pelatihan ini sangat diperlukan terutama untuk pelaku UMKM makanan ringan jipang di desa Serut. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah produk jipangnya dapat menembus pasar-pasar modern / supermarket, restoran, resto, kantin instansi pemerintah maupun swasta. Dan juga dapat segera merambah ke pemasaran digital dengan desai pengemasan, logo dan merk yang menari. Mitra dalam pelaksanan pengabdian ini adalah perangkat desa serut dan juga organisasi penggerak UMKM desa serta pelaku UMKM sebanyak 26 orang. Hasil dari kegiatan ini diketahui terjadi peningkatan pengetahuan tentang pentingnya pengemasan, desain logo dan merk untuk menunjang suksesnya pemasaran produk. Dari dari hasil angket yang di sebar kepada 26 peserta sebelum pelatihan dilaksankan menunjukkan ada 38,46% atau sebanyak 10 peserta dari 26 peserta tidak tau tentang merk dan logo produk, sedangkan kemampuan mendesain merk dan logo menunjukkan terdapat 53,85% peserta atau sebanyak 14 peserta tidak memiliki kemampuan mendesain merk dan logo produk. Setelah melaksankan pelatihan peserta yang kurang paham terhadap merk dan logo, serta pengetahuan tentang desain logo turun menjadi 7.69% atau sebanyak 2 peserta karena usia yang sudah tua sehingga tidak melek teknologi. Sehingga dapat di simpulkan terdapat 92,31% peserta menjadi tambah pengetahuan tentang pentingnya merk,logo dan desain pengemasan.
PEMBERDAYAAN BUDIKUNGDAMPER SEBAGAI BENTUK STRATEGI KETAHANAN PANGAN DAN EKONOMI DALAM MASA PANDEMI DI DESA ARYOJEDING TULUNGAGUNG Nailariza Umami; Novita Eka Muliawati
JPM PAMBUDI Vol 4 No 2 (2020): JPM Pambudi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P2M) IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/pambudi.v4i2.1181

Abstract

During the Covid-19 pandemic, which has been running for almost 1 year, of course it has had a profound impact on all aspects of community life, especially the economy, which automatically creates another problem, namely the ability to provide family food. In terms of food security, people still lack knowledge and information. This also affects the level of creativity in the face of the Covid-19 pandemic to innovate in an effort to stabilize economic activity, especially in terms of food security. The aim of this service is to increase food security during the Covid-19 pandemic through Budikungdamper (Cultivating Fish and Water Spinach in Buckets). The methods used in this community service activity are lectures, discussions, demonstrations and hands-on practice. The work plan is programmed within 1 month.
OPTIMALISASI NILAI TAMBAH DAN DIGITAL MARKETING PADA PRODUK OLAHAN BLIMBING DI DESA KALANGAN NGUNUT Nailariza Umami; Maria Aghata Sri W.H.; Novita Eka Muliawati
JPM PAMBUDI Vol 5 No 02 (2021): JPM Pambudi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P2M) IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/pambudi.v5i02.1604

Abstract

The purpose of this social service was to optimize the potential development of fresh star fruits by increasing added value to increase innovation of star fruit processed products, brand and marketing strategies trhough digital marketing in Kalangan Village, Ngunut District. The methods used in this community service activity were lectures, discussions, demonstrations and direct practice. The work plan was programmed within 1 month. The results of this service activity are the increasing knowledge of community groups in Kalangan Ngunut Village in terms of digital marketing and innovation of starfruit processed products. Besides, people in Kalangan Ngunut village can directly practice digital marketing to promote starfruit products. In addition, they also can apply innovations to process fresh starfruit into processed products in the form of starfruit dates as well as package and label the product into more interesting way. In addition, the activities also increase public awareness to always improve innovation and strategies in building entrepreneurship in order to help their businesses to survive during the COVID-19 pandemic.
PEMBERDAYAAN MANAJEMEN UMKM PASCA PANDEMI COVID-19 SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DAYA SAING USAHA Nailariza Umami; Maria Agatha Sri Widyanti Hastuti; Muhammad Anasrulloh; Aldila Septiana
JPM PAMBUDI Vol 6 No 01 (2022): JPM Pambudi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P2M) IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/pambudi.v6i01.2054

Abstract

The world is currently facing the COVID-19 pandemic. The COVID-19 pandemic has had an economic, social and political impact, not only on major countries but almost all countries in the world. The small economic sector or what we know as MSMEs (Micro, Small and Medium Enterprises) is pioneered by small communities, especially those in rural areas. A study stated that Covid-19 caused Indonesia to experience a decrease in the percentage of economic growth by 0.1% in 2020. In general, the following are the real impacts caused by Covid-19 on the SME sector in Indonesia. Community service which was carried out in collaboration with UPN Veterans Surabaya KKN students located in the Klampok Blitar sub-district, was carried out with the aim of inviting MSMEs to bounce back after this pandemic by taking the first step in the form of strengthening business management. In this business management there are several main things, namely production management, marketing management, human resource management and financial management. The four are a unit that must be managed together well, so that it can strengthen the establishment of a business. The socialization was attended by 36 business actors in Klampok Village, Blitar City. The approach used to implement this method uses the lecture method, question and answer, games (Role Playing), giveaway distribution and reflection (evaluation). From the evaluation results, the implementation of the socialization was very successful. The number of invited participants in attendance exceeded the number of invitees. And the enthusiasm of MSME actors is seen by their activeness in asking questions because of their high curiosity. In fact, most of the socialization participants wanted a similar event to be held on an ongoing basis.
Pengaruh Gaya Mengajar Guru dan Interaksi Teman Sebaya terhadap Keaktifan Belajar Siswa Kelas IX di SMP Negeri 5 Tulungagung Kusumawati, Arum; Umami, Nailariza
Jurnal Simki Postgraduate Vol 3 No 2 (2024): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jspg.v3i2.802

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of teacher teaching style and peer interaction on the effectiveness of learning of grade IX students at SMP Negeri 5 Tulungagung. This study used quantitative descriptive research. The number of samples in this study was 112 grade IX students at SMP Negeri 5 Tulungagung. The research instrument used a questionnaire and observation. The data analysis techniques used in this study were classical assumptions (normality test, linearity test, multicollinearity test, heteroscedasticity test), multiple linear regression analysis, hypothesis testing (t test and f test) and coefficient of determination with the help of SPSS 26 for windows program. The results of the study partially tcount> ttable which is 13.616> 1.659 and a significance value of 0.000 <0.05, thus it can be concluded that there is a significant influence between teacher teaching style (X1) on learning activity (Y) of grade IX students at SMP Negeri 5 Tulungagung. Furthermore, the peer interaction variable (X2) has a calculated t value > t table, namely 2.333 > 1.659 and a significance value of 0.021 < 0.05. Thus, it can be concluded that there is a significant influence between peer interaction (X2) on the learning activity (Y) of class IX students of SMP Negeri 5 Tulungagung.
Pengaruh Kemampuan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dan Karakter terhadap Kesiapan Menjadi Guru umami, nailariza; krishartanti, yuliani; Maria Agatha Sri WH
Pekobis : Jurnal Pendidikan, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 8 No. 2 (2023): PEKOBIS
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pekobis.v8i2.P106-115.32647

Abstract

Dalam penelitian ini, kami menyelidiki pengaruhKkemampuan TechnologicalHPedagogical ContentJKnowledge (TPACK) dan karakter terhadapHkesiapan menjadiNguru pada mahasiswa fakultas sosial dan humaniora Universitas Bhinneka PGRI. Metode kuantitatif digunakan denganLmenggunakan analisisKregresi bergandaPsebagai alatJanalisis data. Hasil penelitianMmenunjukkan temuan-temuan yang signifikan. Pertama, terdapat pengaruh signifikan secara parsial antaraKkemampuan TechnologicalJPedagogical ContentMKnowledge (TPACK) dan kesiapanKmenjadi guru. Dengan nilai thitungKsebesar 4,431Kyang lebihMbesar dariKttabel (1,960),ditemukan bahwaMkemampuan TechnologicalLPedagogical Content KnowledgeK(TPACK)Mmemberikan kontribusi positifKterhadap kesiapanKmahasiswa. Selanjutnya, karakter juga memiliki pengaruh signifikanKsecara parsialPterhadap kesiapan menjadiKguru. Dengan nilaiMthitung sebesarJ2,605 yang melebihi ttabel (1,960), karakter mahasiswa di Fakultas Sosial dan Humaniora Universitas Bhinneka PGRI memberikan dampak positif terhadap kesiapan menjadi guru. Secara simultan, ditemukan bahwa kemampuanBTechnological PedagogicalMContent Knowledge (TPACK) danEkarakter mahasiswaHsecara bersama-samaJmemberikan pengaruhRpositif danFsignifikan terhadapXkesiapan menjadiJguru. DenganNnilai FhitungV132,610 yang jauh melebihi Ftabel (3,13), keduanya memberikanHkontribusi yangHefektif terhadapQkesiapan guru. Secara keseluruhan, TPACK dan karakter mahasiswa memberikanKsumbangan efektifGsebesar 80,3% terhadapNkesiapan menjadiNguru.Sisanya, sebesarL19,7%, dipengaruhiBoleh variabel-variabelVlain yangFtidak dibahasWdalam penelitianQini.
PENINGKATAN MUTU KETRAMPILAN DASAR MENGAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI MELALUI METODE COLLABORATIVE LEARNING BERBASIS TEHNIK CATUR PRAMANA Umami, Nailariza; Widya Astuti, Maria Agatha Sri
JPEKBM (Jurnal Pendidikan Ekonomi, Kewirausahaan, Bisnis dan Manajemen) Vol 7, No 2 (2023): JPEKBM (Desember,2023)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/jpekbm.v7i2.3517

Abstract

Dalam menjalankan praktik pengajaran pada mata kuliah pembelajaran mikro bagi mahasiswa semester VI, terdapat sejumlah hambatan yang dihadapi, terutama terkait dengan pemahaman dan penerapan keterampilan mengajar.Beberapa permasalahan umum yang dihadapi mahasiswa melibatkan kurangnya pengetahuan terkait keterampilanKmembuka dan menutup pelajaran,kemampuanJmenyampaikan materi, manajemen kelas, pengaturan waktu, dan pengembangan kreativitas seperti perancangan metode dan media pembelajaran yang sesuai. Selain itu, beberapa mahasiswa merasa malu dan kurang percaya diriLketika berada didepan kelas, dan kemampuan berkomunikasi serta public speaking yang seharusnya mendukung keberhasilan mengajar belum sepenuhnya dikuasai oleh sebagian besar mahasiswa.           Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilanMdasar mengajarPmahasiswa semester VI pada Program StudiWPendidikan Ekonomi UniversitasKBhinneka PGRI,pada tahun ajaran 2022/2023, melalui penerapan metode collaborative learning dengan teknik Catur Pramana.Subjek penelitian ini adalahMmahasiswa semester VI pada Program Studi Pendidikan Ekonomi tahun ajaran 2022/2023,yang terdiri darisatu kelas dengan jumlah 21orang. Data penelitian dikumpulkan melalui tes dan dianalisis secara kuantitatif dengan dukungan interpretasi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan praktik pembelajaran dengan metode Collaborative Learning Berbasis Teknik Catur Pramana mampu meningkatkan dasar mengajar mahasiswa semester VI pada Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Bhinneka PGRI, dari persentase keberhasilan sebesar 66,7% padaHsiklus I menjadi 85,7%pada siklus II. Oleh karena itu, disarankan untuk menerapkan metode Collaborative Learning Berbasis Catur Pramana dalam perkuliahan yang bertujuan untuk membentuk keterampilan atau kompetensi calon guru.
Beyond Profit: A Pedagogical Model for Integrating Philosophy into Economic Education for Value-Based Entrepreneurship in Indonesia Nailariza Umami; Heri Pratikto; Agung Winarno
Enigma in Education Vol. 2 No. 2 (2024): Enigma in Education
Publisher : Enigma Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61996/edu.v2i2.81

Abstract

This study addresses the imperative to cultivate a generation of entrepreneurs in Indonesia who prioritize not just profit, but also ethical conduct, social responsibility, and sustainable practices. It investigates how integrating philosophical principles into economic education can foster these values in Indonesia's youth. Employing a qualitative research design, this study critically analyzes relevant literature on philosophy, economics, and education, along with Indonesian policy documents related to entrepreneurship and economic development. The study draws upon the works of influential thinkers, adapting their ideas to the Indonesian context. The findings highlight the need for a more holistic approach to entrepreneurship education that moves beyond a narrow focus on profit maximization. Key philosophical concepts identified include ethical decision-making, social responsibility, and long-term sustainability. In conclusion, based on these findings, a pedagogical model is proposed that emphasizes active learning strategies, case studies, and community engagement to foster critical thinking and ethical decision-making among future entrepreneurs. This research contributes to the ongoing discourse on entrepreneurship education by advocating for an approach that balances economic success with societal well-being.