Claim Missing Document
Check
Articles

Found 50 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Perancangan Risk Register Dan Risk Response Terhadap Proyek Pengembangan Aplikasi Dana Pensiun Dengan Menggunakan Probability Impact Matrix Pada Pt.xyz Ghifari Naufal Rahman; Wawan Tripiawan; Devi Pratami
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis risiko kualitatif dari sebuah projek aplikasi dana pensiun dengan singkatan “Dapen” pada PT.XYZ dan Dapen PT.XYZ. Aplikasi Dana Pensiun adalah sebuah aplikasi yang berfokus terhadap informasi dana pensiun yang dialirkan kepada karyawan PT.XYZ yang telah pensiun atau habis masa jabatannya sebagai karyawan PT.XYZ. Dalam penegerjaan projek ini, terjadi perpanjangan waktu pengerjaan projek (adendum) yang disebabkan oleh banyaknya risiko yang terjadi selama masa proyek berlangsung. Hal ini disebabkan oleh belum adanya identifikasi risiko yang mampu menganalisis risiko lebih lanjut. Penenlitian dilakukan dengan cara mengumpulkan risiko dan membuat risk register projek aplikasi Dana Pensiun dan teridentifikasi sebanyak 41 risiko yang ada dalam projek Dapen. Kemudian setelah risk register ada, langkah berikutnya adalah membuat risk severity yang dinilai menggunakan metode expert judgement. Hasil dari risk severity adalah 28 risiko negatif yang memiliki severity medium 2 risiko positif dengan severity medium, dan 11 risiko dengan severity rendah. Kemudian dilanjutkan dengan strategi respon risiko dimana hasil dari pengolahan risk response ditemukan sebanyak 9 risiko dengan respon risiko avoid, 26 buah risiko dengan respon mitigate, 4 buah risiko dengan respon accept, dan 2 risiko dengan respon share. Maanfaat dari penelitian ini adalah sebagai tolak ukur untuk menilai dan acuan dalam melihat sebuah risiko di aplikasi Dana Pensiun versi 2. Kata kunci: Analisis risiko kualitatif, Risk Register, Risk Severity, Risk Response.
Analisis Kelayakan Pembukaan Kembali Kedai Kopi Mas Vrooh Di Kota Balikpapan Ditinjau Dari Aspek Pasar, Aspek Teknis Dan Aspek Finansial Haris Mahfud; Rosad Ma'ali El Hadi; Wawan Tripiawan
eProceedings of Engineering Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kedai Kopi Mas Vrooh merupakan sebuah usaha yang bergerak dibidang kuliner khususnya menjual minuman berbagai macam jenis kopi dengan konsep panahan. Kedai Kopi Mas Vrooh membuka outletnya di Kota Balikpapan tetapi pendapatan per bulan hanya menutupi biaya sewa tempat tetapi tidak dengan biaya operasional sehingga outlet ditutup sementara. Melihat fakta tersebut, pemilik Kedai Kopi Mas Vrooh ingin membuka kembali Kedai Kopi Mas Vrooh dengan konsep biliar di dalamnya. Dalam penelitian ini, aspek yang dilakukan yaitu dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden yang berada di Kota Balikpapan dengan kecamatan yang berbeda. Responden yang menjadi target adalah responden yang berumur 15-35 tahun untuk mengetahui berapa banyak pasar potensial, pasar tersedia, dan pasar sasaran. Sedangkan untuk aspek teknis dan aspek finansial digunakan berdasarkan data sekunder yang didapat dari berbagai sumber. Hasil penyebaran kuesioner menunjukkan persentase pasar potensial sebesar 89%, pasar tersedia sebesar 81%, dan untuk pasar sasaran perusahaan membidik 6% dari pasar tersedia. Hasil perhitungan finansial menunjukkan bahwa nilai NPV untuk periode 2020-2024 adalah Rp158.179.175 , persentase IRR sebesar 38,01% dan PP 1,059 tahun. IRR yang diperoleh lebih besar dari nilai MARR yaitu 25,38% dan NPV bernilai positif. Dari parameter tersebut, maka pembukaan cabang Kedai Kopi Mas Vrooh di Kota Balikpapan dapat dikatakan layak. Keywords: Kedai Kopi Mas Vrooh, Studi Kelayakan Investasi, NPV,IRR,PP, Analisis Sensitifitas. Coffee shop Mas Vrooh is a business engaged in culinary, especially selling drinks of various kinds of coffee with the concept of archery. Coffee shop Mas Vrooh opened its outlet in the city of Balikpapan but the monthly revenue only covers the rental cost of the place but not with the operating costs so the outlet is temporarily closed. Seeing the fact, the owner of coffee shop Mas Vrooh wants to reopen the coffee shop Mas Vrooh with a billiard concept in it. In this research, the aspect is by spreading the questionnaire to 100 respondents who are in the city of Balikpapan. The target respondent is a 15-35 year old respondent to find out how many potential, available, and target markets. As for the technical aspects and financial aspects are used based on secondary data obtained from various sources. The results of the questionnaire spread showed a potential market percentage of 89%, available market at 81%, and target market aiming at 6% of the available market. Financial calculation results indicate that the NPV value for the 2020-2024 period is Rp158.179.175, the percentage of IRR is 38,01%, and the PP is 1,059 years. IRR that is obtained is greater than the value of 25.38% MARR and NPV is positively valued. From these parameters, the opening of the branch of Kopi Mas Vrooh in Balikpapan is feasible. Keywords: Coffe Shop Mas Vrooh, Investment Feasibility Study, NPV, IRR, PP, Sensitivity Analysis
Perancangan Dashboard Aksi Mitigasi Pencegahan Keterlambatan Proyek Perakitan Rear Cone Nc212i Menggunakan Fault Tree Analysis Di Pt. Abc Reanatami Irawan; Wawan Tripiawan; Devi Pratami
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. ABC telah melaksanakan proyek perakitan rear cone NC212i yang mengalami masalah berupa keterlambatan di lima operasi dan banyaknya material issue semenjak tahun 2017 meskipun proyek baru dilaksanakan tahun 2020. Proses evaluasi keterlambatan proyek pun dilakukan dengan metode Fault tree analysis dan method of obtaining cut sets (MOCUS) yang bertujuan mengetahui sumber masalah. Proses evaluasi keterlambatan dimulai dari identifikasi pekerjaan yang terlambat berdasarkan data laporan kemajuan proyek dan data keterlambatan proyek. Tahapan evaluasi berikutnya adalah melakukan identifikasi prasyarat dan menyusun kombinasi faktor-faktor keterlambatan. Penyusunan kombinasi faktor ini terbagi jadi empat jenis yaitu kejadian, agen, faktor, dan sub-faktor keterlambatan. Proses evaluasi selanjutnya adalah penggambaran pohon kesalahan atau Fault tree analysis (FTA) dilanjutkan dengan analisis MOCUS yang bertujuan mencari minimal cut set. Ketiga faktor keterlambatan tersebut diberikan solusi pencegahan masing-masing. Penentuan solusi tersebut dikaitkan dengan aspek-aspek yang ada berupa manusia (man), metode (method), dan informasi (information). Solusi aksi mitigasi pencegahan keterlambatan berupa rancangan sistem yang mengintegrasikan ketiga aspek tersebut. Proses evaluasi keterlambatan ini disusun ke dalam sebuah dashboard berbasis spreadsheet untuk mempermudah pemahaman dan visualisasi pihak perusahaan. Proyek ini telah selesai dilaksanakan sehingga hasil penelitian akan digunakan sebagai lesson learned untuk proyek selanjutnya. Kata Kunci: keterlambatan, evaluasi keterlambatan proyek, fault tree analysis, MOCUS, dan faktor keterlambatan
Perancangan Jadwal Ulang Proyek Additional Bag Filter Bin#3 Menggunakan Metode Critical Path Method (CPM) Pada PT XYZ Widyaningrum, Firda Amalia; Tripiawan, Wawan; Yasa, Putu
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Bag Filter adalah tempat penyaringan residu udara yang terdapat pada bin fine coal yang akan dilepaskan ke lingkungan. Proyek additional bag filter bin#3 diadakan untuk memperbaiki kapasitas hisapan bag filter. Proyek yang telah berjalan mengalami keterlambatan pada tahap fabrikasi yang dapat menyebabkan kerugian perusahaan sehingga perlu dilakukan perancangan jadwal ulang. Dalam perancangan jadwal ulang proyek dilakukan dengan menggunakan metode Earn Value Analysis (EVA) dan Critical Path Method (CPM). Analisis EVA yang telah dilakukan menghasilkan bahwa proyek mengalami keterlambatan mulai dari hari ke-20 berdasarkan analisis varian dan hari ke-39 berdasarkan analisis SPI dan CPI. Perhitungan estimasi waktu keterlambatan proyek, proyek akan selesai dalam waktu 143 hari dengan durasi normal 134 hari, sehingga terjadi keterlambatan selama 9 hari dengan biaya yang dikeluarkan dengan asumsi CPI adalah Rp 209.570.593,26. Analisa lintasan kritis yang dilakukan dengan metode CPM menghasilkan lima aktivitas kritis pada tahap fabrikasi yang dapat dilakukan perubahan jadwal. Perubahan jadwal disesuaikan dengan status material siap pakai dan sumbe rdaya manusia yang akan bekerja. Pada jadwal eksisting, tahap fabrikasi akan selesai pada tanggal 18 Februari 2021 dan terjadi keterlabatan selama 9 hari. Setelah dilakukan prancangan jadwal ulang, tahap fabrikasi akan selesai pada tanggal 04 Februari 2022.Kata kunci— bag filter, critical path method, earn value analysis.
Perancangan Quality Metrics Untuk Pengendalian Kualitas Proyek Dengan Metode Internal Control Pada Proyek Refurbished NTE Di Pt XYZ Firdaus, Muhammad Ilham; Tripiawan, Wawan; Bay, Achmad Fuad
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — PT XYZ merupakan salah satu perusahaan yang menjadi pemimpin dala industri telekomunikasi sebagai perusahaan yang memproduksi berbagai alat penunjang telekomunikasi dengan perakitan telepon dan peralatan transmisi sebagai kegiatan utamanya. Pada tahun 2019, PT XYZ mengalami kesulitan dalam perkembangan industri dan memutuskan untuk bekerja sama denga PT ABC untuk menjalankan proyek refurbished. Proyek ini memiliki garis besar yaitu perbaikan NTE (Network Terminal Equipment). Manajer proyek yang bertanggung jawab merupakan karyawan yang bekerja di PT XYZ dan terjun langsung dalam proyek ini. Kualitas yang diinginkan dari hasil perbaikan yang diinginkan yaitu NTE dengan kualitas sangat baik. Namun saat hasil proyek di deliver kepada PT ABC, ternyata terdapat komplain dari konsumen mengenai NTE yang memiliki casing perangkat mudah pecah, aksesoris mudah rusak, dan jangkauan sinyal yang pendek. Setelah dilakukan observasi dan studi literatur, didapatkan bahwa perusahaan belum memiliki quality metric sebagai dokumen pendukung untuk kegiatan control quality sehingga akan dilakukan perancangan quality metrics menggunakan metode internal control dalam mengidentifikasi kemungkinan kendala yang terjadi dan bagaimana cara mencegahnya. Serta terdapat critical success criteria sebagai parameter kesuksesan dari setiap kegiatan dengan mengadaptasi metode SMART. Hasil dari penilitian ini berupa quality metrics sebagai dokumen pendukung kegiatan control quality agar dapat menunjang proses validate scope.Kata kunci — quality metrics, internal control, smart, skala guttman, skala likert, project quality Management.
Perancangan Re-Baseline Schedule Dan Resource Leveling Pada Project Pembangunan Saung (Workstation) Pada PT XYZ Ahmad, Aditias Fauzi; Tripiawan, Wawan; Puspita, Ika Arum
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—PT XYZ sedang bekerja sama dengan komunitas Polyface Nambo yang akan membangun infrastruktur atau workstation pengolahan tanaman serai wangi menjadi pewarna alam dan minyak oleoresin. Project ini akan dibangun oleh PT XYZ berlokasi di Bogor, Jawa Barat. Project ini yang seharusnya pada minggu kesembilan sudah mencapai 65.50% tetapi aktualnya pada minggu kesembilan masih sekitar 42%. Hal tersebut terjadi karena terdapat masalah di lapangan yaitu waktu dan list aktivitas pengerjaan belum jelas, kurangnya ketelitian dalam pelaksanaan pekerjaan, terbatasnya jumlah tenaga kerja, dan terdapat pekerja yang mengerjakan dua atau lebih tugas sekaligus (multitasking). Perancangan re-baseline dan resource leveling pada project pembangunan saung workstation dilakukan menggunakan metode evm untuk melihat detail dan status keterlambatan suatu proyek. Perhitungan (EVM) tersebut menghasilkan perencanaan pada minggu ke 6 dan minggu ke 9 nilai CPI kurang dari 1 dan SPI kurang dari 1. Critical Path Method menghasilkan titik kritis di antaranya B1-B2-B7-C1-D1-D2-E1-E2-F1-F2-F3, dan proyek ini berjalan selama 62 hari kerja dimulai dari 28 Juni 2022 hingga 7 September 2022. Aktivitas C6 setelah dilakukannya resource leveling tanggal pelaksanaannya menjadi 25 Agustus 2022. Namun, aktivitas tersebut tidak mempengaruhi waktu selesainya project dikarenakan aktivitas tersebut tidak mempengaruhi aktivitas setelahnya.Kata kunci— Re-baseline, Resource Leveling, EVM, CPM
Perancangan Jadwal pada Proyek Pendampingan RS ABC Menuju BLUD di PT XYZ dengan Menggunakan Metode Critical Path Method (CPM) Shafira, Dhea Nur; Tripiawan, Wawan; Widyasthana, Sandhy
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Dimasa pandemi seperti saat ini, sarana kesehatan berkembang cukup pesat. Hal ini dapat dilihat dari rumah sakit yang berupaya untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan. RS ABC ingin memberikan pelayanan yang bermutu, tepat sasaran, lebih akuntabel, dan memiliki daya saing dalam bidang kesehatan, upaya yang dapat dilakukan salah satunya yaitu dengan menerapkan BLUD. Untuk merealisasikan hal tersebut, RS ABC menunjuk PT XYZ selaku mitra yang telah memiliki banyak pengalaman di bidang pelayanan kesehatan untuk membantu pendampingan RS ABC menuju BLUD. Proyek pendamingan RS ABC menuju BLUD awalnya dijadwalkan akan mulai akhir Mei 2022 dan berakhir bulan Agustus 2022, namun pada kenyataannya proyek ini baru akan dijalankan pada bulan September 2022. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak PT XYZ, faktor utama penyebab keterlambatan proyek adalah penjadwalan yang kurang terperinci. Jika permasalahan ini tidak segera ditangani akan berdampak buruk terhadap citra perusahaan. Oleh sebab itu, proyek pendampingan RS ABC menuju BLUD memerlukan sebuah rancangan penjadwalan yang baik. Dalam perancangan penjadwalan ini metode yang akan digunakan yaitu Critical Path Method (CPM). Perancangan penjadwalan ini akan menghasilkan output berupa gantt chart, network diagram, kurva progress proyek, hasil perhitungan menggunakan Critical Path Method serta aktivitas kritis pada proyek.Kata kunci-proyek, BLUD, critical path method, penjadwalan.
Perancangan Risk Register dan Risk Response Sebagai Lesson Learned Menggunakan Probability Impact Matrix Terhadap Proyek Penyediaan Layanan Software-Defined Wide Area Network (SD-WAN) Di-13 Lokasi Oleh PT XYZ (Studi Kasus Penyediaan Layanan SD-WAN Pada PT ABC) Handoko, Kevin Revialdy; Tripiawan, Wawan; Widyasthana, G.N Sandhy
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT XYZ merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa layanan jaringan telekomunikasi di Indonesia. PT XYZ mengerjakan salah satu proyek yaitu proyek penyediaan layanan Software-Defined Wide Area Network (SD-WAN) di 13 lokasi cabang toko milik PT ABC. Dari hasil wawancara dengan manajer proyek PT XYZ, penyebab terbesar yang seringkali muncul yakni tidak adanya jaringan Astinet untuk mengaktifkan perangkat utama sehingga diperlukan adanya penambahan jaringan dan akan memunculkan isu-isu baru sehingga proyek memiliki potensi keterlambatan. Perancangan ini juga menggunakan metode analisis risiko kualitatif untuk mengidentifikasi, menganalisa, dan mengevaluasi hasil yang diusulkan untuk menangani risiko pada proyek, serta menggunakan teknik wawancara dan metode expert judgement dalam melakukan proses perancangan. Perancangan yang dihasilkan adalah tabel risk register proyek beserta risk response sebagai lesson learned untuk proyek serupa dan risk register template. Dari hasil perancangan pada tugas akhir ini, dapat disimpulkan bahwa pada proyek penyediaan layanan SD-WAN oleh PT XYZ di-13 lokasi milik PT ABC memiliki 108 buah risiko, terdiri dari jenis risiko negatif (threat) dan risiko positif (opportunity).Kata kunci- manajemen risiko, analisis risiko kualitatif, identifikasi risiko, penilaian risiko, respon risiko
Perancangan Scope Baseline dan Schedule Baseline Pada Proyek Riset Pasar Pembangunan Laboratorium Kesehatan PT ABC oleh PT XYZ Ariani, Fathiya Safira; Tripiawan, Wawan; Bay, Achmad Fuad
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- PT ABC perusahaan yang bergerak dalam bidang kesehatan yang ingin membangun sebuah laboratorium kesehatan pusat dengan melakukan riset pasar layanan kesehatan, survei data kebutuhan pelayanan, dan karakteristik layanan kesehatan DKI Jakarta Proyek tersebut ditargetkan dimulai pada bulan Juni 2022, Proyek dijalankan pada bulan September 2022 dikarenakan perencanaan jadwal proyek yang belum dilakukan. Tugas akhir ini dilakukan perancangan scope baseline dengan mengunakan metode decomposition dan perancangan schedule baseline menggunakan metode Critical Path Method. Perancangan Scope Baseline menghasilkan tiga output, yaitu Project Scope Management, WBS, dan WBS Dictionary. Hasil rancangan project scope management berisikan informasi mengenai project name, project scope description, deliverables, acceptance criteria, risk, project exclusions, dan assumptions and constraints. Hasil rancangan WBS terdiri dari level 0, 1, 2, dan 3. Seluruh komponen pada WBS akan dijelaskan secara rinci pada WBS Dictionary yang memiliki informasi mengenai WBS Level, WBS Code, WBS Name, dan WBS Description. Perancangan Schedule Baseline menghasilkan project schedule network diagram berupa visualisasi urutan pengerjaan proyek, selanjutnya dilakukan perhitungan dengan menggunakan CPM. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan metode CPM diperoleh jalur kritis dengan durasi terpanjang, yaitu 40 hari kerja dan Gantt chart divisualisasikan dengan spesifikasi jadwal untuk setiap aktivitas proyek dan juga dapat terlihat beberapa aktivitas yang dilakukan secara bersamaan.Kata kunci- proyek, scope, schedule, baseline, critical path method
Perancangan Penjadwalan pada Proyek Pembangunan Jalan Menuju Wisata X di Desa Y Menggunakan Metode Critical Path Method Pamungkas, Okta Bayu; Tripiawan, Wawan; Widyasthana , G.N. Sandhy
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Desa Y sedang melaksanakan beberapa pembangunan proyek di tahun 2023, salah satunyamerupakan proyek pembangunan jalan menuju wisata X diDesa Y. Proyek tersebut direncanakan mulai pada bulan Agustus 2023 dan selesai pada bulan November 2023, dan saatini sedang berada di tahapan perencanaan. Pada pelaksanaannya, diketahui beberapa permasalahan padaproyek yaitu salah satunya belum adanya perancanganpenjadwalan sebagai acuan dalam pelaksanaan. Dengan adanyaperancangan penjadwalan, diharapkan dapat menjadidokumen acuan sehingga tidak terdapat penundaan atauketerlambatan pada aktivitas proyek. Perhitungan denganmenggunakan critical path method (CPM) diusulkan sebagaimetode dalam melakukan perancangan penjadwalan, karenadapat mengetahui masing-masing aktivitas yang berada padalintasan kritis. Selain itu, perancangan penjadwalan jugamenghasilkan output berupa network diagram, gantt chart, dankurva progres proyek. Gantt chart dapat menghasilkaninformasi mengenai grafik antara aktivitias dengan waktukalender, dan kurva progress dapat membantu dalammelakukan perhitungan komulatif progress sehingga dapatdibandingkan antara progres perencanaa dengan progressactual. Hasil perancangan penjadwalan diharapkan dapatmempermudah tim proyek sehingga didapatkan kejelasanmengenai masing-masing durasi aktivitas terutama aktivitaspada lintasan kritis sehingga tidak melakukan penundaanpekerjaan yang akan menyebabkan keterlambatan. Kata kunci— Penjadwalan, Proyek Jalan Rabat Beron, Network Diagram, Critical Path Method (CPM), Gantt Chart, danKurva Progres Proyek.
Co-Authors Achmad Fanani Adam Achmad Fuad Bay Adhi Tio Rachman Agung Pramasatya Agus Achmad Suhendra Agustian Mauludin Agustian Mauludin Ahmad, Aditias Fauzi Alan ramadhan Alan Tri Wijaya Aldhi Juliyatna Aldo Theofilus Suherman Alfathsyah, Arrasyid Alvaro Rayhan Risyad Andi Zehan Saskia Salsabila Anindhita Putri Aulia Ariani, Fathiya Safira Arrazzaq Bardo Batavio Avon Budiono Ayu Amanda Hapsari Aziz Irsyad Aziz Irsyad Bay, Achmad Fuad Bobby Hera Sagita Boby Hera Sagita Budi Praptono Budi Santosa Budiarto, Sulistyo Christine Natalia Citra Triana Budiastuti Denzakky Sumardi Devi Pratami Dian Kusuma Damayanti Endang Chumaidiyah Fadhilah, Syailsa Fathurrohman, Muhammad Salman Fauziyyah Eka Sya'bani Firdaus, Muhammad Ilham Fran Andres Fredikson, Marcelinus G. N. Sandhy Widyasthana Gamma Habie Azzaky Ghifari Naufal Rahman Grandhia Agil Patria Gunawan, Sebastian Hafiz Azis Hagie Pradivio Handoko, Kevin Revialdy Haris Mahfud Harry Nurmi Suari Husni Amani I Gusti Komang Gede Raditya Paramarta Ika Arum Puspita Imam Haryono Iman Nur Hidayat Iphov Kumala Sriwana Isnaeni Yuli Arini Kandida Kenya Utami Larasati Martaningtyas Utami Liang, Yun Chia Linati Khairina Syarofah M Teguh Kurniawan Maruf, Irma Rachmawati Miftah Dwi Rachma Miranda, Suci Mochamad Azhar Hidayat Mochammad Gerry Pamungkas Muchammad Nurul Fu’ad Muhammad Almaududi Pulungan Muhammad Fahmi Siregar Muhammad Noor Fazri Muhammad Rayes Muhammad Zamzam Nida F Maulanisa Novia Miftaqul Jannah Nunung Nurhasanah Pamungkas, Okta Bayu Panji Agda Puspita Marsya Tamara Putu Yasa Qisthi Mahran Harahap R. Yunendah Nur Fu’adah Radhita Ananda Putri Rahmiati Aulia Rajesri Govindaraju Rajesri Govindaraju Rd. Rohmat Saedudin Reanatami Irawan Ricky Darmawan Rio Aurachman Rizki Wicaksono Parasto Rosad Ma'ali El Hadi Rosad Ma’ali E Rosad Ma’ali El Hadi Ryan Eko Purnomo Sari Wulandari Shafira, Dhea Nur Sinta Aryani Siti Hajar Komariah Sri Martini Sugioko, Andre Tanuwijaya, Amelia Tasya Trigo Septia Widyaningrum, Firda Amalia Widyasthana, G.N Sandhy Yati Rohayati YENNY YENNY Yoga Pratama Darmawan Yoga Yuniadi Zakaria, Siti Wardah