Sukmawan, Yulia Audina
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dampak Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) terhadap Kebijakan Perekonomian Indonesia Sari, Septiana; Sukmawan, Yulia Audina; Rahman, Eko Taufikur
Banua Law Review Vol. 6 No. 2 (2024): October
Publisher : Banua Law Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Regional Comprehensive Economic and Partnership (RCEP) sebagai perjanjian internasional yang terdiri dari negara ASEAN dan Non-ASEAN (Australia, Cina, Jepang, Selandia Baru, dan Republik Korea) dapat memberikan pengaruh positif maupun pengaruh negatif bagi perekonomian Negara Indonesia, Sehingga perlu dilakukan pengajian awal terkait dampak yang akan terjadi setelah Indonesia menandatangani perjanjian tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Yuridis Normatif dengan melakukan studi pustaka dengan berfokus pada data sekunder. Penelitian ini sifatnya deskriptif yaitu memaparkan mengenai ketentuan dalam Perjanjian Regional Comprehensive Economic and Partnership dengan mengaitkan pada dasar hukum Indonesia. RCEP merupakan kesepakatan yang digunakan untuk memperluas dan memperdalam keterlibatan Negara ASEAN dan lima Negara Non-ASEAN. Berdasarkan penelitian yang dibuat RCEP mempunyai kemampuan mempererat hubungan dagang antar anggotanya termasuk dalam hubungan ekspor dan impor dengan pengurangan tarif, RCEP dapat meningkatkan nilai investasi asing Negara Indonesia. UMKM merupakan bentuk ekonomi yang mempunyai peran penting bagi perekonomian Negara Indonesia juga mempunyai ruang dalam perjanjian RCEP. Sebagai Perjanjian multilateral terjadi konflik dan kesenjangan ekonomi antar anggota mungkin saja terjadi, oleh karenanya Indonesia harus berhati-hati dalam mempertimbangkan langkahnya
Metode Penelitian Hukum Normatif dan Empiris sebagai Strategi Penguatan Perspektif Kajian Ilmu Hukum Sukmawan, Yulia Audina; Damayanti, Dwi
Notary Law Journal Vol. 4 No. 3 (2025): July-September
Publisher : Program Studi Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32801/nolaj.v4i3.116

Abstract

Perkembangan hukum dalam kehidupan dituntut untuk mampu menjawab berbagai persoalan baru yang muncul sebagai akibat dari perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi. Ketika hukum positif yang berlaku sudah tidak lagi mampu mengakomodasi permasalahan hukum kontemporer, maka dibutuhkan suatu kajian yang bersifat ilmiah dengan kegiatan penelitian hukum. Penelitian hukum merupakan sarana utama dalam menjawab tantangan tersebut, karena melalui penelitian, pengembangan pengetahuan hukum dapat dilakukan secara konsisten  sistematis, dan metodologis. Terdapat pembaruan tentang perbedaan metode penelitian hukum normatif dan empiris dalam strategi penguatan perspektif kajian ilmu hukum dalam penulisan hukum sehingga dapat menjadi tonggak utama dalam membedakan penulisan hukum normatif dan empiris. Penelitian ini mengangkat pembahasan terkait  perbedaan metode penelitian hukum normatif dan empiris dalam strategi penguatan perspektif kajian ilmu hukum dan proses dan efektivitas metode penelitian hukum normatif dan empiris dalam menghadapi strategi penguatan perspektif kajian ilmu hukum. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan atau mengembangkan analisis perbedaan antara metode penelitian hukum normatif dan empiris dalam rangka menyusun strategi yang efektif guna memperkuat perspektif kajian ilmu hukum. Dalam penelitian ini, terdapat dua pendekatan utama yang digunakan dalam penelitian hukum, yakni metode normatif dan metode empiris, yang masing-masing memiliki karakteristik serta fungsi yang berbeda dalam mengungkap kebenaran penelitian hukum. Penulisan penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif sebagai acuan dalam penulisan
Private Homecare Practices by Healthcare Professionals: A Comparative Civil Law Analysis between Indonesia and Saudi Arabia Sukmawan, Yulia Audina; Sari, septiana; Fahlani, Soffyan Angga; Mursalin, Arisandy; Noor, Layla Abdullah
Batulis Civil Law Review Vol 7, No 1 (2026): VOLUME 7 ISSUE 1, MARCH 2026
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47268/ballrev.v7i1.3704

Abstract

Introduction: Private homecare is part of the development of healthcare services that allows medical personnel to be present directly in the patient's home. In Indonesia, private homecare poses problems because there are no specific regulations in place.Purposes of the Research: To analyze private homecare practices in private homes from a civil law perspective, comparing Indonesia and Saudi Arabia.Methods of the Research: This research is a mixed-methods legal study, combining normative and empirical legal research.Results Main Findings of the Research: This study confirms that private homecare in Indonesia has significantly developed as an independent healthcare service provided by professional medical personnel for patients. A comparison of civil law with Saudi Arabia shows that Indonesia relies on the Civil Code Articles 1233-1253, 1320, 1365, which allows oral contracts to be prone to breach (Articles 1234, 1266) without SNI medical records or mandatory insurance. In contrast, Saudi Arabia implements the Civil Transactions Law RD M/191/1444H Articles 128-137 with mandatory written ijara contracts (Labor Law RD M/51/1426H), CBAHI accreditation 2024, the Sehhaty digital platform, and professional insurance (Health Insurance Law RD M/32/1424H Article 17). The research recommends that Indonesia adopt national contract standards, a special homecare SIP, strict supervision by the Health Department/PPNI, and an integrated SATUSEHAT platform like the Saudi model to create an accountable ecosystem that balances the flexibility of nursing practice with civil law certainty for chronic patients, in order to realize the right to health as a human right