Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Pijat Akupresuer Laktasi terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas 1-3 Hari Desi Evitasari; Suyanti, Suyanti; Ayu Idaningsih; Devi Siti Rahmah
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.477

Abstract

Akupresur adalah salah satu teknik pemijatan yang mudah dipelajari dan aman serta efektif digunakan sejak ratusan tahun dengan mengunakan akupresur diharapkan dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat akupreseur laktasi terhadap produksi ASI Pada Ibu Nifas 1-3 Hari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen semu (Quasy Eksperiment) dengan pendekatan One Group Pretest dan Posttest design. Penelitian ini untuk melihat perbedaan produksi ASI pada ibu menyusui sebelum dan sesudah diberikan pijat laktasi di PMB Bidan M. Rata-rata frekuensi bayi mendapat ASI sebelum pijat akupresure sebanyak 3,83 dengan frekuensi terendah 3 kali dan tertinggi 5 kali. Rata-rata frekuensi bayi mendapatkan ASI meningkat setelah mendapatkan terapi pijat akupresure laktasi menyusui ibu menjadi 7,27 kali dengan frekuensi terendah sebanyak 5 kali dan tertinggi 9 kali. Hal tersebut ditandai dengan keadaan payudara ibu tegang sebelum bayi menyusu, adanya ASI yang merembes dari puting susu ibu saat dipencet dengan tangan, adanya peningkatan frekuensi menyusu bayi dalam sehari, frekuensi BAK bayi 6-8 kali sehari, bayi tidur tenang setiap selesai menyusu, dan keluar BAB 2-5 kali sehari. Sehingga hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terapi pijat akupresure berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan produksi ASI
Investigating the Efficacy of Ginger and Lemon Boiled Water: A New Approach to Treating Mild Hyperemesis Gravidarum in Pregnant Women Evitasari, Desi; Amalia, Merlly; Suyanti, Suyanti; Listiani, Imas; Purnamasari, Devi; Po Yuan Wang; Juan Anthonio
EKSAKTA: Berkala Ilmiah Bidang MIPA Vol. 25 No. 01 (2024): Eksakta : Berkala Ilmiah Bidang MIPA (E-ISSN : 2549-7464)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA), Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/eksakta/vol25-iss01/388

Abstract

In a quasi-experimental study, we investigated the impact of ginger and lemon boiled water on level 1 hyperemesis gravidarum in pregnant women. Utilizing a one-group pretest-posttest design, the study involved 20 participants who reported experiencing severe hyperemesis gravidarum symptoms. Following the intervention, the incidence of severe symptoms was reduced to zero among the participants. Statistical analysis with the Wilcoxon signed-rank test revealed a significant reduction in symptoms (p=0.001), indicating the potential of ginger and lemon boiled water as an effective non-pharmacological remedy for nausea and vomiting in pregnancy. These results advocate for the inclusion of alternative therapies in health education for pregnant women and highlight the necessity of seeking professional healthcare advice when experiencing such symptoms.