Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengetahuan Remaja tentang Covid-19 terhadap Kepatuhan dalam Menerapkan Protokol Kesehatan di Pondok Pesantren Maharesi Siddiq Desi Evitasari; Yuyun Wahyu Indah Indriani; Umi Musliha
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v10i1.154

Abstract

Sejak diumumkanya pandemi Covid-19 hingga sekarang dengan diberlakukannya kebijakan social distancing, menyebabkan perubahan dinamika kehidupan dari berbagai aspek mulai dari sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan bahkan kegiatan keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja tentang covid-19 dengan kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan di Pondok Pesantren Maharesi Siddiq Desa Kubang Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampelnya adalah remaja di Pondok Pesantren Maharesi Siddiq Desa Kubang Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon sebanyak 53 orang. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Maharesi Siddiq pada bulan Mei-Juni 2021. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariatnya menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang dari setengah (28,3%) remaja berpengetahuan kurang tentang Covid-19. Kurang dari setengah (43,4%) remaja tidak patuh menerapkan protokol kesehatan di masa new normal. Terdapat hubungan pengetahuan remaja tentang Covid-19 dengan kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan di masa new normal dengan r value = 0,012. Bagi pihak pondok pesantren dapat memberikan edukasi tentang Covid-19 dan dalam pelaksanaannya dapat bekerja sama dengan puskesmas terdekat, serta membuat aturan yang tegas dengan sanksi kepada remaja di lingkungan pondok pesantren untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di masa new normal, dan bagi santri agar selalu mematuhi protokol kesehatan.
Gambaran Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan Perubahan Suhu Pada Bayi Baru Lahir di BPM Bidan Dewi Padahanten Yuwansyah, Yeti; Evitasari, Desi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.196 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v4i10.761

Abstract

Cara yang paling mudah untuk menjaga bayi agar tetap hangat yaitu dengan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Cara ini merupakan upaya dengan menempatkan bayi bersama ibunya, mendorong ibu segera menyusukan bayinya dan mencegah paparan infeksi pada bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan IMD dan perubahan suhu pada bayi baru lahir. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini yaitu bayi baru lahir di BPM Bidan Dewi Padahanten Kabupaten Majalengkai dan sampelnya sebanyak 82 bayi. Analisis datanya menggunakan distribusi frekuensi. Hasil analisa data penelitian diperoleh kesimpulan bahwa kurang dari setengahnya (27%) Ibu bersalin tidak dilakukan IMD dan diperoleh data perubahan suhu pada pada bayi sebelum dilakukan IMD 36.2-37,1 dan sesudah IMD36,4-37,6. Bagi BPM Bidan Dewi supaya mempertahankan penerapan IMD dalam asuhan kebidanan pada bayi baru lahir untuk mencegah bayi mengalami hipotermi serta bidan perlu memberikan bimbingan dan motivasi kepada ibu bersalin untuk memberikan IMD selama 1 jam pasca melahirkan. Kata Kunci : IMD, Suhu, Bayi Baru Lahir
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI BAYI USIA Evitasari, Desi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.122 KB)

Abstract

Pemberian makanan pendamping ASI, merupakan bentuk perilaku dalam upaya meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan balita sesuai usianya. Pemberian MP-ASI pada bayi sesuai standar lebih dari 6 bulan di UPTD Puskesmas Sumberjaya tahun 2015 sebesar 33,3% belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pemberian makanan pendamping ASI bayi usia <6 bulan pada ibu batita di UPTD Puskesmas Sumberjaya Kabupaten Majalengka Tahun 2016.Penelitian ini menggunakan metode analytic dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh ibu dan bayi usia 6-24 bulan sebanyak 145 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 59 respoonden yang diambil menggunakan teknik accidental random sampling. Data yang digunakan adalah data primer diambil menggunakan instrumen kuesioner. Analisis data univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji Chi Square (? = 0,05). Hasil penelitian diketahui bahwa lebih dari setengahnya perilaku pemberian makanan pendamping ASI dini (66,1%), kurang dari setengahnya pengetahuan kurang (47,5%), lebih dari setengahnya tidak bekerja (52,5%), kurang dari setengahnya pendapatan rendah (35,6%). Disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan (?= 0,045), pekerjaan (?=0,027), dan pendapatan (?=0,038) dengan perilaku pemberian makanan pendamping ASI bayi usia <6 bulan pada ibu batita di UPTD Puskesmas Sumberjaya Kabupaten Majalengka Tahun 2016. Saran diajukan bagi petugas kesehatan agar meningkatkan cakupan pemberian MP-ASI pada bayi usia >6 bulan melalui promosi dan sosialisasi MP-ASI dengan kader posyandu, dan mengembangkan media KIE. Bagi ibu agar memberikan ASI eksklusif dengan pemberian MP-ASI saat bayi 6 bulan, aktif mengikuti penyuluhan, tetap memberikan ASI saat bekerja, dan menghindari pemberian susu formula untuk meningkatkan gizi bayi. Kata Kunci : Makanan Pendamping ASI, Bayi Usia < 6 bulan, Ibu Batita
Perbedaan Pemberian ASI Eksklusif, Status Sosial Ekonomi, Riwayat Penyakit ISPA Pada Balita Stunting Dan Non Stunting Natalia, Lia; Evitasari, Desi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.119 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i10.1665

Abstract

Salah satu masalah status gizi yang dialami oleh balita di dunia saat ini adalah gizi pendek atau stunting. Stunting merupakan salah satu target Sustainable Development Goals (SDGs). Target yang ditetapkan untuk menurunkan angka stunting hingga 40% pada tahun 2025 (Kementerian Kesehatan RI, 2018). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemberian ASI eksklusif, status sosial ekonomi, riwayat penyakit ISPA pada balita stunting dan non stunting di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Cigasong Kabupaten Majalengka Tahun 2020. Jenis penelitiannya adalah penelitian analitik dengan case control. Jumlah sampel adalah 90 balita. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Penelitiannya dilakukan di UPTD Puskesmas Cigasong Kabupaten Majalengka April-Mei 2020. Analisis datanya menggunakan analisis univariat dengan distribusi proporsi kasus dan kontrol dan analisis bivariat dengan uji chi square dan OR. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan proporsi balita stunting dengan pemberian ASI tidak eksklusif sebesar 40,0%, proporsi balita stunting dengan status sosial ekonomi rendah sebesar 57,8%, proporsi balita stunting dengan pernah mengalami penyakit ISPA 37,8%, Terdapat perbedaan pemberian ASI Eksklusif (r value = 0,010 dan OR = 3,619)., status sosial ekonomi (r value = 0,020 dan OR = 5,421), terdapat perbedaan riwayat penyakit ISPA pada balita stunting dan non stunting di UPTD Puskesmas Cigasong Kabupaten Majalengka Tahun 2019 (r value = 0,008 dan OR = 7,067). Petugas kesehatan bekerja sama dengan kader untuk melaksanakan kegiatan posyandu secara rutin setiap bulan, memotivasi ibu untuk membawa anaknya ditimbang ke posyandu, memberikan penyuluhan tentang ASI eksklusif, pola hidup bersih dan sehat
Efektivitas Pemberian Suplemen Kalsium Dan Buah Pisang Ambon Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Ibu Hamil Hipertensi Gestasional Evitasari, Desi; Nuraeni, Rina
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.608 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i10.1684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian suplemen kalsium dan buah pisang Ambon terhadap tekanan darah ibu hamil hipertensi gestasional di UPTD Puskesmas DTP Sumberjaya Kabupaten Majalengka. Jenis penelitiannya menggunakan penelitian pre eksperimen dengan desain komparatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang melakukan ANC ke UPTD Puskesmas DTP Sumberjaya Kabupaten Majalengka dan sampelnya adalah ibu hamil yang mengalami hipertensi gestasional sebanyak 30 orang yang terbagi menjadi dua kelompok yaitu 15 orang yang diberi perlakuan suplemen kalsium dan pisang ambon (eksperimen), sedangkan 15 orang yang diberi perlakuan suplemen kalsium saja (kontrol). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah pada ibu hamil kelompok eksperimen sebelum mengkonsumsi suplemen kalsium dan buah pisang ambon diperoleh rata-rata sebesar 148,6 mmHg dan sesudah mengkonsumsi suplemen kalsium dan buah pisang ambon diperoleh rata-rata sebesar 133,3 mmHg. Pemberian suplemen kalsium dan buah pisang ambon efektif terhadap perubahan tekanan darah pada ibu hamil hipertensi gestasional (r value = 0,005). Disarankan petugas kesehatan agar memberikan asuhan kepada ibu hamil yang mengalami hipertensi gestasional dengan mengkonsumsi kalsium dan buah pisang Ambon, memotivasi ibu untuk melakukan kontrol tekanan darah secara teratur kepada petugas kesehatan, serta menyarankan ibu untuk mengkonsumsi makanan yang dapat menurunkan tekanan darah selain pisang ambon seperti melon, alpukat, jeruk, bayam dan sebagainya
PENERAPAN PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI (P4K) PADA IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN KOMPLIKASI KEHAMILAN DAN PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN DI UPTD PUSKESMAS LIGUNG KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2017 Desi Evitasari
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka
Publisher : Universitas YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v5i2.24

Abstract

Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) adalah kegiatan yang di fasilitasi oleh bidan dalam rangka meningkatkan peran aktif suami, keluarga dan masyarakat untuk memantau perkembangan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) pada ibu hamil dalam pencegahan komplikasi kehamilan dan pemilihan penolong persalinan di UPTD Puskesmas Ligung Kabupaten Majalengka tahun 2017.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Informan pada penelitian ini sebanyak 10 orang informan kunci dan 10 informan pendukung. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD Puskesmas Ligung Kabupaten Majalengka tanggal 27 Maret – 27 April 2017. Instrumen dalam pengumpulan data yaitu panduan wawancara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa program P4K di UPTD Puskesmas Ligung Kabupaten Majalengka sudah diterapkan namun untuk pemasangan stiker belum seluruhnya dipasang di rumah ibu hamil. Program P4K dapat meningkatkan upaya pencegahan komplikasi kehamilan, karena dengan stiker P4K ibu sudah tahu mengenai tindakan yang harus dilakukan jika mengalami komplikasi yaitu segera datang ke petugas kesehatan. Program P4K di UPTD Puskesmas Ligung dapat meningkatkan pemilihan penolong persalinan oleh tenaga kesehatan karena dengan stiker P4K ibu hamil mengetahui risiko jika bersalin di paraji atau dukun.Petugas kesehatan perlu mempertahankan dan meningkatkan lagi kegiatan penyuluhan kepada masyarakat tentang program P4K dan bagi ibu hamil untuk melakukan kontak dengan petugas kesehatan sesuai dengan jadwal pemeriskaan kehamilan sesuai standar.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GIZI BURUK DAN KURANG PADA ANAK BARU SEKOLAH DI SDN WILAYAH BONGAS WETAN KECAMATAN SUMBERJAYA KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2018 Desi Evitasari
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : Universitas YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v7i1.58

Abstract

Usia anak adalah periode yang sangat menentukan kualitas seorang manusia dewasa nantinya. Masih terdapat anak di SDN wilayah Bongas Wetan yang berstatus gizi kurus  sebanyak 19 anak (25,33%) dan berstatus gizi sangat kurus sebanyak 7 anak (9,33%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gizi buruk dan kurang pada anak baru sekolah di SDN wilayah Bongas Wetan Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka Tahun 2018. Jenis penelitian menggunakan penelitian analitik desain case control. Jumlah sampelnya sebanyak 52 anak terdiri dari sampel kasus yaitu anak yang mengalami gizi kurang dan buruk sebanyak 26 orang dan sampel kontrol yang tidak mengalami gizi kurang dan buruk sebanyak 26 orang. Analisis datanya meliputi analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariatnya menggunakan uji chi square dan OR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proporsi anak yang mengalami gizi buruk dan kurang lebih banyak terdapat pada ibu berpengetahuan kurang baik (65,4%), pada ibu berpendidikan rendah (73,1%) dan pada ibu yang bekerja (50,0%). Ada hubungan pengetahuan ibu ( value = 0,012 dan OR = 4,25), pendidikan ibu ( value = 0,005 dan OR = 5,12) dan pekerjaan ibu ( value = 0,008 dan OR = 5,50) dengan gizi buruk dan kurang pada anak baru sekolah di SDN wilayah Bongas Wetan Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka Tahun 2018. Bagi pihak sekolah perlu bekerja sama dengan petugas kesehatan mengadakan penyuluhan kepada orang tua dengan cara yang lebih menarik agar mudah dipahami dan dimengerti seperti menggunakan leaflet atau dengan cara demonstrasi tentang contoh sajian makanan untuk anak baru sekolah. Bagi ibu atau orang tua agar memperhatikan pola makan pada anaknya dan memastikan anak mendapatkan makanan yang bergizi dan seimbang serta agar lebih aktif mengakses informasi dari berbagai media.
Pengaruh Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan terhadap Balita di Bawah Garis Merah Desi Evitasari
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : Universitas YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v8i1.105

Abstract

Balita di Bawah Garis Merah (BGM) adalah balita yang ditimbang berat badannya berada pada garis merah atau dibawah garis merah pada Kartu Menuju Sehat (KMS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efektivitas pemberian makanan tambahan terhadap balita di bawah garis merah di Desa Panjalin Kidul UPTD Puskesmas DTP Sumberjaya Kabupaten Majalengka. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian quasi eksperimen (eksperimen semu) dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah balita (1-5 tahun) BGM di Desa Panjalin Kidul UPTD Puskesmas DTP Sumberjaya Kabupaten Majalengka sebanyak 40 orang (total sampling). Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis univariat dengan distribusi tendensi sentral dan analisis bivariat dengan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata berat badan pada balita di bawah garis merah sebelum PMT sebesar 8,5 dan sesudah PMT sebesar 9,5 yang berarti ada kenaikan sebesar 1,0. Ada pengaruh efektivitas PMT terhadap balita di BGM berdasarkan kenaikan berat badan di Desa Panjalin Kidul UPTD Puskesmas DTP Sumberjaya Kabupaten Majalengka (  value = 0,000). Upaya yang dapat dilakukan adalah mengadakan program pemberian biskuit gratis kepada ibu yang balitanya mengalami BGM dan melakukan kegiatan penyuluhan secara rutin kepada ibu balita tentang pemberian makanan tambahan.
Gambaran Peran Bidan dalam Upaya Mensosialisasikan Protokol Kesehatan Covid-19 pada Ibu Hamil Merlly Amalia; Desi Evitasari; Meyshin Widdyasari
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : Universitas YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v10i1.153

Abstract

Covid-19 penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2, salah satu jenis koronavirus. Ibu hamil tercatat salah satu kelompok rentan resiko terinfeksi covid-19 dikarenakan pada masa kehamilan terjadi perubahan fisiologi yang mengakibatkan penurunan kekebalan parsial. Peran bidan dalam pencegahan penularan Covid 19 pada ibu hamil salah satunya adalah melaksanakan beberapa kegiatan seperti sosialisasi protokol kesehatan Covid-19 untuk ibu hamil. Untuk mengetahui gambaran peran bidan dalam upaya mensosialisasikan protokol kesehatan covid-19 pada ibu hamil. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil di Desa Narimbang Kecamatan Conggeang Kabupaten Sumedang Tahun 2021 yaitu sebanyak 111 ibu hamil, dengan jumlah sampel sebanyak 53 ibu hamil. Analisis data menggunakan teknik persentase dengan mendeskripsikan data univariatnya. Hasil penelitian ini adalah peran bidan dalam upaya mensosialisasikan protokol kesehatan Covid-19 mencuci tangan adalah cukup baik yaitu mencapai (44,1%). Peran bidan dalam upaya mensosialisasikan protokol kesehatan Covid-19 menggunakan masker cukup baik, yaitu mencapai (45.9%). Peran bidan dalam upaya mensosialisasikan protokol kesehatan Covid-19 menjaga jarak cukup baik, yaitu mencapai (66,7%). Disimpulkan bahwa gambaran bidan dalam pencegahan penularan Covid-19 pada ibu hamil dalam upaya mensosialisasikan protokol kesehatan Covid-19 yaitu mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak sudah cukup baik.
Pengetahuan Remaja tentang Covid-19 terhadap Kepatuhan dalam Menerapkan Protokol Kesehatan di Pondok Pesantren Maharesi Siddiq Desi Evitasari; Yuyun Wahyu Indah Indriani; Umi Musliha
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : Universitas YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v10i1.154

Abstract

Sejak diumumkanya pandemi Covid-19 hingga sekarang dengan diberlakukannya kebijakan social distancing, menyebabkan perubahan dinamika kehidupan dari berbagai aspek mulai dari sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan bahkan kegiatan keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja tentang covid-19 dengan kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan di Pondok Pesantren Maharesi Siddiq Desa Kubang Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampelnya adalah remaja di Pondok Pesantren Maharesi Siddiq Desa Kubang Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon sebanyak 53 orang. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Maharesi Siddiq pada bulan Mei-Juni 2021. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariatnya menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang dari setengah (28,3%) remaja berpengetahuan kurang tentang Covid-19. Kurang dari setengah (43,4%) remaja tidak patuh menerapkan protokol kesehatan di masa new normal. Terdapat hubungan pengetahuan remaja tentang Covid-19 dengan kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan di masa new normal dengan r value = 0,012. Bagi pihak pondok pesantren dapat memberikan edukasi tentang Covid-19 dan dalam pelaksanaannya dapat bekerja sama dengan puskesmas terdekat, serta membuat aturan yang tegas dengan sanksi kepada remaja di lingkungan pondok pesantren untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di masa new normal, dan bagi santri agar selalu mematuhi protokol kesehatan.