Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan pelaksanaan edukasi oleh perawat tentang hand hygiene dengan tingkat pengetahuan keluarga pasien Sakinah, Aulia; Erianti, Susi; Lita , Lita
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 9 (2025): Volume 19 Nomor 9
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i9.1656

Abstract

Background: Implementing hand hygiene education is an important step in preventing the spread of infection in the hospital environment. The patient's family as companions has a role in maintaining hand hygiene, but the level of knowledge of the patient's family is often still low. This study aims to determine the relationship between the implementation of hand hygiene education and the level of knowledge of patient families. Purpose: To determine the relationship between the implementation of hand hygiene education and the level of knowledge of the patient's family. Method: Quantitative research with a cross-sectional approach, conducted in December 2024 at Arifin Achmad Regional General Hospital, Riau. The sampling technique used purposive sampling with a sample size of 90 respondents. The independent variable in this study was hand hygiene education, while the dependent variable was the level of knowledge. Data analysis used univariate in the form of frequency distribution and bivariate using the chi-square test. Results: The implementation of education went well with 76 (84.45) respondents and had a good level of knowledge with 59 (65.6%) respondents. The statistical test results showed a p-value of 0.225 (>0.05), meaning that there was no significant relationship between the implementation of hand hygiene and the knowledge level of patients' families. Conclusion: There was no significant relationship between the implementation of education by nurses on hand hygiene and the knowledge level of patients' families.   Keywords: Education; Family; Hand Hygiene; Knowledge.   Pendahuluan: Pelaksanaan edukasi hand hygiene merupakan langkah penting dalam mencegah penyebaran infeksi di lingkungan rumah sakit. Keluarga pasien sebagai pendamping memiliki peran dalam menjaga kebersihan tangan, namun tingkat pengetahuan keluarga pasien sering kali masih rendah. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara pelaksanaan edukasi hand hygiene dengan tingkat pengetahuan keluarga pasien. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dilaksanakan pada bulan Desember 2024 di RSUD Arifin Achmad, Riau. Teknik pengambilan sampel menggunakan puposive sampling dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 90 responden. Variabel independent dalam penelitian ini adalah edukasi hand hygiene, sedangkan variabel dependen adalah tingkat pengetahuan. Analisis data yang digunakan univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil: Pelaksaan edukasi berjalan dengan baik 76 (84.45) dan memiliki tingkat pengetahuan yang baik pula 59 (65.6%). Hasil uji statistik menunjukkan p-value 0.225 (>0.05), artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pelaksanaan hand hygiene dengan tingkat pengetahuan keluarga pasien. Simpulan: Tidak ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara pelaksanaan edukasi oleh perawat tentang hand hygiene dengan tingkat pengetahuan keluarga pasien.   Kata Kunci: Edukasi; Hand Hygiene; Keluarga; Pengetahuan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG STIMULASI PERKEMBANGAN DENGAN PERILAKU ORANG TUA DALAM MEMBERIKAN STIMULASI PERKEMBANGAN ANAK PADA USIA PRA SEKOLAH Mahira, Auza; Utami, Agnita; Erianti, Susi
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 5, No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Oktober 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v5i1.3585

Abstract

Optimal developmental stimulation in pre-school children plays an important role in supporting children's overall growth and development. However, in Indonesia, there are still many pre-school children who experience developmental delays, where one of the influencing factors is the role of parents. This study aims to determine the relationship between parents' knowledge about developmental stimulation and parents' behavior in providing stimulation of children's development at pre-school age at TK Pembina 03. The method used is quantitative which consists of a descriptive correlation design with a cross sectional approach. The sample of this study amounted to 93 parents who were selected using consecutive sampling technique. The instrument in this study used a questionnaire of knowledge about growth and development stimulation and parental behavior in providing growth and development stimulation. The analysis used was univariate and bivariate analysis. Bivariate analysis using chi-square test. The results of univariate analysis showed that respondents had an average age of 35.57 years, were all female (100%), with a high school education level (51.6%) and a housewife profession (63.4%). The majority had a good level of knowledge (63.4%), while the behavior in providing stimulation was quite active (46.2%). The results of bivariate analysis using the chi-square test showed a p value = 0.000 (<0.05) so it can be concluded that there is a relationship between parental knowledge about developmental stimulation and parental behavior in providing stimulation of child development at pre-school age. The results of this study are expected to be input for TK Pembina 03 to work together and play an active role with parents in stimulating child development.Keywords: Parents, Knowledge, Behavior, Developmental Stimulation, and Pre-school Age
Edukasi Self-Care Bagi Lansia Hipertensi Melalui Pendekatan Dukungan Sosial Caregiver di Panti Sosial Tresna Werdha Jepisa, Tomi; Erianti, Susi; Anggreny, Yecy; Mahmudah, Rifahatul; Husni, Husni
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i6.1292

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang paling banyak dialami oleh lansia dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi seperti stroke, gagal jantung, dan penyakit ginjal kronis. Lansia yang tinggal di panti sosial umumnya memiliki tingkat kemandirian rendah dalam melakukan self-care, sehingga berisiko mengalami tekanan darah yang tidak terkontrol. Dukungan sosial caregiver memiliki peran penting dalam membantu lansia memahami, menerapkan, serta mempertahankan perilaku self-care secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan self-care behavior lansia hipertensi melalui pendekatan edukasi dan dukungan sosial caregiver di Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Sayang Ibu Batusangkar. Metode kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi praktik pemantauan tekanan darah, pendampingan lansia oleh caregiver, serta evaluasi pre-test dan post-test. Sebanyak 30 lansia hipertensi dan caregiver mengikuti kegiatan ini. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, serta pengukuran pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan lansia dan caregiver mengenai manajemen hipertensi, teknik pemantauan tekanan darah, pola makan sehat, serta kepatuhan terhadap obat. Lansia menjadi lebih aktif dalam melakukan self-care, sementara caregiver menunjukkan peningkatan keterampilan dalam memberikan dukungan sosial, baik secara emosional, informasional, maupun instrumental. Program ini berhasil meningkatkan kemampuan lansia dalam mengelola hipertensi secara mandiri serta memperkuat kolaborasi antara lansia dan caregiver. Kegiatan ini diharapkan menjadi program edukasi berkelanjutan di panti sosial untuk meningkatkan kualitas hidup lansia hipertensi.
GAMBARAN PELAKSANAAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN BERBASIS EMR (ELECTRONIC MEDICAL RECORD) DI RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU Erianti, Susi; Anggreny, Yecy; Fitrika, Mahgfirah; Lastari, Raja Fitrina; Lita
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 14 No 2 (2025): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/sgetws46

Abstract

EMR (Electronic Medical Record) telah menjadi alat yang penting dalam proses pendokumentasian medis termasuk asuhan keperawatan, penerapan EMR dalam pendokumentasian sangat berdampak baik dalam melaksanakan asuhan keperawatan yang lebih, terstruktur, dan akurat. Dengan adanya EMR dapat mengurangi kesalahan dalam mendokumentasikan asuhan keperawatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Penelitian ini dilakukan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau di instalasi surgical ruangan Dahlia dan Edelwies dengan 42 responden. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat, dan teknik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa lembar observasi.  Hasil penelitian menunjukkan data responden yang melaksanakan pendokumentasian asuhan keperawatan berbasis EMR dengan baik  sebanyak 34 responden (81,0%), dengan mayoritas berjenis kelamin perempuan sebanyak 32 responden (76,2%), dan mayoritas pendidikan S1+Ners sebanyak 21 responden (50,0%). Disarankan kepada responden agar kedepannya melaksanakan asuhan keperawatan harus lebih teliti, terstruktur dan sesuai dengan standar pendokumentasian asuhan keperawatan yang telah di tentukan.