Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

SEKOLAH “BERADAT” (BELA NEGARA PEDULI SEHAT) MENUJU TRANSISI PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI SD MUHAMMADIYAH PURWODININGRATAN YOGYAKARTA: “BERADAT" SCHOOL (BELA NEGARA PEDULI SEHAT) TOWARDS THE TRANSITION OF FACE TO FACE AT MUHAMMADIYAH ELEMENTARY SCHOOL PURWODININGRATAN YOGYAKARTA Muhammad Salisul Khakim; Armenia Diah Sari
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v2i2.377

Abstract

Kebijakan pembelajaran tatap muka pada masa pandemik dikeluarkan guna memfasilitasi anak-anak agar dapat belajar dengan layak dan aman. Sekolah Dasar menjadi bagian penting dalam hal ini untuk melakukan persiapan dan pembinaan sebelum kegiatan sekolah ini berlangsung tatap muka. SD Muhammadiyah Purwodiningratan berada di tengah kota, yang merupakan daerah rawan terhadap penyebaran Covid-19 Di Daerah Istimewa Yogyakarta. Oleh karena, itu pendidikan harus tetap dapat berjalan secara efektif dengan memperhatikan kesehatan. Hal yang penting dilakukan disini adalah menjaga semangat belajar bagi guru maupun siswa dengan menjaga kepedulian terhadap kesehatan pendidikan bela negara melalui kepedulian kesehatan dimasa pandemi Covid-19. Tujuan program ini yaitu meningkatkan pengetahuan, sikap guru dan siswa disekolah terhadap perilaku bela negara dengan semangat gotong royong dalam menerapkan protokol kesehatan, serta meningkatkan peran aktif dari guru dan siswa di sekolah untuk penerapan protokol kesehatan, gerakan masyarakat sehat dan perilaku hidup bersih dan sehat. Hasil pelaksanaan program ini menunjukkan guru dan siswa sangat antusias dan bersemangat selama proses kegiatan mulai dari pemberian materi dan diskusi.
HUBUNGAN NOMOPHOBIA DENGAN GANGGUAN DIGITAL EYE STRAIN PADA ANAK SEKOLAH DASAR raihana, putri nabilla; Sari, Armenia Diah; Rahmadewi, Triani
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 12 No. 2 (2025): Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.295

Abstract

Tujuan: Berkembangnya fitur dan fungsi smartphone menimbulnya efek negatif terhadap kesehatan seperti nomophobia dan digital eye strain. Nomophobia adalah kondisi timbulnya perasaan cemas jika dijauhkan dari smartphone. Sedangkan digital eye strain adalah masalah mata yang disebabkan oleh penggunaan komputer, dan ponsel dalam waktu lama dengan jarak dekat yang menyebabkan peningkatan beban pada mata ditandai dengan mata kering, mata gatal, penglihatan kabur, sakit kepala. Tujuan penelitian mengetahui hubungan nomophobia dengan gangguan digital eye strain pada anak sekolah dasar di SD Negeri Nogotirto. Faktor lain seperti durasi penggunaan gadget, intensitas cahaya, kebiasaan berkedip, dan jarak pandang juga dapat mempengaruhi hubungan tersebut. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimen yang bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi meliputi seluruh siswa kelas 5 dan 6 di SD Negeri Nogotirto. Sampel penelitian menggunakan tehnik Purposive Sampling dengan jumlah sampel 51 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner self-rated  untuk nomophobia dan Computer Vision Syndrome Questionnaire (CVS-Q) untuk digital eye strain. Uji yang dilakukan menggunakan uji non-parametrik Spearman. Hasil: Dari hasil uji Spearman menghasilkan nilai (p = 0.000) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara nomophobia dengan gangguan digital eye strain pada anak sekolah dasar di SD Negeri Nogotirto. Nilai korelasi koefisien sebesar 0,704 menunjukkan korelatif kuat yang berarti semakin tinggi nomophobia maka semakin tinggi pula gangguan digital eye strain. Simpulan: Terdapat hubungan antara nomophobia dan digital eye strain pada anak-anak. Ketergantungan gadget dapat meningkatkan risiko gangguan mata, sehingga diperlukan pengawasan dan edukasi untuk menjaga kesehatan.
The Use of Preoperative Education Booklet Media to Decrease Anxiety Level of School-Aged Children Sari, Armenia Diah; Gamayanti, Indria Laksmi; Koeswandari, Retno
Journal Of Nursing Practice Vol. 2 No. 2 (2019): April
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v2i2.54

Abstract

Background: Preoperative anxiety is one of the effects of surgery, where children undergo surgery see it as a threat and a negative experience. The factors that cause preoperative anxiety in children is a lack of understanding of children regarding the surgery. Anxiety needs to be overcome by providing appropriate interventions to reduce the level of anxiety in children, one of which is by providing education. Providing education should be delivered using media, especially media that are of interest to children. Media that can be used and in accordance with the level of school-aged children development, which is illustrated by booklet with picture. Objective: This study aimed to determine how the influence of the use of preoperative educational booklet media towards anxiety level of school-aged children who undergo surgery at pediatric inpatient ward (IRNA I) at Dr. Sardjito Hospital, Yogyakarta. Method: This study used quasi-experimental with non-equivalent control group pre-test & post-test design. The sample were 34 school-aged children (6-12 years). We used consecutive sampling technique. Results: Our results showed a significant influence before and after preoperative education using a booklet (p-value = 0.001) and showed a significant difference between the intervention group and control group (p-value= 0.023). Conclusion: The use of preoperative educational booklets has an influence on decreasing the anxiety level of school-aged children who undergo surgery effectively in pediatric ward (IRNA I) at Dr. Sardjito Hospital, Yogyakarta