Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengobatan Gratis Sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Desa Potronayan, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali Karuniawati, Hidayah; Haryoto, H; Sujono, Tanti Azizah; Fortuna, Tista Ayu; Khotimah, Khusnul; Suhendi, Andi; Ichsan, Burhanudin; Sarbini, Dwi; Muhtadi, M; Harlianti, Mariska Sri; Dewi, Listiana Masyita; Herawati, Erna; Studiviani, Raafika; Utama, Haya Nabilah; HI, Marsilia Rosa Sinensis; Dzafira, Laila; Nurseptiria, Haliza Arzeti; Oktaviani, Ardalia Rinanda; Fitriani, Rizki Ainun; Kusumastuti, Lina Ayu; Muslihah, Sayyidah Nurul; Anifatussaa'dah, A; Nisa', Faridita khoirun; Trihatmoko, Fahriza Mei; Basusena, Rahardian Surya; Rifaini, Fidhia Nur; Citra, Tia Mella; Maesaroh, Ida; Marsya, Vitania
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan penting setiap orang karena dengan tercapaianya kesehatan akan memungkinakan terlaksananya kegiatan atau aktifitas yang lain. Kesehatan merupakan hak setiap orang dengan tidak mengenal tingkat ekonomi seseorang. Ekonomi yang minim diprediksi menjadi salah satu hambatan dalam mendapatkan kesehatan yang maksimal. Peran tenaga kesehatan sangat diperlukan dalam mambantu pasien mendapatkan kesehatan yang optimal. Salah satu kegiatan yang dapat membantu masyarakat terutama dengan ekonomi yang minim adalah pengobatan gratis. Pengobatan gratis yang merupakan salah satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dilakukan di balai desa Potronayan kecamatan Nogosari, kabupaten Boyolali pada ahad 31 Juli 2022. Selain pengobatan gratis, kegiatan yang lain adalah pemeriksaan tanda-tanda vital, pelayanan obat dan konseling obat serta pelayanan gizi. Kegiatan ini diikuti oleh 105 pasien. Pasien kebanyakan adalah wanita (73,3%) dengan usia terbanyak adalah antara 51 tahun sampai 60 tahun sebanyak 32,38%.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI PRODUSEN HERBAL HEALTHY DRINK BERBASIS ONLINE E- COMMERCE DI DESA BINAAN POTRONAYAN, BOYOLALI Haryoto, H; Karuniawati, Hidayah; Suhendi, Andi; Santoso, Broto; Fortuna, Tista Ayu; Praswati, Aflit Nuryulia; Dewi, Triana Ariska; Keisya, Aulita; Auliya, Dhiyahul; Ahmad, Farhand
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Boyolali memiliki 19 kecamatan. Masing-masing kecamatan menghasilkan komoditas tanaman pangan yang berbeda beda. Salah satu komoditas yang dihasilkan di Kabupaten Boyolali adalah komoditas padi-padian, sayuran, dan empon-empon. Salah satu daerah penghasil empon-empon adalah desa Potronayan. Desa Potronayan merupakan desa binaan UMS yang terletak di pinggir Boyolali sebelah utara bandara Adisumarmo dengan jumlah penduduk sekitar 4.984 jiwa yang mayoritas penduduknya berpenghasilan dari bercocok tanam, salah satunya adalah tanaman yang merupakan jenis obat herbal seperti jahe, temulawak, kunyit, dan kencur. Rimpang (empon-empon) ini banyak digunakan sebagai ramuan obat tradisional dan sebagai bumbu dalam masakan. Selain itu empon-empon juga banyak digunakan untuk pengobatan maupun pencegahan gangguan kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk (1). Meningkatkan harga jual empon-empon, (2). Membuat diversifikasi produk berupa herbal healthy drink, (3). Mempromosikan produk menggunakan platform online E-Commerce yang dapat diakses melalui internet. Kegiatan ini juga merancang dan mengaplikasikan green economy. Green economy meningkatkan kesejahteraan manusia dan kesetaraan sosial, sekaligus mengurangi risiko lingkungan secara signifikan. Hasil Kelompok Wanita tani berupa rimpang yang berkhasiat tersebut sebelum dijual bisa diolah menjadi suatu produk herbal healthy drink yang mempunyai daya jual lebih tinggi daripada bahan mentahnya.
ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN MAREME (GLOCHIDION ARBORESCENS (MÜLL. ARG.) BOERL.) DENGAN METODE DPPH, FRAP, DAN ABTS Haryoto, H; Trinanda, Edtano
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu hal yang menjadi masalah krisis dunia sekarang adalah dengan meningkatnya polusi dan salah satunya adalah meningkatnya radikal bebas, senyawa yang dapat menghambat radikal bebas adalah antioksidan merupakan senyawa kimia yang dapat menyumbangkan satu atau lebih elektron kepada radikal bebas sehingga penggunaan senyawa antioksidan berkembang dengan pesat. Sehingga dimulai lah pengembangan tentang sumber antioksidan dapat dijadikan obat-obatan, terdapat beberapa penelitian membuktiakn bahwa beberapa tumbuhan yang memiliki sifat antioksidan salah satunya tumbuhan mareme (Glochidion arborescens Blume) yang dimana tumbuhan mareme ini sering dikonsumsi oleh masyarakat sekitar terutama suku sunda. Di dalam penilitian ini daun mareme yang digunakan untuk menguji sifat antioksidan merupakan ekstrak kental dan metode uji antioksidanya digunakan beberapa metode yaitu DPPH, FRAP, dan ABTS. Hasil rata-rata nilai IC50 dari metode DPPH, FRAP, dan ABTS berturut-turut adalah 42,6; 45,05; dan 38,4 mg/L. Selanjutnya untuk mengetahui kandungan senyawa daun tumbuhan mareme dilakukan uji fitokimia, didapatkan senyawa flavonoid, tanin, dan saponin. Senyawa falvonoid pada umumnya memiliki sifat sebagai antioksidan. Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol Daun tumbuhan Mareme mengandung senyawa antioksidan dengan metode ABTS yang sangat kuat. Berdasarkan uji ANOVA, nilai IC50 dari ketiga metode uji antioksidan “berbeda”.
Cytotoxicity of Ethanol Extract, Polar, Semipolar, and Nonpolar Herb Citolod (Isotoma longiflora (L.) C. Presl.) Cells on MCF-7 Cells Haryoto, H; Hapsari, Atikah
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2019: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.1432

Abstract

Breast cancer is a major cancer suffered and the most cause of death by women in the world. The existing drugs of anticancer are not selective, disturbing the growth of normal cells. It encourages researchers to explore a chemopreventive agent from the nature materials. This study was conducted to determine the cytotoxic activity of ethanol extract, polar fractions, semipolar, and nonpolar herb chitolod (Isotoma longiflora (L) Presl.) on MCF-7 cells. First, herb chitolod was dried, refined, and sieved using mesh number 40 and then macerated using 96% ethanol for 72 hours. Phytochemical screening was conducted with TLC using GF254 silica as stationary phase, n-hexane: ethyl acetate (7: 3) as mobile phase, then the result was visualized on UV 254 nm, 366 nm, and visible light. Anisaldehid, dragendroff, sitoborat, and FeCl3 reagents spray were used as visualizer of TLC spot results. Fractination using KCV method, then cytotoxic test using MTT assay. A result obtained, the ethanol extract of herb chitolod positively contains flavonoids, phenolics, alkaloids, terpenoids, saponins, steroids and tannins. IC50 value of the ethanol extract, polar fractions, semipolar, and nonpolar are 521,05; 213,29; 499,94; and 239,43 µg/mL. This study showed that the ethanol extract, polar fraction, semipolar, and nonpolar of herb chitolod had moderate cytotoxic activity on MCF-7 cells.
Antioxidant Activity Etanolic Extract from White Mangrove Leaf (Avicennia marina) by FRAP (Ferric Reducing Antioxidant Power) Method Nurany, Asfy; Haryoto, H
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2019: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.1434

Abstract

White mangrove (Avicennia marina) is one type of mangrove that has potential as a natural antioxidant. Antioxidants are compounds that can eliminate and withstand the effects of negative reactions from free radicals. This aim study to determine the antioxidants of the ethanolic extracts of the mangrove leaves of white mangrove by using the FRAP (Ferric Reducing Antioxidant Power) method. White mangrove leaves (Avicennia marina) were extracted by maceration with 96% ethanol solvent. Then fractionation was carried out, resulting in three fractions : n-hexane, ethyl acetate and ethanol. These three fractions were then tested for antioxidant activity using the FRAP (Ferric Reducing Antioxidant Power) method. This method use a UV-Vis spectrophotometer with a wavelength of 720 nm and the total value of antioxidant activity is calculated based on the absorbance of the data obtained. Based on the calculation results show that ethanol extract, hexane fraction, ethyl acetate and ethanol of white mangrove leaves (Avicennia marina) have antioxidant activity respectively 2.7906; 2.71808; 2.78178 and 2.7854 mgAAE/g extract.
Antioxidant Activity of Mangrove Sonneratia caseolaris L using the FRAP Method Raharjo, Danang; Haryoto, H
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2019: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.1435

Abstract

Antioxidants are compounds that have an important role in maintaining health because they can ward off free radicals that inhibit oxidation reactions in the body that cause various diseases. Antioxidant compounds are many flavonoid compounds found in mangrove plants. The purpose of this study was to determine the antioxidant activity of red pidada leaves (Sonneratia caseolaris L) using the Ferric Reduction Antioxidant Power (FRAP) method with vitamin C as a comparison. The research process begins with the extraction of red pidada (Sonneratia caseolaris L) leaves with ethanol. The extraction process was carried out by maceration method for 3 x 24 hours @ 24 hours and continued with fractionation. The maserate obtained was then evaporated with a rotary evaporator at a temperature of 40 - 60OC obtained a thick extract, then the fractions obtained were non-polar, semi-polar and polar fractions. The results showed antioxidant activity; ethanol extract, non-polar, semi-polar and polar fractions were 6.37; 5,35; 6.59 and 5.96 mgAAE / g.
Antioxidant Activity of Extract and Fraction from Boesenbergia pandurata Rhizome by FRAP Method Kusumawati, Nursalinda; Haryoto, H
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2019: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.1436

Abstract

Boesenbergia pandurata is one of the Zingiberaceae families found in Southeast Asia. In Indonesia, this plant which is known as “temu kunci” is widely cultivated by people everywhere included as home plant and used as family medicinal plant. B. pandurata contains flavonoid compounds which have the efficacy of being an antioxidant. Antioxidant is useful to overcome the negative effects of free radicals. Antioxidant test using the FRAP (Ferric Reducing Antioxidant Power) method began with B. pandurataextract using ethanol 96%, then continued with fractionation process of n-hexane, ethyl acetate, and ethanol. Free radical activity using spectrophotometry was seen with a wavelength of 712 nm and the total antioxidant value was calculated based on the absorbance of each samples. The result of study of antioxidant activity from ethanol extract, non-polar, semi-polar, and polar fraction were 37.59; 27.43; 32.93; and 35.68 mgAAE/g.