Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGUKURAN BEBAN KERJA DALAM PENENTUAN JUMLAH TENAGA OPERATOR PRODUKSI DI PT XYZ Silitonga, Jaka Putra Iman Kristian; Arista, Anggia
Computer Science and Industrial Engineering Vol 13 No 3 (2025): Comasie Vol 13 No 3
Publisher : LPPM Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33884/comasiejournal.v13i3.10493

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak di bagian perakitan kabel listrik. Pada department powercord ditemukan masalah berupa penumpukkan bahan di beberapa stasiun kerj yang menyebabkan ketidakseimbangan beban kerja antar operator sehingga tidak tercapainya target produksi. Penelitian ini bertujuan menentukan waktu baku proses perakitan kabel listrik pada operator produksi di PT. XYZ serta menghitung jumlah tenaga kerja operator tepat. Penelitian ini menggunakan metode Work Load Analysis (WLA) dan Work Force Analysis (WFA). Metode WLA menganalisis beban kerja tiap stasiun, sedangkan WFA menentukan kebutuhan tenaga kerja berdasarkan beban kerja tersebut. Hasil menunjukkan dari seluruh 10 stasiun kerja pada stasiun inner connector, inner plug, crimping plug, crimping connector, molding 1, molding 2, hippot 1,molding connector, hippot 2, dan binding memiliki waktu baku > 132,21 detik maka terdapat nilai WLA sebesar > 1,42, mengindikasikan beban kerja melebihi kapasitas ideal tenaga kerja, sehingga terjadi kelebihan beban konsisten. Perhitungan WFA memiliki nilai > 1,559 hal ini mengungkapkan kebutuhan 2 orang operator per stasiun, total 20 orang untuk 10 stasiun, sedangkan tenaga kerja aktual hanya 10 orang. Kondisi ini menyebabkan kekurangan tenaga kerja 50%, mengakibatkan sistem kerja belum optimal. Penelitian menyimpulkan perlu perbaikan jumlah tenaga kerja, standarisasi metode kerja, pengaturan ulang distribusi beban, serta pengawasan absensi dan efisiensi guna meningkatkan produktivitas dan kualitas produksi di PT. XYZ.
PEMBINAAN PENGGUNAAN ALAT PERMAINANAN EDUKATIF UNTUK MEMPERMUDAH PROSES PEMBELAJARAN PADA PERUM GREEN VIEW Arista, Anggia; Fauzi, Rahmat; Tipa, Handra; Yuliadi
PUAN INDONESIA Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Puan Indonesia Vol 7 No 2 januari 2026
Publisher : ASOSIASI IDEBAHASA KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/jpi.v7i2.468

Abstract

Developing all aspects of intelligence in early childhood can be achieved in various ways, one of which is through the use of educational teaching aids (ETA). These teaching aids aim to develop different aspects of a child’s development, such as physical-motor skills, cognitive abilities, language, social-emotional skills, art, and moral values. The creation of educational teaching aids can be done conceptually without requiring high costs. They can be made by utilizing recycled or used materials available around the learning environment. Teaching aids created by tutors themselves can be used effectively and efficiently. The use of educational teaching aids can be integrated with appropriate learning methods or models so that all aspects of children’s intelligence can develop optimally. The teaching aids produced include stacking blocks, replicas of letters and numbers, and coding books for matching pictures. Toddlers are able to play and learn well, and the creativity of early childhood learners in the Green View housing complex has increased. This is evidenced by the improvement in early childhood learners’ ability to recognize letters and numbers
Analisis Sistem Penjadwalan Perawatan Mesin Penggiling Kedelai pada UMKM Tahu Wijaya Arista, Anggia; Sumbara, Syah Fery Zaki; Azharman, Zefri
SURYA TEKNIKA Vol 12 No 2 (2025): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v12i2.10438

Abstract

Tahu Wijaya, a micro, small, and medium enterprise (MSME), relies on soybean grinding machines as the main equipment in its production process. However, the high frequency of machine failures results in recurring downtime, thereby disrupting production continuity. This study aims to determine an optimal maintenance schedule for the soybean grinding machines to minimize downtime and improve production efficiency. The method used in this study is Reliability Centered Maintenance (RCM), beginning with the collection of primary data through observation, interviews, and questionnaires, along with secondary data from machine downtime records. Risk analysis of machine failures was conducted using the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) method to obtain the Risk Priority Number (RPN) for each machine component. The results showed that the grinding stone was the component with the highest RPN of 256, followed by the motor with 168 and the adjustment bolt with 150. Additionally, the calculations of Mean Time to Failure (MTTF) and Mean Time to Repair (MTTR) yielded values of 22.55 hours and 1.5 hours, respectively. Based on these analyses, the ideal preventive maintenance interval was established before the machine reached 244 operating hours. This study concludes that the application of the RCM method is effective in producing a data-driven machine maintenance schedule that reduces potential downtime, thereby supporting smooth and continuous production at Tahu Wijaya MSME
Pemetaan Kualitas Air Sungai Akibat Penambangan Emas Putra, Dego Retiandi; Nelvi, Afni; Rahmi, Hisni; Arista, Anggia
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 24 No. 2 (2024): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/xngwh313

Abstract

Sungai Batang Palangki merupakan sungai yang terletak di Kecamatan IV Nagari di Kabupaten Sijunjung Provinsi Sumatera Barat. Di Sungai tersebut terdapat beberapa aktivitas penambangan emas yang dilakukan oleh masyarakat setempat. Setelah dilakukan pengamatan langsung, air sungai tersebut tampak keruh, begitupun juga dengan sumur-sumur warga yang berada dekat dengan aliran Sungai.  Data yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari pH, TDS, EC, dan Hg pada 3 lokasi penelitian yaitu hulu sungai, tengah sungai, hilir sungai, sumur warga 1 dan sumur warga 2. Data yang telah didapatkan akan diolah dan disesuaikan dengan baku mutu lingkungan yang telah ditetapkan oleh Peraturan Pemerintah no. 22 tahun 2021 dan Kepmen LH no. 202 tahun 2004. Tujuan penelitian ini melakukan pemetaan sebaran kualitas air Sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran peta kualitas air sungai dan air sumur untuk setiap parameter telah memenuhi batas baku mutu perairan kecuali pada bagian tengah sungai dengan parameter konduktivitas listrik yang telah melampaui batas baku mutu perairan. Untuk kadar pH berkisar antara 6,4-7,2, kemudian untuk kadar Hg memiliki kadar yang rendah yaitu < 0,001 mg/l utuk semua titik sampel, selanjutnya untuk nilai TDS memiliki rentang nilai dari 33-159 mg/l, sedangkan untuk nilai konduktivitas listrik berkisar antara 64-318 µ/cm. Semua titik sampel telah memenuhi baku mutu, kecuali pada bagian tengah sungai telah melampaui baku mutu yaitu nilai konduktivitas listrik yang terlalu tinggi dengan nilai 318 µ/cm.