Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

ANALISA KESIAPAN PT. ABC DALAM PENERAPAN E-MANUFACTURING MELALUI PENGUKURAN STRATEGIC ALIGNMENT MATURITY MODEL Adib Pakarbudi; Evi Enjelina; Andi Putra Prasetyo Yoga; Hafid Alfan Bayu Rahman
INDEXIA Vol 5 No 01 (2023): INDEXIA : Informatics and Computational Intelligent Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/indexia.v5i01.5465

Abstract

Perkembangan SI/TI semakin pesat telah mempengaruhi perusahaan manufaktur seperti PT. ABC. PT ABC merupakan sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang produsesn rangka baja ringan. Penerapan SI/TI mulai dipandang sebagai investasi yang strategis oleh PT. ABC. Oleh karena itu saat ini PT. ABC ingin berinvestasi pada penerapan E-manufacturing. Namun sebelum invetasi E-manufacturing dilakukan, PT.ABC ingin memastikan kesiapan organisasi dalam penerapan E-Manufacutre. Sebab E-manufacturing merupakan Strategi SI/TI yang membutuhkan biaya yang tinggi namun nilai dan manfaat yang diberikan untuk organisasi belum dapat dipastikan. Oleh karena itu agar penerapan E-manufacturing dapat mendukung sasaran-sasaran bisnis perlu dilakukan pengukuran kesiapan PT. ABC melalui pengukuran kematangan keselarasan strategi SI/TI dengan Bisnis. Melalui pengukuran ini perusahaan dapat mengetahui sejauh mana penerapan strategi SI/TI yang dijalankan di perusahaan telah sesuai dengan strategi bisnis. Dari permasalahan tersebut penelitian ini akan membahas tentang cara mengukur tingkat kematangan keselarasan strategi S/TI dan bisnis dengan model Strategic Alignment Maturity Model (SAMM). Proses peengukuran ini melipatkan 3 orang informan dan 30 responden. Hasil dari pengukuran ini menunjukkan bahwa tingkat kematangan dari keselarasan strategi SI/TI dan Bisnis yang terdapat di PT. ABC adalah pada level 2 dengan nilai rata-rata 2,70 atau commited process yang artinya keselarasan Strategi SI/TI dan Bisnis pada PT. ABC masih rendah dan terbatas namum perusahaan telah berkomitmen untuk menyelaraskan SI/TI dengan Bisnis. Hasil penelitian ini juga menjelaskan bahwa SAMM menjadi model yang efektif untuk menilai kesiapan organisasi/perusahaan dalam mengimplementasikan SI/TI melalui penilaian keselarasan strategi SI/TI dan Bisnis.
Analisa Pengukuran Keselarasan Strategis Bisnis dan TI Menggunakan Metode SAMM LUFTMAN Studi Kasus (Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur) Rachman, Septiana Niar; Pakarbudi, Adib
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2024: SNESTIK IV
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.snestik.2024.5836

Abstract

Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur mengutamakan Teknologi Informasi sebagai landasan operasionalnya. Dengan kinerja TI yang baik bertujuan untuk meningkatkan kinerja instansi untuk membantu mereka mencapai tujuan dan sasaran organisasi. Namun sejauh ini penerapannya belum mampu sepenuhnya mendukung proses bisnis yang ada dan memberikan kontribusi yang maksimal terhadap bisnis. Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur perlu memperkenalkan TI tidak hanya sebagai penunjang kegiatan bisnis, namun juga sebagai bagian dari strategi pengelolaannya. Dalam penelitian ini, pengukuran keselarasan menggunakan SAMM (Strategic Alignment Maturity Model) yang diperkenalkan oleh Luftman untuk mengevaluasi kesesuaian strategi TI dengan bisnis pada Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur. Model SAMM didasarkan pada pengembangan 12 komponen pada model SAM (Strategic Alignment Model) Henderson dan Venkatraman serta hasil studi Luftman yang mengidentifikasi faktor yang berperan sebagai pemicu (enabler) dan penghambat penyelarasan bisnis dan TI. Kata kunci: Keselarasan Strategi Bisnis; Strategi TI; Strategic Alignment Maturity Model; Strategic Alignment Model; Luftman’s SAMM
Penilaian Risiko Keamanan Informasi Menggunakan Standar NIST SP 800-30 pada PT.XYZ Zuhriyah, Aminatuz; Pakarbudi, Adib
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2024: SNESTIK IV
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.snestik.2024.5835

Abstract

Sistem informasi merupakan hal yang perlu dikelola dengan baik oleh perusahaan dikarenakan perusahaan dapat berjalan secara optimal jika menerapkan sistem keamanan informasi guna mempertahankan bisnis yang dijalankan. PT. XYZ merupakan perusahaan yang menerapkan sistem informasi dalam proses bisnisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa, mengidentifikasi dan memitigasi risiko yang terjadi pada tiap aset perusahaan terlebih khusus pada aset sistem perencanaan produksi bahan baku di PT.XYZ menggunakan standar NIST SP 800-30. PT.XYZ mengalami kebobolan data berupa terjadinya risiko web spoofing sehingga perusahaan kehilangan data perencanaan produksi bahan baku. Setelah dilakukan analisa dengan penerapan standar NIST SP 800-30 didapati hasil bahwa aset sistem perencanaan produksi bahan baku di PT.XYZ memiliki kemungkinan sangat jarang dengan nilai likelihood sebesar 0,015 namun didapati dampak yang sangat besar sehingga tergolong kedalam risiko level tinggi. Oleh karena itu, perlu dilakukan mitigasi berupa penerapan pengamanan sistem dan pembaruan keamanan perangkat lunak yang diupdate secara berkala dengan patch keamanan terbaru untuk mengatasi kerentanan risiko serta penggunaan alat deteksi intrusi untuk memantau aktivitas mencurigakan dalam jaringan dan sistem.
Optimalisasi Waktu dan Biaya dalam Pengembangan Proyek Software Menggunakan Critical Path Method Mufidah, Arnys Primaveria; Pakarbudi, Adib
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen Proyek merupakan suatu ilmu penerapan yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya agar proyek dapat berjalan sesuai rencana[1] sehingga peran manajemen proyek sangat besar dalam keberhasilan proyek. Manajemen Proyek PT. Empat Beruang Perkasa  dalam perencanaan pelaksanaannya perusahaan masih menggunakan sistem manual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempermudah perusahaan dalam membuat perencanaan, penjadwalan, dan pengendalian aktivitas proyek yang akurat dan dapat mengantisipasi permasalahan keterlambatan dalam penyelesaian suatu proyek. Sistem Informasi yang akan digunakan pada PT.Empat Beruang Perkasa menggunakan CPM (Critical Path Method), dimana metode ini digunakan untuk membuat Network Planning. Metode CPM menggunakan jalur kritis sebagai penjadwalan aktivitas proyek dan perhitungan estimasi biaya yang dibutuhkan agar proyek selesai tepat waktu, serta menggunakan metode Crashing yang digunakan sebagai perhitungan optimasi biaya saat mengalami percepatan durasi proyek. Dengan penerapan CPM dan Crashing yang efektif, dapat mengoptimalkan waktu dan biaya yang dibutuhkan dalam pelaksanaan proyek pada PT.Empat Beruang Perkasa, dimana dari lima kali pengujian proses CPM dan Crashing secara manual, hasilnya sama dengan  perhitungan yang dihasilkan pada sistem, sehingga menunjukkan keakuratan sistem sebesar 100%
Pembuatan Sistem Informasi Persediaan Perlengkapan Umrah dan Haji pada PT. Persada Duta Beliton Menggunakan Zachman Framework Sifi, Shilman Fala; Pakarbudi, Adib
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sistem informasi persediaan di PT. Persada Duta Beliton, perusahaan agen perjalanan umrah dan haji, yang bertanggung jawab menyediakan perlengkapan ibadah. Sistem informasi ini dikembangkan menggunakan pendekatan Zachman Framework untuk merancang arsitektur perusahaan yang lebih terstruktur dan efisien. Hasil penerapan Zachman Framework menunjukkan bahwa sistem informasi yang dikembangkan mampu mengurangi kesalahan manusia dalam pengelolaan persediaan, mempercepat proses pencatatan, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat. Penerapan sistem ini terbukti meningkatkan efisiensi operasional perusahaan secara signifikan.
Penerapan OCTAVE-S untuk Manajemen Risiko Keamanan Informasi di Perusahaan Kredit Rahman, Rendy Aditya; Pakarbudi, Adib; Maulidati, Zuli
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2025: SNESTIK V
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.snestik.2025.7395

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah menjadikan sistem informasi sebagai elemen strategis dalam operasional bisnis, termasuk di PT. ABC, yang bergerak di bidang pengkreditan kendaraan bermotor. Meskipun sistem informasi seperti SOLO’s memberikan kemudahan dalam pengelolaan data pelanggan dan transaksi, sistem ini tetap menghadapi berbagai ancaman dan risiko keamanan. Saat ini, PT. ABC belum melakukan penilaian risiko yang komprehensif terhadap sistem informasi yang digunakan, sehingga potensi kerentanan masih belum teridentifikasi secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aset TI, mengevaluasi risiko keamanan, serta merumuskan strategi mitigasi menggunakan metode Operationally Critical Threat, Asset, and Vulnerability Evaluation for Small Organizations (OCTAVE-S). Analisis dilakukan dalam tiga fase: membangun profil ancaman berbasis aset, mengidentifikasi kerentanan infrastruktur, serta mengembangkan strategi mitigasi keamanan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa aspek manajemen keamanan kolaboratif, pemantauan keamanan TI, arsitektur keamanan, dan manajemen insiden memerlukan perhatian lebih. Oleh karena itu, rekomendasi strategi mitigasi meliputi penerapan enkripsi data, peningkatan autentikasi pengguna, serta pemantauan keamanan yang lebih ketat. Dari penelitian ini, disimpulkan bahwa pendekatan OCTAVE-S membantu PT. ABC dalam memahami risiko keamanan TI secara lebih sistematis dan proaktif. Dengan implementasi kontrol yang tepat, perusahaan dapat meningkatkan perlindungan terhadap aset TI serta meminimalkan dampak ancaman terhadap kelangsungan bisnis.
Evaluasi Risiko Penerapan Sistem E-Commerce dengan Pendekatan ISO 31000 Pada Perusahaan Dagang Novanda, Fernandika; Pakarbudi, Adib; Maulidati, Zuli
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2025: SNESTIK V
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.snestik.2025.7088

Abstract

Perkembangan teknologi informasi saat ini telah mengalami percepatan yang sangat signifikan dan telah menjadi bagian dari strategi perusahaan. Salah satu contohnya adalah penerapan sistem e-commerce sebagai strategi dalam meningkatkan proses pemasaran. ABC computer merupakan perusahaan dagang yang menerapkan berbagai macam platform e-commerce untuk menjangkau lebih banyak pembeli, khususnya pengguna layanan belanja daring, sekaligus menghemat waktu dan biaya. Namun, strategi ini tidak lepas dari berbagai risiko yang dapat merugikan perusahaan. Oleh karena itu Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko dalam sistem penjualan e-commerce pada ABC Computer, sebuah distributor aksesoris komputer. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan analisis risiko yang terstruktur guna mendukung pengambilan keputusan strategis yang lebih efektif. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan kerangka kerja ISO 31000, yang meliputi identifikasi, analisis, evaluasi, dan perlakuan risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor manusia merupakan sumber risiko tertinggi, sementara risiko bernilai rendah ditemukan pada kategori lingkungan dan infrastruktur. Analisis risiko dengan pendekatan ISO 31000 terbukti efektif dalam mengidentifikasi dan mengukur risiko, sehingga dapat membantu perusahaan meminimalkan dampak negatif pada sistem e-commerce mereka.
Evaluasi Manajemen Layanan TI pada PT. Mukti Adhi Sejahtera melalui Pengukuran Maturity Level ITIL V3 Andika, Jovan Rizky; Pakarbudi, Adib
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2025: SNESTIK V
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.snestik.2025.7132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi manajemen layanan teknologi informasi (TI) pada PT. Mukti Adhi Sejahtera melalui pengukuran tingkat kematangan menggunakan framework ITIL V3. Di era digital yang berkembang pesat, organisasi perlu beradaptasi dengan kemajuan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing. Audit ini berfokus pada Domain Service Operation, yang meliputi Event Management, Incident Management, Request Fulfillment, Problem Management, dan Access Management. Melalui pengukuran menggunakan Maturity Model, hasil menunjukkan bahwa semua subdomain berada pada tingkat kematangan level 2 (partially), yang mengindikasikan perlunya perbaikan dalam berbagai aspek pengelolaan layanan TI. Rekomendasi perbaikan yang dihasilkan mencakup standarisasi prosedur, pengembangan sistem otomatis, dan peningkatan kolaborasi antar tim. Dengan menerapkan saran tersebut, diharapkan PT. Mukti Adhi Sejahtera dapat meningkatkan tingkat kematangan layanan TI dan kualitas operasional perusahaan secara keseluruhan. Selain itu, penelitian ini juga memberikan kontribusi penting dalam memahami pentingnya pengelolaan layanan TI yang efektif sebagai pendorong kesuksesan organisasi.