Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANGAN TATANAN LAHAN PUSAT REHABILITASI STROKE DI SURABAYA YANG BERKONSEP TERARAH Ajeng Tri Agustin; Ika Ratniarsih; Esty Poedjioetami
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bertambahnya jumlah penduduk penderita stroke yang semakin meningkat, tetapi masih kurangnya fasilitas kesehatan dan ahli medis, maka diperlukan adanya penambahan fasilitas medis khusus stroke yaitu dengan dirancangnya sebuah Pusat Rehabilitasi Stroke yang mempertimbangkan aspek perilaku pada bangunan. Dengan metode yang digunakan adalah metode deskriftif, studi lapangan dan studi literatur. Studi kasus dilakukan di Rumah Sakit Islam Klaten dan Rumah Sakit Bethesda di Yogyakarta dan mengumpulkan data dari literatur internet untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Lokasi tapak yang berada di Jl. Dr. Ir. H. Soekarno Surabaya seluas 2,5 hektar, adapun batasnya, yaitu : sebelah Utara, lahan kosong, sebelah Barat, Jl.Dr.Ir.H.Soekarno, sebelah Selatan, permukiman warga, dan sebelah Timur, lahan kosong. Rancangan terdiri dari fasilitas utama, fasilitas penerimaan, fasilitas medis, fasilitas non medis, fasilitas pengelola dan fasilitas penunjang, fasilitas parkir, fasilitas komersil, fasilitas ibadah, fasilitas servis.Konsep Terarah yang diterapkan pada tatanan lahan pusat rehabilitasi stroke antara lain, rancangan pola sirkulasi yang mudah dicapai dan aksebilitas antar bangunan yang nyaman dan aman, pemakaian tata hijau yang dapat mengarahkan pengguna dengan pemakaian vegetasi yang berbeda sebagai petunjuk arah, penggunaan material jalan untuk membedakan sirkulasi kendaraan menggunakan material aspal dan sirkulasi pejalan kaki menggunakan material paving. Hasil dari perencanaan dan perancangan pusat rehabilitasi stroke di Surabaya diharapkan mampu mewadahi kebutuhan masyarakat dalam bidang kesehatan, khususnya penderita stroke.
Revitalisasi Sungai Kalimas sebagai Waterfront City untuk Sarana Edukasi dan Integrasi Wisata Kota Tua di Wilayah Jembatan Merah Surabaya Mohammad Ilham Khoiri; Broto Wahyono Sulistyo; Ika Ratniarsih
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut sejarah, hampir seluruh bangunan yang ada di Surabaya menghadap ke sungai Kalimas. Saat itu, Kalimas berfungsi sebagai sarana transportasi air. Setelah adanya jalan raya, Kalimas kini menjadi bagian belakang dari bangunan yang ada disepanjang sungai itu, dengan kondisi kawasan yang tidak teratur diperlukan penataan kembali kawasan bersejarah disekitar sungai Kalimas, Jembatan Merah ini menjadi kawasan tepi sungai yang lebih baik. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif, penelitian ini menganalisis objek pembanding untuk mendapatkan kesimpulan yang digunakan sebagai acuan dalam proses rancangan selanjutnya. Lokasi tapak berada di jalan Karet, Kota Surabaya, mulai dari Jembatan Merah ke arah selatan JL. Karet sampai di persimpangan JL. Karet dengan JL. Bibis Surabaya, luas lahan mencapai ± 2 Ha. Menata kembali kawasan tepi air dengan memberikan fasilitas penunjang tempat wisata tepi air yaitu galeri, ruang terbuka hijau, taman bermain, dermaga, perahu wisata, perahu dayung, toko suvenir, cafetaria, amfiteater dan fasilitas lainnya. Revitalisasi ini menggunakan tema Arsitektur Historism Kolonial, menghadirkan nuansa kawasan bersejarah dengan latar belakang bangunan bergaya Arsitektur Kolonial. Konsep makro yakni rekreatif, menampilkan karakter kawasan yang menyenangkan, memberikan suasana santai, rileks, rekreasi sebagai tempat wisata bagi pengunjung. Konsep tatanan lahan adalah asri, sedangkan konsep bentuk yaitu adaptif, dan konsep ruang yakni klasik.
PENERAPAN KONSEP REPRESENTATIF INTENSIF PADA DESAIN RUANG FASILITAS EDUKASI ANAK TUNALARAS DI SURABAYA Cindhi Dwi Permatasari; Ika Ratniarsih; Sukarnen Sukarnen
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak tunalaras merupakan anak yang mengalami hambatan menyesuaikan diri (emosi), kurang “fokus”, kontrol sosial dan bertingkah laku menyimpang terhadap lingkungan. Jumlah anak penyandang tunalaras mengalami kenaikan yang signifikan pertahunnya dan tidak diimbangi dengan adanya sarana edukasi yang menaungi mereka. Hal ini disebabkan karena kurangnya wawasan bagaimana menciptakan suasana ruang edukasi yang aman, nyaman dan kondusif bagi anak tunalaras,juga suasana ruang yang menekankan pada pembentukan karakter  anak tunalaras dalam berbaikan kepribadiannya. Manfaat Fasilitas Edukasi Anak Tunalaras ini diharapkan adanya usaha pemerataan kesempatan belajar serta memberikan wadah bagi mereka mengembangkan bakat dan keterampilannya. Metoda penelitian yang dipakai adalah penelitian deskritif kualitatif dengan memperoleh data sumber data dari studi lapangan, pustaka dan wawancara. Lokasi tapak Fasilitas ini berada di jalan Arief Rachman Hakim Surabaya, total luas 1.2 Ha. Rancangan ruang fasilitas Edukasi berkonsep representatif intensif. Penerapan konsep tersebut sebagai wujud dari pengenalan karakteristik anak tunalaras yang berbeda serta menciptakan suasana ruang yang menekankan pembentukan karakter anak tunalaras menjadi lebih baik. Desain ruang diharapkan dapat memotivasi keinginan anak tunalaras untuk memperbaiki diri, seperti perilaku anak tunalaras yang kurang bisa “fokus” dengan merancang suasana ruang yang dapat menyita perhatiannya, dengan pemberian aksentualitas desain dan ukuran luas ruangan, sehingga dapat membuat mereka aman, nyaman serta bersuasana yang kondusif.
Pendekatan Bioklimatik pada Desain Rumah Sakit Kanker Secara Holistik di Surabaya Vivi Amalia Famachyuddin; Failasuf Herman Hendra; Ika Ratniarsih
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap tahunnya, penderita kanker di Indonesia semakin meningkat termasuk di Surabaya. Fasilitas medis penanganan penyakit kanker di Surabaya relatif terpenuhi dengan semestinya namun fasilitas nonmedis belum sesuai ketentuan rehabilitasi pada umumnya. Adanya Rumah Sakit Kanker dengan Traumatic Center di Surabaya sangat diperlukan. Perancangan melalui tahapan proses: identifikasi, studi kasus, analisis hingga sintesis berupa konsep dasar perancangan. Tema Arsitektur Bioklimatik menjadi tolok ukur desain rumah sakit kanker untuk mewujudkan kenyamanan, ramah lingkungan, dan hemat energi melalui mengoptimalkan penghawaan dan pencahayaan alami guna mengurangi penggunaan listrik pada bangunan. Penerapan konsep makro lingkungan holistik diimplementasikan pada tatanan lansekap berupa taman holistik dan organik memberikan suasana alam melalui elemen vegetasi, air, dan batu alam. Konsep mikro tatanan lahan adaptif diterapkan pada penataan massa bangunan menyesuaikan iklim dan lingkungan. Konsep mikro bentuk organik berarti tumbuh, diwujudkan pada fasade bangunan berupa blok-blok kubikal bidang menonjol pada bagian Timur-Barat. Konsep mikro ruang peduli merupakan analogi interaksi antarpengguna untuk saling empati antara pasien, paramedis, dokter dan lainnya, sehingga tercipta suasana yang nyaman. Suasana ruang pasien diperkuat dengan adanya pemandangan taman yang bisa dilihat pasien dari jendela, aroma terapi, musik relaksasi, dan penggunaan material kayu, batu alam serta warna alam untuk memberikan semangat hidup bagi pasien kanker.
Implementasi Tema Arsitektur Futuristik ke Desain Pusat Pengembangan Bisnis Digital di Kota Mojokerto Andrean Dwi Maylestyo Sujatmiko; Ika Ratniarsih; Dian Pramita Eka Laksmiyanti
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 3, No 1 (2022): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2022.v3i1.2846

Abstract

Upaya pemerintah dalam menyediakan fasilitas pengembangan bisnis digital di Indonesia telah melalui berbagai cara, salah satunya adalah Digital Valley. Masalahnya, upaya tersebut belum merata secara regional. Metodologi dalam penelitian ini dilakukan guna memberikan sumbangsih dalam upaya penyediaan fasilitas pengembangan bisnis digital melalui sudut pandang Arsitektur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan melalui studi kasus. Lokasi yang dipilih adalah di Jl. Semeru, Kelurahan Wates, Magersari, Kota Mojokerto, dengan luas lahan ±2 Ha. Fasilitas utama pusat pengembangan ini adalah inkubator bisnis, kantor sewa, dan fasilitas pengelola. Fasilitas pendukung berupa pusat retail elektronik. Arsitektur Futuristik dipilih sebagai tema, dengan konsep makro “Representatif”, konsep mikro tatanan lahan “Efektif”, tatanan bentuk “Ringan”, dan tatanan ruang “Fleksibel”. Perwujudan tema dicapai pada: (1) tatanan lahan, dengan penerapan pola dinamis, paduan garis miring dan lengkung, yang berkonsep representatif yang merepresentasikan komponen komputer, dan konsep efektif berupa kesesuaian kebutuhan hingga zonasi; (2) tatanan bentuk, dengan penerapan bentuk yang dinamis, menggunakan material terkini seperti metal cladding., dan konsep representatif juga berupa metafora komponen komputer, dan konsep ringan berupa transparansi selubung; (3) tatanan ruang, tema diterapkan melalui levelling dinding, plafond, lantai, berpola dinamis, serta penggunaan material terkini, dan konsep representatif merepresentasikan profesionalitas bisnis melalui perabot dan berteknologi terkini. Konsep fleksibel berupa penataan ruang yang mengikuti bentuk bangunan. Manfaat dari hasil desain ini adalah supaya tercipta fasilitas pengembangan bisnis digital di Kota Mojokerto, dengan harapan mampu menginspirasi wilayah lain demi kemajuan Indonesia.
Pengaruh Tatanan Ruang dan Bentuk Kubisme pada Desain Mixed Use Building di Gunung Anyar, Surabaya Deden Septiawan; Amir Mukmin Rachim; Ika Ratniarsih
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 3, No 2 (2022): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2022.v3i2.3330

Abstract

As time goes by, the development of the city of Surabaya is increasing after the government completed the Merr and Oerr projects. With the project, people began to crowd the area in the once deserted Gunung Anyar area, which is now growing rapidly. However, land prices are getting more expensive, so many developers are turning to vertical buildings. Mixed Use Building is an option that can accommodate the variety of activities that crowd Gunung Anyar. Therefore, a compact space arrangement is needed and the form of cubism is chosen so that the division of space is efficient and functional. The method used in this research is descriptive method by observing the shape and space of similar comparative study objects. The application of compact cubism was chosen, especially in the processing of space and form in the Mixed Use Building design because it was influenced by the various activities of the Gunung Anyar community which were divided into several facilities such as podiums, office rentals and apartments. The results of this study are expected to create Mixed Use building facilities and infrastructure in order to give feedback to the environment in Surabaya, especially Gunung Anyar which provides residential facilities, office space and supporting facilities for the surrounding community or residents. The benefits of this research are as a forum for conveying ideas for designing mixed use buildings that are affected by the construction of the OERR and MERR projects from the Surabaya government. With the concept of cubism building, spatial planning and zoning can be created efficiently and optimally in the form of cubism buildings that adapt to limited land.
Konsep Klaster pada Tatanan Lahan SMP dan SMA Islam Terpadu Mochammad Arief Abdul Jabbar; Nareswarananindya Nareswarananindya; Ika Ratniarsih
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 3, No 2 (2022): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2022.v3i2.3347

Abstract

Education is very important for humans in the community. The increase in population can allow for an increase in existing facilities and infrastructure. Merakurak is one of the sub-districts in Tuban Regency with an orbital distance of ± 10 m from the district with an area of 103.77 km. Merakurak District consists of 19 villages with a population of 62,182 with a total of K.K. 18,643. From the data that has been obtained the number of school facilities at the high school level, there are only 2 institutions located in the Merakurak area. The addition of the number of high school education facilities is deemed necessary as a very important educational facility in the future. Responding to population growth, this study aims to provide additional educational facilities and infrastructure for junior and senior high schools in Merakurak sub-district. The arrangement of land arrangements in schools must be designed according to the needs and activities of residents who will be active in it. This educational facility is intended to accommodate teaching and learning activities for children aged 13-18 years. This study uses field research methods and literature with descriptive analysis. The micro-cluster concept in the design of the land arrangement for the Integrated Islamic Middle School and High School is to divide the zones of each building and areas that can be used together. The division of clusters in this concept follows the function of each building such as dividing the middle and high school areas as well as shared areas. The benefit of this design is as an area arrangement for junior and senior high schools with the aim of facilitating students in Merakurak District.
Penerapan Hybrid Expression pada Bentuk Bangunan Sirkuit Balap Motor di Kota Lamongan Septyo Rizky Winarto; Sigit Hadi Laksono; Ika Ratniarsih
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 3, No 2 (2022): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2022.v3i2.3334

Abstract

In the Lamongan city area, a motorcycle racing event was held but not in the appropriate place, because the implementation was on the highway by closing the road. The place of implementation is not in accordance with the requirements for the implementation of a motorcycle racing event because of the lack of facilities and security. Most of those who carry out these activities are Generation Z youth who have character, including digital native, ambitious, instant, free spirited, critical. These activities can interfere with other road users as well as the safety of themselves and others. This circuit design aims to facilitate motorcycle racing enthusiasts to channel their hobbies more safely. The type of research used is descriptive qualitative research, this research is related to data collection to provide an overview of a symptom. The theme used in the design of the building is Contemporary Architecture with the Macro Attractive concept and the micro concept in the form of Hybrid Expression by combining the form of the Paduraksa Gate which is one of the icons of the city of Lamongan. This will be outlined in a design of the form of the building on the circuit in the city of Lamongan. is expected to be able to become a public media for competitions and add facilities for motor racing in Indonesia.
Peningkatan Kualitas Fasilitas Lingkungan dan Edukasi Digital Marketing kepada Masyarakat RW 5 Kel. Genteng, Kec Genteng, Kota Surabaya Siti Azizah; Dian PE Laksmiyanti; Ika Ratniarsih
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilaksanakan di lokasi RW 05 Kelurahan Genteng Kecamatan Genteng Surabaya. Permasalahan di lokasi adalah adanya fasilitas lingkungan yang digunakan warga dalam kondisi memprihatinkan dan perlunya pengembangan pengetahuan tentang digital marketing kepada warga setempat yang bergerak di bidang UMKM (usaha Kecil, Mikro dan Menengah).  Pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah perbaikan kondisi Balai RT 03,  memberikan usulan desain untk pegembangan Balai RT 03 dan edukasi  pemanfaatan digital marketing.  Metode yang digunakan dalam perbaikan fasilitas lingkungan adalah design research dengan pendekatan problem solving, dimana luaran yang dihasilkan berupa desain yang bermula dari survey lapangan. Sedangkan pelaksanaan program Edukasi Digital Marketing dilakukan menggunakan platform PaDi UMKM. Kegiatan pengabdian ini menghasilkan perbaikan fasilitas yang bisa dimanfaatkan lebih baik oleh warga dan  edukasi yang diberikan banyak memberikan pengetahuan baru kepada pelaku UMKM yang berada di RW 05.Kata kunci: Balai RT 03; Digital Marketing; Edukasi; Pengabdian Masyarakat; Redesign.
Pengaruh Arsitektur Kontemporer Pada Rancangan Ruang Bangunan Restoran Di Kompleks Kuliner Khas Gresik Kabupaten Gresik Azriel Akbar; Ika Ratniarsih; Dian P.E. Laksmiyanti
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Gresik memiliki berbagai macam jenis kuliner, karena saat ini masyarakat masih kurang mengenal tentang jenis-jenis kuliner yang berasal dari kota Gresik. Jenis kuliner Gresik yaitu nasi kerawu, nasi roomo, nasi menir, nasi karak, otak-otak bandeng, pudak, jenang jubung, bonggolan, es dawet siwalan, legen. Tema Arsitektur Kontemporer meurut L. Hilberseimer, Comtemporary Architects 2 (1964) “Arsitektur Kontemporer adalah suatu style aliran arsitektur terntentu di eranya yang mencerminkan kebebasan berkarya sehingga menampilkan sesuatu yang berbeda, dan merupakan suatu aliran baru atau penggabungan dari beberapa gaya arsitektur lainya. Arsitektur Kontemporer menggunakan matrial alami, Dengan penggunaan tema ini cocok di gabungkan dengan konsep Mikro Ruang Representatif yang bertujuan untuk menciptakan desain ruang yang memadukan konsep bangunan dan fungsi ruang serta Permainan matrial, warna, ciri khas sangat di butuhkan seperti matrial kayu, warna pastel, lampion yang berbentuk damarkurung sehingga desain ruangan restoran tidak membosankan. Sehingga masyarakat dapat menikmati hidangan kuliner dan suasana pada ruangan. Manfaat dari Pengaruh Arsitektur Kontemporer Pada Rancangan Ruang Bangunan Restoran Di Kompleks Kuliner Khas Gresik Kabupaten Gresik sebagai penarik pengunjung dalam mengembangkan sektor kuliner kepada masyarakat supaya kuliner khas Gresik dapat di nikmati serta di kenal oleh berbagai kalangan atau dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luar maupun dalam kota Gresik yang tertarik tentang kuliner khas Gresik. Penelitian ini menggunakan metode perencanaan dan perancangan arsitektur berdasarkan observasi dari studi banding dengan menganalisis objek-objek terkait
Co-Authors Abbi Ali Achmadi Achmadi, Abbi Ali Adam, Fachrudian Misbachul Agustin, Ajeng Tri Ainur Rizka Maulidiana Ajeng Tri Agustin Amir Mukmin Rachim Amir Mukmin Rachim Amir Mukmin Rachim Andrean Dwi Maylestyo Sujatmiko Anita Nurnena Octavia Aprimianto, Ghanda Pradana Arjiyanti, Dwi Kresita Atika, Firdha Ayu Azriel Akbar Broto W Sulistyo Broto Wahyono Sulistyo Cindhi Dwi Permatasari Darmawan, Surya Adjie Deden Septiawan Dewi Syahputri Rahayu Dian P.E. Laksmiyanti Dian P.E. Laksmiyanti Dian PE Laksmiyanti Dwi Kresita Arjiyanti Esty Poedjioetami Failasuf Herman Hendra Failasuf Herman Hendra Famachyuddin, Vivi Amalia Firdausi, Fildza Firstianto, Lucky Aziz Ghanda Pradana Aprimianto Heri yanto Indah Dwi Setyowati Julia Wanti Kusuma Putri Khoiri, Mohammad Ilham Khoirul Tristianto Marhamah, Anis Fitri Maulidiana, Ainur Rizka Mochammad Arief Abdul Jabbar Mohammad Ilham Khoiri Nareswarananindya Nareswarananindya Nareswarananindya, Nareswarananindya NURZAKIYAH, NURZAKIYAH Octavia, Anita Nurnena Permatasari, Cindhi Dwi Pratama, Muhammad Antoni Dana Pratiwi, Vania Laras Putri, Julia Wanti Kusuma Putri, Winda Annisa Rahayu, Dewi Syahputri Rian Ardhan Ramadhan Rizal Denariyan Sudibyo Rozi, M. Fatchur Sakti, Yogi Aruna Salisnanda, Randy Pratama Septyo Rizky Winarto Setyowati, Indah Dwi Sigit Hadi Laksono Siti Azizah Siti Azizah Siti Azizah Suci Ramadhani, Suci Sudibyo, Rizal Denariyan Sukarnen Sukarnen Sukarnen Sukarnen, Sukarnen Sukma Ayu Wardatul Firdausi Sulistyo, Broto W Sulistyo, Broto Wahyono Trianto, Widya Amalia Tristianto, Khoirul Vania Laras Pratiwi Viollita, Yosika Greace Vivi Amalia Famachyuddin Wibowo, Stevanus Agustian Wiwik Widyo Widjajanti Yogi Aruna Sakti Yosika Greace Viollita