Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Penyuluhan Manfaat Aromatheraphy Lemon Untuk Mengatasi Mual Muntah Trimester Awal Kehamilan Afdhal, Fitri; Arsi, Ranida; Saputra, Andre Utama; Rosadi, Erik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2717

Abstract

Kehamilan merupakan suatu proses perubahan fisiologis seperti mual muntah, pusing, nyeri punggung, flek hitam pada wajah, kram pada kaki, kenaikan berat badan, insomnia, dan sering berkemih. Penyebab mual muntah karena peningkatan hormon estrogen dan Human Chorionik Gonadrotropin (HCG). Mual muntah bisa dicegah dengan cara farmakologi dan non farmakologi. Penanganan mual muntah secara non farmakologi yaitu aromatherapy lemon. Tujuan: dari kegiatan pegabdian kepada Masyarakat adalah memberikan penyuluhan tentang manfaat aromatheraphy lemon dalam mengatasi mual muntah ibu hamil trimester I. Kegiatan pengabdian ini dilakukan secara langsung bertatap muka dengan sasaran sehingga hubungan lebih efektif, akrab, menyakinkan dan pemberian respon yang langsung pada ibu hamil Di Puskesmas 7 Ulu Kota Palembang. Hasil: ibu hamil memahami dan mengerti tentang manfaat aromatheraphy lemon dan penggunaan aromatheraphy lemon dalam mengatasi mual muntah trimester awal kehamilan. Kegiatan penyuluhan ini penting dilakukan pada ibu hamil dan ibu hamil yang mengalami mual muntah karena mereka menjadi paham bahwa aromatheraphy lemon dapat mengatasi mual muntah kehamilan, ibu hamil tidak lagi mengkonsumi obat atau bahan kimia yang lain untuk mengatasi mual muntah kehamilan. Kegiatan penyuluhan berjalan lancar, ibu hamil antusias selama kegiatan penyuluhan berlangsung.
Penyuluhan dan Cek Kesehatan Tekanan Darah, Asam Urat, dan Kolesterol Gratis Sebagai di Desa Benuang Dusun 6 Putri, Anggy Utama; Rosadi, Erik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2779

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, asam urat, dan kolesterol tinggi menjadi masalah kesehatan global yang mempengaruhi kualitas hidup masyarakat, termasuk di Desa Benuang, Dusun 6, dimana tingkat pengetahuan masyarakat tentang PTM masih rendah dan akses ke fasilitas kesehatan terbatas, meningkatkan risiko PTM yang dapat menurunkan produktivitas dan kualitas hidup. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga tentang pentingnya menjaga kesehatan dan mengenali tanda awal PTM melalui penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan kesehatan gratis. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dan kegiatan dilaksanakan pada 16 Februari 2025 dengan durasi 65 menit di Halaman Masjid Desa Benuang Dusun 6. Penyuluhan dilakukan dengan ceramah, diskusi, dan demonstrasi, diikuti dengan pemeriksaan kesehatan yang meliputi tekanan darah, kadar asam urat, dan kolesterol. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta yang berhasil meningkatkan pemahaman mereka tentang bahaya hipertensi, asam urat, dan kolesterol, serta mengidentifikasi beberapa kasus yang sebelumnya tidak terdeteksi. Peserta dengan hasil abnormal diberikan penjelasan dan rekomendasi medis untuk penanganan lebih lanjut. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan pemeriksaan rutin, serta dapat dijadikan model untuk kegiatan serupa di desa lain.
Hubungan Pengetahuan Terhadap Perawatan Luka Modern Dressing dengan Tingkat Kesembuhan Luka Diabetikum Rosadi, Erik; Putri, Anggy Utama
JURNAL KESEHATAN TERAPAN Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Terapan
Publisher : LPPM Universitas Kader Bangsa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jk.v11i2.811

Abstract

Diabetic ulcer and gangrene cases are the most well-known cases treated in clinics. The death rate due to ulcers and gangrene goes from 17-23%, while the removal rate goes from 15-30%, the permanent demise rate 1 year after removal is 14.8%. The third year saw an increase in this number to 37%. After amputation, the average age of the patients was only 23.8 months. An analytical survey with a cross-sectional design was used in this study to collect the independent and dependent variables simultaneously. Chi-square was used for statistical tests. This study used a sample of 36 people. In this review, in light of the Chi-Square factual test, the P-esteem = 0.016 <0.05 was gotten, the job of the family isn't great in current dressing wound care has the open door to no avail. While the job of the family got a p esteem = 0.029 <0.05, unfortunate information for not recovering. it tends to be reasoned that there is a critical connection among information and the job of the family in present day wound dressing care with the degree of mending of diabetic injuries at the Inner Medication Polyclinic of the Siti Khadijah Islamic Emergency clinic, Palembang.
Factors Associated with Quality of Life of Type II DM Patients Apriyanto, Ahmad; Romadhon, Muhammad; Rosadi, Erik
Media Informasi Vol. 21 No. 3 (2025): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v22i3.1159

Abstract

Type II diabetes mellitus (DM) is a chronic disease whose prevalence continues to increase worldwide. According to the World Health Organization (WHO, 2023) in Mariang (2023), type II DM is a leading cause of global morbidity and mortality, with a health burden that increases annually.International Diabetes Federation(IDF Diabetes, 2021) reported that the number of people with diabetes in Indonesia in 2021 reached 19.5 million and is expected to increase to 28.6 million by 2045. This condition has various impacts on health, one of which is a decrease in the patient's quality of life. The Indonesian Ministry of Health (2022) emphasized that the management of DM patients does not only focus on controlling blood glucose levels, but also on improving the quality of life. This study aims to analyze factors related to the quality of life of type II DM patients at the Burnay Mulya Community Health Center, including duration of suffering, level of knowledge, family support, and dietary adherence. The study used a quantitative design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 67 respondents selected using random sampling. The research instruments were questionnaires on quality of life, knowledge, family support, and dietary adherence. Data analysis was performed using the Chi-Square test at a significance level of 0.05. The results showed a significant relationship between quality of life and duration of illness (p=0.031), knowledge (p=0.036), family support (p=0.008), and dietary adherence (p=0.024). Therefore, it can be concluded that the quality of life of type II diabetes patients is influenced by these factors. Healthcare professionals are expected to increase education, patient empowerment, and family support efforts to improve the quality of life of diabetes patients
Terapi Seni Pada Pasien Anak dengan Kanker : Literatur Review Harisandy, Alvian; Rosadi, Erik; Afdhal, Fitri; Subantara, Dandi Oka; Sari, Anggia Prima
JURNAL KESEHATAN TERAPAN Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Terapan
Publisher : LPPM Universitas Kader Bangsa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jk.v11i2.802

Abstract

Children with cancer will face physical, psychological, social and spiritual problems and can lead to death throughout the course of the disease. Implementing art therapy interventions into the holistic care of pediatric oncology patients can help maximize quality of life and obtain appropriate means of communication. The aim of this literature review is to determine the effectiveness of art therapy in pediatric cancer patients. The method used is a literature review using the Google Scholar Proquest, Science Direct and Pubmed databases. The research results showed that from the 6 articles there were 3 themes of art therapy, namely expressive writing, drawing, and bibliotherapy, which generally had a positive impact on the patient's health well-being and improved quality of life. In conclusion, more research is needed on art therapy in cancer patients, especially in pediatric cancer, so that art therapy becomes a new and efficient supportive intervention in routine practice that is easy to apply without harm and side effects in pediatric patients with cancer.
PENGARUH RENDAM KAKI JAHE MERAH HANGAT TERHADAP TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI Amelia, Dita; Parmin, Selamat; Rosadi, Erik; Harisandy, Alvian; S, Serli Wulan
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 2 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i2.1514

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan kondisi meningkatnya tekanan darah dengan kriteria tekanan sistolik ≥140 mmHg atau diastolik ≥ 90 mmHg. Kondisi ini sering tidak menimbulkan gejala, tetapi berisiko menyebabkan komplikasi serius, termasuk kematian mendadak. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan adalah rendam kaki air jahe merah hangat. Jahe merah mengandung minyak atsiri yang memberikan efek hangat, melebarkan pembuluh darah, serta membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi rendam kaki jahe merah hangat terhadap tekanan darah penderita hipertensi di Puskesmas Plaju Palembang Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan metode two group pre-post test design with control group. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan wawancara. Teknik pengambilan sample menggunakan purposive sampling. Sebanyak 34 responden dengan 17 kelompok intervensi dan 17 kelompok kontrol. Penelitian dilakukan di Puskesmas Plaju pada bulan Juni-Juli 2025. Hasil: Ditemukan adanya penurunan signifikan tekanan darah setelah terapi rendam kaki dengan jahe merah hangat. Intervensi dilakukan dengan cara merendam kaki selama 15 menit, tiga kali seminggu. Saran: Menjadi bahan referensi dalam pelaksanaan terutama Tridarma perguruan tinggi atau pelayanan kepada masyarakat dalam melaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai tindak lanjut dari pengaruh rendam kaki dengan jahe merah hangat terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di puskesmas. Kata Kunci: Hipertensi, Jahe Merah, Rendam Kaki
Hubungan usia ibu hamil dan hipertensi dengan kejadian abortus Septiani, Tety; Rahmawati, Eka; Rosadi, Erik
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/7t4eqb35

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan WHO penyebab langsung kematian ibu terjadi saat dan pascamelahirkan. Sekitar 75% kasus kematian ibu diakibatkan oleh perdarahan, infeksi, dan hipertensi saat kehamilan dan Adapun faktor-faktor yang dapat menyebabkan abortus adalah umur ibu, usia kehamilan, hipertensi, jumlah paritas, jarak kehamilan, tingkat pendidikan status ekonomi, dan riwayat abortus sebelumnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan usia dan hipertensi dengan kejadian abortus.Metode: penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional dengan populasi 1.134 teknik simple random sampling dengan sampel 94 dengan uji chi-square.Hasil: hasil penelitian tentang usia ibu hamil dengan kejadian abortus menunjukan bahwa p value 0,005 dan hubungan hipertensi dengan kejadian abortus menunjukan bahwa p value 0,315.Kesimpulan: Adanya hubungan antara usia ibu hamil dengan kejadian abortus dan tidak adanya hubungan antara ibu hamil yang mengalami hipertensi dengan kejadian abortus.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Bahayanya Diabetes Melitus Serta Upaya Pencegahan Melalui Edukasi di Puskesmas Burnay Mulya OKU Timur Rosadi, Erik; Putri, Anggy Utama
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.4002

Abstract

Diabetes Melitus adalah penyakit metabolik kronis yang sering disebut sebagai pembunuh senyap atau (silent killer). Sebagian besar orang tidak menyadari bahwa mereka menyandang  penyakit ini, sehingga penanganannya sering terlambat dan dapat menyebabkan berbagai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga tentang pentingnya menjaga kesehatan dan mengenali tanda awal DM melalui penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan kesehatan gratis. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, dan kegiatan dilaksanakan pada 21 April 2025 dengan durasi 60 menit di puskesmas Burnay Mulya OKU Timur. Penyuluhan dilakukan dengan ceramah, diskusi, dan demonstrasi, diikuti dengan pemeriksaan kesehatan yang meliputi gula darah, Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta yang berhasil meningkatkan pemahaman mereka tentang bahaya DM dan pencegahannya, serta mengidentifikasi beberapa kasus yang sebelumnya tidak terdeteksi. Peserta dengan hasil abnormal diberikan penjelasan dan rekomendasi medis untuk penanganan lebih lanjut. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan pemeriksaan rutin, serta dapat dijadikan model untuk kegiatan di tempat lain.
Relationship between knowledge level and medication compliance in hypertension patients at Plaju health center, Palembang city: A cross-sectional study Putri, Anggy Utama; Rosadi, Erik
Indonesian Journal of Health Services Vol. 2 No. 2 (2025): April - June
Publisher : Science Center Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63202/ijhs.v2i2.100

Abstract

Background: Hypertension is a major public health problem that requires long-term treatment and consistent medication adherence to prevent cardiovascular complications. Poor adherence to antihypertensive therapy remains a major challenge in primary health care settings. Objective: This study aimed to analyze the relationship between knowledge level and medication compliance among hypertension patients at Plaju Health Center in Palembang City. Methods: This quantitative study used a cross-sectional design conducted at Plaju Health Center from February to April 2025. The population consisted of 1,659 hypertension patients, and a sample of 94 respondents was determined using the Slovin formula. Respondents were selected using purposive sampling. Data were collected using the Medication Adherence Rating Scale (MARS) questionnaire and a structured knowledge questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis included univariate analysis to describe respondent characteristics and bivariate analysis using the Chi-square test to examine the relationship between knowledge level and medication adherence. Results: The results showed that most respondents had good knowledge levels (63.8%) and more than half demonstrated medication adherence (58.5%). Statistical analysis showed a significant relationship between knowledge level and medication compliance among hypertension patients (p = 0.001). Respondents with good knowledge levels were more likely to adhere to antihypertensive medication therapy compared with respondents who had poor knowledge. Conclusion: Knowledge level is significantly associated with medication adherence among hypertension patients. Improving patient knowledge through health education programs may enhance treatment compliance and support better hypertension management in primary health care settings.