Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Hubungan Karakteristik dan Pengetahuan Ibu dengan Keberhasilan Menyusui Eksklusif pada Masa Pandemi Covid-19 di Puskesmas Alak Kupang: The Relationship between Characteristics and Mother's Knowledge with Exclusive Breastfeeding Success during the Covid-19 Pandemic at the Alak Kupang Health Center Selfy Rosida Bakker; Utami, Tuti Asrianti; Paramitha Wirdhani Ningsih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i3.2969

Abstract

Latar belakang: ASI Eksklusif merupakan nutrisi paling tepat untuk bayi usia 0-6 bulan dan penting bagi pertumbuhannyaa agar terhindar dari stunting. Situasi pandemi Covid-19 membatasi keberhasilan dalam pemberian ASI Eksklusif. Tujuan: Penelitian ini untuk menganalisa hubungan karakteristik dan pengetahuan ibu dengan keberhasilan menyusui eksklusif pada masa pandemi COVID-19 di Puskesmas Alak Kupang, yang dilakukan pada Maret-Desember 2021. Metode: Penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling sebanyak 111 responden. Hasil: Penelitian menjelaskan bahwa dari 111 responden sebagian besar memiliki bayi usia 7-12 bulan sebanyak 97 (87,4%), usia ibu < = 25 tahun sebanyak 79 (71,2%), pendidikan tinggi 93 (83,8%), ibu bekerja 67 (60,4%), riwayat ibu sehat 102 (91,9%), ibu dengan pengetahuan baik 88 (79,3%) dan keberhasilan ASI Eksklusif 84 (75,7%). Hasil analisa uji chi square menjelaskan adanya hubungan antara usia ibu (p value = 0,000), pendidikan (p value =0,013), pekerjaan (p value = 0,001) dan pengetahuan (p value = 0,003). Tidak ada hubungan antara usia bayi (p value = 0,551) dan riwayat kesehatan ibu (p value = 0,685) dengan keberhasilan menyusui eksklusif pada masa pandemic Covid-19. Kesimpulan: Terdapat hubungan usia, pendidikan, pekerjaan dan pengetahuan ibu dalam keberhasilan menyusui eksklusif ketika masa pandemi Covid-19. Saran petugas kesehatan sebaiknya mendukung dalam mempromosikan dan memotivasi masyarakat dalam kegiatan menyusui eksklusif, terutama ibu-ibu untuk mencegah dan meminimalkan kejadian stunting pada anak-anak di masa datang.
Pengaruh Teknik Distraksi Menonton Kartun Animasi Terhadap Skala Nyeri Pada Anak Usia Pre School Saat Pemasangan Infus Di Rumah Sakit: The Effect of Animated Cartoon Distraction Technique on Pain Scale in Preschool-Aged Children During Intravenous Cannulation in Hospital Utami, Tuti Asrianti; Purwanti, Purwanti; Prabawati, Dewi
Jurnal Abdi Keperawatan dan Kedokteran Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/jakk.v5i1.154

Abstract

Children of all ages can experience illness.  One of the many invasive procedures that hospitalized children will undergo is IV insertion. IV insertion is painful because it can cause pain, so management is needed to minimize pain. One of the non-pharmacological pain management is to use distraction techniques that can reduce the pain scale during infusion.  This study aims to analyze the effect of distraction techniques watching animated cartoons on the pain scale during infusion of children pre school at X Jakarta Hospital. The research design used was Quasi Experiment Non Equivalent Control Group Design involving 70 respondents who were divided into an intervention group of 35 respondents and a control group of 35 respondents.  The research instrument used a pain measurement sheet wong baker faces scale. The results of the Man Whitney test analysis showed that there was an effect of distraction techniques watching animated cartoons on the pain scale in children pre school during infusion at X Jakarta Hospital (p value = 0.000 <0.05). It is expected that nurses can start applying infusion installation with distraction techniques, especially audiovisual distraction techniques to minimize pain in pediatric patients.
Pengaruh Skin Barrier Hidrokoloid Terhadap Medical Adhesive Related Skin Injury Pada Bayi di Ruang Nicu RS X Jakarta Barat Watumlawar, Entin Claudia; Utami, Tuti Asrianti; Susilo, Wilhelmus Hary
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 5 (2026): Volume 8 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i5.22980

Abstract

ABSTRACT Skin trauma caused by Medical Adhesive Related Skin Injury (MARSI) is a common problem among infants in the NICU and may increase the risk of infection and negatively affect clinical outcomes. To analyze the effect of hydrocolloid skin barrier use on the occurrence of MARSI among infants treated in the NICU of Hospital X, Jakarta Barat. This study employed a quantitative method with a cross-sectional design and a retrospective approach conducted from March to July 2025. A total of 70 infants were selected using total sampling. Data were collected using the Neonatal Skin Risk Assessment Scale (NSRAS), Statistical analysis was performed using Spearman’s Rho test. The used of Hydrocolloid skin barrier showed no significant effect on MARSI (p 0.05). Gestational age had a significant effect on MARSI on day 1 (p = 0.037), while birth weight had a significant effect on MARSI on day 1 (p = 0.000) and day 3 (p = 0.015). No significant effects were found on day 5 (p 0.05). Hydrocolloid skin barriers were not shown to significantly reduce MARSI incidence. Gestational age and birth weight were identified as important risk factors for MARSI, particularly during the early days of NICU care, emphasizing the need for careful skin monitoring and strengthened preventive protocols in neonatal units Keywords: Infants, Hydrocolloid, MARSI.  ABSTRAK Trauma kulit pada bayi di NICU sering terjadi akibat Medical Adhesive Related Skin Injury (MARSI) yang dapat meningkatkan risiko infeksi serta memengaruhi kondisi klinis bayi. Menganalisis pengaruh penggunaan hydrocolloid skin barrier terhadap kejadian MARSI pada bayi yang dirawat di NICU RS X Jakarta Barat. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional dan pendekatan retrospektif yang dilaksanakan pada Maret–Juli 2025. Sampel sebanyak 70 bayi diperoleh melalui teknik total sampling, data dikumpulkan dengan instrumen NSRAS (Neonatal Skin Risk Assessment Scale) dan Analisis data dilakukan dengan uji Spearman’s Rho. Hydrocolloid skin barrier tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kejadian MARSI (p0,05). Usia gestasi berpengaruh signifikan terhadap MARSI pada hari pertama (p=0,037), sedangkan berat badan lahir berpengaruh signifikan pada hari pertama (p=0,000) dan hari ketiga (p=0,015), namun tidak berpengaruh pada hari kelima (p0,05). Hydrocolloid skin barrierbelum terbukti secara signifikan menurunkan kejadian MARSI, sementara faktor usia gestasi dan berat lahir berperan penting terhadap risiko MARSI terutama pada awal perawatan, sehingga diperlukan pemantauan kulit yang ketat serta penguatan standar prosedur pencegahan MARSI di NICU. Kata Kunci: Bayi, Hidrokoloid, MARSI.