Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Efektifitas Pemberian Posisi Dan Nesting Terhadap Perubahan Status Hemodinamik Pada Bayi Prematur Di Ruang Perinatologi: Effectivity Of Positioning And Nesting On Alteration of Hemodynamic Status In Premature Infants In Perinatology Unit Sutanto, Olivia Regina; Utami, Tuti Asrianti
Jurnal Abdi Keperawatan dan Kedokteran Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/jakk.v4i2.97

Abstract

Premature infants are high risk babies that are susceptible to the risk of morbidity and mortality, because of the susceptibility further care are required. Positioning and nesting, which is one of the interventions from developmental care model is useful for supporting the development of premature infants. This study aims to ensure the effect of positioning and nesting on alteration of hemodynamics status in premature infants in the perinatology unit. Case study using 6 respondents of premature infants in perinatology units at RS X Jakarta with observational method. The samples were done to six premature infants with low birth weight below 2500 grams, from May 26 to June 19, 2025. Data was collected with before and after given intervention changing sleeping positions every 2 to 3 hours, and given nesting position afterward for infants. Collected datas were focused on hemodynamic stats (temperature measurement, heart rate, respiration rate, and oxgen saturation) which will be monitored on observation sheet. Observations were taken when the premature infants were given lateral right or left, supination, semipronation and nesting. After being given interventions to six premature infants, there was a decrease on heart rate and an improvement on the oxygen saturation, the implementation that were given can maintain stability on hemodynamic status on premature infants. Results of the observations in this study, concluded that there is positive effect on improvement and stability on hemodynamic status with six premature infants. This intervention is expected to be an integral part of nursing care for premature infants.
Pemenuhan Kebutuhan Paliatif pada Anak Neuroblastoma yang Mengalami Chemo-Brain : Laporan Kasus Saegaert, Marbella Valemouren; Utami, Tuti Asrianti
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 11 (2025): Volume 7 Nomor 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i11.21577

Abstract

ABSTRACT Neuroblastoma is a prevalent malignant solid tumor in pediatric populations, frequently diagnosed at an advanced stage. Chemotherapy serves as the principal treatment modality; however, it is associated with long-term adverse effects, including cognitive impairments collectively referred to as chemo-brain. This case report aims to elaborate on the palliative care needs and the nursing strategies employed to address the cognitive and holistic issues faced by children with neuroblastoma who exhibit symptoms of chemo-brain. A descriptive qualitative approach utilizing a case report design was applied. Data collection involved direct clinical observations, in-depth interviews with primary caregivers, and comprehensive analysis of nursing documentation for two pediatric patients diagnosed with stage IV neuroblastoma. Cognitive impairments due to chemo-brain were manifested through deficits in memory, communication, and behavioral functioning. Identified palliative needs encompassed physical (pain and constipation), psychological (emotional instability and anxiety), and social-spiritual domains. Nursing interventions, including play therapy, relaxation techniques, and family-centered care, were instrumental in addressing these multidimensional needs. The implementation of a comprehensive, multidisciplinary, and family-involved palliative care approach significantly contributes to enhancing the quality of life in pediatric patients experiencing chemo-brain secondary to neuroblastoma. Keyword: Chemo-brain, Neuroblastoma, Pediatric Palliative Care, Cognitive Impairment, Holistic Nursing.  ABSTRAK Neuroblastoma merupakan salah satu jenis tumor padat yang paling umum ditemukan pada populasi anak dan sering kali terdiagnosis pada stadium lanjut. Kemoterapi sebagai terapi utama dapat menyebabkan efek samping jangka panjang berupa gangguan fungsi kognitif yang dikenal dengan istilah chemo-brain. Laporan kasus ini bertujuan untuk menguraikan kebutuhan paliatif yang dialami oleh anak dengan neuroblastoma yang mengalami chemo-brain serta strategi keperawatan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi klinis langsung, wawancara mendalam dengan orang tua, dan telaah dokumentasi keperawatan pada dua anak yang didiagnosis neuroblastoma stadium IV. Gangguan kognitif yang dialami anak mencakup penurunan memori, kemampuan komunikasi, dan fungsi perilaku. Kebutuhan paliatif yang teridentifikasi meliputi aspek fisik (nyeri dan konstipasi), psikologis (emosi labil dan kecemasan), serta sosial dan spiritual. Intervensi keperawatan berupa terapi bermain, teknik relaksasi, dan perawatan berpusat pada keluarga terbukti berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan tersebut. Pendekatan paliatif yang menyeluruh, melibatkan kolaborasi multidisiplin dan peran aktif keluarga, terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas hidup anak dengan chemo-brain akibat terapi kanker. Kata Kunci: Chemo-brain, Neuroblastoma, Paliatif Anak, Gangguan Kognitif, Keperawatan Holistik
Pola Asuh dan Stimulasi Sosial dengan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Prasekolah di Puskesmas X Tanjung Balai Karimun: Parenting Patterns and Social Stimulation with Social Emotional Development of Preschool-Age Children at Puskesmas X Tanjung Balai Karimun Camelita Butar; Utami, Tuti Asrianti; Wilhelmus Hary Susilo
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4675

Abstract

Latar belakang: Anak merupakan individu yang unik dengan segenap kemampuan yang dimiliki. Anak dilahirkan belum bersifat sosial, belum mampu memiliki kemampuan bergaul dengan orang lain. Untuk mencapai kematangan sosial, anak harus belajar beradaptasi dengan orang lain. Tujuan: Untuk menganalisa hubungan pola asuh dan stimulasi sosial dengan perkembangan sosial emosional anak usia prasekolah di Puskesmas X Tanjung Balai Karimun. Metode: Desain penelitian ini menggunakan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel dengan Purposive Sampling sebanyak 160 responden. Hasil: Hasil uji Sperman Rho didapatkan nilai p= 0,000 (p<0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima, dengan demikian dapat diartikan ada hubungan antara pola asuh dengan perkembangan sosial emosional anak usia prasekolah. Hasil uji Sperman Rho didapatkan nilai p= 0,339 > (0,05) yang berarti Ha ditolak, dengan demikian dapat diartikan tidak ada hubungan yang signifikan antara stimulasi sosial dan perkembangan sosial emosional. Kesimpulan: Terdapat hubungan pola asuh dengan perkembangan sosial emosional anak usia prasekolah di Puskesmas X Tanjung Balai Karimun dan Tidak terdapat hubungan antara stimulasi sosial dengan perkembangan sosial emosional anak prasekolah di Puskesmas X Tanjung Balai Karimun.
Korelasi Penghasilan Orang Tua terhadap Kualitas Hidup Anak yang Mengalami Talasemia Mayor Utami, Tuti Asrianti; Anggraeni, Lina Dewi
Faletehan Health Journal Vol 10 No 02 (2023): Faletehan Health Journal, July 2023
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v10i02.577

Abstract

Thalassemia requires prolonged care and treatment; so that it has an impact on the quality of life of the children. The quality of life of the children can include the subjective evaluation of positive and negative aspects of their life. This study aims to analyze factors related to the quality of life of children with thalassemia major. It was a quantitative study with a cross-sectional approach and conducted at Gatot Subroto Hospital and Harapan Kita Hospital in Jakarta. The number of samples were 83 respondents selected by using purposive sampling. The results based on chi-square test analysis explained that there was a significant relationship between children age (p-value 0.031), sex (p-value 0.001), children education (p-value 0.006), parents age (p-value 0.050), parity (p-value 0.00) and parental income (p-value 0.000) with the quality of life of children suffering from thalassemia major. The analysis of binary logistic regression tests found a positive relationship between parental income >regional minimum wage and the quality of life of children suffering from thalassemia major as much as 10.507 times more effectively than parental income less than regional minimum wage. The research showed the importance of parental assistance for the treatment continuation of children suffering from thalassemia major.
HEALTH COUNSELING ON EARLY DETECTION OF BREAST CANCER "LET'S MAKE SADARI OUR BESTIE" Purwarini, Justina; Utami, Tuti Asrianti
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2024): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v8i3.2468

Abstract

Breast cancer is one of the biggest health issues for women worldwide. It is a free radical that develops in breast tissue and causes malignant neoplasms that can lead to death in women. Breast cancer is also a malignant disease that begins to attack the cells of the breast. One of the reasons for the rise in breast cancer is the low awareness regarding screening or early detection. SADARI or Breast Self ExaminatSelf-Examinationeasy, inexpensive, effective, and non-invasive method for the early detection of breast cancer, yet it is still not widely recognized and performed regularly. The purpose of this community service activity is to enhance awareness for early screening or early detection to prevent breast cancer by promoting a healthy lifestyle and encouraging self-breast examinations (SADARI) from an early age. The participants in this activity are 76 female high school students from Perguruan Advent Salemba, and they have never participated in similar activities related to Breast Self-Examination. This activity went smoothly and successfully, as evidenced by the increase in the students' knowledge before and after the counseling, and several students were able to perform SADARI practice correctly and well.
Pemeliharaan Kesehatan pada Anak Usia Dini sebagai Upaya Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Utami, Tuti Asrianti; Wadu, Novita M Kana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.16592

Abstract

ABSTRAK Anak usai prasekolah yang sering dikenal dengan istilah “Golden Age” atau masa emas hakekatnya merupakan idividu yang unik karena di masa ini anak memiliki suatu pola tumbuh kembang dalam aspek fisik, kreativitas, emosional, bahasa serta komunikasi yang khusus sesuai dtahapan yang dilalui anak. Dalam mencapai tumbuh kembang yang prima dan optimal proses deteksi dini dan stimulasi pada tumbuh kembang anak menjadi suatu hal yang penting dilakukan agar dapat terciptanya generasi penerus yang berkualitas yang juga mampu bertumbuh dan berkembang secara fisik, emosional dan juga sosial. Tujuan kegiatan Pengabdian Masyrakat ini dibutuhkan dan dilakukan untuk membantu menemukan masalah tumbuh kembang pada anak dengan deteksi dini. Metode yang gunakan adalah penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan menggunakan MMDST dan dilakukan dengan menggunakan metode bermain. Hasil deteksi dini menggunakan MMDST yaitu ditemukan bebrapa anak yang delay pada saat mengikuti test, namun delay yang ditemukan tidak melebihi dari 1 sekor yang diujikan. Kemudian ditemukan anak yang lulus semua aspek kemampuan yang diujikan dari setiap sektor, yang artinya stimulus tumbuh kembang yang didapatkan anak baik dari orang tua atau guru di lingkungan sekolah didapatkan dengan baik dan kemampuan anak sesuai dengan kemampuan seusianya. Kepada orang tua, penting sekali memantau setiap perkembangan anak pada 4 sektor, karena dengan dilakukan pemantauan pada pertumbuhan dan perkembangan anak maka mencegah terjadinya keterlambatan pada anak. Kepada guru TK, sebagai wadah untuk mengembangkan perkembangan anak dapat turut berperan untuk membantu melatih perkembangan anak. Kata Kunci: Deteksi Dini, MMDST, Tumbuh Kembang Anak  ABSTRACT Children after preschool, often known as the "Golden Age", are essentially unique individuals because at this time children have a pattern of growth and development in physical, creative, emotional, language and communication aspects that are specific to the stages the child is going through. In achieving prime and optimal growth and development, the process of early detection and stimulation of children's growth and development is an important thing to do in order to create a quality next generation who are also able to grow and develop physically, emotionally and socially. The aim of this Community Service activity is needed and carried out to help find growth and development problems in children with early detection. The method used is counseling and health checks using MMDST and carried out using the play method. The results of early detection using MMDST were that several children were found who were delayed when taking the test, but the delays found did not exceed 1 score being tested. Then it was found that children passed all aspects of the abilities tested from each sector, which means that the stimulus for growth and development that the child received from parents or teachers in the school environment was obtained well and the child's abilities were in line with the abilities of his age. To parents, it is very important to monitor each child's development in 4 sectors, because by monitoring the child's growth and development, delays in children can be prevented. Kindergarten teachers, as a forum for developing children's development, can play a role in helping train children's development. Keywords: Early Detection, MMDST, Child growth and Development
Optimalisasi Kesehatan dan Daya Tahan Tubuh dalam Rangka Menyambut Puasa Ramadhan Hardayati, Yunita Astriani; Utami, Tuti Asrianti; Lisum, Kristina; Alfriyani, Monica; Riana, Steffy Cintya
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i6.13803

Abstract

ABSTRAK Optimalisasi kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh ketika menjalani puasa Ramadhan, salah satunya dapat dilakukan dengan mengkonsumsi Vitamin C. Vitamin C atau asam askorbat merupakan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk memperkuat imunitas atau sistem kekebalan tubuh, mencegah kerusakan sel, membentuk kolagen, dan mempercepat proses penyembuhan luka. Tujuan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi civitas akademika dilingkungan LLDKTI Wilayah 3 dengan mempertahankan dan meningkatkan status kesehatan melalui pola hidup sehat dan mengkonsumsi makanan tinggi vitamin atau konsumsi suplemen vitamin untuk mencegah berbagai penyakit. Metode yang dilakukan adalah dengan melakukan skrining awal status kesehatan civitas akademika LLDIKTI wilayah III kepada peserta yang sudah dianyatakan aman dan melakukan pemberian injeksi vitamin C. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat dari 150 peserta diantaranya 2 peserta (1,3 %) berminat untuk suntik vitamin dengan alasan mengatasi pegal dan lelah, 4 peserta (2,56 %) untuk menjaga kesehatan kulit, dan 150 peserta (96,2%). Saran pengabdian masyarakat ini penting dilakukan secara berkala, agar civitas akademika mampu meningkatkan kesehatan secara optimal dan mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Kata Kunci: Imunitas Tubuh, Optimalisasi Kesehatan, Puasa  ABSTRACT Optimizing health and increasing body endurance when fasting during Ramadan can be achieved by consuming Vitamin C. Vitamin C or ascorbic acid is a nutrient that the body needs to strengthen immunity or the immune system, prevent cell damage, form collagen, and improve the wounds healing process. The aim of this community service is expected to increase the motivation of the academic community in the LLDKTI Region 3 environment by maintaining and improving health status through a healthy lifestyle and consuming foods high in vitamins or vitamin supplements to prevent various diseases. The method used was to carry out an initial screening of the health status of the LLDIKTI region III academic community for participants who had been declared safe and administered vitamin C injections. The results of community service activities from 150 participants included 2 participants (1.3%) interested in injecting vitamin C. reasons for overcoming aches and fatigue, 4 participants (2.56%) to maintain healthy skin, and 150 participants (96.2%). This community service suggestion is important to carry out regularly so that the academic community can improve health optimally and increase energy. hold your body. Keywords: Immunity, Health Optimization, Fasting
Promosi Kesehatan Reproduksi Remaja dalam Optimalisasi PHBS di Panti Asuhan Vincentius Utami, Tuti Asrianti; Daryati, Isti; Tarigan, Diana; Sondang, Lestari; Ivanka, Yuliana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i4.13770

Abstract

ABSTRAK Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada sistem reproduksi remaja perempuan perlu  dilakukan secara benar, agar remaja dapat mengambil keputusan yang bijak terkait dengan kesehatan reproduksi mereka di masa depan. Promosi kesehatan merupakan upaya penting dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sistem reproduksi. Tujuan promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan remaja puteri tentang perubahan perkembangan fisik remaja dan perilaku hidup bersih dan sehat terkait sistem reproduksi melalui praktik-praktik seperti mencuci tangan dengan sabun, melakukan aktivitas fisik teratur, menghindari perilaku berisiko, cara membersihkan organ reproduksi bahkan menjaga kebersihan lingkungan dengan mencuci dan membuang bekas pembalut dengan benar. Sasaran program adalah remaja puteri yang tinggal di Panti Asuhan Vincentius Puteri Jakarta Timur. Promosi kesehatan yang diberikan dengan metode ceramah, memberikan leaflet, video demonstrasi efektif cara mencuci pembalut Wanita diakhiri dengan tanya jawab. Hasil dari promosi kesehatan terdapat peningkatan pengetahuan tentang PHBS sistem reproduksi remaja. Saran promosi kesehatan penting dilakukan secara berkala dan optimal, agar seluruh anak-anak dan remaja mampu secara mandiri mengambil keputusan yang baik terkait kesehatannya dan meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan. Kata Kunci: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Promosi Kesehatan, Remaja, Sistem Reproduksi  ABSTRACT Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in the reproductive system of adolescent girls needs to be carried out correctly so that adolescents can make wise decisions regarding their reproductive health in the future. Health promotion is an important effort to increase understanding and awareness of the importance of maintaining the health of the reproductive system. Health promotion aims to increase adolescent girls' knowledge about changes in adolescent physical development and clean and healthy living behavior related to the reproductive system through practices such as washing hands with soap, doing regular physical activity, avoiding risky behavior, cleaning reproductive organs and even maintaining environmental cleanliness by washing and disposing of used sanitary napkins properly. The program targets young women living at the Vincentius Puteri Orphanage, East Jakarta. Health promotion is provided using the lecture method, giving leaflets, and effective video demonstrations on how to wash sanitary napkins, ending with questions and answers. The result of health promotion is an increase in knowledge about PHBS regarding the adolescent reproductive system. Health promotion suggestions are important to carry out regularly so that all children and adolescents can be independent make good decisions regarding their health and improve their overall quality of life. Keywords: Clean and Healthy Living Behavior, Health Promotion, Adolescents, Reproductive System
Optimalisasi Gencar Cegah Stunting Novita, Regina; Utami, Tuti Asrianti; Margareth, Waisaktini; Salsabilla, Davina
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.18196

Abstract

ABSTRAK Kekurangan gizi dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kegagalan dalam pertumbuhan dan perkembangan sehingga anak mengalami flatering sampai stunting. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para ibu Kader agar ibu-ibu disekitarnya yang memiliki bayi baru lahir berhasil menyusui eksklusif sampai usia 6 bulan untuk mencegah balita stunting. Tetapi kebanyakan ibu-ibu di daerah Johar Baru belum memiliki pengetahuan tentang tehnik menyusui yang benar. Metode yang dilakukan oleh tim Gencar Menyusui Hebat adalah melakukan assessment awal melalui pretest, promosi kesehatan tentang pentingnya menyusui dan diskusi dengan melakukan roleplay. Hasil  pretest pengetahuan tentang menyusui rata-rata mendapatkan nilai 77 dan nilai posttest menjadi 96, artinya ada kenaikan sebesar 19 poin. Kesimpulan bahwa penting meningkatkan pengetahuan tentang manfaat menyusui dan cara menyusui yang benar. Saran pentingnya dilakukan promosi kesehatan tentang menyusui untuk mencegah kejadian stunting. Kata Kunci: ASI Eksklusif, Menyusui, Stunting  ABSTRACT Long-term malnutrition can cause failure in growth and development so children experience flattering to stunting. This activity aims to improve the knowledge and skills of the Kader mothers so that mothers around them who have newborns can successfully breastfeed exclusively until the age of 6 months to prevent stunting in toddlers. However, most mothers in the Johar Baru area do not yet know the correct breastfeeding techniques. The method used by the Gencar Breastfeeding Great team is to conduct an initial assessment through a pretest, health promotion about the importance of breastfeeding, and discussions by roleplaying. The pretest results on knowledge about breastfeeding averaged 77 and the posttest score was 96, meaning there was an increase of 19 points. The conclusion is that it is important to increase knowledge about the benefits of breastfeeding and the correct way to breastfeed. Suggestions for the importance of health promotion about breastfeeding to prevent stunting. Keywords: Exclusive Breastfeeding, Breastfeeding, Stunting
Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Perawat Tentang Perawatan Paliatif Pada Anak di Rumah Sakit Anak dan Bunda Jakarta: Relationship between Knowledge and Nurses' Attitudes about Palliative Care for Children at Maternal anf Child Hospital, Jakarta Utami, Tuti Asrianti; Maria Mei Krisna Gulo; Widani, Ni Luh
Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA) Vol. 4 No. 2 (2025): Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)
Publisher : Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/nrpm.v4i2.170

Abstract

Latar Belakang: Perawatan paliatif merupakan pelayanan yang diberikan kepada  pasien yang menderita penyakit kronis dengan kondisi yang membatasi hidup dan mengancam jiwa. Pelayanan ini dilakukan oleh tim interdisiplin ketika penyakit pasien tidak lagi merespon terhadap pengobatan atau pasien memerlukan intervensi untuk memperpanjang masa hidup. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap perawat tentang perawatan paliatif. Metode: Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Anak dan Bunda, mulai pada bulan Juni-Desember 2024. Metode penelitian dengan kuantitatif korelasi. Analisis menggunakan uji statistik Kendall's Tau C dengan jumlah sampel 76 responden. Hasil: Mayoritas responden memiliki pengetahuan cukup sebesar 48 responden (63,2%) dan memiliki sikap positif sebesar 44 responden (57,9%). Kesimpulan: Terdapat hubungan pengetahuan dengan sikap perawat tentang perawatan paliatif dengan nilai p = 0.016 (α = 0.05). Hasil temuan ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan praktik perawatan paliatif oleh perawat, khususnya dalam menghadapi kasus anak dengan penyakit terminal.