Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGEMBANGAN METODE SOSIODRAMA PADA MATA KULIAH SOSIOLOGI Yanti, Rini Parmila; M, Yeni; Yuliana, Sartika
Jurnal Basicedu Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v2i2.139

Abstract

Sejalan dengan sosiologi pendidikan, Dosen khususnya sangat membutuh metode-metode tertentu, agar materi yang di sampaikan dosen dapat diterima sesuai dengan target pembelajaran yang telah diancang dosen, maka dalam pendidikan di butuhkan upaya peningkatan mutu pendidikan haruslah dilakukan dengan menloggerakkan seluruh komponen yang menjadi subsistem dalam suatu sistem mutu pendidikan. Subsistem yang utama dalam peningkatan mutu pendidikan  salah satunya di perguruan tinggi (kampus) dalah faktor Dosen. Langkah-langkah penerapan metode sosiodrama dalam Praktik mengajar Sosiologi Sosiologi adalah menentukan masalah, membentuk situasi, membentuk karakter, mengarahkan pemain, memahami peran, menghentikan/memotong, serta mendiskusikan dan menganalisis permainan. Dalam pembelajaran Sosiologi, sebenarnya sangat mudah dipahami, lebih melekat di ingatan dan hingga pada tahap melihat implikasinya. Sosiologi sebenarnya bukan masalah sejauh mana mahasiswa hafal dengan definisi, istilah dan kepanjangan, seiring dengan kesalah fahaman mahasiswa ini di butuhkan penggunaan metoda sosiodrama dalam perkuliahan sosiolgi. Keberhasilan proses permainan peran sangat tergantung pada kecerdasan dan kemampuan pimpinan membantu pemain dalam menjalankan peran mereka yang terlibat disini tentu ada mahasiswa dan dosen dalam perkuliahan mata kuliah Sosiologi
PENGEMBANGAN METODE SOSIODRAMA PADA MATA KULIAH SOSIOLOGI Yanti, Rini Parmila; M, Yeni; Yuliana, Sartika
Jurnal Basicedu Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v2i2.139

Abstract

Sejalan dengan sosiologi pendidikan, Dosen khususnya sangat membutuh metode-metode tertentu, agar materi yang di sampaikan dosen dapat diterima sesuai dengan target pembelajaran yang telah diancang dosen, maka dalam pendidikan di butuhkan upaya peningkatan mutu pendidikan haruslah dilakukan dengan menloggerakkan seluruh komponen yang menjadi subsistem dalam suatu sistem mutu pendidikan. Subsistem yang utama dalam peningkatan mutu pendidikan  salah satunya di perguruan tinggi (kampus) dalah faktor Dosen. Langkah-langkah penerapan metode sosiodrama dalam Praktik mengajar Sosiologi Sosiologi adalah menentukan masalah, membentuk situasi, membentuk karakter, mengarahkan pemain, memahami peran, menghentikan/memotong, serta mendiskusikan dan menganalisis permainan. Dalam pembelajaran Sosiologi, sebenarnya sangat mudah dipahami, lebih melekat di ingatan dan hingga pada tahap melihat implikasinya. Sosiologi sebenarnya bukan masalah sejauh mana mahasiswa hafal dengan definisi, istilah dan kepanjangan, seiring dengan kesalah fahaman mahasiswa ini di butuhkan penggunaan metoda sosiodrama dalam perkuliahan sosiolgi. Keberhasilan proses permainan peran sangat tergantung pada kecerdasan dan kemampuan pimpinan membantu pemain dalam menjalankan peran mereka yang terlibat disini tentu ada mahasiswa dan dosen dalam perkuliahan mata kuliah Sosiologi
PELATIHAN KETANGGUHAN BISNIS UMKM DALAM SUASANA BENCANA KEPADA PELAKU UMKM PADANG PANJANG OLEH KOLABORASI DOSEN STIA ADABIAH DAN BEBERAPA PERGURUAN TINGGI DI SUMATERA VIA ONLINE Nurofik, Agus; Angraini, Nadia; Mulyadin, Asrul; Septrizarty, Rika; Maliha, Dabitha Wise; Yuliana, Sartika; Fadhlan, Fadhlan; Sutiyem, Sutiyem; Nini, Nini; Yadewani, Dorris
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2: Mei-Agustus 2024
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v4i2.3399

Abstract

Bencana alam dapat memberikan dampak yang signifikan bagi UMKM, termasuk kerusakan fisik, gangguan operasional, dan hilangnya pelanggan. Untuk meningkatkan ketangguhan bisnis UMKM di suasana bencana, diperlukan pelatihan yang tepat. Jurnal ini mendeskripsikan desain dan pelaksanaan pelatihan ketangguhan bisnis UMKM di suasana bencana, dengan fokus pada metode, materi, dan hasil pelatihan. STIA Adabiah Padang mengadakan pelatihan secara online kepada pelaku UMKM di Padang Panjang. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali pelaku UMKM dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi bencana, menyelamatkan dan memulihkan bisnis pasca bencana, serta beradaptasi dan berinovasi dalam situasi bencana.Metode pelatihan yang digunakan adalah ceramah, diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi. Materi pelatihan meliputi konsep ketangguhan bisnis UMKM, jenis-jenis bencana alam, mitigasi dan persiapan menghadapi bencana, penyelamatan dan pemulihan pasca bencana, serta adaptasi dan inovasi bisnis dalam situasi bencana.Setelah pelatiahan yang dilakukan dapat di analisa analisa data didapat cara supaya UMKM dan UKM dapat bertahan dengan, supaya dapat bertahan dalam kondisi bencana melakukan langkah, seperti: Menghasilkan produk sesuai dengan kebutuhan pasar (memodifikasi atau mengembangkan produk atau menghasilkan produk baru). Mengikuti pelatihan-pelatihan baik untuk pengembangan produk, memproduksi produk, maupun meningkatkan dan mengembangan kemampuan dalam menjual barang/jasa secara online, bergabung dengan group. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menghadapi bencana. Peserta juga merasa lebih siap untuk menyelamatkan dan memulihkan bisnis mereka pasca bencana
Pendampingan UMKM Kosmetik dengan Inovasi dan Adaptasi terhadap Tren Global melalui Platform Digital Sari, Meci Nilam; Septrizarty, Rika; Mulyadin, Asrul; Yuliana, Sartika; Angraini, Nadia; Maliha, Dabitha Wise; Anita, Devi
Jurnal PADAMU NEGERI (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Eksakta) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/padamunegeri.v6i1.1733

Abstract

This community service initiative aims to analyze the role of mentoring for micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in the cosmetics sector, particularly in addressing global trends through digital platforms. With the rapid advancement of technology and globalization, cosmetic MSMEs must adapt to remain relevant and competitive. The mentoring provided to cosmetic MSME entrepreneurs includes training in the use of social media, digital marketing, and product innovation to meet the demands of the global market. The results of the community service activity indicate that digitalization has had a positive impact on the competitiveness of MSMEs, enhancing entrepreneurs’ understanding of the digital market, encouraging adaptation to global trends, and ultimately improving product quality and sales performance.
Pelayanan Publik Digital sebagai Instrumen Peningkatan Kepercayaan Masyarakat terhadap Pemerintah Yuliana, Sartika; Anita, Devi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5407

Abstract

Transformasi digital dalam pelayanan publik menjadi salah satu agenda strategis pemerintah dalam merespons tuntutan masyarakat akan pelayanan yang transparan, cepat, dan akuntabel. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran pelayanan publik digital sebagai instrumen dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Kepercayaan publik dipandang sebagai modal sosial yang krusial bagi keberlangsungan pemerintahan demokratis dan efektivitas kebijakan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library research), melalui penelusuran literatur ilmiah, dokumen kebijakan, serta regulasi yang relevan, khususnya dalam konteks penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi pelayanan publik mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui peningkatan transparansi prosedural, efisiensi waktu dan biaya, serta pengurangan peluang praktik maladministrasi dan korupsi. Selain itu, kualitas antarmuka layanan, integrasi sistem antarinstansi, dan keamanan data pribadi menjadi faktor penentu keberhasilan pelayanan digital dalam membangun digital trust. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa tantangan berupa kesenjangan digital, fragmentasi aplikasi, serta risiko kebocoran data masih berpotensi menghambat peningkatan kepercayaan publik. Oleh karena itu, pelayanan publik digital perlu dikembangkan secara terintegrasi, inklusif, dan aman, serta dibarengi dengan transformasi budaya birokrasi dan peningkatan literasi digital masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, pelayanan publik digital tidak hanya berfungsi sebagai inovasi teknis, tetapi juga sebagai sarana strategis untuk memperkuat legitimasi dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Berkreasi dan Menghasilkan Uang dari Limbah : Pengolahan Limbah Kain Sari, Meci Nilam; Maliha, Debitha Wise; Septrizarty, Rika; Mulyadin, Asrul; Yuliana, Sartika; Yadewani, Dorris
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.881

Abstract

Limbah kain merupakan salah satu jenis sampah tekstil yang jumlahnya terus meningkat seiring berkembangnya industri konveksi dan fashion. Jika tidak dikelola, limbah kain dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan menjadi permasalahan baru bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk berkreasi melalui pengolahan limbah kain menjadi produk kreatif dan bernilai ekonomis. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pelatihan keterampilan (workshop). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mendaur ulang kain perca menjadi berbagai produk seperti bros kain, tas kecil, keset, dan gantungan kunci. Program ini terbukti efektif dalam mengurangi limbah tekstil, meningkatkan kreativitas, serta mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis masyarakat.