Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Teknologika

PENENTUAN RUTE DAN PENJADWALAN DISTRIBUSI GAS LPG 3 KG PADA PT. MITA SANI JAYA Roban; Ade Suhara; Asep Hermawan; M. Ali Akbar
Jurnal Teknologika Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v13i1.264

Abstract

Mita Sani Jaya merupakan salah satu agen yang bergerak dibidang distribusi gas LPG 3 kg kepada pangkalan. Proses pengiriman gas LPG 3 kg dilakukan dari hari Senin hingga Sabtu ke 55 pangkalan, berdasarkan studi pendahuluan terhadap proses pengiriman gas LPG 3 kg ditemukan permasalahan yaitu waktu tempuh pengiriman cukup panjang serta sarana pengangkut dan kapasitas yang terbatas. Selama ini agen belum merancang rute dan jadwal pengiriman gas LPG 3 kg dari pangkalan satu ke pangkalan lainnya dengan pemlihan rute dan penjadwalan yang konsisten dan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rute dan penjadwalan pengiriman gas LPG 3 kg di PT. Mita Sani Jaya sehingga waktu tempuh yang optimal, algoritma Clarke and Wright Savings digunakan untuk meminimumkan waktu tempuh dengan mempetimbangkan kapasitas kendaraan. Berdasarkan hasil perhitungan penjadwalan dengan menggunakan software LINDO 6.1, Maka diperoleh penghematan waktu tempuh pengiriman tabung gas LPG 3 kg PT.Mita Sani Jaya pada hari pertama sebesar 64 menit, hari kedua 111 menit, hari ketiga 92 menit hari ke empat 80 menit, hari ke lima 57 menit dan hari ke enam sebesar 54 menit. Hal ini menunjukan bahwa algoritma Clarke and Wright Savings dengan bantuan software LINDO 6.1 dapat mengurangi waktu tempuh pengiriman. Kata kunci : pendistribusian gas LPG 3 kg, waktu tempuh, penentuan rute dan penjadwalan.
Penerapan Keselamatan Kerja Dengan Metode Fault Tree Analysis (FTA) Untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Di Pd. Sinar Mekar roban, roban; Mohammad Fadli Perdana2; Boy Man; Asep Hermawan; Haris Sandi Yudha
Jurnal Teknologika Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v13i2.313

Abstract

Sinar Mekar is a business engaged in the production of sills. Like other companies, UD Sinar Mekar faces problems such as residual production waste that is around the work floor which is very disturbing in the production process which can cause work accidents which can have a negative impact on employee productivity and safety. Then the amount of ventilation is lacking, so that employees feel uncomfortable at work, and are not enthusiastic about carrying out their activities. Insufficient lighting results in the worker's eyes not being able to see clearly during the cutting process and results in the worker's finger being hit by the cutting knife. This research is to find out the factors that cause work accidents at UD. Sinar Mekar using Fault Tree Analysis (FTA) and safe T score calculation. Based on the results of calculations in 2018, there were 3 accident victims at work, namely, 1 person in January did not put the item properly so that when working, the foot fell over the item, 1 person in March Worked jokingly which resulted in a pallet being squeezed, 1 person in December Not using a mask. In 2019, there were 4 accident victims at work, namely 1 person in January. Affected by a doctor blade, 1 person in March. Working while joking which resulted in a pallet being squeezed, 1 person in August Not wearing PPE, finger exposed to caterpillars, 1 person in October, eyes often get stuck dust. In 2020 there were 2 accident victims at work, namely, 2 people in April with 2 incidents where the material was installed incorrectly, they did not use PPE.
Optimasi Penjadwalan Proyek Pembangunan Jembatan Pada Tol Jakarta - Cikampek II Selatan Paket III Dengan Metode PERT (Program Evaluation And Review Technique) (Studi Kasus PT.XYZ) Widowati, Imas; Aldi Kurniawan; Daisy Ade Riany Diem; Asep Hermawan
Jurnal Teknologika Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v14i1.360

Abstract

A construction project is a temporary activity that takes place within a limited period of time and has been determined. In carrying out a project, it is carried out based on the plans that have been made by the project planner, one form of planning a project is the project scheduling of as a toll road business entity is currently carrying out detailed engineering design activities in which the implementation of the project has been delayed. Completion of new projects has reached 85%, one example is the Bridge work (Sta 54+600). In carrying out the bridge work (Sta 54+600) it is planned that the working period is 264 days. However, the implementation of the bridge work (Sta 54 + 600) was delayed by 15 working days, so the planned time for the bridge work was not optimal. in Bridge Construction using the PERT (Project Evaluation and Review Technique) method, there are critical paths on Access Roads, Mobilization, Digging Pile Caps, LC Pile Caps, Formwork Pile Caps, Cast Columns, Erection Girders, Land Clearing, Cast Slabs get an opportunity probability of 0.6179 which meaning that there is a chance that 61.79% of bridge construction projects (Sta 54+600) have a chance to be completed with an optimal duration of 252 days.
Penentuan Harga Pokok Produksi Pada Benang Poliester Dengan Metode Abc (Studi Kasus : PT. Indorama Synthetics) rahmadiyanti, fitri rahmadiyanti; Imas Widowati; Elly Setiadewi; Asep Hermawan
Jurnal Teknologika Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v13i2.302

Abstract

Penentuan biaya produksi HPP merupakan salah satu aspek penting dalam pengelolaan produksi suatu perusahaan. Harga pokok produksi yang akurat dan terperinci diperlukan untuk menghitung laba yang dihasilkan dalam penjualan produk, serta untuk membuat keputusan strategis terkait dengan penetapan harga jual, mengalokasikan sumber daya dan mengevaluasi kinerja perusahaan. Salah satu jenis produk yang populer di industri tekstil adalah benang polyester. Benang poliester digunakan dalam berbagai aplikasi seperti pakaian, kain dan tekstil teknis. Indorama Synthetics adalah salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia yang bergerak di bidang produksi benang polyester. Tujuannya adalah untuk mengetahui biaya produksi (HPP) menggunakan metode tradisional, untuk mengetahui biaya produksi (HPP) menggunakan metode ABC, dan untuk mengetahui perbandingan biaya produksi menggunakan metode tradisional dan metode ABC. Metode tradisional adalah pendekatan yang umum digunakan dalam menghitung biaya produksi. Metode ini biasanya didasarkan pada alokasi biaya yang proporsional berdasarkan volume produksi atau faktor tradisional seperti jam kerja langsung atau biaya bahan baku. Metode ABC merupakan pendekatan yang mempertimbangkan kegiatan yang dilakukan dalam proses produksi dan mengalokasikan biaya overhead secara proporsional berdasarkan konsumsi aktivitas oleh masing-masing produk. Berdasarkan hasil perhitungan di PT. Indo-Rama Synthetics Tbk, perbandingan Biaya Produksi menggunakan metode ABC untuk produk A benang polyester dengan jenis benang sutra adalah Rp 24.000 dan produk B benang polyester dengan jenis benang sintetis adalah Rp 20.000