Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

ANALISIS PENDAPATAN PETERNAKAN AYAM BROILER POLA KEMITRAAN DI KECAMATAN NANGGUNG KABUPATEN BOGOR Illahi, Nur Muhamad Akbar; Novita, Ita; Masithoh, Siti
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.227 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v5i2.2320

Abstract

Dalam mengembangkan usaha ternak ayam broiler peternak melakukan usaha dengan menjalin pola kemitraan, sehingga peternak dibantu oleh perusahaan dalam menyediakan sapronak dan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola kemitraan antara peternak dan perusahaan, biaya, penerimaan, pendapatan, keuntungan, R/C dan Break Event Point (BEP) pada usaha ternak ayam broiler. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari hingga Maret 2019 di Kecamatan Nanggung.  Metode penelitian sampel menggunakan metode sesus dengan jumlah sampel 18 peternak mitra. Pengolahan dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif (analisis pendapatan, analisis R/C ratio dan Break Event Point). Secara umum penelitian ini menunjukkan hubungan yang dilakukan antara peternak ayam broiler dan perusahaan yaitu pola Inti-Plasma dan kerjasama operasional agribisnis (KOA). Hasil analisis R/C ratio menunjukkan tidak terdapatnya peternak yang mengalami kerugian dengan nilai tertinggi rasionya 1,158 pada peternak skala IV. Hasil analisis Break Event Point (BEP) melebihi titik impas baik BEP produksi dan harga pada setiap skala. Peternak mitra memperoleh banyak manfaat seperti bantuan modal, penyuluhan serta pemasaran hasil.Kata Kunci : Ayam Broiler, Pola Kemitraan, Biaya, Pendapatan. 
ANALISIS PERSEPSI PETERNAK AYAM BROILER TERHADAP KEMITRAAN DAN FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA Ermananda, Ori; Novita, Ita; Masithoh, Siti
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.385 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v5i1.2324

Abstract

Peternakan merupakan salah satu subsektor pertanian yang berperan mendorong pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Subsektor peternakan berkontribusi dalam menyediakan kebutuhan daging nasional dan meningkatkan status gizi masyarakat juga banyak menyerap tenaga kerja secara signitifikan. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keragaan kemitraan, persepsi peternak dan faktor – faktor yang mempengaruhi persepsi peternak.  Metode pengumpulan data meliputi data primer (observasi lapangan dan wawancara dengan kuesioner) dan data sekunder (studi literatur). Hasil penelitian menunjukkan 1) Peternak mandiri memberikan persepsi dengan cukup terhadap kemitraan dengan nilai rataan skor 61,5. Peternak Mitra memberikan persepsi cukup terhadap kemitraan dengan nilai rataan skor sebesar 69,48, 2) faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi peternak ayam broiler terhadap kemitraan di kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor yaitu faktor jumlah ternak dengan nilai nilai signifikansi sebesar 0,015, karena nilai signifikansi < 0,2 (0,015 < 0.2) dan pengalaman ternak dengan nilai signifikansi sebesar 0,114, karena nilai signifikansi < 0,2 (0,114 < 0,2).Kata Kunci: Persepsi, Kemitraan. Ayam Broiler
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI DAN EFISIENSI PEMASARAN KUNYIT (Curcuma domestica Val) Kusnadi, Sidik; Novita, Ita; Miftah, Himmatul
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 6 No. 1 (2020): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1008.201 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v6i1.2806

Abstract

Medicinal plants or biopharmaca plants are horticultural plants which are currently being developed to meet the needs of herbal medicinal raw materials that are experiencing high demand. One type of biopharmaca plant is turmeric (Curcuma domestica Val). Turmeric has many benefits as medicine and cooking spices. One of the turmeric producing regions is Sukabumi Regency, which is produced by Gapoktan Jaya Bakti farmers in Ciemas District. The objectives of this study are: (1) the income of Turmeric farming in Gapoktan Jaya Bakti, (2) the marketing channels (3) Analyzing the marketing efficiency of Turmeric. The research location is the area of Turmeric farmers who are members of Gapoktan Jaya Bakti in Sukabumi Regency, with the number of samples taken is 30 Turmeric farmers from 100 population of farmers in Gapoktan .The analysis used in this research is descriptive analysis and quantitative. The results showed that the income of Turmeric farmers on cash costs with an average land area of 4,269 m2 amounted to Rp1,477,511.11 and a total cost of Rp 1,373,877.78 with R / C of 1.20 and 1.18 for the total cost, this value shows the Turmeric farming in Gapoktan Jaya Bakti profitable. Tetrdapat 4 Turmeric marketing channels consisting of farmers, collector traders, village collector traders, wholesalers, retailers. The marketing function performed by each marketing institution is the exchange, physical and facility functions. Marketing efficiency can be seen in terms of farmers and traders, in terms of farmers marketing channel 4 is the most efficient channel and in terms of traders the most efficient marketing channel 1.Keywords : Medicinal Plants, Farm Income, Marketing Efficiency.
PREFERENSI KONSUMEN DALAM PEMBELIAN OBAT HERBAL KUNYIT PUTIH Novita, Ita; Miftah, Himmatul; Sunaryo, Muhammad Abdurohman
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v6i2.3371

Abstract

Pemanfaatan tanaman obat tidak hanya dalam bentuk primer (bentuk langsung hasil panen), namun juga dalam bentuk sekunder/simplisia (hasil olah sederhana dari bentuk primer) dan ekstrak (hasil olah lebih lanjut). Pemanfaatan tanaman obat dalam bentuk primer maupun sekunder menjadikan konsumsi tanaman obat mengalami peningkatan. Salah satu jenis tanaman obat atau biofarmaka adalah kunyit (Curcuma domestica Val). Kunyit memiliki banyak manfaat sebagai obat dan bumbu masak. Salah satu perusahaan yang bergerak dalam industri pengolahan obat bahan alami ialah CV Toga Nusantara,  yang memproduksi berbagai jenis produk obat berbahan alami atau herbal. Produk CV Toga Nusantara yang beredar dipasaran salah satunya ialah extrak tanaman obat kunyit putih (Kaempferia rotunda L.) yang dikemas dalam bentuk kapsul agar mempermudah konsumen untuk mengkonsumsinya. . Munculnya berbagai macam produk olahan tanaman obat menuntut produsen/ perusahaan untuk lebih memahami perilaku konsumen. Konsumen memiliki banyak pilihan untuk menentukan jenis obat herbal apa yang hendak dibeli.  Berbagai merek obat herbal yang ditawarkan di pasaran membuat konsumen cenderung mempunyai preferensi tertentu sebelum melakukan proses pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengambilan keputusan pembelian obat herbal kunyit putih,  dan untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap obat herbal kunyit putih. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan analisis konjoin, deskriptif dilakukan dengan wawancara langsung terhadap konsumen menggunakan kuisioner, sedangkan analisis konjoin digunakan untuk mengetahui atribut-atribut yang paling dipertimbangkan oleh konsumen dalam melakukan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan: Proses pengambilan keputusan pembelian dilakukan melalui empat tahap, yaitu tahap pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif pembelian, dan evaluasi pasca pembelian. Preferensi konsumen mengacu pada atribut khasiat, tanggal kadaluarsa, label halal, kemasan, dan harga.
IMPLEMENTASI MBKM (MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA) MENURUT PERSPEKTIF MAHASISWA AGRIBISNIS Masitoh, Siti; Miftah, Himmatul; nahraeni, Wini; Yoesdiarti, Arti; Novita, Ita
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v7i2.5036

Abstract

Tujuan program MBKM adalah mendorong mahasiswa agribisnis dalam menguasai berbagai bidang ilmu pengetahuan dengan bidang keahliannya, sehingga siap bersaing dalam dunia global. Kebijakan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang akan mereka tempuh berdasarkan keinginan sendiri. Pelaksanaan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka mendorong proses pembelajaran di perguruan tinggi semakin otonom dan fleksibel. Pendidikan selalu mengupayakan terciptanya peserta didik yang selalu melakukan pembaharuan setiap waktu. Tidak hanya berpendidikan tinggi akan tetapi mampu menjadi agen perubahan dalam lingkup kecil maupun besar. Dari perubahan dan inovasi yang dihasilkan tersebut mampu memberikan kontribusi yang maksimal bagi kemajuan suatu bangsa yang memiliki sumber daya manusia yang berkualitas. Responden penelitian sebanyak 49 mahasiswa Prodi Agribisnis dari 181 mahasiswa aktif. Hasil penelitian menunjukkan implementasi Program MBKM pada Prodi Agribisnis menurut perspektif mahasiswa berada pada angka 60,2% (rata-rata dari 14 pertanyaan). Hal ini dilihat dari dilihat dari aspek kesiapan dokumen, dukungan program terdahulu, kesiapan mahasiswa menjadi bagian dalam program, perolehan ketrampilan dan kompetensi tambahan dalam penyelesaian permasalahan, kaitan program dengan masa studi, meluasnya perspektif dan bertambahnya kompetensi yang dibutuhkan dengan belajar di prodi lain, kesesuaian program dengan kebutuhan lulusan di masa mendatang, kaitan program dengan kompetensi ketrampilan lulusan setelah lulus dan bekerja, kaitan program dengan persiapan menghadapi masa pasca kampus (bekerja), dan kedalaman pengetahuan mahasiswa tentang program. Implikasi kebijakan baik bagi prodi, fakultas, dan universitas adalah memperkuat terkait penguatan kesiapan untuk memfasilitasi mahasiswa yang berminat mengambil MBKM Magang Industri melalui penguatan dengan mitra dunia industri dan membentuk Pusat Inkubasi Bisnis untuk kegiatan kewirausahaan. Kata kunci: MBKM, Perspektif, Magang Industri, Kewirausahaan
HUBUNGAN ORIENTASI PASAR DENGAN INOVASI PRODUK SAYURAN DI KOTA BOGOR JAWA BARAT Nadita; Novita, Ita; Miftah, Himmatul
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v8i1.5564

Abstract

Sayuran merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Potensi tersebut meliputi nilai ekonomi, kandungan nutrisi yang relatif tinggi dan kemampuan menyerap tenaga kerja yang relatif banyak. Salah satu penghasil sayuran terbesar di Jawa Barat yaitu Kota Bogor. Jumlah produksi sayuran di Kota Bogor cenderung mengalami fluktuasi, sedangkan konsumsi sayuran mengalami peningkatan seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Banyaknya petani dan petani pendatang baru di Kota Bogor membuat persaingan tidak dapat dihindari. Untuk itu petani harus bisa meningkatkan kinerja pemasaran dengan melakukan inovasi agar dapat bertahan. Orientasi pasar menjadi penghubung dengan inovasi untuk meningkatkan penjualan sayuran. Tujuan dari penelitian ini adalah: untuk mengetahui dan menganalisis orientasi pasar dan inovasi yang dilakukan produsen sayuran, serta hubungan orientasi pasar dengan inovasi sayuran di Kota Bogor. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Data terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi lapang dan wawancara dengan menyebarkan kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai literatur dan instansi terkait. Responden dalam penelitian ini sebanyak 53 orang kelompok wanita tani, kelompok tani dewasa, kelompok taruna tani dan pelaku usaha hidroponik. Analisis data secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan uji korelasi rank spearman. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Pelaku usaha/petani telah melakukan orientasi pasar yang berkenaan dengan pelanggan, pesaing dan koordinasi antar fungsi, (2) Pelaku usaha/petani telah melakukan inovasi yang berkenaan dengan produk, proses dan output, dan (3) Terdapat hubungan orientasi pasar secara positif dan signifikan terhadap inovasi. Kata Kunci : Sayuran, Orientasi Pasar, Inovasi
ANALISIS NILAI TUKAR PETANI CABAI (Capsicum Annum L.) DAN FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Liska; Novita, Ita; Masithoh, Siti
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v9i1.8257

Abstract

Cabai merupakan salah satu jenis sayuran yang ditanam secara komersial di daerah tropis. Sebagian besar kegunaanya dikonsumsi rumah tangga dan diekspor. Kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia terhadap cabai terus meningkat, pada tahun 2017 produksi cabai 1,206.265 ton dan meningkat pada tahun 2018 sebesar 1.206.750 ton. Namun harga cabai sering mengalami fluktuasi (BPS,2020). Harga cabai yang sangat fluktuatif, dikarenakan adanya pengaruh permintaan dan penawaran di pasar. Dari sisi penawaran, proses penyediaan produksi dan distribusi cabai belum sepenuhnya dikuasai petani, hal ini sangat berpengaruh terhadap harga jual cabai. Harga jual cabai yang naik dan tinggi berdampak terhadap kesejahteraan petani. Indikator untuk mengukur kesejahteraan petani adalah dengan Nilai Tukar Petani (NTP), yang sangat dipengaruhi oleh penerimaan petani dan pengeluaran (pangan dan non pangan). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Nilai Tukar Petani cabai, dan faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tukar petani cabai pada masa pandemi covid-19. Metode analisis data yang digunakan ialah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan, 1) Petani yang memiliki NTP > 100 adalah 16 petani cabai, sedangkan yang memiliki NTP < 100 sebanyak 21 petani cabai, dengan perkataan lain sebanyak 16 petani cabai yang sejahtera pada masa pandemic covid-19, dengan rata-rata nilai tukar petani 95,95.; 2) Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar petani cabai (NTP) secara parsial adalah Luas Lahan, Produktivitas, dan Harga Jual cabai. Sedangkan secara bersama-sama semua variabel dalam penelitian ini berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar petani cabai dengan nilai R square 0,764
Perancangan Aplikasi Sistem Penggajian Karyawan Berbasis Web Terintegrasi Absensi Fingerprint Novita, Ita; Septian, Fajar
Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salary is the payment in the form of money received by an employee, the results of his contributions as an employee and his ideas to achieve the company's goals. At PT. Taishan Alkes Indonesia Management in the payroll sector is still implementing a manual / conventional way payroll system. This can lead to errors at the time of salary calculation. As a new company that is growing, PT. Taishan Alkes Indonesia needs a data processing application that can help in processing employee payroll data quickly, precisely, and accurately. The method used in this payroll system is the waterfall method, which is a structured framework (framework) that is arranged in a series in an effort to develop information systems (software). The creation of this application uses the CodeIgniter framework and also web programming using PHP.
Penerapan Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) dan SAW (Simple Additive Weighting) untuk Menunjang Keputusan dalam Menentukan Jurusan Siswa pada SMAN 11 Kota Tangerang Selatan Nurhanijah, Suci; Novita, Ita; Diana , Anita
Jurnal Ticom: Technology of Information and Communication Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Ticom-Januari 2022
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer Provinsi DKI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70309/ticom.v10i2.25

Abstract

Setiap tahunnya seluruh sekolah negeri ataupun swasta membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB), tak terkecuali SMA Negeri 11 Kota Tangerang Selatan. Proses penentuan jurusan siswa baru dilakukan dengan cara penyeleksian yang didasarkan atas kriteria– kriteria yang sudah ditentukan oleh pihak sekolah. Permasalahan yang terjadi pada proses penentuan jurusan siswa adalah masih dilakukan dengan cara membandingan melihat nilai siswa satu persatu yang mana tentu saja membutuhkan waktu yang cukup lama, kemudian tidak dilakukannya perhitungan total nilai siswa untuk menentukan siswa yang benar – benar layak untuk masuk jurusan tertentu dan penyimpanan dokumen yang masih berupa kertas yang rentan terjadinya kehilangan data. Penyeleksian tersebut dilakukan oleh guru Bimbingan Konseling (BK). Menghadapi permasalahan yang diuraikan sebelumnya maka diperlukannya sebuah sistem penunjang keputusan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk perhitungan bobot masing – masing kriteria yang digunakan yaitu nilai Matematika, Psikotest, IPA dan IPS dan metode Simple Additive Weighting (SAW) sebagai perangkingan untuk mengurutkan siswa berdasarkan nilai yang telah diolah. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sistem penujang keputusan yang dapat membantu guru Bimbingan Konseling (BK) dalam menentukan jurusan siswa. Sistem ini akan dibuat dengan menggunakan MySql sebagai database dan Sublime sebagai text editor. Penelitian ini menghasilkan kriteria beserta bobotnya yang didapatkan dari hasil olahan menggunakan AHP dan hasil perengkingan yang didapatkan dari olahan menggunakan SAW dengan range 0,7000 - 1 siswa akan masuk ke jurusan IPA dan range 0,6999 kebawah siswa akan masuk ke jurusan IPS.
The Legal Policy towards the Prevention of the Land Mafia Base of Implementing the Land Registration System Novita, Ita
Jurnal Konstatering Vol 1, No 2 (2022): April 2022
Publisher : Master of Notarial Law, Faculty of Law, Sultan Agung Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the building of a land registration system that is free from land mafia practices, and to identify and analyze obstacles in preventing land mafia in the land registration system. The research approach method used in this journal is the normative juridical research method. The specification of this research uses descriptive analysis. The type of data used in this study is primary data which includes the 1945 Constitution; Act No. 5 of 1960; Basic Agrarian Law; Code of Civil law; The Criminal Code, as well as secondary data containing books and other supporting documents. Collecting research data by studying documents or library materials. The data analysis method used in analyzing the data isnormative or literary research methods, this research is conducted to obtain more in-depth knowledge about the land registration system and the prevention and eradication of the Land Mafia by individuals and/or groups. Based on the research it was concluded that there is a need for a regulation on the system as well as an increase in good supervision by the central government and an increase in certificate products and guarantees of accountability for formal certificate products. Barriers to preventing the land mafia in the land registration system arethe unavailability of a legal umbrella and formation policyalternative dispute resolution (ADR) on land conflict/dispute resolution and the synergy of parties who have special authority in preventing and eradicating the land mafia, namely the Police, Prosecutors' Office, Courts, PANJA Land Mafia.Keywords: Land; Mafia; Registration; System.