Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : EXCELLENT HEALTH JOURNAL

Hubungan Tingkat Stres Dengan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi S1 Keperawatan Stikes Hang Tuah Tanjungpinang Sari, Lala; Putri, Mawar Eka; Kurniati, Safra Ria
Excellent Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v1i2.18

Abstract

Siklus menstruasi idealnya teratur setiap bulan dengan rentang waktu 21-35 hari setiap hari dengan lama waktu menstruasi 3-7 hari setiap kali periode menstruasi. Siklus menstruasi sendiri banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah tingkat stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswi S1 Keperawatan. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan studi korelasi analitik dan menggunakan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 44 mahasiswi S1 Keperawatan Stikes Hang Tuah Tanjungpinang. Penelitian menggunakan alat ukur Kuesioner Perceived Stres Scale dan Kuesioner siklus mentruasi. Hasil penelitian ditemukan usia menarche terbanyak adalah 11-13 tahun (75,0%). 11 (25,0%) responden mengalami stres ringan, 19 (43,2%) stres sedang, 14 (31,8%) stres berat. Responden yang mengalami siklus menstruasi normal sebanyak 24 (54,5%) dan responden yang mengalami siklus menstruasi tidak normal sebanyak 20 (45,5%). Hasil dari uji statistic dengan menggunakan uji chi-square didapatkan nilai p value sebesar 0,010 ≤ α (0,05). Ada hubungan tingkat stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswi S1 Keperawatan Stikes Hang Tuah Tanjungpinang. Disarankan kepada mahasiswi agar mampu beradaptasi terhadap stressor dengan cara mensubstitusikan menjadi sebuah tantangan yang positif sehingga mahasiswa bisa tetap produktif tanpa harus terpuruk dengan stres yang dialami.
Pengaruh Aromaterapi Peppermint Terhadap Mual Muntah  Pasien Yang Menjalani Kemoterapi di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang Nirnasari, Meily; Diki, Alsyad; Putri, Mawar Eka; Fadhilla, Umu; Sitindaon, Soni Hendra
Excellent Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v1i2.19

Abstract

Mual dan muntah merupakan gejala yang paling sering dikeluhkan pasien setelah beberapa hari menjalani kemoterapi. Ada 80,5% pasien yang mengalami mual dan muntah setelah menjalani kemoterapi. Mual muntah adalah efek samping dari obat sitotosik yang paling membuat pasien kemoterapi menjadi tidak nyaman. Mual dan muntah dapat ditangani secara farmakologi dan non farmakologi. Aromaterapi peppermint merupakan salah satu terapi non farmakologi yang digunakan untuk mengatasi mual muntah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi peppermint terhadap mual muntah pasien yang menjalani kemoterapi di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasy Eksperimen dengan rancangan pre test and post test without control group. Subjek Penelitian ini adalah pasien yang menjalani kemoterapi di RSUD Raja Ahmad Tabib yang berjumlah 16 responden. Alat yang digunakan untuk mengukur mual dan muntah yaitu, Rhodes Index for Nausea, Vomiting, and Retching (INVR). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan taraf signifikan ≤ 0,05. Hasil Penelitian pada kelompok eksperimen (p = 0,001 < 0,05) menunjukkan bahwa ada pengaruh aromaterapi peppermint terhadap mual muntah pasien yang menjalani kemoterapi di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang. Berdasarkan hasil tersebut, maka pemberian aromaterapi peppermint bisa menjadi referensi intervensi tambahan untuk mengurangi gejala mual muntah pada pasien yang menjalani kemoterapi.
Hubungan Obesitas Dengan Kejadian Hipertensi Pada Remaja Putri, Mawar Eka; Kurniati, Safra Ria; Muspratiwi, Dea; Agustiar, Evan
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i2.157

Abstract

Obesity in adolescents can cause various health problems, both physical and psychological. Physical consequences include increased risk of heart disease, hypertension, type 2 diabetes, respiratory problems, bone and joint problems, and the risk of certain cancers. In addition, obesity can also cause psychological problems such as low self-esteem, depression, and anxiety, as well as social problems such as bullying. Hypertension in adolescents is a problem because it will continue into adulthood with a high risk of morbidity and mortality. The increase in obesity is accompanied by an increase in comorbidities that have the potential to become degenerative diseases in the future, such as coronary heart disease, type 2 diabetes and hypertension. The purpose of the study was to determine the relationship between obesity and the incidence of hypertension in adolescents. This study was conducted in the Tanjungpinang Health Center work area on January 10-13, 2025. The study design used a cross-sectional. The population in this study were adolescents in the Tanjungpinang Health Center work area, the sample in this study amounted to 30 people. The hypothesis test used was chi-square. The results showed a relationship between obesity and hypertension in adolescents with a ρ-value of 0.003 (ρ ≤ 0.05). It is hoped that in the future adolescents can control their weight within the ideal range so that the risk of hypertension can be minimized.
Asuhan Keperawatan Nyeri Akut Pada Tn. E Dengan Gout Arthritis Dan Penerapan Kompres Hangat Jahe Merah Di Rumah Bahagia Embung Fatimah Dinas Sosial Kota Tanjungpinang Afriani, Eka; Khariroh, Syamilatul; Putri, Mawar Eka; Zuraidah, Zuraidah
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i2.162

Abstract

The occurrence of gouty arthritis in the joints can be very disruptive to daily activities. These effects include severe joint pain/ache, inflammation, redness, and a warm sensation in the affected area. In addition, gouty arthritis can also cause long-term complications such as joint damage, tophi (lumps of uric acid crystals under the skin), kidney stones, and even kidney failure if left untreated. To overcome the problem of pain can be done pharmacologically and non-pharmacologically. Non-pharmacologically, namely with warm compresses of red ginger. This scientific work aims to provide comprehensive nursing care to clients with acute pain disorders and the application of warm red ginger compresses. This research uses descriptive observational methods in the form of case studies. The subject in this case is Mr. E who is 72 years old with Gout Arthritis at Rumah Bahagia Embung Fatimah Social Service of Tanjungpinang City. Data were obtained from interviews, observations, physical examinations, supporting examinations, and documentation studies. The implementation of nursing care was carried out for 3 weeks from December 31, 2024 - January 17, 2025. The results of nursing care decreased pain intensity using pain scale measurements (Visual Analog Scale). After 3 weeks of nursing action the client's pain scale was at score 0 (no pain). It is hoped that the results of this scientific work will become additional knowledge for health services and the Rumah Bahagia Embung Fatimah in dealing with acute pain disorders by applying warm compresses of red ginger so as to improve health services to clients.  
Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi Pada Remaja Putri, Mawar Eka; Kurniati, Safra Ria; Agustiar, Evan
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.198

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat diberbagai dunia termasuk Indonesia. Data WHO tahun 2019 menunjukkan bahawa sekitar 22% masyarakat dunia mengalami hipertensi. Hipertensi lebih sering ditemukan pada usia dewasa dan lanjut usia. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa hipertensi mulai banyak terjadi pada kelompok remaja. Hipertensi dapat menimbulkan berbagai dampak serius seperti penyakit jantung coroner, stroke iskemik dan hemoragik, gagal jantung, serta retinoneopati. Aktivitas fisik menjadi hal yang penting dalam mengurangi risiko sindrom metabolik, risiko kejadian kardiovaskuler, menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik, meningkatkan sensitivitas insulin dan kontrol glikemik, serta mencapai berat badan yang ideal. Data WHO menjelaskan bahwa 27,5% masyarakat kurang dalam melakukan aktivitas fisik. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada remaja di wilayah Puskesmas Tanjungpinang. Rancangan penelitian menggunakan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja diwilayah kerja puskesmas Tanjungpinang sebanyak 151 remaja. Sampel pada penelitian ini berjumlah 60 orang. Uji hipotesis yang digunakan adalah chi-square. Hasil penelitian didapatkan nilai ρ-value 0,001 (ρ = ≤ 0,05), artinya terdapat hubungan aktifitas fisik dengan kejadian hipertensi pada remaja. Diharapkan kedepannya remaja dapat rutin menjalankan aktivitas fisik agar tidak terjadi hipertensi.