Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Penurunan Tekanan Darah melalui Brisk Walking dan Senam pada Penderita Hipertensi Julia, Hotmaria; Pujiati, Wasis; Sartika, Lili; Putri, Mawar Eka
DIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): volume 7, nomor 1, Januari 2024
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/dmk.v7i1.582

Abstract

Penurunan Tekanan Darah Melalui Brisk Walking dan Senam pada Penderita Hipertensi.Hipertensi masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Brisk walking dan senam dapatdigunakan untuk mengendalikan hipertensi. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk menurunkantekanan darah melalui kegiatan brisk walking dan senam. Pengabdian dilaksanakan denganpenyuluhan, diskusi dan latihan. Sasaran pengabdian melibatkan penderita hipertensi yangberkunjung ke Puskesmas Kampung Bugis. Alat yang digunakan berupa booklet overhead projector,gambar, Video, leaflet. Semua penderita hipertensi diukur tekanan darahnya sebelum dilakukanpenyuluhan. Kegiatan penyuluhan dengan memberikan materi tentang brisk walking dan senam untukmenurunkan tekanan darah. Penderita hipertensi yang telah memahami tentang brisk walking dansenam kemudian mempraktikan hal itu. Setelah selesai, mereka diukur kembali tekanan darahnya.Pengamatan tekanan darah sistol pada 15 responden sebelum aktivitas brisk walking dan senamdengan rata-rata 140,53 mmHg, sedangkan diastolenya 89,48. Setelah dilakukan brisk walking dansenam rata-rata sistol 128,15 mmHg dan diastole 78,44 mmHg. Aktivitas ini menunjukkan adanyapenurunan rata-rata sistol 9,48 mmHg dan diastole 8,05 mmHg. Ada penurunan tekanan darahsebelum dan setelah dilakukan brisk walking dan senam pada penderita hipertensi.
PIJAT OKSITOSIN DAN PERAWATAN PAYUDARA TERHADAP KELANCARAN PENGELUARAN ASI PADA IBU NIFAS Saribu, Hotmaria Julia Dolok; Pujiati, Wasis
MEDISAINS Vol 13, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v13i1.1821

Abstract

Latar Belakang: Pada masa nifas ibu terjadi pengeluaran ASI, merupakan suatu proses perlepasan hormon oksitosin untuk mengalirkan air susu yang sudah diproduksi melalui saluran dalam payudara. Perawatan payudara merupakan salah satu bagian penting yang harus diperhatikan sebagai persiapan untuk menyusui nantinya, hal ini dikarenakan payudara merupakan organ esensial penghasil ASI pada bayi. Faktor kelancaran ASI selain diberikannya perawatan payudara yang berkembang salah satunya dalam memicu pengeluaran hormon oksitosin yaitu melalui pijat oksitosin yang dilakukan pada ibu masa nifas dan menyusui. Tujuan: Mengetahui efektifitas pijat oksitosin dengan perawatan payudara terhadap kelancaran pengeluaran ASI. Metode:Penelitian ini menggunakan metode penelitian pra-eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest yaitu rancangan tanpa kelompok pembanding (kontrol) tetapi sudah dilakukan observasi pertama (Pretest) yang memungkinkan menguji perubahan – perubahan yang terjadi setelah adanya eksperimen. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh ibu nifas di RB Kasih Murni Kelurahan Batu IX Kota Tanjungpinang yang berjumlah 36 orang. Pada penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel secara Non Random dengan cara Consecutive Sampling. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon Test. Hasil : Uji Wilcoxon pada perawatan payudara menunjukkan bahwa p value < α (0,001
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG MENSTRUASI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN MENGHADAPI MENARCHE PADA SISWI SEKOLAH DASAR Pujiati, Wasis; Ernawati, Ernawati; Daratullaila, Daratullaila
MEDISAINS Vol 13, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v13i1.1829

Abstract

Latar Belakang: Menarche menjadi tanda seorang remaja putri sudah memasuki tahap kedewasaan khususnya organ tubuh sistem reproduksi merupakan masa penting dalam siklus kehidupan perempuan. Kecemasan menghadapi menarche dapat terjadi karena kurangnya informasi tentang menstruasi dan pendidikan kesehatan dari orang tua yang kurang. Pendidikan kesehatan merupakan usaha/kegiatan untuk membantu individu, kelompok dan masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan untuk mencapai hidup sehat secara optimal. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang menstruasi terhadap tingkat kecemasan menghadapi menarche. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Hasil: Berdasarkan uji stastistik menggunakan uji wilcoson pada kelompok eksperimen, menunjukkan bahwa hasil p value=0,000 Kesimpulan:Ada pengaruh yang bermakna antara pendidikan kesehatan tentang menstruasi dalam penurunan kecemasan menghadapi menarche pada siswi SDN 011 kelas V dan VI Tanjungpinang Barat. Kata kunci: menarche, kecemasan, pendidikan kesehatan
Pemeriksaan Gratis dan Penyuluhan Kesehatan untuk Deteksi Dini Hipertensi guna Pencegahan Komplikasi pada Masyarakat Pesisir Malang Rapat Bintan Kepulauan Riau Nirnasari, Meily; Putri, Mawar Eka; Wati, Liza; Pujiati, Wasis; Arianigsih, Tri
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2024): IJPM - Desember 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.608

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang disebut the silent killer yang merupakan masalah kesehatan utama di kalangan masyarakat pesisir malang rapat kabupaten bintan kepulauan riau. Di daerah pesisir biasanya banyak terjadi hipertensi hal ini dikarenakan masyarakat pesisir cenderung dan sering mengkonsumsi makanan tinggi akan kadar natrium, dan mengkonsumsi makanan olahan laut seperti kerang, cumi-cumi, gonggong yang berlebihan sehingga terjadi peningkatan kolesterol di tubuh yang mengakibatkan terjadinya hipertensi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk skrining dan mendeteksi dini penyakit tidak menular salah satunya hipertensi serta meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi beserta komplikasinya. Pengabdian Masyarakat dilakukan di Daerah Malang Rapat Pulau Bintan Pada Tanggal 19 Februari 2024.Pada pengabdian Masyarakat ini dihadiri sekitar 31 peserta dengan usia 40 s.d 56 tahun sedangkan metode yang dilakukan pada pengabdian masyarakat ini dengan pemeriksaan Kesehatan gratis dan penyuluhan kesehatan tentang hipertensi. Hasil yang didapatkan pada pengabdian masyarakat ini adalah Pre Hipertensi 13, Hipertensi 6 orang dengan rata-rata Tekanan Darah Sistolik 120 Keatas dan Diastolik 80 Keatas, setelah dilakukan Penyuluhan Kesehatan tentang hipertensi di dapatkan masyarakat rata-rata mengerti tentang tanda gejala, penyebab dan komplikasi hipertensi.
Upaya Peningkatan Dosen Sebagai Reviewer Melalui Pelatihan Reviewer Jurnal Fadhilah, Umu; Sina, Cian Ibnu; Pujiati, Wasis
Sajak: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Sastra, Bahasa, dan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/s.v3i3.19351

Abstract

Scientific publications measure the progress of scientific education in a region or agency. A good publication must fulfill good writing rules and standards.  A reviewer plays an important role in this journal publication process. This Community service was to improve the competence of lecturers as journal reviewers at the Stikes HangTuah Tanjungpinang institution.  This training was held for one day on 12 June 2024. The training was carried out offline. At the Stikes HangTuah Meeting Room Jl. W.R. Supratman, Air Raja, Kec. Tanjungpinang Tim., Tanjung Pinang City, Riau Islands. Participants who participated in the training were all permanent lecturers of Stikes HangTuah The training was held for one day. The steps taken in this training, 1) Giving a Pre-test to participants to find out the participants' knowledge about OJS and reviewing manuscripts and providing training materials (2 Providing material through lectures, discussions, and offline practices (3 Evaluation after conducting training by giving several questions related to the ability of participants after being given training material through google form media. The post-test results showed an increase of 100% for knowledge questions about the participant's knowledge of the Open Journal System (OJS) website. This proves that OJS is not a new thing for training participants while as much as 100%. Survey results have known how to publish journals This proves that OJS is not a new thing for training participants, while 100%. The survey results know how to publish their journals through the OJS platform. The participant's experience as article reviewers before training was 74%, and 44% had become reviewers, this proves that the lecturers already had experience as reviewers before training but there has not been a significant increase in knowledge. After the training, there was an increase of 100% in the ability of participants to review articles through OJS directly. This shows that the participants managed to understand the entire material presented by the speaker, and this PkM activity was successful with an average survey result of 100%. So it can be concluded that the material provided during the training was useful and improved the ability of lecturers as reviewers by the needs of journal development that they manage.
PENGARUH TERAPI TOUCH AND TALK TERHADAP KECEMASAN ANAK DI RUANG FLAMBOYANT RSUD KOTA TANJUNGPINANG Pujiati, Wasis; Arianingsih, Tri; Julantika, Astrid
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.29668

Abstract

Anak di Indonesia yang akan menjadi sasaran dalam program pembangunan kesehatan berjumlah 9.259.388 anak dengan masing-masing laki –laki dan perempuan berjumlah 4.767.072 anak dan 4.492.316 anak. Jumlah tersebut merupakan jumlah yanh tidak sedikit untuk mengupayakan anak-anak tersebut menjadi anak-anak yang memiliki kualitas baik. Untuk mendapatkan kualitas yang baik dalam membina anak-anak ini perlu dukungan dari berbagai pihak, mulai dari keluarga, masyarakat, termasuk tenaga kesehatan yang menangani masalah kesehatan pada anak. Banyak anak menolak diajak ke rumah sakit, apalagi menjalani rawat inap dalam jangka waktu yang lama. Peralatan medis yang terlihat bersih dirasakan cukup menyeramkan bagi anak-anak. Dampak tersebut dapat terjadi kecemasan pada anak. Kecemasan (Anxietas) dapat diartikan sebagai suatu respon perasaan yang tidak berdaya dan tidak terkendali. Salah satu untuk menurunkan kecemasan pada anak adalah dengan terapi touch and talk.. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi touch and talk terhadap kecemasan anak di Ruang Flamboyant  RSUD Kota Tanjungpinang. Metode Penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian ini penelitian eksprimental  Jumlah sampel 23 responden dengan teknik accidental sampling. Alat pengumpulan data ialah lembar SOP dan Lembar kuesioner. Analisa data menggunakan uji paired t test dengan signitifikan ? 0,05. Hasil Penelitian uji paired t test nilai p value 0,000 (?0,05), bahwa ada pengaruh terapi touch and talk terhadap kecemasan anak di Ruang Flamboyant  RSUD Kota Tanjungpinang Kesimpulan penelitian ini adalah terapi touch and talk berpengaruh terhadap penurunan tingkat kecemasan anak yang menjalani hospitalisasi.
KADAR HEMOGLOBIN, STADIUM DAN LAMA MENDERITA MERUPAKAN PENYEBAB FATIGUE PADA PASIEN KANKER PAYUDARA YANG MENJALANI KEMOTERAPI sari, meily Nirna; Diki, Alsyad; Putri, Mawar Eka; Pujiati, Wasis; Sari, Komala
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2860

Abstract

ABSTRAK Kanker payudara merupakan salah satu kanker yang sering terjadi pada wanita usia subur. salah satu terapi kanker yaitu dengan kemoterapi, seseorang yang mendapatkan terapi kemoterapi biasanya akan menyebabkan fatigue  Biasanya Efek samping yang disebabkan dari terapi kemoterapi berbeda-beda, yaitu diantaranya fatigue. Fatigue merupakan indikator yang akan mempengaruhi kemampuan fungsional dan kualitas hidup pasien. Adapun Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor yang berhubungan dengan fatigue pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Jenis penelitian ini analitik kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional menggunakan pendekatan cross-sectiona. Sampel penelitian ini semua pasien yang berjumlah 40 orang yang menderita kanker payudara di RSUD Raja Ahmad Tabib Kepulauan Riau . Analisis data menggunakan uji statistik spearman rank  didapatkan ada hubungan antara kadar HB (0,016), lama menderita kanker (0,044) dan stadium kanker (0,016) dengan kejadian fatigue dimana nilai p value ≤ 0.05. terdapat kekuatan hubungan sedang antara kadar Hb, Lama menderita kanker dan stadium kanker dengan kejadian. Dengan adanya penelitian ini Diharapkan menjadi sumber informasi pada perawat dan pasien kanker payudara. Serta menjadi bahan pertimbangan untuk untuk membentuk dan menciptakan wadah support system bagi sesama penderita kanker khususnya kanker payudara. Kata kunci : HB, Stadium, Lama Menderita,  Kanker Paudara, Fatigue, Kemoterapi
EDUKASI SADARI DENGAN MEDIA DEMOSTRASI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DANKETERAMPILAN PADA REMAJA PUTRI DALAM DETEKSI DINI KANKER PAYUDARADI STIKES HANG TUAH TANJUNGPINANG Nirnasari, Meily; Sari, Komala; Arianingsih, Tri; Wati, Liza; Pujiati, Wasis
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 1 (2025): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i1.3051

Abstract

ABSTRAK    Cancer Payudara merupakan penyakit yang umum  menyerang Wanita, cancer ini juga merupakan penyakit ke dua terbesar penyebab kematian pada Wanita setelah cancer leher rahim, namun penyakit ini dapat dapat disembuhkan jika di deteksi secara dini sebelum terjadi stadium lanjut yaitu stadium IV, Salah satu cara deteksi dini kanker payudara dengan melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri sedini mungkin (SADARI) yang merupakan pemeriksaan yang mudah dan murah yang dapat dilakukan,.hal ini Merupakan langkah awal untuk peningkatan pengetahuan seseorang.Adapun Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan edukasi  Kesehatan Metode Demostrasi Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Terhadap Pengetahuan Remaja Putri  Dalam Deteksi Dini Kanker Payudara setelah dan sebelum diberi intervensi. Sampel penelitian ini mahasiswa Tingkat satu stikes hang tuah tanjungpinang  yang berjumlah 40 orang. Analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon signed test didapatkan hasil p value 0,00  ada pengaruh Edukasi Kesehatan Metode Demostrasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri. Dengan diadakan penelitian ini dapat dijadikan sumber informasi pada remaja putri cara melakukan dan mendeteksi dini kanker payudara sedini mungkin. Kata kunci : Edukasi Kesehatan, Demostrasi, Pemeriksaan Payudara Sendiri, Peningkatan Pengetahuan  ABSTRACT  Breast cancer is a disease that commonly attacks women. This cancer is also the second biggest cause of death in women after cervical cancer, but this disease can be cured if it is detected early before it occurs in an advanced stage, namely stage IV. One way to detect breast cancer early is by doing a self-breast examination as early as possible (SADARI), which is an easy and cheap examination that can be carried out. Regarding Knowledge of Young Women in Early Detection of Breast Cancer after and before intervention. The research sample was 40 students at Level One of the Hang Tuah Tanjungpinang Stikes. Data analysis using the Wilcoxon signed test statistical test resulted in a p value of 0.00, there was an influence of Demonstration Method Health Education on Increasing the Knowledge of Young Women. By conducting this research, it can be used as a source of information for young women on how to carry out and detect breast cancer as early as possible. Keywords: Health Education, Demonstration, Breast Self-Examination, Increased Knowledge    
Lemon Aromatherapy for Reducing Anxiety in Pregnant Women Approaching Labor Pujiati, Wasis; Julia DS, Hotmaria; Nirnasari, Meily; Sari, Komala; Wati, Liza; Kurniati, Safra Ria; Sartika, Lili; Arianingsih, Tri; Asnita, Asnita; Trisnawati, Yeti
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 April 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jika.v7i1.907

Abstract

Anxiety in pregnant women before childbirth was often caused by hormonal changes that affected emotional states. This study aimed to evaluate the effect of lemon aromatherapy on anxiety levels in pregnant women approaching labor. A quasi-experimental method was used with a pre-test and post-test with control group design, involving 32 pregnant women in the working area of Kampung Bugis Public Health Center. Data analysis using the Wilcoxon test showed that the administration of lemon aromatherapy significantly reduced anxiety levels, with a p-value of 0,000. This study recommended lemon aromatherapy as a safe and effective non-pharmacological method to reduce anxiety in pregnant women prior to childbirth.
PENGARUH STIMULUS ORAL EXERCISE TERHADAP REFLEK HISAP BBLR DI RUANG FLAMBOYAN RSUD KOTA TANJUNGPINANG Juliastuti, Sapna; Sari, Komala; Pujiati, Wasis; Wati, Liza
Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi D3 Keperawatan Tegal Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/juk.v5i1.12914

Abstract

BBLR merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan. Tahun 2025 ditargetkan penurunan angka BBLR hingga 30%, berarti 3% penurunan pertahun. Permasalahan BBLR salah satunya reflek menghisap bayi lemah mengakibatkan asupan tidak mencukupi. Upaya membantu BBLR adalah dengan pemberian ASI. Untuk meningkatkan refleks hisap salah satunya adalah dengan Stimulas oral yang memberikan bantuan Gerakan untuk mengaktifkan kontraksi otot.  Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Stimulus Oral Exercise terhadap Reflek Hisap BBLR  di ruang Flamboyan RSUD Kota Tanjungpinang. Metode. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pra-eksperiment dengan pendekatan One Group Pre test dan Post test eksperimen. Sampel penelitian berjumlah 16 responden  dengan kriteria bayi dengan BBLR yang diambil menggunakan teknik Consutive Sampling. Didapatkan hasil penelitian reflek hisap BBLR sebelum diberikan stimulus oral bahwa  terdapat 16 responden dengan kategorik Buruk dan setelah dilakukan stimulus Oral Exercise didapatkan 8 Responden kategori Baik dan 8 Responden kategorik Cukup. Hasil dari uji Wilcoxon Rank Test nilai p value 0,000 (≤0,05). Ada pengaruh Stimulus Oral Exercise terhadap reflek hisap BBLR di rawat inap flamboyan RSUD kota Tanjungpinang. Stimulus Oral Exercise ini dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan reflek hisap BBLR, serta menjadi pertimbangan sebagai terapi komplementer terkait permasalahan BBLR.