Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PERENCANAAN RIGID PAVEMENT SURFACE LEVEL HELIPORT TANPA TULANGAN DI BANDAR UDARA JENDERAL AHMAD YANI SEMARANG Atmadjaya Nuzzulul Ramdhani Akash, Anugrah; Suryono, Wiwid; Fatimah, Siti
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada Perencanaan Perkerasan Kaku SurfaceLevel Heliport di Bandar Udara Jenderal Ahmad Yani Semarang sebagairespons terhadap tingginya frekuensi pergerakan helikopter, khususnyahelikopter AW189, yang hingga saat ini masih melakukan aktivitas take-offdan landing pada apron dan taxiway. Kondisi ini berpotensi menggangguoperasional pesawat sayap tetap dan menimbulkan risiko keselamatanpenerbangan. Tujuan utama penelitian ini adalah menghasilkan desainperkerasan kaku yang sesuai dengan karakteristik beban helikopter terkritisdan kondisi eksisting bandara, serta memenuhi ketentuan sesuai PM 77Tahun 2015 dan KP 215 Tahun 2019. Penelitian ini menggunakanpendekatan kuantitatif dengan permodelan analitis dan numerik menggunakanperangkat lunak FAARFIELD dan COMFAA sebagai perhitungan untukmendapatkan nilai PCN/ACN. Hasil perhitungan menunjukkan ketebalanperkerasan meliputi lapisan surface 12,5 cm dan subbase 10,2 cm dengannilai PCN sebesar 7,4 dan ACN sebesar 6,5, serta dimensi marka heliport 41 x41 meter sesuai standar FAA AC 150/5390-2D. Untuk itu diperoleh biaya dariperencanaan surface level heliport sebesar Rp.2,389,174,627.99
RANCANGA BANGUN JAM WAKTU SHOLAT BERBASIS JAM ATOM UNTUK EFESINSI WAKTU DI MASJID BAITUL MA’RIFAH DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Faisal, Rifal; Irfansyah, Ade; Suryono, Wiwid
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketepatan waktu sholat memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan ibadahberjamaah di masjid. Namun, Masjid Baitul Ma’rifah selama ini masih menggunakan jam RTC biasayang kurang akurat dan tidak memiliki cadangan daya ketika listrik padam, sehingga seringmengakibatkan keterlambatan penentuan waktu sholat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang danmembangun jam waktu sholat berbasis jam atom dengan memanfaatkan GPS NEO-6M agar waktusholat yang ditampilkan lebih akurat dan selalu sinkron dengan waktu universal. Metode penelitian yangdigunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model PPE (Planning, Production,Evaluation). Perancangan perangkat keras terdiri dari ESP32, GPS NEO-6M, LED P10 sebagai display,dan baterai cadangan, sedangkan perangkat lunak dibuat dengan Arduino IDE menggunakan libraryPrayTimes untuk menghitung jadwal sholat berdasarkan data lokasi GPS. Sistem diuji pada MasjidBaitul Ma’rifah untuk memastikan fungsinya berjalan sesuai rancangan. Hasil pengujian menunjukkanbahwa jam waktu sholat ini mampu menampilkan jadwal sholat secara otomatis, serta tetap menyalameskipun terjadi pemadaman listrik berkat adanya baterai backup. Kesimpulannya, alat ini dapatmeningkatkan efisiensi ibadah jamaah dan memudahkan pengurus masjid dalam menentukan waktusholat secara tepat setiap hari.
PERENCANAAN RIGID PAVEMENT SURFACE LEVEL HELIPORT DI BANDAR UDARA DEPATI PARBO KERINCI Vamela Caroline, Neva; Suryono, Wiwid; Agus Triyono, Setyo
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karena tingginya kebutuhan transportasi udara di wilayah terpencil sepertiKabupaten Kerinci, Jambi, penelitian ini berfokus pada perancangan heliport yangaman. Proyek ini bertujuan merancang struktur perkerasan kaku (rigid pavement)untuk heliport di Bandar Udara Depati Parbo, mendukung operasional helikopterBell 412. Tujuan utama adalah menciptakan struktur heliport yang memenuhistandar teknis dari ICAO Annex 14 Volume II dan Peraturan Menteri PerhubunganNomor PM 64 Tahun 2015. Perencanaan ini mencakup analisis dimensi, ketebalanlapisan, dan perkiraan biaya. Metode yang digunakan adalah analisis strukturalberdasarkan nilai CBR tanah dasar, beban helikopter, dan modulus reaksi tanah (k).Hasilnya, ditemukan bahwa ketebalan lapisan subbase yang optimal adalah 12,7 cm,dengan ketebalan slab beton 15,24 cm. Dimensi area pendaratan (TLOF) dirancangselebar 13 meter, sesuai spesifikasi Bell 412. Volume konstruksi diperkirakan 37 m3,dengan total anggaran biaya sekitar Rp 1.737.000.000,00.
PERENCANAAN PENGEMBANGAN AREA PARKIR KENDARAAN DI BANDAR UDARA SYUKURAN AMINUDDIN AMIR LUWUK SULAWESI TENGAH Roy Aryoda, Richard; Suryono, Wiwid; Fatimah, Siti
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini penting karena meningkatnya jumlah penumpang dan kendaraan diBandar Udara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk menyebabkan kebutuhan mendesak untukpengembangan fasilitas parkir yang memadai agar mendukung operasional dan kenyamananpenumpang. Tujuan keilmuan penelitian ini adalah merancang pengembangan area parkirkendaraan yang optimal berdasarkan proyeksi pertumbuhan lalu lintas dan standar teknisperparkiran.Pendekatan metode meliputi survei lalu lintas harian rata-rata (LHR), analisiskarakteristik parkir (akumulasi, durasi, dan indeks parkir), perancangan tata letak parkirmenggunakan pedoman SKEP/347/XII/1999 Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, dan tebalperkerasan menggunakan metode Manual Desain Perkerasan Jalan tahun 2024 serta metodeAnalisa Komponen tahun 1987 Direktorat Jenderal Pekerjaan Umum.Hasil penelitian perencanaan lahan parkir kendaraan di Bandar Udara SyukuranAminuddin Amir untuk proyeksi tahun 2045, didapatkan luas yaitu 12.355 m2 untukmenampung 353 kendaraan. Struktur perkerasan dirancang dengan metode Analisa Komponen1987, meliputi lapisan pondasi bawah (sub base course) menggunakan campuran pasir dan batukelas C setebal 145 mm, lapisan pondasi atas (base course) menggunakan batu pecah kelas Csetebal 200 mm, dan lapisan permukaan (surface course) menggunakan laston MS 340 setebal50 mm. Desain sirkulasi parkir dengan sudut 90° dipilih karena kapasitas maksimal dankesesuaian dengan kondisi lahan yang tersedia. Rencana anggaran biaya (RAB) untukperkerasan area parkir diperkirakan sebesar Rp 7.517.285.000. Kontribusi penelitian inimeliputi rekomendasi teknis bagi pengelola bandara dalam perencanaan infrastruktur parkiryang mendukung efisiensi operasional dan kepuasan pengguna, serta pengembangan modelsimulasi yang dapat direplikasi untuk bandara regional lainnya.
EVALUASI DIMENSI DAN DESAIN DRAINASE PADA RUNWAY STRIP BANDAR UDARA KALIMARAU BERAU Rozi, Fahrur; Suryono, Wiwid; Yosephin Manihuruk, Calvin
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandar Udara Kalimarau Berau di Kalimantan Timur memiliki fasilitas sisi udaraseperti runway, taxiway, dan apron yang dilengkapi saluran drainase terbuka,namun penempatannya di area runway strip tidak sesuai ketentuan dan seringmenimbulkan genangan saat hujan deras, khususnya di area runway 01. Untukmengatasi hal ini, dilakukan evaluasi kapasitas saluran melalui analisis hidrologi,dimulai dari pengumpulan data curah hujan lima tahun terakhir, perhitungan curahhujan maksimum periode 10 tahun dengan metode Log Pearson III, hingga analisisdebit saluran eksisting dan debit limpasan maksimum. Hasil evaluasi menunjukkanbahwa debit saluran eksisting (6,49 m³/detik) lebih besar dari debit rencana (1,67m³/detik), sehingga cukup dilakukan penambahan penutup tanpa perubahandimensi, yaitu menggunakan beton precast cover U-Ditch Heavy Duty (2,5 m x 1,2m).
PERENCANAAN ULANG SALURAN DRAINASE TERBUKA PADA SISI UDARA DI BANDARA INTERNASIONAL I GUSTI NGURAH RAI PROVINSI BALI Maulana Ibrahim, Arief; Triyono, Agus; Suryono, Wiwid
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, yang dikelola oleh Angkasa Pura Idan berlokasi di Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, mengalami peningkatanaktivitas penerbangan yang berdampak pada kondisi fisik saluran drainase.Beberapa bagian saluran mengalami kerusakan, dan sebagian besar masihmenggunakan tanah asli sebagai dasar, sehingga sistem drainase tidak berfungsioptimal. Oleh karena itu, dilakukan perencanaan ulang sistem drainase terbuka diarea sisi udara guna menciptakan sistem yang lebih andal dan berkelanjutan.Tahapan perencanaan dimulai dengan analisis data curah hujan harianmenggunakan metode Distribusi Log Pearson Tipe III untuk memperoleh curahhujan maksimum dengan periode ulang 10 tahun. Data ini menjadi dasar dalammenghitung intensitas curah hujan dan debit limpasan berdasarkan karakteristikdaerah tangkapan air. Hasil analisis menunjukkan intensitas curah hujanmaksimum selama 60 menit mencapai 268,719 mm/jam dan debit rencana sebesar2,35 m³/detik. Saluran dirancang dengan lebar bawah 2 m, lebar atas 3,92 m, dantinggi 2 m. Total volume pekerjaan drainase mencapai 5.319,2 m³ dengan estimasibiaya Rp 6.124.261.291,53.
ANALISIS OBSTACLE PADA KAWASAN KESELAMATAN OPERASI PENERBANGAN PASCA PERPANJANGAN LANDAS PACU DI BANDAR UDARA BETOAMBARI BAUBAU Purwayudhaningsari, Ranatika; Suryono, Wiwid; Ibad Al Ghozali, Irsyadul
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan penerbangan merupakan prioritas utama dalam transportasi udara,dengan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) sebagai elemen krusial yang wajib dipantau secara berkelanjutan. Perpanjangan landas pacu di BandarUdara Betoambari Baubau meningkatkan kapasitas operasional, namun berpotensimenimbulkan obstacle baru. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi danmenganalisis potensi obstacle pasca perpanjangan landas pacu, serta mengevaluasikesesuaiannya dengan PR 21 Tahun 2023 dan PM 55 Tahun 2023. Metodepenelitian meliputi survei lapangan menggunakan SNDWAY SW-600a, pemodelan2D dan 3D, serta visualisasi spasial di Google Earth Pro. Data ketinggian objekdibandingkan dengan batas maksimum pada tiap permukaan imajiner KKOP. Hasilmenunjukkan adanya vegetasi dan bangunan yang melebihi batas ketinggian di beberapa zona KKOP, sehingga dapat dikategorikan sebagai obstacle. Temuan ini menegaskan pentingnya evaluasi rutin KKOP setiap terjadi perubahan infrastrukturbandar udara. Penelitian ini memberikan rekomendasi teknis bagi pengelola bandarudara dan regulator dalam mitigasi risiko keselamatan penerbangan.
ANALISIS PERBANDINGAN PEMBANGUNAN RUMAH DINAS TYPE 36 DENGAN MENGGUNAKAN BATA MERAH DAN BATAKO DI BANDAR UDARA AJI PANGERAN TUMENGGUNG PRANOTO SAMARINDA Triyono, Agus; Suryono, Wiwid; Rafi Dwi Saputra, Adhitya
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis perbandingan biaya dan waktupembangunan rumah dinas tipe 36 dengan menggunakan dua jenis material utama,yaitu bata merah dan batako, di Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto,Samarinda. Urgensi penelitian ini adalah pentingnya efisiensi anggaran terutamauntuk ligkup di instansi seperti bandara, agar dana publik dapat dialokasikan secaraoptimal tanpa mengorbankan kualitas bangunan. Tujuan keilmuan penelitian iniadalah untuk memberikan pemahaman teknis dan ekonomis mengenai pemilihanmaterial yang berfokus pada pasangan dinding bangunan berdasarkan analisis biayadan waktu. Penelitian ini menggunakan metode harga satuan (unit price). Data primerdiperoleh dari observasi penetapan rencana pembangunan, sedangkan data sekunderterdiri dari daftar harga satuan upah dan daftar harga satuan bahan. Analisis dilakukandengan membandingkan total biaya pembangunan dari bata merah dan batakoberdasarkan volume pekerjaan, harga satuan dan bahan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan batako memberikankeunggulan dalam efisiensi pengeluaran. Total biaya yang dibutuhkan sebesar Rp.220,000,000.00 (dua ratus dua puluh juta rupiah), dibandingkan dengan Rp.234,150,000.00 ( dua ratus tiga puluh empat juta seratus lima puluh ribu rupiah)untuk penggunaan bata merah, menghasilkan selisih anggaran sebesar Rp.14,150,000 (empat belas juta seratus lima puluh ribu rupiah). Selain itu materialbatako juga menunjukkan hasil efisiensi waktu dengan total kebutuhan pengerjaanselama 109 hari, sedangkan material bata merah didapatkan hasil selama 110 hari.Penelitian ini memberikan kontribusi nyata dalam pengambilan keputusanperencanaan proyek pembangunan rumah dinas pemerintah, serta dapat menjadirujukan bagi instansi lain dalam efisiensi penggunaan anggaran untukpembangunan rumah dinas. Hasilnya bermanfaat bagi perencana, pengembang, danpengambil kebijakan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan berdasarkanefisiensi anggaran.
PERENCANAAN STRUKTUR BAJA DENGAN METODE SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS PADA BANGUNAN ATAS MENARA AIR TRAFFIC CONTROLLER DI BANDAR UDARA ATUNG BUNGSU PAGAR ALAM Purwayudhaningsari, Ranatika; Suryono, Wiwid; Nudzulul Purnama, M.
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang Controller di Bandar Udara Atung Bungsu di Kota Pagar Alam masihmenggunakan gedung AirNav satu lantai, sehingga membatasi pandangan personelterhadap area sisi udara, terutama di ujung landas pacu. Selain itu, bandar udara iniberada di wilayah dengan risiko gempa tinggi, sehingga diperlukan perencanaanstruktur bangunan tahan gempa. Proyek ini merancang struktur baja menara AirTraffic Controller (ATC) setinggi 19 meter menggunakan metode Sistem RangkaPemikul Momen Khusus (SRPMK), dengan analisis elemen struktur melaluiperangkat lunak SAP2000 v14 berdasarkan SNI 1726:2019, SNI 1727:2020, danSNI 1729:2020. Struktur dirancang menggunakan profil baja HB dan WF, sertamencakup perencanaan sambungan seperti HBK, HBB, end plate, dan base plate.Hasil analisis menunjukkan seluruh elemen dan sambungan struktur memenuhistandar kekuatan dan keamanan, sehingga desain dinyatakan aman dan sesuaiketentuan.
PERENCANAAN PERBAIKAN PERKERASAN RUNWAY MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL YOGYAKARTA Suryono, Wiwid; Fatimah, Siti; Handhika Ryan Nugraha, Mokhammad
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol. 9 No. 1 (2025): SNITP 2025
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandara Internasional Yogyakarta, yang terletak di Kecamatan Temon,Kabupaten Kulon Progo, memiliki landasan pacu sepanjang 3.250 meter x 45 meter(nilai PCN 89 F/C/X/T). Sebagai pusat transportasi udara utama di Indonesia,bandara ini membutuhkan sistem evaluasi perkerasan yang efektif. Studi inimenggunakan metode Indeks Kondisi Perkerasan (PCI) untuk menilai kondisilandasan pacu dan mengembangkan strategi perbaikan yang sesuai. Metodologi inimencakup survei visual sesuai ASTM D6433, penentuan PCI, klasifikasikerusakan, dan rekomendasi perbaikan. Metode PCI memberikan analisiskuantitatif dan objektif, yang mengungkap segmen landasan pacu terutama dalamkategori "baik" hingga "cukup", dengan titik-titik kritis yang menunjukkan nilaiPCI di bawah standar minimum. Analisis ini menghasilkan nilai PCI sebesar 93%,dengan biaya perbaikan diperkirakan sebesar Rp 92.500.000,00 untuk kerusakanyang teridentifikasi.