Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PERKEMBANGAN GUGATAN PERBUATAN MELAWAN HUKUM DAN WANPRESTASI DALAM PRAKTIK PERADILAN Yuhanah, Yuhanah; Sari, Dara Puspita; Noer, Zakiah
RIO LAW JURNAL Vol 7, No 1 (2026): Rio Law Jurnal
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/rlj.v7i1.1970

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini akan menganalisis perkembangan konstruksi gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) dan wanprestasi dalam praktik peradilan di Indonesia. Eksistensi kedua institusi hukum ini fundamental dalam ranah keperdataan, terutama untuk menyelesaikan sengketa di bidang kontrak dan perbuatan merugikan lainnya. Namun, batasan antara PMH dan wanprestasi seringkali menjadi kabur dalam praktik. Hal ini disebabkan oleh kompleksitas hubungan hukum para pihak yang tidak lagi sederhana, di mana dalam satu peristiwa hukum dapat terkandung unsur ingkar janji sekalunsur perbuatan melawan hukum. Dinamika ini memunculkan fenomena concurrent liability atau tumpang tindih gugatan, yang berimplikasi pada kebingungan penggugat dalam menentukan fondasi gugatan serta perbedaan pendekatan hakim dalam memutus perkara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam kriteria pembeda fundamental antara PMH dan Wanprestasi serta perkembangannya dalam yurisprudensi. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan normatif terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin, dan putusan-putusan pengadilan. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun secara teoritis perbedaan utama terletak pada ada tidaknya perjanjian sebelumnya, praktik peradilan menunjukkan adanya fleksibilitas. Yurisprudensi membuka peluang bagi gugatan PMH meskipun ada perjanjian, jika terbukti ada pelanggaran terhadap norma kesusilaan, kepatutan, atau hak subjektif pihak lain yang berdiri sendiri di luar klausul kontrak. Perkembangan ini mencerminkan upaya hakim untuk memenuhi rasa keadilan yang tidak selalu dapat diakomodasi oleh gugatan wanprestasi yang semata-mata berdasarkan kontrak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman yang tajam atas perkembangan ini esensial bagi para praktisi hukum agar dapat merumuskan gugatan secara tepat dan bagi hakim untuk menjamin kepastian hukum sekaligus keadilan substantif.Kata Kunci : Perbuatan Melawan Hukum, Wanprestasi, Praktik Peradilan
Analysis of Factors Related to Organizational Citizenship Behavior in Health Care Workers Grace Tedy Tulak; Yuhanah Yuhanah; Iis Afrianty; Harni Sartika Kamaruddin; Sihnith SAY
An Idea Health Journal Vol 6 No 02 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v5i03.707

Abstract

Introduction: Organizational Citizenship Behavior (OCB) is a choice behavior that is not part of an employee's formal work obligations. OCB is reflected in employees who help fellow employees with extra workloads and who comply with existing workplace regulations and policies. Many factors can shape OCB, including age, length of service, job satisfaction, and organizational commitment. This study aims to analyze factors related to organizational citizenship behavior. The research design used in this study is descriptive-analytical with a cross-sectional study approach. The sampling method in this study was purposive, so the number of respondents was 108. The research instrument used was a questionnaire. The data was analyzed using univariate and bivariate Spearman's rho. There is a moderate positivecorrelation (0.42), indicating that older officers tend to show higher OCB, butthe relationship is insignificant (p = 0.679). There is a moderate positive correlation (0.42), indicating that officers with longer work experience are more involved in OCB, but the relationship is not statistically significant (p = 0.679). The strong positive correlation (0.60) indicates that job satisfaction can create high OCB, and p = 0.001 indicates a significant relationship. There is a low negative correlation (-0.203), indicating that high organizational commitment can reduce OCB; p = 0.042 indicates a significant relationship. Age and years of work experience do not have a significant relationship with OCB, whereas job satisfaction and organizational commitment do in health workers.