Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Preeclamsia Perbedaan Kadar Interleukin 6 Serum dan Kadar HsCrp Pada Ibu Hamil Preeklampsia Burhanuddin, Yuniarti Ekasaputri; Syahrianti, Syahrianti; Afrianty, Iis
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 4 No 3 (Juli 2021 )
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33368/woh.v4i03.547

Abstract

ABSTRACT Levels of Interleukin 6 (IL-6) and hs CRP (high sensitivity C Reactive Protein) increased maternal preeclampsia. Increased hsCRP levels induced by IL6. This study aims to know the differences IL6 serum levels and levels of hsCRP In Preeclamtic pregnancy and Normal pregnancy. The research method using cross sectional study involving 84 pregnant women (42 Preeclamtic pregnancy and 42 Normal Pregnancy) in RSKDIA Siti Fatima and RSKDIA Pertiwi Makassar. Data regarding chronological age and BMI were recorded on all subjects, and hs-CRP and IL-6 concentration was measured by ELLISA method after drained the blood from cubity vein. Preeclamptic pregnancy patients diagnosed by the obstetrician after fullfilled the hospital criteria. Preeclampsia pregnancy was defined as a rise in systolic blood pressure ≥140 mmHg and or diastolic blood pressure ≥90 mmHg with proteinuria ≥300 mg/I for 24 hours urine sample. Layer analysis test was used to compare the characteristic subjects in the group of preeclampsia pregnancy and normal pregnancy group.One Way ANOVA test is used to look at differences in levels of IL-6, hsCRP levels in preeclamtic pregnancy and normal pregnancy. The results showed higher levels of IL-6 preeclamptic woman compared with normal pregnancy group (average difference = 308.8 with a value of p = 0.000 <0.005 and the average difference between the serum levels of IL-6 group of pregnant women with severe preeclampsia different from normal pregnant women mean = 295.5 with a value of p = 0.000 <0.005) and hsCRP levels were also higher in preeclamtic pregnant woman compared to normal pregnant women group (average difference = 0.85 with p = 0.001 <0.005).
PENYULUHAN KESEHATAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG PERSONAL HYGIENE KESEHATAN REPRODUKSI PADA WANITA USIA SUBUR Yuhanah Yuhanah; Grace Tedy Tulak; Iis Afrianty; Yuniarti Ekasaputri Burhanuddin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.244 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.8142

Abstract

Abstrak: Masalah kesehatan reproduksi paling banyak terjadi di negara berkembang dan beriklim tropis. Oleh karena itu kesehatan reproduksi pada wanita perlu mendapatkan perhatian yang serius. Organ reproduksi seksual harus diberikan perawatan yang baik layaknya organ tubuh yang lain. Pengetahuan tentang kebersihan organ reproduksi harus disosialisakan kepada wanita usia subur. Salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan wanita usia subur tentang personal hygiene kesehatan reproduksi adalah pendidikan kesehatan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anggota Dharma Persatuan Wanita tentang personal hygiene kesehatan reproduksi. Metode pelaksanaan kegiatan dalam bentuk ceramah/penyyluhan dan tanya jawab. Mitra dalam pengabdian ini adalah Dharma Persatuan Wanita. Evaluasi hasil kegiatan dilakukan melalui pengisian kuesioner oleh peserta setelah pelaksanaan kegiatan. Hasil pengabdian memperlihatkan bahwa terdapat 18 orang memiliki pengetahuan yang baik sedangkan 2 orang memiliki pengetahuan kurang. Kegiatan penyuluhan kesehatan sebaiknya dilakukan secara berkelanjutan kepada pengurus dan anggota dharma wanita persatuan dengan materi yang bervariasi untuk meningkatkan pengetahuan anggota dharma wanita persatuan terkait dengan kesehatan.Abstract: Most reproductive health problems occur in developing countries and tropical climates. Therefore, reproductive health in women needs serious attention. The sexual reproductive organs must be given good care like other organs of the body. Knowledge of reproductive organ hygiene should be disseminated to women of childbearing age. One way to increase the knowledge of women of childbearing age about personal hygiene in reproductive health is health education. This community service aims to increase the knowledge of Dharma Persatuan Wanita members about personal hygiene in reproductive health. The method of carrying out activities in the form of lectures/counseling and question and answer. The partner in this service is the Dharma Persatuan Wanita. Evaluation of the results of the activities was carried out through filling out questionnaires by participants after the activities were carried out. The results of the service show that there are 18 people who have good knowledge while 2 people have less knowledge. Health counseling activities should be carried out on an ongoing basis to the management and members of the dharma Wanita union with varied materials to increase the knowledge of the members of the Dharma Wanita Unity related to health.
Pendidikan Kesehatan Remaja: Pencegahan Anemia Pada Remaja Di SMAS-IT Wihdatul Ummmah Kolaka Nuridah Nuridah; Iis Afriyanti; Yuniarti Ekasaputri Burhanuddin; Yodang Yodang
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v4i2.247

Abstract

Penanganan anemia pada remaja sejak dini sangatlah penting dilakukan demi keberlangsungan kehidupan kesehatan remaja yang lebih berkualitas dan tetap produktif.  Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah 1) memberikan informasi dan pemahaman kepada remaja di SMA IT Wihdatul Ummah Kolaka terkait anemia, dampaknya, dan bagaimana terapi pencegahan dilakukan. 2) Mengedukasi remaja dan guru tentang pentingnya zat besi bagi tubuh, serta jadwal pemberian yang benar. Metode tersebut dilakukan secara terstruktur mulai dari pemberian pendidikan dan pendampingan, serta pelaksanaan pemberian zat besi secara langsung kepada remaja. Pelaksanaan ini mengacu pada tujuan dan sasaran kegiatan sesuai dengan target dan hasil yang ingin dicapai. Kegiatan ini dilaksanakan pada pertengahan semester yaitu pada tanggal 27 November 2021 di SMAS IT Wihdatul Ummah Kolaka Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara. Peserta yang hadir adalah siswa SMAS IT Wihdatul Ummah yang berjumlah 26 orang dan terdiri dari 22 perempuan dan 4 laki-laki dan  didampingi oleh 2 guru kelas. Metode yang digunakan adalah edukasi dengan pemberian tablet Fe pada siswa SMAS IT Kolaka. Hasil kegiatan ini menggambarkan antusiasme siswa dan guru dimana mereka dapat mengikuti dan memahami pemaparan sampai selesai dan langsung melakukan pemeriksaan fisik tanda anemia dan pelaksanaan pemberian zat besi dan vitamin C.
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Suku Bajo Berbasis Rekayasa K3 Nelayan di Kelurahan Anaiwoi Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara Ibrahim, Akhmad Fadli; Bakhrani A Rauf; Darmawang, Darmawang; Rahmansah, Rahmansah; Harni Sartika Kamaruddin; Fitrah Adelina; Yuniarti Ekasaputri Burhanuddin; Hasbiadi, Hasbiadi; Nirwana, Nirwana; Muhammad Fiqih; A Musdalifah
DHARMA RAFLESIA Vol 21 No 2 (2023): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v21i2.31303

Abstract

Komunitas suku bajo merupakan etnik yang bermukim dikawasan pesisir dengan mayoritas berprofesi sebagai Nelayan. Paradigma kemiskinan pada wilayah pesisir masih cukup tinggi dan Pengetahuan mengenai standar keselamatan masih kurang sehingga sebagian besar masyarakat Nelayan masih menggunakan peralatan dan kelengkapan seadanya. Program Kosabangsa (Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat) melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Nelayan dan memberdayakan Nelayan untuk hidup sehat, aman dan produktif dengan pemberdayaan masyarakat pesisir melalui rekayasa K3 bagi Nelayan sebagai upaya meningkatkan implementasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Nelayan di Kelurahan Anaiwoi Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka. Kegiatan ini melibatkan masyarakat dalam beberapa tahap kegiatan yang diawali dengan sosialisasi Manfaat dan penerapan K3 Nelayan, pelatihan K3 Bagi Nelayan, Pelatihan penggunaan peralatan first Aid Kit bagi Nelayan serta Pengetahuan dasar Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi Nelayan. pelatihan K3 bagi Nelayan. Hasilnya pengetahuan Nelayan tentang K3 meningkat dan 80% Nelayan bersedia menggunakan peralatan K3 Nelayan saat melaut.
Penanganan Awal pada Berbagai Jenis Luka Akut Nuridah Nuridah; Yuniarti Ekasaputri Burhanuddin; Yodang Yodang
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol 5, No 2 (2023): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v5i2.515

Abstract

Injuries that often cause injuries often happen to anyone and anywhere, and it is not uncommon for wounds to be difficult to heal and even become scars that cannot be removed due to ineffective wound care. The role of health educators is by providing education in community service activities through the practice of "early treatment of various types of wounds". The purpose of this service is to educate youth in increasing understanding regarding the proper handling of wounds. This activity was carried out in the Wihdatul Ummah Kolaka IT SMA school environment on Monday, December 12, 2022, which was attended by 27 student representatives and 5 teachers and staff in the form of practice groups using materials and consumables for wound care. With the education provided through wound care practices, students are able to properly practice how to care for various types of wounds and are able to understand properly the proper management of wound care. 
PENCEGAHAN DIABETES MELITUS MELALUI DETEKSI DINI SINDROMA METABOLIK PADA REMAJA DI SMAS IT WIHDATUL UMMAH KOLAKA Nuridah, Nuridah; Burhanuddin, Yuniarti Ekasaputri; Tulak, Grace Tedy; Yodang, Yodang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika Vol 4. No. 2, September 2024
Publisher : Universitas Muhamamdiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jpmmedika.v4i2.4301

Abstract

ABSTRAK Kondisi remaja terkait risiko terpaparnya penyakit diabetes melitus cukup mengkhawatirkan saat ini. Penyakit diabetes melitus yang ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah banyak ditemukan pada remaja yang telah memiliki kelebihan berat badan sejak usia anak. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi dan screening awal dalam mendeteksi adanya peningkatan kadar gula dalam darah pada remaja. Metode penyampaian yang dilakukan adalah dengan edukasi terkait penyakit diabetes, pencegahan, dan pemeriksaan fisik metabolik secara langsung dalam mendeteksi adanya sidroma metabolik yang mengacu pada risiko terjadinya penyakit diabetes melitus pada remaja. Sasaran dalam pengabdian ini adalah remaja siswa siswi SMAS IT Wihdatul Ummah Kolaka sebanyak 40 orang. Pengabdian masyarakat ini berjalan dengan lancar dan komunikatif serta pemeriksaan kesehatan dapat terlaksana dengan baik. Hasil yang dicapai yaitu 11,5% mengalami berat badan lebih dan 3,5% obesitas, 22,5% mengalami prehipertensi, 17,5% hipertensi grade 1 dan 2,5% hipertensi grade 2, serta 7,5% mengalami prediabetes.    ABSTRACT The condition of adolescents regarding the risk of exposure to diabetes mellitus is quite alarming today. Diabetes mellitus characterized by high blood sugar levels is often found in adolescents who have been overweight since childhood. The purpose of this service is to provide education and early screening in detecting an increase in blood sugar levels in adolescents. The delivery method carried out is by education related to diabetes, prevention, and direct metabolic physical examination in detecting metabolic sidroma which refers to the risk of diabetes mellitus in adolescents. The target in this community service is teenage students of IT Wihdatul Ummah Kolaka High School as many as 40 people. This community service runs smoothly and communicatively and health checks can be carried out well. The results achieved were 11.5% overweight and 3.5% obese, 22.5% prehypertension, 17.5% grade 1 hypertension and 2.5% grade 2 hypertension, and 7.5% prediabetes.
INTERAKSI INTRA UTERINE DEVICE PADA PENGGUNA DENGAN MASALAH LEUKOREA Yuniarti Ekasaputri Burhanuddin
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 8: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i8.9754

Abstract

Intra Uterine Device (IUD) merupakan jenis kontrasepsi yang berfungsi secara jangka panjang dalam menjarangkan kehamilan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode penelitian menggunakan penelitian Case Studi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana Interakasi IUD pada pasien ataupun pengguna dengan masalah Leukorea Fisiologis dan Mengidentifikasi kelanjutan efek dan kesenjangan antara teori dan kasus nyata dilapangan termasuk faktor dan penghambat pada kasus pengguna IUD dengan Leukorea Fisiologis.Populasi yang digunakan dalam penelitian ini Pengguna IUD dengan masalah Leukorea. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan pengkajian dengan menggunakan format Asuhan Kebidanan melalui 4 tahap pengkajian, Pengkajian, Diagnosa, Intervensi, Perencanaan dan Evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan Studi kasus ini diperoleh perubahan yang signifikan dari Leukorea yang dialami setelah dikaji dan diberikan Asuhan selama 3 kali Asuhan sesuai dengan kondisi Pasien atau Pengguna IUD
ANALISIS PERENCANAAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK RELOKASI KAWASAN KUMUH Akhmad Fadli Ibrahim; Rahmawati Djunuda; Yuniarti Ekasaputri Burhanuddin
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i1.7917

Abstract

Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara khusus dikembangkan untuk memitigasi dan mencegah bahaya kerja di tempat kerja. Sasaran utamanya adalah pekerja dan pengusaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sistem perencanaan K3, mengidentifikasi potensi risiko, dan menerapkan langkah-langkah efektif untuk memitigasi risiko dan bahaya K3 dalam konteks migrasi kawasan kumuh. Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 40 orang buruh yang berada di lokasi relokasi kawasan kumuh Kelurahan Lapulu Kota Kendari. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian utama. Analisis data kuesioner dilakukan dengan menggunakan teknik langsung yang disebut analisis regresi linier sederhana. Data dianalisis menggunakan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko dengan menggunakan teknik Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC). Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan penting antara Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan kinerja pekerja, khususnya pada proyek relokasi. Hasil studi risiko dan bahaya menunjukkan bahwa terdapat total 9 kemungkinan bahaya yang teridentifikasi, yang terkait dengan 25 risiko negatif. Pada tahap penilaian risiko, terdapat 1 risiko rendah, 7 risiko sedang, dan 2 risiko negative. tinggi. Risiko-risiko ini memiliki persentase penerapan sebesar 75%, yang menunjukkan bahwa sebagian besar kegiatan mematuhi peraturan dan standar keselamatan dan kesehatan kerja. Namun angka 25% tersebut menunjukkan masih banyak inkonsistensi dalam penerapan praktis Alat Pelindung Diri (APD) dan pengelolaan bahaya dan kecelakaan kerja.
KEMAJUAN STANDAR KUNJUNGAN IBU DAN BALITA DENGAN METODE REMINDER MASSAGE Yuniarti Ekasaputri Burhanuddin; Nurhaeda, Nurhaeda; Syahrianti, Syahrianti
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 12: Mei 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v3i12.7935

Abstract

Kemajuan Kunjungan Ibu dan Balita di Fasilitas Kesehatan yang sesuai merupakan bentuk upaya pencegahan terjadinya kegawatdaruratan bagi ibu dan anak. Dalam pencapaian Program Kunjungan dibutuhkan keaktifan ibu untuk membawa anaknya ke posyandu ataupun pusat pelayanan kesehatan yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. Tujuan : Riset ini bertujuan untuk menjadi sarana informasi dengan bentuk Reminder Massage dalam meningkatkan standar Kunjungan Ibu dan Balita dan menjadi acuan pencapaian program kunjungan pelayanan. Metode : Desain Riset ini memakai Quasi Experiment. Riset ini dilakukan terhadap 1 kelompok perlakuan pre post tes design. Hasil : Dua puluh ibu balita (kelompok eksperimen) berpartisipasi dalam uji pra, dan temuan menampilkan yaitu tingkat kepatuhan rata-rata berkisar dari sangat rendah (sepuluh responden), sangat tinggi (tiga responden), hingga sedang (tujuh responden). Ini sebelum pijat pengingat dipakai. Di antara ibu balita, dua melaporkan kepatuhan rendah, sembilan melaporkan kepatuhan tinggi, dan sembilan melaporkan tingkat kepatuhan setelah menerima pesan pengingat (uji pasca). Hasil menampilkan yaitu penggunaan pesan pengingat memengaruhi kepatuhan ibu dengan balita untuk menghadiri posyandu (ρ = 0,001). Kesimpulan : Sebagai kesimpulan, ibu yang anaknya mendapatkan pesan teks yang berfungsi sebagai pengingat lebih cenderung memanfaatkan layanan kesehatan yang ada dan menghadiri posyandu
Penerapan Jamban Keluarga Closet Leher Angsa dan Septictank dari Viber Glass Sistem Komunal untuk Rumah Panggung Rawan Banjir di Lokasi Kosabangsa Kolaka Ibrahim, Akhmad Fadli; Rauf, Bakhrani A.; Darmawang, Darmawang; Rahmansyah, Rahmansyah; Kamaruddin, Hani Sartika; Adelina, Fitrah; Burhanuddin, Yuniarti Ekasaputri; Hasbiadi, Hasbiadi
DEDIKASI Vol 25, No 2 (2023): JURNAL DEDIKASI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v25i2.59263

Abstract

Abstrak – Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan cerminan pola hidup keluarga yang senantiasa memperhatikan dan menjaga kesehatan seluruh keluarga. Salah satu indikator PHBS adalah tersedianya jamban keluarga. Jamban keluarga merupakan suatu bangunan yang dibuat untuk tempat pembuangan kotoran manusia. Masyarakat pesisir Suku Bajo di Kelurahan Anaiwoi Kabupaten Kolaka dengan mayoritas masyarakat menggunakan rumah panggung menjadi sasaran kegiatan dengan kebiasaan masyarakat membuang tinja/kotoran langsung kelaut menjadi salah satu permasalahan utama dalam kegiatan ini. Penerapan jamban keluarga sebagai suatu inovasi teknologi dalam kegiatan program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) yang diberikan dalam bentuk pelayanan publik ini diharapkan mampu mengedukasi masyarakat dalam aspek kesehatan lingkungan, merubah sekaligus mengakomodasi kebiasaan buang tinja yang selama ini dilakukan masyarakat, serta memutus pencemarannya pada badan air. Pelaksanaan kegiatan ini berfokus pada penerapan penggunaan jamban keluarga closet leher angsa dan septictank viber glass sistem komunal, pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terbagi atas tiga kegiatan, dimulai dengan sosialisasi penggunaan jamban keluarga, pembuatan bilik jamban, dan penerapan jamban keluarga.  Hasilnya masyarakat mitra kegiatan sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini karena peserta mendapatkan tambahan pengetahuan yang berkaitan dengan PHBS dan masyarakat mitra sasaran 80% mulai menggunakan jamban keluarga sebagai bentuk hasil terjadinya perubahan kebiasaan dan perilaku masyarakat dalam penggunaan dan pemanfaatan jamban yang layak.Kata kunci: Jamban Keluarga, Septictank Komunal, Kosabangsa