Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR RISIKO GANGGUAN PENYAKIT KULIT PADA MASYARAKAT PESISIR: STUDI KASUS DI KELURAHAN TELUK SEPANG KOTA BENGKULU Syavani, Dini; Dirhan, Dirhan; Wulan, Susilo; Oktia, Vanika
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i2.2898

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor risiko gangguan penyakit kulit pada masyarakat pesisir di Kelurahan Teluk Sepang, Kota Bengkulu. Studi menggunakan desain potong lintang dengan sampel 85 responden yang dipilih purposive sampling. Variabel yang dianalisis meliputi faktor sosial-demografis (jenis kelamin, pendidikan, penghasilan), perilaku higiene (kebiasaan tukar baju, penggunaan sabun bersama), serta paparan lingkungan (bahan kimia dan air kotor). Hasil menunjukkan bahwa 62,4% responden mengalami gangguan kulit, dengan gejala dominan berupa gatal, perubahan warna kulit, dan ruam. Analisis bivariat mengungkapkan bahwa jenis kelamin laki-laki (OR=3,16), pendidikan rendah (OR=3,87), penghasilan rendah (OR=3,70), kebiasaan bertukar baju (OR=11,13), paparan bahan kimia (OR=3,91), dan paparan air kotor (OR=3,71) berhubungan signifikan dengan risiko gangguan kulit (p<0,05). Perilaku pencarian pengobatan dan penggunaan sabun bersama tidak menunjukkan hubungan signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi kesehatan masyarakat yang menitikberatkan pada peningkatan literasi kesehatan, perbaikan sanitasi, dan pengurangan paparan lingkungan berbahaya di wilayah pesisir. Kata Kunci: Gangguan Penyakit Kulit, Faktor Risiko, Masyarakat Pesisir, Paparan Bahan Kimia
HUBUNGAN FAKTOR UMUR DAN SIKAP DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA NELAYAN WILAYAH PULAU BAAI RW II KELURAHAN SUMBER JAYA KOTA BENGKULU Suryani, Suryani; Aprianti, Rina; Sanisahhuri, Sanisahhuri; Wulan, Susilo; Purwasih, Ratih
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i1.1939

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan suatu kejadian yang tidak diduga dan tidak dikehendaki, yang mengacaukan proses aktivitas yang telah diatur, dan terdapat faktor yang bergerak dalam suatu bagian berantai yakni: lingkungan, bahaya, peralatan dan manusia. Tujuan: untuk mengetahui hubungan faktor umur dan sikap dengan kecelakan kerja pada nelayan Wilayah Pulau Baai RW II Kelurahan Sumber Jaya Kota Bengkulu. Metode:desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel 59 orang nelayan. Penelitian dilaksanakan di RW II Kelurahan Sumber Jaya Kota Bengkulu. Hasil penelitian: ada hubungan umur dengan kecelakaan kerja pada nelayan wilayah Pulau Baai RW II Kelurahan Sumber Jaya Kota Bengkulu dan tidak ada hubungan sikap dengan kecelakaan kerja pada nelayan wilayah Pulau Baai RW II Kelurahan Sumber Jaya Kota Bengkulu. Hasil penelitian ini di diharapkan dapat menjadi sumber pengetahuan dan informasi mengenai kecelakaan kerja pada nelayan Wilayah Pulau Baai RW II Kelurahan Sumber Jaya Kota Bengkulu.Kata Kunci :Umur, Sikap, Kecelakaan Kerja pada Nelayan
Faktor-Faktor yang Berhubungaan dengan Pemeriksaan IVA di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas Wulan, Susilo; Sanisahhuri, Sanisahhuri; Syavani, Dini; Wulandari, Elza; Ravida, Ravida; Hanifah, Hanifah
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i3.13945

Abstract

ABSTRACT Cervical cancer is a disease process that starts when abnormal cells are changed by a genetic mutation of cellular Deaxyribo Nucletic Acid (DNA). About 90% of cervical cancer deaths occur in low and middle income countries.  This study aims to study the relationship between husband's motivation and support with IVA examinations in the working area of the Muara Beliti Community Health Center, Musi Rawas Regency.  This study used an analytic survey approach with a cross sectional design. The population in this study were all PUS in the Work Area of the Muara Beliti Community Health Center, Musi Rawas Regency in August-September 2020 as many as 4889 people using purposive sampling technique of 98 people. Collecting data in this study using primary data, distributing questionnaires and secondary data documentation from the Health Office. Data analysis was performed using the Chi-Square test (χ2) and the Contingency Coefficient test (C).  Obtained Of the 98 samples there were 62 (63%) people who did not undergo IVA examination; Of the 98 samples, there are 54 (55.1%) people with favorable motivation; Of the 98 samples, 50 (51.0%) supported husbands; There is a significant relationship between motivation and IVA examination in the working area of the Muara Beliti Community Health Center, Musi Rawas Regency, with a moderate relationship category; There is a significant relationship between husband's support and IVA examination in the working area of the Muara Beliti Community Health Center, Musi Rawas Regency, with a moderate relationship category.  It is hoped that the puskesmas will increase the motivation and insight of the community about the importance of IVA examinations through good health promotion and education at both the puskesmas and posyandu. Keywords: Motivation, Husband's Support, IVA Test  ABSTRAK Kanker serviks adalah proses penyakit yang bermula ketika sel abnormal diubah oleh mutasi genetik dari Deaxyribo Nucletic Acid (DNA) selular. Sekitar 90% kematian akibat kanker serviks terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan motivasi dan dukungan suami dengan pemeriksaan IVA di wilayah kerja Puskesmas Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas. Penelitian ini menggunakan pendekatan survey analitik dengan rancangan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua PUS di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas pada bulan Agustus-September Tahun 2020 sebanyak 4889 orang dengan teknik pengambilan menggunakan Purposive Sampling diperoleh 98 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan data primer penyebaran kuesioner dan data sekunder dokumentasi dari Dinas Kesehatan. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square (χ2) dan Uji Contingency Coefficient (C).  Dari 98 sampel terdapat 62 (63%) orang tidak dilakukan pemeriksaan IVA; Dari 98 sampel terdapat 54 (55,1%) orang motivasi favourable; Dari 98 sampel terdapat 50 (51,0%) orang suami mendukung; Ada hubungan yang signifikan antara motivasi dengan pemeriksaan IVA di wilayah kerja Puskesmas Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas, dengan kategori hubungan sedang; Ada hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan pemeriksaan IVA di wilayah kerja Puskesmas Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas, dengan kategori hubungan sedang. Diharapkan kepada pihak puskesmas dapat meningkatkan motivasi dan wawasan masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan IVA melalui promosi kesehatan baik dan edukasi puskesmas maupun posyandu. Kata Kunci: Motivasi, Dukungan Suami, Pemeriksaan IVA
HUBUNGAN ANTARA LAMA KERJA DENGAN KELELAHAN SUBYEKTIF PADA KARYAWAN DI PT SINAR HARAPAN TEKNIK II KOTA BENGKULU Leonita, Serli; Aprianti , Rina; S Effendi, S Effendi; Wulan, Susilo; Suryani, Suryani; Suryani, Novi Ade; Desiana, Nopita
Journal of Psychology Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jp.v1i1.1224

Abstract

Kelelahan dapat diartikan suatu kondisi yang berbeda setiap individu tetapi semua individu tersebut mengalami kehilangan efisiensi. Lama kerja dapat berdampak pada terjadinya kelelahan yang diartikan suatu kondisi yang berbeda setiap individu tetapi semua individu tersebut mengalami kehilangan efisiensi, penurunan kapasitas kerja dan ketahanan tubuh, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama kerja dengan kelelahan Subyektif pada karyawan di PT Sinar Harapan Teknik II Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan bagian kontruksi sebanyak 55 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner yang diberikan pada karyawan. Pengolahan data menggunakan uji statistik Chi-Square dan Contingency Coefficient. Hasil penelitian didapatkan: (1) Dari 55 orang responden terdapat 29 orang (52,7%) dengan lama kerja karyawan > 7 jam dan 26 orang (47,3%) dengan lama kerja ≤ 7 jam; (2) Dari 55 responden terdapat 23 orang (41,8%) dengan kelelahan sedang dan 32 orang (58,2%) dengan kelelahan ringan dan (3) Ada hubungan yang signifikan antara lama kerja dengan kelelahan Subyektif pada karyawan di PT Sinar Harapan Teknik II Kota Bengkulu (p=0,000), dengan kategori hubungan sedang (C= 0,452). Diharapkan pada karyawan untuk dapat beristirahat dengan cukup, mengkonsumsi makanan bergizi, tidak menjadikan pekerjaan sebagai beban dan cukup waktu tidur sehingga dapat mencegah dan terhindar dari terjadinya kelelahan subjektif pada dirinya