Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PEMBELAJARAN BERBASIS JEJARING SOSIAL EDMODO (SOCIAL LEARNING NETWORK) PADA MAHASISWA STKIP PGRI TULUNGAGUNG nurna listya purnamasari
JoEICT (Jurnal of Education And ICT) Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/joeict.v2i1.849

Abstract

Perubahan paradigma konsep pembelajaran yang dipengaruhi perkembangan teknologi informasi yang didasari pada kebutuhan akan konsep dan mekanisme proses pembelajaran yang mengacu pada perkembangan teknologi informasi tersebut sudah tidak diragukan lagi. Konsep yang kemudian terkenal dengan sebutan e-learning, yang di dalamnya terdapat suatu bagian dari model tersebut yaitu Social Learning Network  berbasis Edmodo ini membawa pengaruh terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional ke dalam bentuk digital, baik secara isi (content) dan sistemnya. Penelitian pengembangan Social Learning Network berbasis Edmodo ini diharapkan mampu meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam proses pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan dan mampu mendorong mahasiswa untuk mencapai hasil belajar yang lebih baik. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan, validasi ahli media akhir atau kedua diperoleh persentase dari aspek komunikasi sebesar 95% yang menyatakan layak, persentase dari aspek desain teknis sebesar 91,67% yang menyatakan layak, dan persentase dari aspek format tampilan sebesar 91,67% yang menyatakan layak. Sehingga dapat dideskripsikan bahwa produk tersebut layak untuk dikembangkan dan diterapkan sebagai alternatif media pembelajaran. Validasi ahli materi akhir atau kedua diperoleh persentase kelayakan dari aspek isi materi sebesar 83,33% yang menyatakan layak, dan persentase kelayakan dari aspek strategi pembelajaran sebesar 100% yang menyatakan layak. Sehingga dapat dideskripsikan bahwa produk tersebut layak untuk dikembangkan dan diterapkan sebagai alternatif media pembelajaran. Uji coba kelompok kecil menghasilkan rata-rata skor 3,50 dan persentase sebesar 87,50% dengan kriteria layak. Uji coba kelompok besar menghasilkan rata-rata skor 3,52 dan persentase sebesar 87,88% dengan kriteria layak. Uji penerapan menghasilkan rata-rata skor 3,64 dan persentase sebesar 90,97% dengan kriteria layak. Dari hasil tersebut maka dapat dideskripsikan bahwa produk tersebut efektif dan efisien untuk digunakan sebagai alternatif pembelajaran.
PERBANDINGAN METODE PEMBELAJARAN EDUTAINMENT DAN METODE PEMBELAJARAN KONVENSIONAL TERHADAP PRESTASI SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) DI SMA NEGERI 1 KALIDAWIR Mega Ayu Sasmita; Nurna Listya Purnamasari
JoEICT (Jurnal of Education And ICT) Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/joeict.v2i1.700

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbandingan penggunaan metode pembelajaran edutainment dan metode pembelajaran konvensional terhadap prestasi siswa. Metode pembelajaran Edutainment adalah salah satu dari metode pembelajaran yang sesuai dibandinedutagankan dengan metode pembelajaran konvensional yang masih menggunakan metode ceramah. Metode pembelajaran ini memberikan kesempatan siswa untuk dapat aktif dan berpikir kritis karena pembelaja-ran tidak hanya berpusat pada guru. Hal itulah yang mendasari penelitian tentang perbandingan kedua metode pembela-jaran ini.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah posttest-only control design. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah prestasi siswa kelas XI IPA  pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai variabel terikat, sedangkan variabel bebasnya adalah metode pembelajaran Edutainment dan metode pembelajaran kon-vensional. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan tes. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar ob-servasi dan tes prestasi siswa. Teknik analisis data dengan uji normalitas, uji homogenitas dan hipotesis.Hasil tes pada kelas eksperimen diperoleh rata-rata sebesar 86,5. Sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata sebe-sar 71,9. Hal ini menunjukkan pembelajaran dengan metode pembelajaran edutainment lebih baik dalam prestasi siswa.Setelah kedua kelas diberi perlakuan yang berbeda, hasil uji hipotesis yang didapatkan dengan SPSS Statistic 20 ada-lah nilai signifikasi sebesar 0,000. Dari hasil analisis tersebut  dapat disimpukan bahwa terdapat perbedaan prestasi siswa pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) antara siswa yang diajar menggunakan metode pembelajaran edutainment dan metode pembelajaran konvensional.                                                                                                                                                       Kata Kunci: Edutainment, Konvensional, Prestasi Siswa
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIAL TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMK PERWARI TULUNGAGUNG siska fitri ayuningtias; Nurna Listya Purnamasari
JoEICT (Jurnal of Education And ICT) Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/joeict.v3i1.731

Abstract

Guru dalam penyampaian materi masih sering menggunakan slide pada Powerpoint dan buku. Di SMK Perwari Tulungagung pada mata pelajaran Simulasi Komunikasi Digital masih menerapkan media pembelajaran berupa PowerPoint. Dimana para siswa terkadang belum terlalu memahami karena mereka tidak memiliki buku bahan ajar atau modul dan hanya mengandalkan slide Power Point yang diterangkan oleh guru. Dari latar belakang diatas maka diperoleh rumusan masalah yaitu Adakah pengaruh penggunaan media pembelajaran video tutorial terhadap minat dan hasil belajar siswa SMK.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran menggunakan video tutorial terhadap minat dan hasil belajar siswa di SMK pada mata pelajaran simulasi komunikasi digital.Jenis Penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif Quasi Eksperimental Desain. Metode pengumpulan data menggunakan angket kuisioner dan tes. Metode angket digunakan untuk memperoleh data  minat belajar siswa (Variabel Y1) dan metode tes digunakan untuk memperoleh data hasil belajar siswa (Variabel Y2) Populasi dan sampelnya adalah kelas XII AK dan XII APK di SMK Perwari Tulungagung yang berjumlah kelas XII AK 20 siswa dan XII APK 21 siswa dengan jumlah total 41 siswa.Kesimpulan berdasarkan hasil data yang diperoleh H1 dari kelas eksperimen  dengan nilai diketahui bahwa thitung sebesar -0,263 Sig sebesar 0,000 atau 0,05, berarti bahwa H0 ditolak Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunan video tutorial (X) terdapat pengaruh yang signifikan terhadap minat belajar (Y1). Sedangkan pada pengujian H2 pada kelas eksperimen berdasarkan hasil perhitungan diketahui bahwa thitung sebesar 10,660 Sig sebesar 283 atau 0,05, berarti bahwa H0 diterima Ha ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunan video tutorial (X) tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap hasil belajar (Y2). Guru dalam penyampaian materi masih sering menggunakan slide pada Powerpoint dan buku. Di SMK Perwari Tulungagung pada mata pelajaran Simulasi Komunikasi Digital masih menerapkan media pembelajaran berupa PowerPoint. Dimana para siswa terkadang belum terlalu memahami karena mereka tidak memiliki buku bahan ajar atau modul dan hanya mengandalkan slide Power Point yang diterangkan oleh guru. Dari latar belakang diatas maka diperoleh rumusan masalah yaitu Adakah pengaruh penggunaan media pembelajaran video tutorial terhadap minat dan hasil belajar siswa SMK.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran menggunakan video tutorial terhadap minat dan hasil belajar siswa di SMK pada mata pelajaran simulasi komunikasi digital.Jenis Penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif Quasi Eksperimental Desain. Metode pengumpulan data menggunakan angket kuisioner dan tes. Metode angket digunakan untuk memperoleh data  minat belajar siswa (Variabel Y1) dan metode tes digunakan untuk memperoleh data hasil belajar siswa (Variabel Y2) Populasi dan sampelnya adalah kelas XII AK dan XII APK di SMK Perwari Tulungagung yang berjumlah kelas XII AK 20 siswa dan XII APK 21 siswa dengan jumlah total 41 siswa.Kesimpulan berdasarkan hasil data yang diperoleh H1 dari kelas eksperimen  dengan nilai diketahui bahwa thitung sebesar -0,263 Sig sebesar 0,000 atau 0,05, berarti bahwa H0 ditolak Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunan video tutorial (X) terdapat pengaruh yang signifikan terhadap minat belajar (Y1). Sedangkan pada pengujian H2 pada kelas eksperimen berdasarkan hasil perhitungan diketahui bahwa thitung sebesar 10,660 Sig sebesar 283 atau 0,05, berarti bahwa H0 diterima Ha ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunan video tutorial (X) tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap hasil belajar (Y2).