Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN KADER POSKESTREN PADA PROGRAM PENCEGAHAN ANEMIA REMAJA DENGAN PENDAMPINGAN MINUM TTD, SISTEM PAKAR DIAGNOSA, ISI PIRINGKU, DAN EMODEMO Yuliana, Wahida; Hanifah, Iis; Hidayati, Tutik
Masyarakat Mandiri dan Berdaya Vol. 4 No. 5 (2025): Volume 4, Nomor 5, Oktober 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia defisiensi besi merupakan masalah kesehatan serius yang banyak dialami remaja putri, dengan prevalensi mencapai 35,7% di Kabupaten Probolinggo. Kondisi ini dipicu oleh peningkatan kebutuhan zat besi, menstruasi, dan asupan gizi yang tidak memadai, yang berisiko mengganggu perkembangan kognitif, prestasi belajar, dan kesehatan jangka panjang. Upaya pencegahan melalui konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sering terkendala rendahnya kepatuhan akibat efek samping dan kurangnya pemahaman. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukatif kreatif yang melibatkan remaja secara langsung sebagai agen perubahan, dalam hal ini melalui pengoptimalan peran Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di lingkungan pesantren melalui tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode partisipatif diterapkan dengan melatih 56 remaja putri sebagai kader Poskestren. Pelatihan mencakup pemberian materi, praktik penggunaan sistem pakar untuk diagnosis anemia, simulasi penyuluhan dengan teknik emodemo, dan perencanaan menu "Isi Piringku". Evaluasi efektivitas dilakukan dengan membandingkan hasil pretest dan posttest pengetahuan peserta. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dimana kategori pengetahuan baik naik dari 46,4% (26 orang) menjadi 75,0% (42 orang). Kegiatan ini berhasil membekali kader dengan pemahaman dan keterampilan praktis, sehingga menciptakan sistem pendampingan sebaya yang berkelanjutan untuk mendukung program pencegahan anemia dan kesehatan reproduksi di pesantren
Pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang Pernikahan Dini pada Ibu yang Memiliki Anak Remaja Awal terhadap Niat Menikahkan Anak secara Dini Badriyah, Lailatul; Yessy Nur Endah Sary; Iis Hanifah
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 4 No. 03 (2025): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v4i03.1319

Abstract

Pernikahan usia dini merupakan pernikahan di bawah usia atau remaja dibawah 20 tahun yang  seharusnya belum siap untuk melaksanakan pernikahan. Dampak dari pernikahan dini bagi wanita yaitu membahayakan persalinan dan pada bayi dapat terjadi berat badan lahir rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan tentang pernikahan dini pada ibu yang mempunyai anak remaja awal (12-15) tahun terhadap niat untuk menikahkan anak secara dini di desa Curahtulis Tongas Probolinggo Tahun 2025. Metode penelitian ini menggunakan desain pre- eksprerimental. Teknik sampel yang dipakai yaitu total sampling dengan jumlah sampel 38 responden. Hasil pretest menunjukkan 25 responden (65,8%)  mempunyai niat untuk menikahkan anaknya secara dini, sedangkan hasil posttest menunjukkan 23 responden (60,5%) tidak mempunyai niat untuk menikahkan anaknya secara dini. Berdasarkan uji Mc Nemar bahwa nilai p-value 0,031 sehingga secara statistik dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang pernikahan dini terhadap niat ibu untuk menikahkan anaknya secara dini. Pemberian pendidikan kesehatan sangat mempengaruhi terhadap niat orang tua untuk menikahkan anaknya secara dini, oleh karena itu edukasi mengenai pernikahan usia muda harus terus diberikan kepada orang tua agar terhindar dari dampak buruk pernikahan dini.
PENGARUH KONSUMSI TABLET FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI POSYANDU REMAJA DESA SUMBERREJO KECAMATAN TONGAS KABUPATEN PROBOLINGGO Maidayanti, Lusi Eka; Rohmatin, Homsiatur; Hanifah, Iis
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i1.366

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan global yang masih banyak terjadi, termasuk di Indonesia. Salah satu penyebab utamanya adalah kekurangan zat besi. Anemia defisiensi besi (ADB) menjadi jenis yang paling umum, terutama pada remaja putri yang membutuhkan lebih banyak zat besi selama masa pertumbuhan dan menstruasi. Meski pemerintah telah melaksanakan program pemberian tablet Fe, angka kejadian anemia masih tinggi, termasuk di Desa Sumberrejo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh antara konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada remaja putri di Posyandu Remaja Desa Sumberrejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan jumlah populasi 120 remaja putri usia 10–18 tahun. Sampel diambil sebanyak 80 responden dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil analisis menunjukkan nilai p-value = 0,000 (< 0,05), sehingga H1 diterima. Artinya, terdapat Pengaruh yang signifikan antara konsumsi tablet Fe dan kejadian anemia pada remaja putri. Diharapkan hasil ini mendorong peningkatan kesadaran dan kepatuhan konsumsi tablet Fe secara rutin dalam mencegah anemia.
HUBUNGAN ANTARA SOSIAL EKONOMI KELUARGA DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG USIA 2-5 TAHUN DI DESA BRANI KULON KECAMATAN MARON Aini, Qurrotu; Hanifah, Iis; Rohmatin, Homsiatur
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i1.367

Abstract

Masalah gizi kurang pada balita masih menjadi tantangan besar dalam kesehatan masyarakat di Indonesia karena berdampak langsung terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status sosial ekonomi keluarga dengan kejadian gizi kurang pada balita usia 2–5 tahun di Desa Brani Kulon, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian meliputi seluruh balita usia 2–5 tahun sebanyak 120 anak, dengan sampel 92 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk menilai status sosial ekonomi keluarga serta pengukuran berat badan menurut umur berdasarkan Z-score WHO. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas keluarga berada pada status ekonomi rendah dan terdapat proporsi balita dengan gizi kurang yang cukup signifikan. Uji statistik menunjukkan hubungan bermakna antara status sosial ekonomi keluarga dengan kejadian gizi kurang (p < 0,05). Upaya pencegahan gizi kurang perlu difokuskan pada peningkatan kesejahteraan keluarga, edukasi gizi, dan akses layanan kesehatan.
Hubungan Kenaikan Berat Badan Dengan Kejadian Preeklamsia Pada Ibu Hamil Trimester III Di Puskesmas Jatiroto Umi Khusnul Khotimah; Tutik Ekasari; Iis Hanifah; Nova Hikmawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 12 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i12.2029

Abstract

Peningkatan berat badan merupakan salah satu faktor predisposisi terjadinya preeklamsia pada ibu hamil. Kebiasaan mengonsumsi makanan berlemak dan asin sering dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah akibat konsumsi lemak yang berlebihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara kenaikan berat badan dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Jatiroto, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang. Desain penelitian yang digunakan adalah studi cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 30 ibu hamil trimester III, dengan jumlah sampel sebanyak 30 ibu hamil trimester III yang mengalami preeklamsia. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi dari buku KIA, kemudian data diolah menggunakan SPSS dengan uji Spearman rho. Hasil analisis menunjukkan bahwa 8 ibu hamil dengan kelebihan berat badan memiliki risiko preeklamsia sebesar 26,7%, sedangkan ibu hamil dengan berat badan kurang atau normal memiliki risiko preeklamsia yang lebih rendah. Hasil analisis nilai signifikansi atau Sig. (2-tailed) sebesar 0,001, lebih kecil dari 0,05, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara variabel kenaikan berat badan dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil. Diharapkan Puskesmas Jatiroto dapat melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat mengenai faktor risiko preeklamsia pada ibu hamil.
Hubungan Ketuban Pecah Dini Dengan Kejadian Leukositosis Bayi Baru Lahir Pada Persalinan Sectio Caesarea Nisa, Faraidyah Ayu; Hanifah, Iis; Wahyuningsih, Sri
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 8 No 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jurnalmid-z.v8i2.5028

Abstract

One of the main causes of maternal and infant mortality in Indonesia is infection. Infection in the mother can occur due to premature rupture of membranes which can increase the risk of infection. Neonatal sepsis can cause leukocytosis (an increase in the number of white blood cells or leukocytes) in infants, which is an indicator of infection in response to bacterial infection in the body. This study aims to determine the relationship between premature rupture of membranes and the incidence of leukocytosis in newborns during Caesarean section delivery. This study is an observational analytical study with a retrospective approach. The data collected were secondary data from patient medical records from January to December 2024. Respondents were taken using a total sampling technique of 75 respondents, the test used was the Chi Square Test. The analysis results obtained a p value = 0.006, <α = 0.05 which indicates a significant relationship between premature rupture of membranes and the incidence of leukocytosis in newborns during Caesarean section delivery. A POR of 6.061 indicates that mothers who experience premature rupture of membranes during a Caesarean section have a six-fold higher risk of leukocytosis in their babies. Improving antenatal care and education for pregnant women is essential to reduce the incidence of infection in both mothers and babies.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Minat Wanita Usia Subur Melakukan Pemeriksaan IVA di Puskesmas Maron Susanti, Maria Ulfa; Ekasari, Tutik; Hanifah, Iis
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i2.395

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker pada wanita, terutama di negara berkembang. Pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) direkomendasikan sebagai metode skrining karena bersifat sederhana, murah, dan efektif. Namun, partisipasi wanita usia subur (WUS) dalam pemeriksaan IVA masih tergolong rendah, salah satunya dipengaruhi oleh kurangnya dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dengan minat WUS dalam melakukan pemeriksaan IVA di wilayah kerja Puskesmas Maron, Kabupaten Probolinggo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 95 WUS dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden tidak mendapat dukungan keluarga (64,2%) dan tidak berminat melakukan pemeriksaan IVA (86,3%). Uji statistik menunjukkan hubungan signifikan antara dukungan keluarga dan minat pemeriksaan IVA (p = 0,000). Keterlibatan keluarga sangat penting dalam meningkatkan kesadaran deteksi dini kanker serviks.
Hubungan Dukungan Suami dengan Keikutsertaan KB Implant di Desa Ngadirejo Nurchamidah, Luluk; Rohmatin, Homsiatur; Hanifah, Iis
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i2.416

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) merupakan strategi pemerintah dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. KB implant termasuk metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif, namun tingkat penggunaannya pada wanita usia subur (WUS) masih rendah. Salah satu faktor yang memengaruhi keputusan penggunaan KB implant adalah dukungan suami. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungan suami dengan keikutsertaan KB implant di Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Penelitian menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 41 WUS yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan sebagian besar responden tidak menggunakan KB implant (68,2%) dan memiliki dukungan suami yang rendah. Uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat hubungan signifikan antara dukungan suami dan keikutsertaan KB implant. Diperlukan peningkatan edukasi serta keterlibatan suami dalam program KB.
Pengaruh Pemberian Pangan Olahan untuk Diet Khusus (PDK) Terhadap Kenaikan Berat Badan Pada Balita Gizi Kurang di Desa Sumber Kembar Puskesmas Pakuniran Hasanah, Ratih Uswatun; Hanifah, Iis; Hikmawati, Nova
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i2.440

Abstract

Salah satu indikator kesehatan yang menjadi tolok ukur keberhasilan Millenium Development Goals (MDGs) adalah status gizi balita. Pertumbuhan dan perkembangan anak di bawah lima tahun dipengaruhi oleh asupan makro dan mikronutrien, yang dapat ditemukan dalam susu formula terstandar, salah satunya Pangan Olahan untuk Diet Khusus (PDK). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian PDK terhadap kenaikan berat badan balita gizi kurang di Desa Sumber Kembar, wilayah kerja Puskesmas Pakuniran. Pendekatan penelitian adalah cross sectional, dengan seluruh balita penerima PDK sebanyak 28 orang. Responden diambil melalui total sampling, dan analisis data menggunakan Paired T Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 23 balita (82%) mengalami kenaikan berat badan setelah pemberian PDK. Analisis SPSS pada taraf signifikansi 0,05 menghasilkan p value = 0,000 < α = 0,05, dengan koefisien korelasi 0,98, menunjukkan hubungan sangat kuat antara pemberian PDK dan kenaikan berat badan. Kesimpulannya, pemberian PDK berpengaruh signifikan terhadap kenaikan berat badan balita gizi kurang, dan sebagian besar balita mengalami perbaikan status gizi setelah intervensi, sehingga PDK efektif untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan balita.
Hubungan Self Regulation dengan Perilaku Pencegahan Seks Pra Nikah pada Remaja Kelas X IPA di SMAN 1 Krucil Tahun 2025 Rahmawati; Hanifah, Iis; Rohmatin, Homsiatur
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i2.442

Abstract

Masa remaja merupakan periode terjadi pertumbuhan dan perkembangan baik secara fisik, psikologis maupun intelektual. Sifat khas remaja yang memiliki rasa keingintahuan yang besar, menyukai petualangan dan tantangan serta cenderung berani menanggung resiko tanpa pertimbangan yang matang. Salah satu permasalahan yang terjadi pada masa remaja adalah perilaku seks pranikah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan self regulation dengan perilaku pencegahan seks pranikah pada Remaja Kelas X IPA di SMAN 1 Krucil. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian mencakup seluruh remaja Kelas X IPA Di SMAN 1 Krucil sebanyak 34 orang, sekaligus menjadi sampel penelitian. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner self regulation dan kuisioner perilaku pencegahan seks pranikah. Hasil penelitian yaitu berdasarkan uji statistic sperman rho, diketahui bahwa nilai p value 0,000 dengan α 0,05, karena nilai signifikansi < α maka H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti bahwa ada hubungan self regulation dengan perilaku pencegahan seks pranikah pada Remaja Kelas X IPA di SMAN 1 Krucil. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi intervensi promotif dalam perilaku pencegahan seks pranikah pada remaja