Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kepemilikan Institusional, Kebijakan Hutang, Pertumbuhan Perusahaan dan Cash Holding Terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Makanan dan Minuman Terdaftar di BEI Tahun 2017-2021 Hani Widianingrum; Vaya Juliana Dillak
EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/ekombis.v11i1.2773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional, kebijakan hutang, pertumbuhan perusahaan, dan cash holding terhadap nilai perusahaan pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021. Penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis regresi data panel dengan menggunakan Eviews 12. Data penelitian bersumber dari laporan tahunan dan laporan keuangan yang diperoleh dari website BEI dan website resmi perusahaan. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 17 perusahaan dengan periode selama lima tahun, namun terdapat data outlier sehingga total sampel adalah 14 perusahaan dengan 57 data. Penelitian ini menunjukkan kepemilikan institusional, kebijakan hutang, pertumbuhan perusahaan, dan cash holding secara simultan mempengaruhi nilai perusahaan. Secara parsial, hanya kebijakan hutang yang berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021. This study aims to determine the effect of institutional ownership, debt policy, company growth, and cash holding on firm value in food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2017-2021. This study uses descriptive statistical analysis and panel data regression analysis using Eviews 12. Research data sourced from annual reports and financial reports obtained from the IDX website and the company's official website. The sample selection used purposive sampling technique so that 17 companies were obtained with a period of five years, but there were outlier data so that the total sample was 14 companies with 57 data. This study shows that institutional ownership, debt policy, company growth, and cash holding simultaneously affect firm value. Partially, only debt policy have a negative effect on company value in food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2017-2021.
DESTINATION MARKETING, HOSPITALITY MOTIVATION, DAN PENGELOLAAN KEUANGAN DALAM RANGKA MENINGKATKAN KUNJUNGAN KE NAGARA PUNTANG DI KAWASAN GUNUNG PUNTANG KABUPATEN BANDUNG Donni Juni Priansa; Fanni Husnul Hanifa; Ratna Gema Maulida; Andrieta Shintia Dewi; Widya Sastika; Vaya Juliana Dillak; Ganjar Mohamad Disastra
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 1 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v3i1.452

Abstract

Wana Wisata Gunung Puntang yang terletak di Desa Cimaung, Kabupaten Banjaran, Kabupaten Bandung, merupakan salah satu destinasi wisata potensial yang menyediakan keindahan alam di Provinsi Jawa Barat. Gunung Puntang merupakan bagian dari rangkaian pegunungan Malabar. Potensi yang dimiliki Gunung Puntang yaitu Selain menawarkan wisata alam, dikawasan ini terdapat sebuah objek wisata sejarah peninggalan bangsa Belanda yang cukup unik. Sejumlah persoalan dihadapi oleh pengelola kawasan Gunung Puntang, terutama di NagaRa Puntang sebagai salah satu pengelola kawasan di Gunung Puntang. Tujuan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan ini adalah untuk mengembangkan destination marketing, hospitality motivation, dan pengelolaan keuangan bagi pengelola Wana Wisata Gunung Puntang.  Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada 12 Desember 2022, bertempat di Venue Wisata Gunung Puntang yang dihadiri oleh 25 orang peserta dari pengelola Wana Wisata Gunung Puntang. Hasil feedback dari pengelola Wana Wisata Gunung Puntang selaku target pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu memberikan kontribusi positif, kesegaran, dan wawasan kemampuan baru bagi pengelola Wana Wisata Gunung Puntang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan mengelola keuangan dengan optimal.   
Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Likuiditas, Kebijakan Dividen, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Return Saham (Studi Kasus Pada Perusahaan Sektor Properti, Real Estate, Dan Konstruksi Bangunan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2017) Syafira Widiarini; Vaya Juliana Dillak
Jurnal Ilmu Sosial Politik dan Humaniora (JISORA) Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Sosial Politik dan Humaniora
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik - Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.51 KB) | DOI: 10.36624/jisora.v2i2.21

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh profitabilitas (ROA), leverage (DER), likuiditas (CR), kebijakan dividen (DPR), dan ukuran perusahaan (SIZE) terhadap return saham pada perusahaan sektor properti, real estate, dan konstruksi bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2017. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari data laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan. Laporan tahunan dan laporan keuangan tersebut diperoleh dari website resmi Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor properti, real estate, dan konstruksi bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2017. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dan diperoleh 16 perusahaan dengan periode penelitian selama 5 tahun, sehingga diperoleh 80 data sampel. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan menggunakan software E-views 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan profitabilitas, leverage, likuiditas, kebijakan dividen, dan ukuran perusahaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap return saham. Secara parsial, profitabilitas (ROA), likuiditas (CR), dan kebijakan dividen (DPR) tidak berpengaruh terhadap return saham. Sedangkan, leverage (DER) berpengaruh dengan arah positif terhadap return saham dan ukuran perusahaan (SIZE) berpengaruh dengan arah negatif terhadap return saham.
Financial Performance: Diversification Strategy, Research and Development Intensity and Ownership an Empirical Study on Healthcare Industry Anastasia Adella; Vaya Juliana Dillak
JASa (Jurnal Akuntansi, Audit dan Sistem Informasi Akuntansi) Vol 7 No 2 (2023): August
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Langlangbuana Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/jasa.v7i2.2187

Abstract

Many studies have examined factors influencing a company's financial performance. Some previous studies, showed inconsistent results on diversification variables, research and development intensity, and the ownership structure of the dependent variable of the company's financial performance. This research aims to examine both simultaneously and partially the variables of a diversification strategy, research and development intensity, public ownership, and institutional ownership on the company's financial performance. The financial performance used in this study is profitability. This study used a sampling technique in the form of purposive sampling. The sample in the study uses healthcare sector companies. The development of the healthcare industry in Indonesia from year to year shows potential consequences. The occurrence of a pandemic indirectly made people aware of the importance of health. Therefore, the healthcare sector is considered a promising sector and plays an essential role in driving and sustaining the national economy. The data analysis technique in this research uses panel data regression on 39 observations from 2016-2021. The empirical findings show that research and development intensity and institutional ownership significantly positively affect the company's financial performance. On the other hand, the diversification strategy has a negative effect on the company's financial performance. Meanwhile, public ownership does not affect the company's financial performance.
PENGARUH EVA, RETENTION RATIO, DAN PROPORSI DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN TERHADAP HARGA SAHAM Safira, Indri Febri; Dillak, Vaya Juliana

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.734 KB) | DOI: 10.31955/mea.v5i1.897

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menguji dan mengetahui pengaruh economic value added (EVA), retention ratio, dan proporsi dewan komisaris independen terhadap harga saham pada perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di BEI periode 2016-2019. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di BEI dalam periode 2016-2019 sebanyak 16 perusahaan dengan waktu pengamatan selama 4 (empat) tahun sehingga mendapatkan 64 observasi. Teknik analisis yang digunakan untuk pengujian hipotesis pada penelitian ini adalah analisi regresi data panel dengan menggunakan bantuan software eviews 10. Berdasarkan penelitian hasil uji t, maka secara parsial menyatakan bahwa economic value added (EVA) dan retention ratio berpengaruh signifikan terhadap harga saham, sebaliknya proporsi dewan komisaris independen tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Berdasarkan penelitian hasil uji F, maka secara simultan menyatakan bahwa economic value added (EVA), retention ratio, dan proporsi dewan komisaris independen berpengaruh signifikan terhadapa harga saham.
PENGARUH CASH HOLDING, WINNER/LOSER STOCK DAN KEPEMILIKAN PUBLIK TERHADAP INCOME SMOOTHING (Studi Kasus pada Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2019) Mustikarini, Desti; Dillak, Vaya Juliana

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.747 KB) | DOI: 10.31955/mea.v5i3.1317

Abstract

Praktik income smoothing adalah sebuah tindakan yang dapat dilaksanakan oleh manajemen yang bertujuan untuk menstabilkan keuntungan dengan berpacu pada prosedur akuntansi yang berlaku umum. Hal ini dilakukan oleh manajemen karena investor beranggapan bahwa sebuah perusahaan yang mempunyai fluktuasi profit yang tinggi akan lebih sering dapat menerapkan praktik income smoothing. Alasan inilah yang akan membuat investor enggan untuk menginvestasikan dananya. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk meninjau pengaruh secara simultan maupun parsial antara Cash Holding,Winner/Loser Stock, dan Kepemilikan Publik terhadap Income Smoothing di dalam perusahaan sektor industri barang konsumsi yang telah didaftarkan pada Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2019. Penentuan sampel di dalam penelitian ini dapat dilakukan dengan cara metode purposive sampling, sehingga didapat sejumlah 124 sampel data penelitian. Hasil penelitian ini akan menjelaskan bahwasannya di dalam cash holding, winner/loser stock, dan kepemilikan publik mempunyai suatu pengaruh satu sama lain secara simultan terhadap income smoothing, sedangkan secara parsial hanya di dalam variabel winner/loser stock yang dapat memiliki suatu pengaruh ke arah negatif terhadap praktik income smoothing.
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, BIAYA AGENSI MANAJERIAL, STRUKTUR MODAL DAN GENDER DIVERSITY TERHADAP FINANCIAL DISTRESS Salim, Sanny Nafilla; Dillak, Vaya Juliana

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.749 KB) | DOI: 10.31955/mea.v5i3.1416

Abstract

Financial distress diartikan sebagai kondisi kesulitan finansial yang dialami perusahaan dengan menurunnya laba yang diperoleh, ketidakmampuan perusahaan untuk melunasi kewajibannya yang disajikan berdasarkan perbandingan laporan keuangan saat ini dengan periode sebelumnya. Terjadinya financial distress sebelum perusahaan mengalami kegagalan ataupun kebangkrutan. Penelitian ini mempunyai tujuan melihat pengaruh ukuran perusahaan secara simultan dan parsial, biaya agensi manajerial, struktur modal, dan gender diversity terhadap financial distress di perusahaan sektor pertanian yang terdaftar d Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2019. Penelitian ini memakai metode kuantitatif melalui teknik analisis regresi data panel dengan software Eviews 10. Teknik purposive sampling digunakan memperoleh sampel penelitian dan diperoleh 16 perusahaan dalam periode penelitian lima tahun maka diperoleh 80 sampel penelitian. Metode Altman Z-Score digunakan untuk perhitungan financial distress. Hasil penelitian yaitu secara simultan ukuran perusahaan, biaya agensi manajerial, struktur modal, dan gender diversity mempunyai pengaruh terhadap financial distress. Secara parsial ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress, struktur modal mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress sementara itu biaya agensi manajerial dan gender diversity tidak memberikan pengaruh terhadap financial distress. Diharapkan hasil penelitian ini bisa menjadi referensi bagi peneliti berikutnya, bagi perusahaan dan investor diharapkan memperhatikan ukuran perusahaan serta struktur modal yang dimiliki perusahaan.
PENGARUH LEVERAGE, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN, INVESTMENT OPPORTUNITY SET (IOS) DAN KEBIJAKAN DIVIDEN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN INDEKS LQ45 YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2016-2020 Br Sinuraya, Inka Noprianta; Dillak, Vaya Juliana

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.747 KB) | DOI: 10.31955/mea.v5i3.1426

Abstract

Tujuan penelitian melihat pengaruh dari leverage (DER), pertumbuhan perusahaan (Growth), investment opportunity set (MBVE), dan kebijakan dividen (DPR) terhadap nilai perusahaan (Tobin’s Q) indeks LQ45 di BEI tahun 2016-2020. Data penelitian berasal dari laporan tahunan yang diperoleh menggunakan situs web BEI dan perusahaan bersangkutan. Sampel diseleksi menggunakan purposive sampling sehingga didapatkan 16 sampel perusahaan di 5 tahun periode penelitian sehingga total sampel adalah 80. Analisis data adalah regresi data panel yang dibantu dengan aplikasi eviews 11. Penelitian ini menunjukkan DER, Growth, MBVE, dan DPR dengan simultan mempengaruhi nilai perusahaan. Uji parsial menghasilkan DER berpengaruh negatif signifikan, Growth berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan, MBVE berpengaruh positif dan signifikan, serta DPR berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap nilai perusahaan.
PENGARUH STRUKTUR MODAL, UKURAN PERUSAHAAN, SALES GROWTH DAN INTANGIBLE ASSET TERHADAP FINANCIAL DISTRESS Rahma, Nabila Habiba; Dillak, Vaya Juliana

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.747 KB) | DOI: 10.31955/mea.v5i3.1480

Abstract

Kajian berikut bertujuan guna tahu pengaruh struktur modal, ukuran perusahaan, sales growth, serta intangible asset terhadap financial distress pada lembaga manufaktur sub-sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2019. Populasi pada riset ini yaitu seluruh lembaga manufaktur sub-sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2019. Total sampel riset adalah 90 data riset terdiri dari 18 lembaga dengan periode selama lima tahun.. Metode analisis yang dipakai dalam riset berikut yaitu analisis regresi logistik. Hasil riset ini menunjukkan bahwa secara simultan variabel struktur modal, ukuran perusahaan, sales growth, dan intangible asset mempunyai pengaruh signifikan terhadap financial distress. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa struktur modal dan intangible asset mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap financial distress. Sedangkan ukuran perusahaan dan sales growth, secara parsial tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap financial distress.
PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO, TOTAL ASSET TURNOVER DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PERTUMBUHAN LABA Yasmine, Adella; Dillak, Vaya Juliana

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.739 KB) | DOI: 10.31955/mea.v5i3.1525

Abstract

Pertumbuhan laba ialah kenaikan persentase profit yang dihasilkan oleh perusahaan. Tujuan riset ini ialah untuk meninjau pengaruh simultan maupun parsial dari variabel DER, variabel TATO serta variabel ukuran perusahaan atas pertumbuhan laba. Penelitian menggunakan 220 sampel yang diperoleh menggunakan purposive sampling. Hasil pada penelitian yang dilakukan menampilkan bahwa DER memiliki hubungan negatif atas pertumbuhan laba. Hasil riset ini diharapkan dapat dijadikan evaluasi dalam pengambilan keputusan berinvestasi bagi investor dengan berinvestasi pada perusahaan yang mempunyai DER dibawah batas aman 0,5 agar berpeluang mendapatkan untung yang lebih besar. Sementara itu, riset ini juga dapat dijadikan perusahaan sebagai arahan dalam meningkatkan pertumbuhan laba. Salah satu cara meningkatkannya yaitu dengan menurunkan nilai dari DER serta mengawasi penggunaannya agar tidak melebihi batas aman 0,5.