Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Ukuran Perusahaan, Non Debt Tax Shield, Tangibility Assets Dan Kepemilikan Institusional Terhadap Struktur Modal (Studi pada Perusahaan Sektor Properti dan Real Estate yang Terdaftar di BursaEfek Indonesia Periode 2017-2020) Putri, Novaya Syatika; Dillak, Vaya Juliana
eProceedings of Management Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Ukuran Perusahaan, Non Debt Tax Shield, Tangibility Aset danKepemilikan Institusional terhadap Struktur Modal pada perusahaan Sektor Properti dan Real Estate yangteradaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metodenkuantitatif. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis regresi data panelyang dibantu dengan software Eviews 12. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive samplingberdasarkan kriteria yang ditentukan. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan sektor Properti dan Realestate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2020. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwasecara simultan variabel Ukuran perusahaan, Non debt tax shield, Tangibility aset dan Kepemilikan institusionalsecara simultan berpengaruh terhadap Struktur Modal. Secara parsial Ukuran perusahaan berpengaruh positifterhadap Struktur Modal. Sedangkan Non debt tax shield, Tangibility Asset dan Kepemilikan Institusional tidakberpengaruh terhadap struktur modal.Kata Kunci-kepemilikan institusional, non debt tax shield, struktur modal, tangibility assets, ukuranperusahaan.
Analisis Financial Distress Menggunakan Metode Altman Z-Score (Studi Kasus Perusahaan Farmasi Periode 2017-2021 Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia) Aulia, Mohammad Azhar; Dillak, Vaya Juliana; Dinata, Ruri Octania
eProceedings of Management Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Financial distress merupakan kondisi kesulitan finansial yang dialami perusahaan dengan menurunnya laba yangdiperoleh, ketidakmampuan perusahaan untuk melunasi kewajibannya yang disajikan berdasarkan perbandinganlaporan keuangan saat ini dengan periode sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secarasimultan dan parsial inflasi, nilai tukar, suku bunga, dewan direksi dan kepemilikan manajerial terhadap financialdistress pada perusahaan sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021 dengan melihat zscoreuntuk mengetahui apakah sedang mengalami financial distress atau tidak. Metode penelitian yang digunakanyaitu metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi data panel menggunakan software Eviews Ver9 dengan teknikpurposive sampling diperoleh 8 perusahaan dalam periode penelitian lima tahun maka diperoleh 40 sampel penelitian.Metode Altman Z-score digunakan untuk melakukan perhitungan financial distress. Hasil penelitian menunjukkanbahwa secara simultan variable independen berpengaruh secara simultan terhadap financial distress. Secara parsialjumlah dewan berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress sementara itu inflasi, nilai tukar, sukubunga, dan kepemilikan manajerial tidak memiliki pengaruh terhadap financial distress.Kata Kunci-inflasi, nilai tukar, suku bunga, dewan direksi, kepemilikan manajerial, financial distress.
Pengaruh Leverage, Kinerja Lingkungan, Sertifikasi Lingkungan, Dan Umur Perusahaan Terhadap Pengungkapan Lingkungan (Studi Kasus Pada Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2021) Sari, Dita Indah; Dillak, Vaya Juliana
eProceedings of Management Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengungkapan lingkungan merupakan bentuk dari pengungkapan yang berisi informasi terkait performa lingkungan juga wujud tanggungjawab perusahaan pada para stakeholders terkait lingkungan hidup yang mencakup pengelolaan limbah, penghambatan pencemaran atas lingkungan serta pelestarian alam. Tujuan penelitian adalah menganalisa bagaimana hubungan yang terjadi antara leverage, kinerja lingkungan, sertifikasi lingkungan, dan umur perusahaan dengan pengungkapan lingkungan. Penelitian menggunakan data sekunder dengan metode kuantitatif. Populasi penelitian ialah perusahaan Sub Sektor Industri Barang Konsumsi yang telah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak tahun 2016 hingga 2021. Purposive sampling dipilih sebagai teknik penentuan sampel sehingga terdapat 84 sampel sebagai hasil dari seleksi kriteria yang telah ditentukan. Pengujian hipotesis mengenakan regresi data panel dengan proses analisis mengenakan Software Eviews 12. Hasil yang diperoleh ditemukan adanya hubungan yang positif antar kinerja lingkungan, sertifikasi lingkungan, dan umur perusahaan dengan pengungkapan lingkungan. Sementara leverage tidak memiliki hubungan dengan pengungkapan lingkungan. Kata kunci-leverage, debt to asset ratio, kinerja lingkungan, sertifikasi lingkungan, umur perusahaan, pengungkapan lingkungan
Analisis Prudence Pada Sektor Makanan dan Minuman di Indonesia Dillak, Vaya Juliana; Yudowati, Siska Priyandini
EQUITY Vol 28 No 1 (2025): EQUITY
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34209/equ.v28i1.6870

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menguji bagaimana kehati-hatian dipengaruhi oleh risiko gugatan, kepemilikan manajemen, kesulitan keuangan, dan kepemilikan asing. Sebanyak 75 observasi dari perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2016 dan 2020 dipilih sebagai sampel dalam penelitian ini. Data diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistic deskripstif serta regresi data panel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, berbeda dengan krisis keuangan, kepemilikan manajemen, dan kepemilikan asing yang tidak berpengaruh terhadap prudent, risiko litigasi secara signifikan dan positif mempengaruhi prudent. Secara keseluruhan nilai prudensi pada industry makanan dan minuman mayoritas didominasi oleh perusahaan yang tidak menerapkan prudensi yaitu sebanyak 67%. Penelitian ini memiliki beberapa implikasi praktis yaitu bagi perusahaan yang mempunyai risiko litigasi yang tinggi agar dapat menjaga prudensi dalam pelaporan keuangan, selain itu disarankan agar investor menggunakan temuan-temuan studi mengenai risiko terhadap kehati-hatian sebagai sumber data ketika membuat keputusan investasi. Kata Kunci: Financial Distress; Kepemilikan Asing; Risiko Litigasi; Kepemilikan Manajerial; Prudensi.
Pengaruh Dewan Direksi, Dewan Komisaris, Komite Audit Dan Corporate Social Responsibility Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Rahmawati, Inge; Rikumahu, Brady; Dillak, Vaya Juliana
JAE (JURNAL AKUNTANSI DAN EKONOMI) Vol 2 No 2 (2017): JURNAL AKUNTANSI DAN EKONOMI
Publisher : UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.841 KB) | DOI: 10.29407/jae.v2i2.866

Abstract

Penerapan Good Corporate Governance saat ini bukan lagi sekedar kewajiban, namun telah menjadi kebutuhan bagi setiap perusahaan dan organisasi. Good Corporate Governance diperlukan untuk memberikan kemajuan terhadap kinerja suatu perusahaan dan dapat menjadikan perusahaan berumur panjang dan bisa dipercaya .Selain GCG, perusahaan juga harus berfokus pada Corporate Social Responsibility dari perusahaan tersebut, karena perkembangan dunia usaha saat ini menuntut perusahaan untuk lebih meningkatkan perhatiannya terhadap lingkungan sosial agar dapat meningkatkan kinerja keuangan perusahaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel dewan direksi, dewan komisaris, komite audit dan corporate social responsibility (CSR) terhadap kinerja keuangan yang diproksikan dengan return on assets (ROA) pada perusahaan sub sektor pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2015. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling yang menghasilkan 12 sampel dalam kurun waktu 3 tahun yaitu sebanyak 48 unit sampel. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis regresi data panel yang diolah menggunakan Eviews 9. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan variabel dewan direksi, dewan komisaris, komite audit dan corporate social responsibiity (CSR) berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan yang diproksikan dengan return on assets (ROA). Secara parsial variabel dewan direksi dan dewan komisaris berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Sedangkan variabel komite audit dan corporate social responsibility (CSR) tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan