Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

GAMBARAN PENGETAHUAN MENGGUNAKAN METODE BOOKLET PADA PENATALAKSANAAN BANTUAN HIDUP DASAR SISWA SMKN 1 SUNGAI PINANG Maria, Insana; Fitriani, Fitriani; Hasaini, Asni; Chrisnawati, Chrisnawati
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v9i1.605

Abstract

Basic Life Support (BHD) is an emergency measure to clear the airway, assist breathing, and maintain blood circulation without using assistive devices. Knowledge and ability are needed through a form of BHD training for lay people so that professional and skilled human resources can be obtained when carrying out first aid measures for victims of illness or accidents through providing basic life support properly and correctly. This research aims to determine the description of knowledge using the booklet method in the management of Basic Life Support for Students at SMKN 1 Sungai Pinang. This research method is descriptive, this research design will use media in the form of booklets in the counseling process regarding Basic Living Assistance to Students of SMKN 1 Sungai Pinang. The sample in this research was 145 students at SMKN 1 Sungai Piang. The results of the research show that the level of knowledge of SMKN 1 Sungai Pinang students using the Booklet Method in the management of Basic Life Support is 39% in the enough Criteria. Conclusion: BHD training for lay people using the booklet method provides significant meaning in increasing knowledge. So that BHD training education will be effective using the booklet method.
EFEKTIVITAS EDUKASI DAN PENDAMPINGAN TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA MENGALAMI PENYAKIT DEGENERATIF Barus, Ihwannur Yahya; Maria, Insana; Sukmawaty, Martini Nur; Hidayat, Taufik
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55539

Abstract

Penyakit degeneratif merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang terus meningkat di Indonesia dan menyebabkan tingginya angka morbiditas, mortalitas, beban ekonomi pada masyarakat. Pemahaman keluarga tentang penyakit degeneratif dan mengatasi kecemasan dapat dilakukan dengan pemberian pendidikan kesehatan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi dan pendampingan terhadap penurunan tingkat kecemasan pada keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit degeneratif di wilayah kelurahan Syamsudin Noor Banjarbaru. Didapatkan hasil p value sebesar 0.000, dimana p < 0.005 sehingga adanya efektivitas edukasi dan pendampingan terhadap penurunan tingkat kecemasan keluarga dengan anggota keluarga mengalami penyakit degeneratif. Penilitian kuantitatif dengan Quasy Eksperimental Desain dengan menggunakan metode two group pretest postest with control design. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat kelurahan Syamsudin Noor Banjarbaru. Sampel 60 orang responden. Teknik pengambilan sampling pada penelitian ini melalui metode Consecutive sampling. Instrumen yang digunakan penelitian ini yaitu dengan kuesioner, kuesioner tentang tingkat kecemasan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon, Didapatkan hasil p value sebesar 0.000, dimana p < 0.005 sehingga adanya efektivitas edukasi dan pendampingan terhadap penurunan tingkat kecemasan keluarga dengan anggota keluarga mengalami penyakit degeneratif. Hasil analisis menunjukkan bahwa edukasi dan pendampingan secara signifikan lebih efektif  menurunkan tingkat kecemasan keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit degeneratif dibandingkan dengan pemberian edukasi saja.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN TEKANAN DARAH DAN NADI PADA PASIEN HEMODIALISIS DI RSD IDAMAN KOTA BANJARBARU Risda, Nor; Muhlisoh, Muhlisoh; Raziansyah, Raziansyah; Maria, Insana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55583

Abstract

Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan masalah kesehatan global dengan insidensi meningkat. Hemodialisis pada pasien ESKD dapat menimbulkan kecemasan yang memengaruhi tekanan darah dan frekuensi nadi serta berdampak pada stabilitas kardiovaskular dan kualitas hidup pasien. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan tingkat kecemasan terhadap tekanan darah dan nadi pada pasien yang menjalani hemodialisis di RSD Idaman Kota Banjarbaru. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain cross-sectional yang dilakukan di RSD Idaman Banjarbaru pada Desember 2025, dengan populasi 80 pasien dan sampel 71 responden menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner GAD-7, sphygmomanometer, dan oksimeter, serta analisis data menggunakan uji Spearman rho. Didapatkan hasil p value = 0.011 (p < 0.05) dan r = -0.0301 adanya hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan frekuensi nadi, pada pasien hemodialisis di RSD Idaman Kota Banjarbaru. Dengan adanya pengukuran tingkat kecemasan pasien hemodialisis disarankan untuk mengelola kecemasan melalui edukasi, konseling, atau teknik relaksasi agar repons fisiologis tubuh tetap terkontrol Mayoritas pasien tidak cemas dan mengalami hipertensi dengan nadi umumnya normal. Kecemasan tidak berhubungan dengan tekanan darah, tetapi berhubungan sangat lemah dengan nadi, sehingga perubahan hemodinamik lebih dipengaruhi faktor fisiologis.