Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI PERUSAHAAN DENGAN PENGUNGKAPAN AKUNTANSI SDM SEBAGAI VARIABEL INTERVENING afrilia, Devi; Nafsiah, Siti Nurhayati
Jemasi: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol 19 No 2 (2023): JEMASI: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas IBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/jemasi.v19i2.727

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan, umur perusahaan, dan diversifikasi produk terhadap nilai perusahaan dengan mempertimbangkan pengungkapan akuntansi Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai variabel intervening. Data diperoleh dari laporan keuangan perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019-2021. Peneliti melakukan analisis dengan metode regresi guna menguji hipotesis dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, tetapi memiliki pengaruh positif terhadap pengungkapan akuntansi SDM. Namun, ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, melainkan berpengaruh positif terhadap pengungkapan akuntansi SDM. Selain itu, umur perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai dari perusahaan, tetapi berpengaruh positif terhadap pengungkapan akuntansi SDM. Namun, diversifikasi produk tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan maupun pengungkapan akuntansi SDM. Pengungkapan akuntansi SDM juga tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Investor lebih tertarik pada profitabilitas perusahaan daripada informasi pengungkapan akuntansi SDM. Hasil penelitian ini menyumbangkan pemahaman tentang beberapa faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan dan pengungkapan informasi SDM terutama pada sektor makanan dan minuman di Indonesia.
Determinan Pengungkapan Akuntansi Sumber Daya Manusia (Pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia) Herliza, Bella; Nafsiah, Siti Nurhayati
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 1 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i1.10770

Abstract

Human resources (HR) play a crucial role as drivers in all corporate activities. Competent HR bring competitive advantages and add value. Human resource accounting is the process of identifying, measuring, and communicating HR data to various stakeholders. HR is considered a valuable asset to companies, as the company's vision and strategies would not succeed without quality HR. This research focuses on the manufacturing industry in the Indonesia Stock Exchange (IDX), exploring the factors influencing human resource accounting disclosure. The identified population consists of 102 manufacturing companies in the basic and chemical industry sectors listed on the IDX in 2022. The sampling method used is purposive sampling based on considerations that yield a sample of 80 manufacturing companies in the basic and chemical industry sectors. Secondary data used in this study is from the annual reports of the year 2022. Additionally, secondary data is obtained from various company websites, articles, books, and previous research as sources. In this study, the dependent variable is human resource accounting disclosure, while the independent variables are profitability, company size, institutional ownership, product diversification, and share concentration. The research findings indicate that overall, all independent variables have a significant positive influence on human resource accounting disclosure. However, when analyzed separately, variables such as profitability, product diversification, share ownership concentration, and institutional ownership do not have a significant influence on human resource accounting disclosure in manufacturing companies listed on the IDX. Only the variable of company size has a significant influence on human resource accounting disclosure. Keywords: accounting disclosure, HR accounting, human resources (HR), manufacturing industry
Pengaruh Sosialisasi SAK-EP, Tingkat Pendidikan Pemilik, dan Pemahaman Akuntansi Terhadap Implementasi SAK-EP Pada UMKM Di Kota Palembang Fernanda; Nafsiah, Siti Nurhayati
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 9 No. 4 (2025): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v9i4.18253

Abstract

The Financial Accounting Standards for Entities Without Public Accountability (SAK EP) were introduced to help micro, small, and medium enterprises (MSMEs) prepare financial statements that are simple yet in line with accounting standards. However, their implementation remains relatively low in practice. This study aims to examine the influence of socialization activities, owners’ educational background, and accounting knowledge on the implementation of SAK EP among MSMEs in Palembang City. A quantitative approach was applied using multiple linear regression analysis, with data collected through questionnaires distributed to MSME owners. The findings reveal that both the educational level of business owners and their accounting understanding significantly affect the adoption of SAK EP, whereas socialization does not have a significant impact. These results support the Theory of Planned Behavior, emphasizing that perceived behavioral control plays a crucial role in shaping accounting practices. The implication is that improving accounting literacy and providing technical training are more effective strategies than relying solely on administrative socialization to enhance the application of SAK EP. Keywords : SAK EP, MSMEs, education, accounting understanding, socialization
Peningkatan Kesadaran Akuntabilitas Berbasis PSAK 69 pada Perusahaan Perkebunan: Pendekatan Sosial di Desa Panang Jaya Nafsiah, Siti Nurhayati; Yudiastuti, Helda; Marlindawati, Marlindawati; Septayuda, Irwan; Meilani, Meilani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3575

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran akuntabilitas pada perusahaan perkebunan di Desa Panang Jaya melalui sosialisasi penerapan PSAK 69 tentang Agrikultur. Karena perusahaan perkebunan sangat bergantung pada aset biologis, pemahaman pencatatan dan pelaporannya menjadi penting untuk menjaga transparansi keuangan. Namun, pemahaman pemangku kepentingan terhadap PSAK 69 masih rendah sehingga berpotensi menimbulkan salah saji laporan keuangan .Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan sosial melalui penyuluhan teknis dan dialog partisipatif dengan karyawan bagian akuntansi dan keuangan. Pendekatan ini mendorong kesadaran bahwa akuntabilitas pelaporan aset biologis adalah bagian dari tanggung jawab sosial Perusahaan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang konsep aset biologis, pengukuran nilai wajar sesuai PSAK 69, serta pentingnya akuntabilitas. Selain itu, muncul komitmen bersama antara karyawan dan manajemen untuk menerapkan pelaporan yang lebih transparan. Program ini berkontribusi pada peningkatan literasi akuntansi sektor agrikultur dan penguatan tata kelola perusahaan perkebunan di Desa Panang Jaya.
Pemberdayaan UMKM Kipas Bambu melalui Pengembangan Kompetensi SDM di Desa Tanjung Tambak Nafsiah, Siti Nurhayati; Merina, Citra Indah; Agustina, Merry; Terzaghi, Muhammad Titan; Mayasari, Rosalina Pebrica
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3885

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian masyarakat. Namun demikian, UMKM masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti keterbatasan pengetahuan pengelolaan usaha, kualitas pengemasan produk, serta pemanfaatan pemasaran digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM Kipas Bambu melalui penyuluhan dan pendampingan pengelolaan usaha, peningkatan kualitas produk, dan pemasaran digital. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dengan desain one group pre-test–post-test. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan melalui kuesioner pre-test dan post-test, serta diperkuat dengan observasi dan wawancara. Indikator yang diukur meliputi pengetahuan pengelolaan usaha, keterampilan produksi dan pengemasan, pemanfaatan pemasaran digital, persepsi kinerja usaha, serta motivasi dan keberlanjutan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pada seluruh indikator evaluasi, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 2,32 dan meningkat menjadi 4,13 pada post-test. Peningkatan ini mengindikasikan bahwa kegiatan pengabdian berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta motivasi mitra UMKM dalam mengelola dan mengembangkan usahanya.
PENGUATAN TATA KELOLA PELAYANAN MAHASISWA DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM) Siti Nurhayati Nafsiah; Mukran, Mukran; Emilia Gustini; Merry Agustina; A.Yani Ranius; Diana, Diana; Darwin, Darwin
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) memerlukan tata kelola pelayanan mahasiswa yang efektif dan akuntabel. Namun, masih dijumpai kendala berupa keterbatasan pemahaman kebijakan dan belum optimalnya kualitas pelayanan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat tata kelola pelayanan mahasiswa dalam mendukung implementasi MBKM melalui pendekatan penguatan kapasitas. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, diskusi kelompok terarah, dan pendampingan dengan pendekatan partisipatif. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman, kualitas, serta akuntabilitas pelayanan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra terhadap kebijakan MBKM dan perbaikan persepsi terhadap kualitas pelayanan mahasiswa. Penggunaan kuesioner terbukti efektif sebagai instrumen evaluasi capaian kegiatan. Kegiatan ini berkontribusi dalam mendukung implementasi MBKM yang lebih optimal serta penguatan tata kelola pelayanan mahasiswa melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Perlakuan Akuntansi Syariah Berbasis Digitalisasi pada Transaksi Perbankan (Studi Kasus Bank Syariah Indonesia KCP Palembang Radial) Masek Ati , Yusna Putri Sidar; Nafsiah, Siti Nurhayati
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 1 (2026): EduTIK : Februari 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of digital technology has driven significant transformation in the Islamic banking industry, including the application of sharia-based accounting practices that must remain compliant with sharia principles. The digitalization of banking transactions offers efficiency and convenience, but also presents challenges in the recognition, measurement, recording, and reporting of financial transactions in accordance with Sharia Accounting Standards (PSAK Syariah). This study aims to analyze the implementation of sharia accounting treatment based on digitalization in banking transactions at Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Palembang Radial, as well as to identify the challenges and efforts undertaken to maintain sharia compliance. This research employs a qualitative approach using a case study method, with data collected through interviews, observation, and documentation. The results indicate that the implementation of digital-based sharia accounting at BSI KCP Palembang Radial has been carried out properly and is in accordance with sharia principles and applicable accounting standards. Digitalization has improved transaction efficiency, accuracy of accounting records, transparency of information, and quality of customer services. However, challenges remain, particularly related to the readiness of human resources in operating digital systems. The study concludes that digitalization plays a positive role in supporting sharia accounting implementation, provided it is accompanied by continuous improvement of human resource competence and effective supervision to ensure sustained compliance with sharia principles.