Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ANALYSIS OF THE FACTORS CAUSING BAD CREDIT AT SHARIA COMMERCIAL BANKS IN INDONESIA Siti Nurhayati Nafsiah; liano, Arlon
I-Finance Journal Vol 10 No 1 (2024): I-FINANCE: a Research Journal on Islamic Finance
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/6fngwd44

Abstract

This purpose of this study was to analyze the factors that cause bad debts at Islamic commercial banks in Indonesia. The population in this study is Islamic Commercial Banks registered with the Financial Services Authority (OJK). Samples were taken through saturated sampling techniques totaling 13 Islamic Commercial Bank data in Indonesia. Factors causing bad debts at Islamic Commercial Banks in Indonesia are shown through reports and data that have been registered with the Financial Services Authority (OJK). The factors that cause bad credit are very important to study because the magnitude of the problems that occur within the internal company is caused by bad credit. The results of this study indicate that based on the t test the BOPO variable (Operating Costs of Operating Income) has a significant effect on NPF (Non Perfotming Financing), Likewise the FDR variable (Financing to Deposit Ratio) has a significant effect on NPF (Non Perfoming Financing). Then in the F test it is known that the BOPO and FDR variables have a significant effect on NPF. The conclusion shows that both partially and simultaneously the BOPO and FDR variables affect NPF
MENGENALKAN KONSEP BISNIS DIGITAL KEPADA GENERASI MUDA UNTUK MERANGSANG SEMANGAT BERWIRAUSAHA PADA PELAJAR SMA R.A KARTINI PALEMBANG Siti Nurhayati Nafsiah; Marlindawati Marlindawati; Dinny Dinny; Darwin Darwin; Nur Intan Akuntari
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 3 No. 1: Januari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v3i1.7284

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan konsep bisnis digital kepada generasi muda, khususnya pelajar SMA R.A Kartini Palembang, guna merangsang semangat berwirausaha di kalangan mereka. Dalam era digital ini, pemahaman tentang bisnis online menjadi keterampilan esensial yang dapat membuka peluang baru dan memberdayakan masyarakat. Pengabdian ini melibatkan serangkaian kegiatan, termasuk workshop, pelatihan, dan pembimbingan, yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang konsep bisnis digital. Metode pengabdian ini mencakup penyampaian materi mengenai dasar-dasar bisnis online, strategi pemasaran digital, dan penggunaan media sosial sebagai alat promosi. Hasil dari pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelajar dalam memanfaatkan teknologi digital untuk merintis usaha mereka sendiri. Evaluasi dilakukan melalui pengisian kuesioner bagi para siswa peserta sebelum dan sesudah kegiatan, dengan fokus pada peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan berwirausaha. Dengan demikian, pengabdian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam membentuk generasi muda yang siap menghadapi tantangan di era digital dan memiliki semangat berwirausaha yang tinggi.
PENINGKATAN PEMAHAMAN MEDIA: STRATEGI CERDAS SISWA SMA DALAM MENYIKAPI INFORMASI PALSU (HOAX) MELALUI MEDIA SOSIAL Siti Nurhayati Nafsiah; Citra Indah Merina; Muhammad Titan Terzaghi; Mukronroni Mukronroni; Irwan Septayudha
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 3 No. 1: Januari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v3i1.7285

Abstract

Seluruh dunia saat ini mengalami tantangan yang serupa, yaitu penyebaran berita bohong yang meluas. Berita bohong muncul secara masif dalam berbagai konteks, mulai dari politik hingga kesehatan, dan dari urusan publik hingga kehidupan pribadi. Kehadiran internet, bersama dengan budaya yang tumbuh di ranah publik, membuat masyarakat kesulitan membedakan antara informasi yang faktual dan berita bohong. Langkah kunci untuk mengatasi masalah ini adalah dengan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi banjir informasi. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan literasi media. Literasi media dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, terutama untuk menghadapi generasi muda yang tumbuh di era digital. Selain itu, pertukaran informasi terkait berita bohong dan diskusi juga sangat penting untuk membangun komunitas yang mampu melawan penyebaran berita bohong. Salah satu cara untuk meningkatkan literasi media adalah melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, seperti diskusi dan penyuluhan yang diselenggarakan di sekolah menengah atas. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman generasi muda dalam menghadapi berita bohong dengan memberikan contoh-contoh aktual dan informasi mengenai risikonya. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan model pendidikan dan literasi media guna meningkatkan kemampuan generasi muda dalam mengidentifikasi dan merespons berita bohong.
ANALISIS PENGETAHUAN PERPAJAKAN, KONDISI KEUANGAN DAN SANKSI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN PENGUSAHA HOTEL DALAM MEMBAYAR PAJAK HOTEL Pertiwi, Angga; Nafsiah, Siti Nurhayati
OPTIMA Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/optima.v7i2.6284

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan wajib pajak, menganalisis kondisi keuangan wajib pajak, dan  menganalisis pemberian sanksi perpajakan terhadap kepatuhan pengusaha hotel dalam membayar pajak hotel di Kota Palembang. Jenis penelitian ini ialah kuantitatif, adapun analisis data yang dipergunakan adalah Analisis Statistik deskriptif dengan Uji asumsi Klasik, Analisis Regresi Linier Berganda dan Uji Hipotesis. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa                    1. Pengetahuan perpajakan berpengaruh terhadap kepatuhan pengusaha hotel dalam membayar pajak hotel, semakin banyak pengetahuan wajib pajak maka semakin memiliki sikap sadar diri yang besar untuk membayar kewajibannya. 2. Kondisi keuangan berpengaruh terhadap kepatuhan pengusaha hotel dalam membayar pajak, makin membaik kondisi keuangan hotel maka akan semakin patuh pengusaha hotel dalam membayar pajak hotel untuk memenuhi kewajibannya. 3. Sanksi pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan pengusaha hotel dalam membayar pajak hotel, terjadi karena minimnya pemahaman mengenai sanksi pajak yang telah diberlakukan. 4. Hasil penelitian memberikan jika 85,3% kemampuan variabel Pengetahuan Pajak, kondisi Keuangan, dan sanksi Pajak mengungkapkan Kepatuhan wajib Pajak serta tersisa 14,7% itu dijelaskan oleh faktor lain yang tidak ada dalam penelitian ini. 5. Pengetahuan Perpajakan dan Kondisi Keuangan berpengaruh terhadap Kepatuhan Pengusaha Hotel dalam Membayar Pajak Hotel. Dalam hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pengetahuan perpajakan, kondisi keuangan berpengaruh terhadap kepatuhan pengusaha hotel dalam membayar pajak hotel sedangkan sanksi pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan pengusaha hotel dalam membayar pajak hotel.
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Beban Pajak Tangguhan Dan Leverage Terhadap Tindakan Penghindaraan Pajak (Tax Avoidance) Dengan Transparansi Sebagai Variabel Moderating Pada Perusahaan ManufakturYang Terdaftar Di BEI Damayanti, Damayanti; Nafsiah, Siti Nurhayati
Jurnal Media Wahana Ekonomika Vol. 19 No. 3 (2022): Jurnal Media Wahana Ekonomika, Oktober 2022
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jmwe.v19i3.9460

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, beban pajak tangguhan dan leverage terhadap tindakan penghindaran (tax avoidance) dengan transparansi sebagai variabel moderating pada perusahaan manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang diproksikan dengan cash effective tax rate. Dengan populasi meliputi seluruh perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode pengamatan yaitu 2018-2021. Dari seluruh perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI, kami memilih 15 perusahaan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Untuk mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat, semua data sekunder diolah sesuai indikator yang digunakan dan dilakukan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, beban pajak tangguhan, tidak berpengaruh terhadap tindakan penghindaran pajak (CETR) berdasarkan nilai signifikansi uji-t sebesar 0,185, 0,473, atau lebih besar dari 0,05. Dengan demikian, hipotesis bahwa ukuran perusahaan, beban pajak tangguhan tidak berpengaruh terhadap tindakan penghindaran pajak. Leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tindakan penghindaran pajak, ukuran perusahaan*transparansi dan beban pajak tangguhan*transparansi tidak memoderasi hubungan terhadap tindakan penghindaran pajak berdasarkan nilai signifikansi uji-t 0,180 dan 0,431. Sedangkan leverage*transparansi memperkuat terhadap tindakan penghindaran pajak berdasarkan nilai signifikansi uji-t sebesar 0,025 atau lebih kecil dari 0,05. Kata Kunci : Ukuran Perusahaan, Beban Pajak Tangguhan, Leverage, Tindakan Penghindaran Pajak (tax avoidance), Transparansi  ABSTRACT This study aims to determine the effect of firm size, deferred tax burden and leverage on tax avoidance with transparency as a moderating variable in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange as proxied by the cash effective tax rate. With a population covering all food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the observation period, 2018-2021. From all food and beverage companies listed on the IDX, we selected 15 companies using purposive sampling technique. To determine the effect of independent variables on variables, all secondary data was used according to the indicators used and multiple linear regression analysis was performed. The results of this study indicate that firm size, deferred tax expense has no effect on tax avoidance measures (CETR) based on the t-test significance value of 0.185, 0.473, or greater than 0.05. Thus, it is hypothesized that firm size, deferred tax expense has no effect on tax avoidance. Leverage has a negativeand significanteffect on tax avoidance measures, firm size*transparency and deferred expense*transparency do not moderate the relationship to tax avoidance actions based on the t-test significance valuesof 0.180 and 0.431. Meanwhile, leverage*transparency strengthens tax avoidance measures based on the t-test significance value of 0.025 or less than 0.05. Keywords: Firm Size, Deferred Tax Expense, Leverage, Tax Avoidance, Transparency
Analisis Pengakuan Pendapatan Berdasarkan PSAK 72 PT Mandiri Indonesia Agam Palembang Sari, Indah Permata; Nafsiah, Siti Nurhayati
Jurnal Media Wahana Ekonomika Vol. 19 No. 3 (2022): Jurnal Media Wahana Ekonomika, Oktober 2022
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jmwe.v19i3.9465

Abstract

ABSTRAK  Jenis informasi yang dikumpulkan oleh ilmuwan adalah sebagai informasi subjektif yang terdiri dari informasi penting dan informasi opsional. Strategi pemeriksaan informasi dengan mengumpulkan informasi, membedah informasi yang diperoleh dari organisasi dan membuat korelasi antara dua laporan fiskal. Organisasi merasakan pendapatan menggunakan strategi premis pengumpulan di mana organisasi merasakan pendapatan ketika pertukaran terjadi. Organisasi tidak memiliki pilihan untuk mengakui tenaga kerja dan produk yang diperlakukan sebagai komitmen eksekusi tunggal dan, yang mengejutkan, pengakuan pendapatan organisasi tidak sepenuhnya sesuai dengan PSAK No. 72. Pengakuan pendapatan perjanjian dengan klien PT. Mandiri Indonesia Agam tidak setuju dengan PSAK 72. Karena organisasi merasakan pendapatan di tempat berkumpul ketika pertukaran terjadi atau ketika perjanjian disahkan terlepas dari persyaratan dalam pengakuan pendapatan, sedangkan dalam PSAK 72 organisasi harus melihat pendapatan secara bertahap selama adanya perjanjian (sepanjang waktu) atau pada satu titik (pada suatu tempat waktu) dengan 3 tahap sesuai pedoman pembukuan moneter. Estimasi gaji yang diterapkan oleh PT. Mandiri Indonesia Agam tergantung pada kesepakatan yang ditandai dan sesuai dengan seluk-beluk biaya pertukaran terlepas dari porsi biaya pertukaran. Ini tidak sesuai PSAK No. 72 dalam perkiraan gaji. Organisasi belum sepenuhnya melaksanakan PSAK no. 72 dengan alasan bahwa organisasi tidak memiliki pilihan untuk sepenuhnya merasakan pendapatan secara bertahap selama adanya perjanjian (sepanjang waktu) atau pada satu titik (di tempat waktu). Administrasi organisasi menerima bahwa pengakuan pendapatan tidak dapat diterapkan pada perjanjian apa pun. Ada kondisi yang terkait dengan pemanfaatan keuntungan oleh klien, peningkatan nilai sumber daya di sisi klien, serta penyelesaian pada tahap angsuran perjanjian bahwa organisasi tidak memiliki pilihan untuk belajar. Kata Kunci: Pendapatan, Berdasarkan Psak 72, PT  Mandiri Indonesia agam  ABSTRACT The type of data collected by the researcher is in the form of qualitative data consisting of primary data and secondary data. Methods of data analysis by collecting data, analyzing data obtained from the company and making comparisons between the two financial statements. The company recognizes revenue using the accrual basis method where the company recognizes revenue when the transaction occurs. The company has not been able to distinguish goods and services that are treated as a single performance obligation and even the company's revenue recognition is not fully in accordance with PSAK No. 72. Recognition of contract revenue with customers of PT. Mandiri Indonesia Agam has not complied with PSAK 72. Because the company recognizes revenue on an accrual basis when the transaction occurs or when the contract is signed without regard to the terms in revenue recognition, while in PSAK 72 the company must recognize revenue in stages over the life of the contract (over the time) or at a certain point (at a point of time) with 3 steps according to financial accounting standards. Income measurement applied by PT. Mandiri Indonesia Agam is based on a signed contract and in accordance with the details of the transaction price without regard to the allocation of the transaction price. This is not in accordance with PSAK No. 72 in the measurement of income. The company has not fully implemented PSAK no. 72 because the company has not been able to fully recognize revenue in stages over the life of the contract (throughout the time) or at a certain point (at a mark of time). The company's management believes that revenue recognition cannot be applied to any contract. There are conditions related to the consumption of benefits by the customer, the increase in the value of assets on the customer's side, as well as the agreement on the payment stage of the contract that the company has not been able to study. Keywords: Income, Based on PSAK 72, PT Mandiri Indonesia agam
Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Sistem Pengendalian Internal Dan Budaya Organisasi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan (Studi Kasus BAPENDA Kota Palembang) Manik, Sasa Ariana; Nafsiah, Siti Nurhayati
Jurnal Media Wahana Ekonomika Vol. 20 No. 3 (2023): Jurnal Media Wahana Ekonomika, Oktober 2023
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jmwe.v20i3.13144

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh kompetensi sumber daya manusia, sistem pengendalian intern, dan budaya organisasi terhadap kualitas laporan keuangan menjadi topik perbicangan dewasa ini. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer. Jenis data primer yaitu data diperoleh secara langsung tanpa perantara dalam bentuk pernyataan secara terstruktur. Teknik pengumpulan data melalui penyebaran angket atau angket dengan besar sampel adalah 32 responden. Metode kuesioner ini digunakan untuk memperoleh informasi mengenai Kompetensi Sumber Daya Manusia, Sistem Pengendalian Intern dan budaya organisasi, sehingga dapat dianalisis pengaruhnya terhadap kualitas laporan keuangan. Metode statistik yang digunakan adalah statistik deskriptif dan PLS dengan menggunakan program SmartPLS versi 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kompetensi sumber daya manusia dan variabel sistem pengendalian intern tidak berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan, dan variabel budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Dan terdapat pengaruh kompetensi sumber daya manusia, sistem pengendalian intern dan budaya organisasi terhadap kualitas laporan keuangan secara simultan. Kata kunci: Kompetensi Sumber Saya Manusia, Sistem Pengendalian Intern, Budaya Organisasi, Kualitas Laporan Keuangan Abstract The purpose of this research is to examine the influence of human resource competence, internal control systems, and organizational culture on the quality of financial reports which are the current topic of discussion. The type of data used in this research is quantitative data. Collecting data in this study using primary data. The type of primary data is data obtained directly without intermediaries in the form of structured statements. Data collection techniques through questionnaires or questionnaires with a total sample of 32 respondents. This questionnaire method is used to obtain information about the Competence of Human Resources, Internal Control Systems and organizational culture, so that the effect on the quality of financial reports can be analyzed. The statistical method used is descriptive statistics and PLS uses the SmartPLS version 4.0 program. The results showed that the human resource competency variable and the internal control system variable had no effect on the quality of financial reports, and the organizational culture variable had a positive and significant effect on the quality of financial reports. And there is influence of human resource competency, internal control systems and organizational culture on the quality of financial reports simultaneously. Keywords: Human Resource Competence, Internal Control System, Organizational Culture, Quality of Financial Reportin
Partisipasi Dalam Musyawarah Dana Desa: Sebagai Bagian Penting dalam Pengelolaan Dana Desa Silvia, Mega; Agustini, Emilia; Sartika, Dewi; Nafsiah, Siti Nurhayati; Julianti, Elsya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 7 (2024): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i7.1290

Abstract

Salah satu komponen penting dalam pengelolaan dana desa adalah musyawarah mengenai penggunaan dana desa. Musyawarah ini harus dilakukan untuk memastikan bahwa kebutuhan dan keinginan nyata masyarakat desa dipertimbangkan, sehingga pembangunan yang dilakukan dapat dilakukan dengan lebih efisien dan berdampak positif pada kesejahteraan mereka. Diharapkan bahwa dosen program akuntansi Universitas Bina Darma berpartisipasi dalam musyawarah desa untuk menunjukkan hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Kami berharap bahwa keterlibatan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam memajukan pembangunan dan kesejahteraan desa Simpang Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan.
MENINGKATKAN EFISIENSI PROSEDUR PENGGAJIAN & PENGUPAHAN KARYAWAN PADA PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO) Siti Nurhayati Nafsiah; Marlindawati, Marlindawati; Helda Yudiastuti; Nur Intan Akuntari; Darwin, Darwin; Fernanda, Fernanda
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 3 No. 12: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v3i12.9278

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di PT Kereta Api Indonesi (Persero) bertujuan untuk peningkatan efisiensi proses penggajian dan pengupahan karyawan. Dalam era digital saat ini, pengelolaan sumber daya manusia yang efektif sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan kepuasan karyawan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode tinjauan pada prosedur pengajian dan pengupahan karyawan dan tanya jawab untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam sistem penggajian saat ini.Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa prosedur pengajian dan pengupahan pada PT.Kereta Api Indonesia (Persero) sudah baik karena tidak ada keterlambatan dalam pemrosesan gaji, sistemnya transparan dan system informasi akuntansi yang terintegrasi akan tetapi masih ada karyawan yang terlambat masuk kerja tanpa kabar dan ada kalanya terjadi trouble dari mesin kehadiran sehingga karyawan tidak bisa mengakses kehadirannya dengan lancer. Untuk mengatasi masalah tersebut, tim pengabdian merekomendasikan pelatihan bagi staf terkait penggunaan teknologi baru. Dengan implementasi rekomendasi ini, diharapkan efisiensi proses penggajian dan pengupahan dapat meningkat, yang pada gilirannya akan meningkatkan motivasi dan kepuasan kerja karyawan.Melalui upaya ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) diharapkan dapat memperkuat komitmennya terhadap kesejahteraan karyawan serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif dan transparan
MENINGKATKAN EFEKTIFITAS ADMINISTRASI SURAT MENYURAT MELALUI SISTEM INFORMASI SRIKANDI PADA DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN PERTANAHAN PROVINSI SUMATERRA SELATAN Siti Nurhayati Nafsiah; Citra Indah Merina; M.Titan Terzaghi; Mukran Roni; Irwan Septayuda; Nur Intan Akuntari; Dhea, Dhea
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 3 No. 12: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v3i12.9287

Abstract

Pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dengan sebaik-baiknyadi era digitalisasi saat ini menjadi tujuan utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan dengan mempermudah, mempercepat dan berkualitas. Dengan demikian Pelayanan publik dapat berfungsi dengan baik efektif dan efisien . Tujuan dari pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan efektifitas persyaratan dan pengarsipan eletronik dalam penyelenggaraan surat menyurat melalui sistem informasi kearsipan dinamis terintegrasi yang selanjutnya disebut Srikandi padaDinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumatera Selatan melalui sosialisasi dan pendampingan penerapan Srikandi dalam mengelola kearsipan. Dari hasil sosialisasi ini memperlihatkan adanya pemahaman para karyawan dibagian administrasi surat menyurat sehingga bisa membantu menerapkan Srikandi ini dalam mengelola kearsipan.