Aisyah, Rizka
Pendidikan Anak Usia Dini, STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Liquid Detergent Sakura pada Ibu-Ibu Pengurus PKK dan Kader Taman Posyandu Desa Tapelan Rizka Aisyah; Subhan Adi Santoso santoso
Jurnal Pengabdian Pendidikan Vol 2 No 1 (2026): Solusi: Jurnal Pengabdian Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/h5w87042

Abstract

Deterjen merupakan kebutuhan pokok rumah tangga yang digunakan setiap hari untuk mencuci pakaian. Pemilihan dan penggunaan deterjen sangat memengaruhi pengeluaran rumah tangga. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan pembuatan liquid detergent “Sakura” pada Ibu-Ibu Pengurus PKK dan Kader Taman Posyandu Desa Tapelan. Metode pelaksanaan kegiatan dengan tahapan: 1) Survey lapangan, 2) Sosialisasi kegiatan, 3) Pelatihan dan praktik, serta 4) Evaluasi. Indikator ketercapaian program yang ditetapkan adalah ketersediaan bahan baku tumbuhan untuk membuat deterjen, keaktifan peserta pelatihan, keterampilan dalam praktik, dan keterlaksanaan program. Sasaran dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah bu-Ibu Pengurus PKK dan Kader Taman Posyandu Desa Tapelan Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Teknik pengambilan data menggunakan observasi dan angket. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis angket pelatihan didapatkan 100% mengetahui bahan-bahan dan alat untuk pembuatan deterjen cair, sebanyak 86,2% mengetahui langkah pembuatan. Sebanyak 100% mengetahui pengemasan produk, serta 86,2% memiliki rencana untuk membuka usaha deterjen cair.  Detergent is a basic household necessity used every day for washing clothes. The selection and use of detergent greatly affect household expenses. The purpose of this community service activity is to empower the community through training in making "Sakura" liquid detergent for PKK (Family Welfare Movement) members and Posyandu (Integrated Service) Park Cadres in Tapelan Village. The activity implementation method is in stages: 1) Field survey, 2) Socialization of activities, 3) Training and practice, and 4) Evaluation. The program achievement indicators set are the availability of plant raw materials for making detergent, the activeness of training participants, skills in practice, and program implementation. The targets of this community service activity are PKK members and Posyandu (Integrated Service) Park Cadres in Tapelan Village, Kapas District, Bojonegoro Regency. Data collection techniques use observation and questionnaires. Data analysis techniques are carried out descriptively. Based on the results of the training questionnaire analysis, 100% knew the ingredients and tools for making liquid detergent, as many as 86.2% knew the steps for making it. As many as 100% are aware of product packaging, and 86.2% have plans to open a liquid detergent business.
Implementasi Pembelajaran Literasi Digital Pada Anak Usia Dini di Indonesia dan Luar Negeri Rizka Aisyah
At-Thufail Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2024): Ath-Thufai: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 2 Nomor 1, September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammdiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/n8m3mq43

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan pembaharuan pada pembelajaran abad 21 di PAUD, salah satunya yaitu pembelajaran literasi digital. Pelaksanaan kegiatan literasi digital pada Anak Usia Dini mendorong guru untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni untuk dapat menerapkan teknologi digital pada anak. Implementasi pembelajaran dari berbagai media yang beragam membuat pembelajaran literasi digital makin menarik dan meningkatkan kemampuan literasi digital anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan deskripsi melalui analisis implementasi pembelajaran literasi digital di PAUD dari sekolah Indonesia dan Luar Negeri. Penelitian ini menerapkan lima tahapan Systematic Literatur Review (SLR) dengan cara mengumpulkan dan meninjau artikel yang terkait dengan implementasi pembelajaran literasi digital di PAUD Indonesia dan Luar Negeri baik dari jurnal nasional maupun internasional. Artikel-artikel yang diakses bersumber dari jurnal elektronik yaitu Google Scholar, Eric, SagePub, Research Gate, SINTA, DOAJ, dan Scopus dengan jumlah sebanyak 32 artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi literasi digital pada anak usia dini baik di Indonesia maupun Luar Negeri sudah menggunakan berbagai media pembelajaran berbasis digital. Implementasi literasi digital pada anak usia dini di Indonesia terdapat perbedaan dengan implementasi literasi digital pada anak usia dini di Luar Negeri dimana dalam hal kemampuan guru lebih memiliki kemampuan dalam bidang IT.