Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN JURUSAN PADA SMK KERTHA WISATA DENPASAR Menggunakan Fuzzy SAW I Kadek Dwi Gandika Supartha; I Gusti Ayu Putu Eka Purnama Dewi
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/janapati.v3i2.9805

Abstract

Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dapat berupa sebuah sistem berbasis komputer yang menghasilkan berbagai alternatif keputusan untuk membantu manajemen dalam menangani berbagai permasalahan yang terstruktur maupun tidak terstruktur dengan menggunakan data dan model. SPK juga dapat diterapkan untuk menentukan jurusan salah satunya di SMK Kerta Wisata Denpasar. Kriteria yang menjadi inputan ada 6 yaitu: nilai Matematika (C1), nilai Bahasa Indonesia (C2), nilai Bahasa Inggris (C3), nilai IPA (C4), nilai TIK (C5), nilai Keterampilan (C6) dan alternatif yaitu jurusan Akomodasi Perhotelan (AP), Usaha Jasa Pariwisata (UJP), Jasa Boga (JB). Metode yang digunakan yaitu fuzzy dan Simple Additive Weighting (SAW), dengan fuzzy diberikan nilai bobot pada setiap kriteria yang berguna untuk memberikan kejelasan nilai keanggotaan setiap kriteria dan SAW digunakan dalam mencari alternative berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ada data siswa antara minat dan jurusan yang dihasilkan berbeda tentunya hal ini sangat mungkin terjadi karena adanya kriteria nilai, juga bobot masing-masing kriteria.
Sistem Pakar Diagnosa Awal Penyakit Kulit Pada Sapi Bali dengan Menggunakan MetodeForward chaining dan Certainty Factor I Kadek Dwi Gandika Supartha; Ida Nirmala Sari
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 3 No. 3 (2014)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/janapati.v3i3.9820

Abstract

BPTU (Balai Pembibitan Ternak Unggul) Sapi Bali merupakan Breeding Centre sapi yang ada di Pulau Bali. Tugas pokok BPTU Sapi Bali adalah melaksanakan pelestarian, pemulian, produksi dan pengembangan serta penyebaran hasil produksi bibit Sapi Bali murni unggul secara nasional. Pencegahan dan pengobatan penyakit pada BPTU Sapi Bali dilakukan oleh dokter hewan. Namun kurangnya dokter hewan yang tidak selalu ada di tempat sehingga dibutuhkan suatu program sistem pakar berbasis desktop yang mampu memberikan diagnosa akan kemungkinan seekor sapi Bali menderita suatu penyakit beserta cara pengobatannya dengan mengunakan metode forward chaining dan Certainty Factor (CF). Proses diagnosa pertama kali dilakukan dengan menggunakan metode forward chaining, jika dengan metode forward chaining tidak menghasilkan penyakit maka akan dilakukan proses dengan metode CF. Menggunakan gabungan dua metode bertujuan untuk menutupi kekurangan dari metode forward chaining . Metode forward chaining melakukan pemrosesan berawal dari sekumpulan gejala yang kemudian dilakukan inferensi hingga menghasilkan diagnose dan metode CF memakai sistem penalaran sebagaimana layaknya seorang pakar, dimana hasil diagnosa disertai nilai CF yang menunjukkan tingkat kebenaran, keakuratan dari kemungkinan penyakit kulit pada sapi Bali di BPTU Sapi Bali.Pengujian sistem menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan diagnosa penyakit kulit pada sapi Bali berdasarkan gejala-gejala yang diinputkan pengguna dan dilengkapi dengan definisi serta cara pengobatan.
Implementasi Kombinasi Metode Mean Denoising dan Convolutional Neural Network pada Facial Landmark Detection I Putu Agus Eka Darma Udayana; I Kadek Dwi Gandika Supartha
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/janapati.v10i1.29779

Abstract

Facial landmark detectionmerupakan bagian dari facial recognition,bertujuan untuk mengidentifikasi titik fokus pada wajah berdasarkan ciri penampakan bagian wajah yang cenderung menonjol, seperti area mata, hidung, bibir, serta tulang pipi. Facial landmark detection sering diimplementasikan pada bidang pengenalan wajah, prediksi pose wajah, rekonstruksi wajah 3 dimensi, serta pengembangan sistem deteksi kelelahan karyawan berdasarkan ekspresi wajah. Seiring bertambahnya ketersediaan citra wajah dan kebutuhan proses komputasi yang cepat, metode Convolutional Neural Network (CNN) diimplementasikan pada facial landmark detection. Namun beragamnya kualitas citra menyebabkan CNN kurang optimal dalam melakukan deteksi. Oleh karena itu guna mengatasi permasalahan terkait kualitas citra ini, diimplementasikan metode mean denoising sebagai upaya peningkatan nilai akurasi CNN dalam melakukan pendeteksian landmark wajah. Dataset citra wajah diperoleh dari platform Kaggle, LFW-People, AFLW200 dan Female Facial Image Dataset, dengan total sebanyak 2.050 citra wajah, dan terbagi menjadi 2.000 data latih dan 50 data uji. Berdasarkan hasil pengujian, kombinasi metode CNN dengan mean denoising menghasilkan peningkatan akurasi yang lebih baik dalam pengenalan objek pada wajah pada kualitas citra yang heterogen dengan rata-rata akurasi pengujian sebesar 81,33%.Akurasi yang cukup baik ini didapatkan karena citra wajah masukan dilakukan penghilangan noise terlebih dahulu sehingga fitur dari citra yang seringkali menyebabkan sistem CNN salah dalam mengidentifikasi objek pada wajah dapat diminimalisir.
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Sebaran Alumni: Sistem Informasi Geografis Pemetaan Sebaran Alumni Pada STMIK STIKOM Indonesia Adi Panca Saputra Iskandar; I Kadek Dwi Gandika Supartha
Journal of Computer Science and Informatics Engineering (J-Cosine) Vol 3 No 2 (2019): December 2019
Publisher : Informatics Engineering Dept., Faculty of Engineering, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (964.628 KB) | DOI: 10.29303/jcosine.v3i2.307

Abstract

Alumni data that has been stored is underutilized where this condition is called "rich of data but poor of information". At this time STIKI Indonesia is less aware of specific alumni distribution information in the world of work because there is no system that can do that. These problems can utilize Geographic Information System (GIS) technology. Human resource management is what supports the vision and mission of alumni ties by forming relationships between alumni so that they can provide information about the workplace and job opportunities between one alumni and other alumni. Thus, each alumni can exchange information in a manner and build a circle that can help alumni who are still not working. Geographic Information System is one of the information systems with mapping visualization that has the ability to present information in graphical form using maps as an interface, so that the distribution of alumni can be known specifically (Handoko 2012). Testing using the black box testing method in the Geographical Information System for Alumni Distribution Mapping shows that all modules in the system are functioning properly and can display information as designed
PELATIHAN PEMANFAATAN GOOGLE FORM BAGI TENAGA PENDIDIK DI SMP NEGERI 2 BANGLI Dirgayusari, Ayu Manik; Kusuma, Aniek Suryanti; Putra, Desak Made Dwi Utami; Welda, Welda; Supartha, I Kadek Dwi Gandika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 1 No 04 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v1i04.262

Abstract

Sebagai salah satu SMP negeri di Kabupaten Bangli, SMPN 2 Bangli ingin menyiapkan tenaga pendidiknya agar siap untuk pembelajaran secara daring akibat pandemi saat ini. Tenaga pendidik di SMPN 2 Bangli tidak semuanya mampu menggunakan dan mengoperasikan Google Form karena faktor usia dan karena belum terbiasa. Selain itu Google Form merupakan salah satu aplikasi yang disarankan oleh dinas terkait untuk digunakan dalam proses belajar mengajar pada pembelajaran daring saat ini. Dengan Google Form diharapkan setiap guru dapat memberikan tugas, kuisioner, ulangan harian atau pun ujian secara daring. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat STIKI Peduli ini, SMPN 2 Bangli bekerja sama dengan STMIK STIKOM INDONESIA (STIKI) untuk melakukan pelatihan pemanfaatan Google Form untuk para tenaga pendidik. Metode pengabdian yang dilakukan adalah pemberian pelatihan dengan menggunakan metode Presentasi, metode Praktek Langsung, Tanya Jawab (Diskusi), dan pemberian Pretest dan Posttest kepada peserta pelatihan sebelum dan sesudah pelatihan dilakukan. Pelatihan ini dilaksanakan di sekolah dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Kegiatan ini dilakukan selama 2 hari agar jumlah peserta dalam ruangan tidak terlalu banyak. Harapannya semua tenaga pendidik di SMPN 2 Bangli dapat ikut berpartisipasi dan mendapatkan pemahaman tentang Google Form.
Decision Support System Design and Development for Determine Graduate Phase of College Students with Naïve Bayes Algorithm Web-Based in Indonesia Institute of Business and Technology Adyana, Andres; Dirgayusari, Ayu Manik; Maharani, Nia; Andika, I Gede; Supartha, I Kadek Dwi Gandika
BERKALA SAINSTEK Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bst.v11i1.33385

Abstract

In the course of the lecture period, each student is different, various factors can affect the mental and academic achievement of students which have an impact on their graduation period. This things also impact on the campus of the Indonesian Institute of Business and Technology, until now there is no system that can determine the graduation period of students at the campus, therefore it is necessary to build a decision support system to determine the graduation period of students, especially students in the Informatics Engineering Study Program and Program Study of Computer Systems at the Indonesian Institute of Business and Technology (INSTIKI) using the Naïve Bayes algorithm that utilizes parameters, namely student academic data consisting of work status, Semester Achievement Index (IPS) scores semesters one untill four, and Grade Point Average (IPK). The system designed by using the GaussianNB library in python and website based. From the results of this study, the accuracy of the model made on the system produces an accuracy value of 87.5% with a dataset rule of 800 data and the data is divided and used as test data by 20%, while the accuracy value of classifying 250 test data on the system is 80.8%.
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Persebaran Alumni dengan Analisa Clustering I Kadek Dwi Gandika Supartha; Made Sudarma; Dewa Made Wiharta
Jurnal Teknologi Elektro Vol 17 No 3 (2018): (September - Desember) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MITE.2018.v17i03.P12

Abstract

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI Indonesia) memiliki data alumni yang cukup banyak tetapi data tersebut tidak diolah lebih lanjut untuk menjadi informasi yang lebih berguna. STIKI Indonesia juga kurang mengetahui informasi persebaran alumni di dunia kerja. Untuk mengatasi permasalah tersebut dapat memanfaatkan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) dan data mining. SIG memiliki kemampuan untuk menyajikan informasi dalam bentuk grafis dan data mining bisa mengekstraksi pola yang tersembunyi dari database besar. Clustering dilakukan pada data alumni dengan atribut bidang pekerjaan, Indeks Prestasi Komulatif (IPK), lama study dan lama pengerjaan tugas akhir. Metode yang digunakan yaitu Fuzzy C-Means (FCM) dan untuk pengukuran validitas cluster menggunakan Modified Partition Coefficient (MPC) dan Classification Entropy (CE). Hasil pengujian menunjukkan bahwa jumlah cluster yang paling optimal adalah 7 cluster dan cluster yang memiliki karakteristik terbaik adalah cluster ke 1 yang jumlah anggotanya 49 (9,3155% dari jumlah keseluruhan alumni), jumlah ini masih sangat kecil jika dibandingkan dengan total keseluruhan jumlah alumni. Pengujian menggunakan metode black box pada Sistem Informasi Geografis Pemetaan Persebaran Alumni dengan Analisa Clustering didapatkan hasil bahwa semua modul dalam sistem telah berfungsi dengan baik.
Restructuring Arsitektur Backend Aplikasi XYZ Berbasis Microservice Merta, I Kadek Priyana Adi; Andika, I Gede; Supartha, I Kadek Dwi Gandika; Ariana, Anak Agung Gede Bagus; Adnyana, I Gede
INFORMAL: Informatics Journal Vol 9 No 2 (2024): Informatics Journal (INFORMAL)
Publisher : Faculty of Computer Science, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/isj.v9i2.48699

Abstract

This research aimed to restructure the backend architecture of the XYZ application prototype using Microservice architecture. Load testing was conducted to compare the performance of the initial prototype backend and microservice architecture on response-time, throughput, and latency metrics. The restructuring method used was arranged in 4 stages with a total of 7 activities. In the first stage, system analysis was conducted on the XYZ application prototype. In the second stage, architecture decomposition, consisting of 3 activities, which were identifying system operations, identifying services using domain-driven design decomposition, and defining services and collaboration, was performed. In the third stage, database requirements analysis was performed on the microservice architecture that had been formed. In the fourth stage, the database design and microservice backend were implemented and tested using 3 different amounts of data, which were 56, 112, and 210, against 14 endpoints on both the prototype backend and the microservice backend. Based on the test results taken from the Apache JMeter Listener, it showed that the prototype backend showed superior performance in testing per endpoint, but in the overall test, the microservice backend showed better performance with a 2,4% faster response time, 1,8% higher throughput, and 2,4% lower latency. There is a pattern that shows the dominant microservice backend excels in tests with the last data, Data 210, in all metrics measured.
Edukasi Ekonomi Kreatif Berbasis Lokal Budaya untuk Meningkatkan kreatifitas dan inovasi Pada SD Negeri 7 Kesiman Denpasar Pramawati, I Dewa Ayu Agung Tantri; Pande, Ni Kadek Nita Noviani; Iskandar, Adi Panca Saputra; Supartha, I Kadek Dwi Gandika; Wulantari, Ni Putu Ayu Siska
Jurnal KOMET Vol 1 No 3 (2025): Jurnal Komet: Kolaborasi Masyarakat Berbasis Teknologi : INPRESS Volume 1 Nomor 3
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70103/komet.v1i3.49

Abstract

Pada era digital seperti sekarang ini, penggunaan metode pembelajaran eksperimental /pengalaman telah menjadi hal yang umum dalam dunia pendidikan. Ekonomi kreatif juga diakui dan diapresiasi oleh dunia internasional. PBB memandang ekonomi kreatif sebagai bagian penting dari pembangunan berkelanjutan, karena sektor ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi, pembangunan sosial dan budaya, serta keberlanjutan lingkungan. Di Indonesia, pemerintah telah mengakui pentingnya pengembangan ekonomi kreatif sebagai salah satu sektor yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. dalam Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2021 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif Nasional, yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan kontribusi ekonomi kreatif dalam perekonomian nasional. SD Negeri 7 Kesiman di Denpasar memiliki kesempatan untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi siswa melalui edukasi ekonomi kreatif berbasis lokal budaya. Melalui integrasi praktik ekonomi kreatif dengan warisan budaya Bali, seperti pertanian tradisional yang diperkenalkan oleh Taman Wisata Budaya Kerthalangu, sekolah dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang memadukan nilai-nilai lokal dengan konsep-konsep ekonomi kreatif. Tantangan yang dihadapi termasuk keterbatasan sumber daya, kurangnya pengalaman (experience) dan pengetahuan serta tingkat keterlibatan komunitas dan orang tua. Namun, dengan pendekatan yang holistik, kolaborasi dengan komunitas lokal, dan pengembangan kurikulum yang relevan, sekolah dapat menciptakan pengalaman pembelajaran yang memungkinkan siswa untuk mengembangkan keterampilan kreatif, inovatif, dan praktis yang terkait dengan ekonomi kreatif lokal.
Customer Service Information System: Service Improvement Solution PT. Jaringanku Sarana Nusantara Arditya, I Kadek Dito; Sandhiyasa, I Made Subrata; Supartha, I Kadek Dwi Gandika
TECHNOVATE: Journal of Information Technology and Strategic Innovation Management Vol. 2 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : PT.KARYA GEMAH RIPAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52432/technovate.2.1.2025.52-58

Abstract

One of the companies actively involved in the field of information technology systems, especially in the Internet sector is PT Jaringanku Sarana Nusantara. The company has paid services using E-invoice with payment gateway method but on this payment system has not been integrated with microtic devices to perform the disconnection of the Internet for customers who have not paid. This process is carried out through microtic configuration performed by the officers. If the customer's connection termination is missed within the specified limits, the company risks losing the bandwidth cost by continuing to provide internet services without receiving payment on time. In addition to payment services, the company also has a complaint service that uses the WhatsApp app as a medium of interaction with customers, found several problems that need to be addressed. One of the problems was when the admin sent customer data and gave the task division to the team of officers through the WhatsApp group. This research uses the waterfall methodology of a systematic model to develop this system so that it is structured starting from the phases of design, analysis, design, implementation, operation, to the maintenance of the system. The results of this research showed that it was possible to build a service information system at PT. Jaringanku Sarana Nusantara by performing blackbox testing, then it is known that the system is running correctly and in accordance with the expected plan.