Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Hubungan IgG Dan IgM Dengue Terhadap Jumlah Trombosit Pada Pasien Demam Berdarah Dengue Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Padangsidempuan Sulastri, Sulastri; Ginting, Hana Isal Salina; Sembiring, Sella Elita; Harahap, Mery Silvia; Girsang, Rostiodertina; Tarigan, Ratna Sari Putri
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.11953

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit menular yang ditransmisikan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang hidup di negara-negara tropis dan subtropis. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui hubungan hasil pemeriksaan IgG/IgM dengue terhadap hasil trombosit pada pasien demam berdarah di Rumah Sakit Umum Daerah Padangsidimpuan. Desain penelitian observasional anaitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi adalah pasien demam berdarah dengue di RSUD Padangsidimpuan yang melakukan pemeriksanaan IgG dan IgM serta pemeriksaan jumlah trombosit sebanyak 18 orang. Dari 18 responden terdapat 14 responden (78%) IgG dan IgM dengue kategori negatif (-) terhadap jumlah trombosit pasien demam berdarah kategori rendah, sementara 4 responden (22%) IgG dan IgM dengue kategori positif (+) terhadap jumlah trombosit pasien demam berdarah kategori normal. Hasil analisis diketahui bahwa nilai probabilitasnya (0,02)
EFEK KOMBINASI PEMBERIAN VITAMIN A DAN PERAWATAN LUKA LEMBAB TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA DIABETES MELLITUS DI RSU SEMBIRING DELI TUA Tarigan, Herri Novita; Girsang, Rostiodertina; Batubara, Saiful
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12240

Abstract

Penyakit diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit metabolik yang umum dijumpai dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi, salah satunya adalah gangguan penyembuhan luka. Luka pada pasien diabetes sering kali sembuh lebih lambat dan rentan terhadap infeksi, yang pada akhirnya dapat mengarah pada amputasi atau bahkan kematian (1). Kombinasi pemberian vitamin A dan perawatan luka lembab, dimana sifat regeneratif vitamin A dan keuntungan perawatan luka lembab, diharapkan proses penyembuhan luka dapat dipercepat dan mengurangi risiko komplikasi (2). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek kombinasi pemberian vitamin A dan perawatan luka lembab terhadap penyembuhan luka pada pasien diabetes mellitus. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan kelompok kontrol. Subjek penelitian terdiri dari penderita diabetes mellitus dengan luka kronis, yang dibagi menjadi dua kelompok: satu kelompok diberikan kombinasi vitamin A dan perawatan luka lembab, sementara kelompok lainnya hanya menerima perawatan luka standar. Pengukuran dilakukan dengan memantau ukuran luka, kedalaman, goa, tepi luka, tipe eksudat, jumlah eksudat, warna kulit sekitar luka, granulasi dan epitelisasi, edema dan suhu sekitar luka selama periode perawatan yang ditentukan. Lokasi penelitian di RSU Sembiring Deli Tua, sampel yang digunakan adalah 107 orang responden penlitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dibandingkan dengan pasien yang diberikan perawatan luka standar, pasien yang diberikan vitamin A dan perawatan luka lembab memiliki tingkat infeksi luka yang lebih rendah (p = 0,00) artinya ada efek yang signifikan dengan kombinasi pemberian vitamin A dan Perawatan Luka Lembab Terhadap Penyembuhan Luka DM. Kesimpulan : Kombinasi pemberian vitamin A dan perawatan luka lembab mampu mengurangi laju infeksi luka, dan memperpendek waktu penyembuhan, sehingga metode perawatan luka ini efektif diterapkan dalam praktik keperawatan luka. Saran : Untuk penelitian selanjutnya perlu mempertimbangkan derajat iskemia, ukuran awal luka dan status nutrisi responden
Pengaruh Terapi Musik Klasik Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Pasien Hemodialisa Di RSU Sembiring Deli Tua Serdang. Girsang, Rostiodertina; Hariati, Hariati; Barus, Dewi Tiansa; Siregar, Yohana Dwi Margareta
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7726

Abstract

Meinurut World Heialth Organization (WHO) tahun 2018 Heimodialisis (cuci darah) adalah proseis peimisahan (peinyaringan) sisa-sisa meitabolismei meilalui seilaput seimipeirmeiabeil di dalam dialiseir meisin dialysis. Data Riseit Keiseihatan Dasar (Riskeisdas) tahun 2018, meinunjukkan bahwa preivaleinsi peinduduk Indoneisia yang meindeirita gagal ginjal seibeisar 0,2% atau 2 peir 1000 peinduduk dan preivaleinsi gagal ginjal kronik seibeisar 0,6% atau 6 peir, 1000 peinduduk dan pada tahun 2018 seibeisar 98% peindeirita gagal ginjal meinjalani teirapi heimodialisis dan 2% meinjalani teirapi peiritoneial dialisis (PD) (Keimeinkeis RI, 2018). Peineilitian ini beirtujuan untuk meinganalisis peingaruh teirapi musik klasik teirhadap peinurunan tingkat keiceimasan pada pasiein heimodialisa. Peingkuran akan dilakukan deingan meimbandingkan seibeilum dilakukan teirapi musik klasik (preiteist) deingan seisudah dilakukan teirapi musik klasik (postteist). Beirdasarkan peineilitian dari hasil uji peingaruh signifikan teirapi musik klasik teirhadap peinurunan tingkat keiceimasan pada pasiein heimodialisa di Rumah Sakit Umum Seimbiring Deili Tua Tahun 2023.  Beirdasarkan Data Obseirvasi meinunjukkan bahwa dari 27  reispondein yang meingalami Tingkat keiceimasan seibeilum dilakukan teirapi musik klasik seidang beirjumlah 8 orang (29,6%) dan tingkat keiceimasan beirat beirjumlah 19 orang (70,4%). Adapun seisudah dilakukan teirapi musik klasik beirdasarkan obseirvasi dan koeisioneir meinunjukkan bahwa dari 27 reispondein, Tingkat keiceimasan seisudah dilakukan Teirapi Musik Klasik adalah tidak ceimas beirjumlah 2 orang (7,4%),  ceimas ringan beirjumlah 9 orang (33,3%), ceimas seidang beirjumlah 14 orang (51,9%), ceimas beirat beirjumlah 2 orang (7,4%). Ada peingaruh teirapi musik klasik teirhadap peinurunan tingkat keiceimasan pada pasiein heimodialisa di Rumah Sakit Umum Seimbiring Deili Tua Tahun 2023 deingan nilai signifikan 0,000 deingan Uji Parameitrik yaitu Uji-T..
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN GANGGUAN CITRA TUBUH PADA PASIEN PENDERITA DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS DELI TUA KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2025 Ansela, Rasninta Devi; Zuliawati, Zuliawati; Girsang, Rostiodertina
Jurnal Penelitian Keperawatan Medik Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Keperawatan Medik
Publisher : Fakultas Keperawatan Institut Kesehatan Deli Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpkm.v8i1.2658

Abstract

Diabetes melitus yaitu penyakit kronis akibat dari pankreas tidak memproduksi cukup insulin, atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif, sehingga mengganggu pengaturan kadar gula darah. Komplikasi diabetes melitus dapat akut maupun kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan gangguan citra tubuh prada parsien penderita diabretes melitus di puskesmas Deli Tua kabupaten Deli Serdang Tahun 2025. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian analitik cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah penderita DM dri Puskesmas Deli Tua kabupaten Deli Serdang Tahun 2025 berjumlah 63 orang. Teknik pengambilan data dengan menggunakan jenis accidental sampling. Didapatkan bahwa dengan tingkat signifikasi ɑ 5% (0,05) hasil uji chi square diperoleh hasil p value (0,028) < nilai ɑ (0,05). Hal ini menunjukan bahwa H0 ditolak. Terdapat Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Gangguan Citra Tubuh Pada Pasien Penderita Diabetes Melitus Di Puskesmas Deli Tua Karbupaten Deli Serdang Tahun 2025.
Implementasi Support Group Berbasis Resiliensi Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia Hipertensi Data, Hariati; Sitorus, Friska Ernita; Girsang, Rostiodertina; Siahaan, Jekson Martiar
Health Community Service Vol. 3 No. 2 (2025): Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v3i2.8132

Abstract

Hypertension is one of the most prevalent chronic diseases among older adults and significantly affects their physical, psychological, and social well-being. Community-based psychosocial interventions are essential to improve self-management and quality of life among elderly individuals with hypertension. This community service program aimed to implement a resilience-based support group to enhance adaptive coping mechanisms and overall quality of life among elderly hypertensive patients. The program was conducted over six sessions involving health education, stress management training, peer sharing, spiritual reinforcement, and lifestyle modification guidance. Thirty-five elderly participants were involved. Evaluation was conducted using pre–post knowledge assessment and WHOQOL-BREF-based quality of life indicators. The results showed a 38% increase in hypertension-related knowledge, a 26% improvement in psychological well-being scores, and increased social engagement among participants. The resilience-based support group proved effective in strengthening emotional regulation, medication adherence, and social support. Integrating structured support groups into primary healthcare services is recommended to ensure sustainable community empowerment in elderly hypertension management.
Implementasi Support Group Berbasis Resiliensi Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia Hipertensi Hariati, Hariati; Sitorus, Friska Ernita; Girsang, Rostiodertina; Siahaan, Jekson Martiar
Health Community Service Vol. 3 No. 2 (2025): Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v3i2.8134

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang banyak dialami lansia dan berdampak pada kesejahteraan fisik, psikologis, serta sosial. Pengelolaan hipertensi pada kelompok usia lanjut memerlukan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pemeriksaan tekanan darah, tetapi juga memperkuat dukungan psikososial dan kemampuan adaptif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan support group berbasis resiliensi untuk meningkatkan kualitas hidup lansia hipertensi. Kegiatan dilaksanakan selama enam sesi pada 35 lansia hipertensi usia 60 tahun ke atas di wilayah kerja puskesmas. Intervensi mencakup edukasi hipertensi, penguatan resiliensi, manajemen stres, sharing pengalaman, penguatan spiritual, dan komitmen perubahan perilaku. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test pengetahuan, observasi partisipasi, serta pengukuran indikator kualitas hidup berdasarkan domain fisik, psikologis, dan sosial. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari 56 menjadi 77, peningkatan domain fisik dari 60 menjadi 70, domain psikologis dari 55 menjadi 69, dan domain sosial dari 58 menjadi 74. Sebagian peserta juga mulai lebih teratur berolahraga, patuh minum obat, dan mampu mengelola stres. Temuan ini menunjukkan bahwa support group berbasis resiliensi relevan sebagai strategi pemberdayaan komunitas untuk meningkatkan kualitas hidup lansia hipertensi.