Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN MOTIVASI WANITA USIA SUBUR DENGAN PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DELITUA Hutabarat, Vitrilina -; Sitepu, Stefani Anastasia; Natalia, Kristin; Hafiza, Hilda Laila
Deli Medical and Health Science Journal Vol 1 No 2 (2024): Deli Medical And Health Science Journal (JDMHC)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jdmhc.v1i2.1785

Abstract

Hutabarat, Vitrilina. The Relationship Between Knowledge Level and Motivation of Women of Childbearing Age with Acetic Acid Visual Inspection Examination in the Puskesmas Work Area. skripsi, Department of Midwifery, Faculty of Midwifery, Deli Husada Health Institute, Old Deli. Based on a preliminary study conducted at the Deli Tua Health Center in 2023, there are 50 people who undergo IVA examination screening from a total of 100 women of childbearing age who visit the Deli Tua Health Center. The purpose of this study is to determine the relationship between the level of knowledge and motivation of WUS with IVA examination in the work area of the Old Deli Health Center. This type of research is an analytical survey with a cross sectional study design. The population is 100 women of childbearing age who visit the Deli Tua Health Center from January to June 2023. The sampling technique is 50 people. Data analysis using Chi-Square test with confidence level (α=0.05). There is a relationship between the level of knowledge and motivation of WUS with IVA examination in the working area of the Deli Tua Health Center in 2023 with a value of p=0.001 where p < α (0.05). Therefore, it is expected to be more active Women of childbearing age to increase Knowledge and Motivation carried out by Health workers and Women of childbearing age are expected to seek information about cervical health and early detection of cervical cancer in mass and print media.
METODE EDUKASI KOMPLEMENTER DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN JADWAL IMUNISASI DI DESA SIGARA-GARA KABUPATEN DELISERDANG SUMATERA UTARA Siregar, Gf Gustina; Sitepu, Stefani Anastasya; Hayati, Erlina; Perangin-angin, Bunga Pransiska; Napitupulu, Kelly A
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v6i1.2811

Abstract

Immunization is the most effective public health intervention for preventing menular infections in babies and women. However, kepatuhan terhadap jadwal imunisasi is still a problem in many pedesaan areas, including Desa Sigara-gara, Kabupaten Deli Serdang. Factors that affect ketidakpatuhan are not limited to the availability of healthcare services; they also include aspects of knowledge, sikap, trust, and culture as well as the quality of communication between healthcare providers and the general public. This study aims to provide a comprehensive analysis of complementary education methods for improving immunization skills. The method used is literary analysis and conceptual analysis of several health education models that are relevant to the social conditions of the local community. The study's findings indicate that complementary education that is multimodal, collaborative, and community-based can increase understanding, trust, and self-awareness regarding children's immunization. Because of this, the implementation of complementary education methods is advised as a strategy to support the routine immunization program at the local level.
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Reproduksi Berbasis Pembelajaran Interaktif dalam Mencegah Kehamilan Remaja : Literature Review Idawati; Vitrilina Hutabarat; Stefani Anastasia Sitepu; Nur Mala Sari; Yuliana
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.861

Abstract

Penelitian Sistematis Literatur Review (SLR) ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis bukti ilmiah mengenai efektivitas pendidikan kesehatan reproduksi berbasis pembelajaran interaktif dalam pencegahan kehamilan pada remaja. Tinjauan sistematis terdahulu mengenai pendidikan kesehatan reproduksi untuk pencegahan kehamilan pada remaja sebagian besar masih menilai media atau metode tertentu secara terpisah, seperti ceramah, video, mHealth, web-based learning, peer education, dan case-based learning, tanpa mengintegrasikan pembelajaran interaktif sebagai kerangka pedagogis yang terpadu. Penelitian ini menjawab kesenjangan tersebut melalui SLR terhadap 25 artikel ilmiah dan sumber otoritatif yang diterbitkan antara 2015 hingga 2026, ber sumber dari Google Scholar, PubMed/PMC, SpringerLink/BMC, BMJ, MDPI, dan jurnal nasional bereputasi; setelah seleksi, 20 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemosisian pembelajaran interaktif sebagai pendekatan terpadu yang menggabungkan partisipasi aktif remaja, media digital, diskusi kasus, umpan balik, dan dukungan sebaya. Temuan menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan reproduksi interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap positif, literasi kesehatan reproduksi, self-efficacy, dan intensi perilaku preventif, meskipun bukti terhadap penurunan langsung kehamilan remaja masih terbatas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran interaktif merupakan strategi preventif penting untuk memperkuat pengambilan keputusan, penilaian risiko, dan pencegahan kehamilan pada remaja
PENGARUH PEMBERIAN TELUR REBUS DAN MADU TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DI KLINIK FATIMAH ALI II Katarina Julike; Irwandi Irwandi; Stefani Anastasia Sitepu; Friska Ernita Sitorus; Siska Anggreni Lubis
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i2.14089

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang umum terjadi dan dapat menyebabkan sejumlah masalah bagi ibu dan janin. Mengonsumsi makanan yang kaya zat besi dan nutrisi lain yang meningkatkan perkembangan hemoglobin, seperti telur rebus dan madu, merupakan salah satu metode non-farmakologis untuk meningkatkan kadar hemoglobin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah mengonsumsi telur rebus dan madu dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia di Klinik Fatimah Ali II, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, pada tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode pretest-posttest satu kelompok dalam desain penelitian pra-eksperimental. Pengambilan sampel bertujuan (purposive sampling) digunakan untuk mengidentifikasi 18 ibu hamil anemia sebagai sampel. Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai Z sebesar -4,066 dan nilai p sebesar 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa mengonsumsi telur rebus dan madu dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia secara signifikan secara statistik. Kadar hemoglobin meningkat pada semua responden (100%) setelah intervensi. Kesimpulannya, mengonsumsi telur rebus dan madu secara signifikan meningkatkan kadar hemoglobin pada pasien hamil dengan anemia di Klinik Fatimah Ali II pada tahun 2026. Hal ini menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan tersebut mungkin merupakan pengobatan non-farmakologis potensial untuk anemia selama kehamilan.
Deteksi Dini Mencegah Komplikasi Kehamilan Untuk Kehamilan Sehat Bagi Calon Pengantin Megawati Sinambela; Stefani Anastasia Sitepu; Jon Piter Sinaga
Health Community Service Vol. 3 No. 2 (2025): Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v3i2.8135

Abstract

prakonsepsi melalui edukasi, skrining faktor risiko, dan tindak lanjut dini terhadap temuan kesehatan. Masa sebelum kehamilan merupakan jendela intervensi yang penting karena banyak faktor yang memengaruhi luaran maternal dan neonatal sudah ada sebelum konsepsi terjadi, seperti anemia, hipertensi, kelebihan berat badan, gangguan glukosa, perilaku gizi yang kurang baik, serta keterlambatan mengonsumsi asam folat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapan catin dalam mewujudkan kehamilan sehat melalui edukasi kesehatan reproduksi dan deteksi dini. Metode yang digunakan ialah pendekatan deskriptif dengan rangkaian pretest, penyuluhan, skrining kesehatan, konseling singkat, dan posttest pada 50 calon pengantin yang terdaftar di wilayah kerja puskesmas. Materi edukasi menekankan gizi prakonsepsi, suplementasi asam folat, pencegahan anemia, pengendalian penyakit kronis, serta tanda bahaya kehamilan. Hasil kegiatan menunjukkan pengetahuan baik peserta meningkat dari 46% menjadi 81% setelah intervensi. Skrining juga menemukan 18% peserta mengalami anemia ringan, 10% memiliki IMT ?25 kg/m², 8% mempunyai tekanan darah ?140/90 mmHg, dan 6% memiliki gula darah sewaktu ?200 mg/dL yang memerlukan evaluasi lanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi dan skrining prakonsepsi efektif sebagai strategi promotif dan preventif untuk mengidentifikasi faktor risiko sebelum kehamilan. Integrasi program kesiapan catin ke pelayanan primer perlu diperkuat agar pencegahan komplikasi kehamilan dapat dilakukan lebih dini dan lebih sistematis.
Pencegahan Anemia Pada Ibu Hamil Melalui Biskuit Biwa Stevani Anastasya Sitepu; Megawati Sinambela; Jon Piter Sinaga
Health Community Service Vol. 3 No. 2 (2025): Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v3i2.8136

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang penting karena berhubungan dengan peningkatan risiko kelelahan, perdarahan, kelahiran prematur, dan berat badan lahir rendah. Secara global, anemia masih memengaruhi sekitar 37% ibu hamil, sedangkan di Indonesia prevalensi anemia pada ibu hamil. Selain suplementasi tablet tambah darah, diperlukan inovasi pangan lokal yang praktis dan mudah diterima untuk mendukung pencegahan anemia. Biwa (Eriobotrya japonica) memiliki kandungan mineral, vitamin C, karotenoid, dan senyawa fenolik sehingga berpotensi dikembangkan menjadi pangan fungsional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan anemia sekaligus mengenalkan pengolahan biwa menjadi biskuit sebagai pangan selingan pendukung. Metode kegiatan meliputi edukasi, demonstrasi pembuatan biskuit biwa, diskusi gizi kehamilan, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai anemia, dan pemanfaatan pangan local biwa. Pengembangan biskuit biwa layak dipertimbangkan sebagai inovasi pangan pendamping yang praktis, mudah diterima, dan dapat diintegrasikan dengan edukasi gizi serta konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil.
PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN DAUN SIRIH TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINIUM PADA IBU NIFAS DI KLINIK PRATAMA SEHATI HUSADA KECAMATAN SIBIRU-BIRU TAHUN 2026 Stefani Anastasia Sitepu
JURNAL ILMIAH DHDT - KEBIDANAN Vol 8 No 2 (2026): JURNAL PENELITIAN KEBIDANAN & KESPRO
Publisher : Fakultas Kebidanan Institut Kesehatan Deli Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpk2r.v8i2.3018

Abstract

Injuries to the birth canal that occur during childbirth, whether instrumental or non-instrumental, are known as perineal ruptures. Causes of perineal rupture include parity, fetal weight, improper labor position, rigid perineum, forceps extraction, vacuum extraction, instrument trauma, and episiotomy. To prevent infection of the perineal wound due to tears or episiotomy, vulvar hygiene is crucial. Postpartum wound care to prevent infection is strongly influenced by several factors, including communication, information, and education (IEC) provided by health workers. Based on the results of the research, it can be concluded that there is a significant effect of lavender aromatherapy and back massage on the sleep quality of pregnant women in the third trimester at the Sehati Husada Primary Clinic, Sibiru-biru District in 2026. The results of the T-test obtained a p-value of 0.000 (P <0.05), which means there is a significant effect. These results indicate that natural-based interventions, such as betel leaf, have high potential as part of independent nursing practice during the postpartum period. By significantly reducing REEDA scores, these interventions can accelerate maternal physical recovery, reduce perineal discomfort and pain, improve maternal quality of life and mobility during the postpartum period, and prevent the risk of infection and wound complications.