Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

The Implementation Of Direct Reading-Thinking Activity (DR-TA) Strategy in Teaching Reading Comprehension at Eleventh Grade of SMAN 2 Sungai Limau Annisa, Dyfa; Amiza, Elsi; Kardena, Absharini; Syahrul, Syahrul
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i1.2257

Abstract

The aim of this study is to desccribe how the implementation of Direct Reading-Thingking (DR-TA) strategy implemented by the teacher in teaching reading comprehension and what challenges the teacher faced in adminitering this strategy in class. The informant in this research was one of the English teachers in class XI of  SMAN 2 Sungai Limau. The data collection methods were observation and interview. Data collection was done through observation checklist and interview with the teacher. Observations were made in class XI MIPA 5 and class XI MIPA 6. Data analysis was done by data collection, data reduction, data presentation, and conclusion, the data was presented in descriptive qualitative format. The finding show that the teacher had implemented this strategy in teaching reading comprehension, but there was one step that was skipped by the teacher. The challenges that teachers face in the classroom when implementing the DR-TA strategy are firstly the limited time they have in class, while the time needed for the implementation of this strategy is long. Second, students who are not active and enthused in the learning process. The third is the limited background knowledge of students so that it is difficult to provide predictions.
Teacher’s Difficulties and Strategies in Choosing English Teaching Material in the Merdeka Curriculum Aktavianda, Migo; Sastri, Lena; Kardena, Absharini; Amiza, Elsi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36759

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada beberapa permasalahan dalam memilih bahan ajar di Kurikulum Merdeka di SMPN 1 Palembayan. Pertama, guru mengalami kesulitan dalam memilih bahan ajar yang sesuai dengan gaya belajar siswa yang beragam, seperti visual, auditori, dan kinestetik. Kedua, guru cenderung hanya mengandalkan buku teks dan mengalami kesulitan dalam menyediakan sumber bahan ajar tambahan. Ketiga, guru memiliki keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi secara efektif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesulitan yang dihadapi guru bahasa Inggris dan mengidentifikasi strategi yang digunakan dalam memilih bahan ajar pada implementasi Kurikulum Merdeka. Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan wawancara, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bahasa Inggris menghadapi berbagai kesulitan dalam memilih bahan ajar pada Kurikulum Merdeka, seperti relevan dengan kurikulum dan tujuan pembelajaran, ketersediaan dan aksesibilitas bahan ajar, serta keterbatasan waktu, sehingga guru menerapkan strategi seperti mengadaptasi dan melengkapi bahan ajar, menggunakan bahan autentik, berkolaborasi dengan teman sejawat, dan mengintegrasikan teknologi.
ITEM ANALYSIS OF LISTENING TEST FOR NINTH-GRADE STUDENTS Icha Anggreaini Pratama; Sastri, Lena; Irwandi; Amiza, Elsi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.12059

Abstract

This research is conducted due to several problems in the English listening test used by the teacher. The English teacher did not consider the difficulty level of the test items, did not analyze whether the items could distinguish students’ abilities, did not conduct item analysis, and used a test with an unbalanced distribution of difficulty levels. Therefore, this research aimed to analyze the difficulty level and discrimination index of English listening test items used at SMP N 1 Bukittinggi. This research used a descriptive quantitative method. The data were obtained from students’ scores on an English listening test consisting of 10 true/false items. The data were analyzed using formulas proposed by Brown & Abeywickrama. The results showed that the listening test items were valid but not reliable, with a reliability coefficient of 0.40. Based on the difficulty level analysis, 6 items (60%) were categorized as easy and 4 items (40%) as moderate. No difficult items were found, indicating that the test was relatively easy for the students. The discrimination index analysis showed that 5 items (50%) were classified as good, 4 items (40%) as satisfactory, and 1 item (10%) as poor. Overall, the listening test did not meet the criteria of a good quality test.
An Analysis of Students’ Ethics in Using AI for Writing Task At Uin Bukittinggi Khotimah, Khusnil; Amiza, Elsi; Eliza, Eliza; Sastri, Lena
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37146

Abstract

Penelitian ini mengkaji permasalahan etika mahasiswa dalam menggunakan AI untuk tugas menulisdi UIN Bukittinggi. Peningkatan pesat penggunaan aplikasi AI seperti ChatGPT, Perplexity AI, QuillBot, Grammarly, dan Gemini tidak disertai dengan pedoman resmi dari universitas, yang mengakibatkan rendahnya kesadaran mahasiswa tentang penggunaan AI yang etis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan sepuluh mahasiswa semester lima yang dipilih melalui sampling purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen, yaitu dengan membandingkan riwayat penggunaan AI dengan tugas menulis yang dikumpulkan mahasiswa. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan beberapa permasalahan etika, termasuk keengganan mahasiswa untuk mengungkapkan penggunaan AI mereka, kegagalan untuk meninjau atau mengevaluasi secara kritis konten yang dihasilkan AI, penyalinan langsung hasil AI tanpa kontribusi pribadi, ketergantungan berlebihan pada AI yang membatasi pembelajaran mandiri dan pengembangan keterampilan menulis, kurangnya tanggung jawab atas hasil tulisan yang dibantu AI, dan ketakutan untuk mengakui penggunaan AI karena kekhawatiran melanggar peraturan akademik. Studi ini menyimpulkan bahwa tidak adanya pedoman penggunaan AI yang jelas dan rendahnya kesadaran etika di kalangan mahasiswa secara signifikan berkontribusi tergadap prilaku tidak etis dalam praktik penulisan akademik.
Perceptions of English Department Students at UIN Bukittinggi on the Use of Artificial Inteligence in Doing the English Task Nofita, Annisa; Amiza, Elsi; Eliza, Eliza; Sastri, Lena
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi mahasiswa terhadap penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam menyelesaikan tugas Bahasa Inggris dengan menganalisis indikator penerimaan dan evaluasi berdasarkan Teori Persepsi Robbins dan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang melibatkan 59 mahasiswa semester lima Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UIN Bukittinggi. Data dikumpulkan melalui angket tertutup menggunakan skala Likert empat poin dan dianalisis dengan teknik statistik deskriptif. Persepsi mahasiswa dikategorikan ke dalam empat tingkat, yaitu sangat positif, positif, negatif, dan sangat negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap penggunaan AI dalam tugas Bahasa Inggris secara umum berada pada kategori positif. Sebanyak 93% responden menunjukkan persepsi positif, yang terdiri dari 47% sangat positif dan 46% positif. Temuan ini mengindikasikan bahwa AI dipersepsikan sebagai alat pendukung yang bermanfaat dan efektif dalam menyelesaikan tugas Bahasa Inggris, khususnya dalam penulisan (writing), pemeriksaan tata bahasa (grammar checking), pengembangan kosakata, parafrase, dan peringkasan. Selain itu, kemudahan penggunaan, aksesibilitas, dukungan sosial dari teman sebaya dan dosen, serta fasilitas teknologi yang memadai turut berkontribusi terhadap penerimaan mahasiswa terhadap AI sebagai alat akademik yang mendukung efektivitas pembelajaran dan pengembangan keterampilan Bahasa Inggris.