Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Human Care Journal

KAJIAN HUBUNGAN MASA KERJA, PENGETAHUAN, KEBIASAAN MEROKOK, DAN PENGGUNAAN MASKER DENGAN GEJALA PENYAKIT ISPA PADA PEKERJA PABRIK BATU BATA MANGGIS GANTIANG BUKITTINGGI Billy Harnaldo Putra; Rifka Afriani
HUMAN CARE JOURNAL Vol 2, No 2 (2017): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.817 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v2i2.70

Abstract

AbstrakKajian terhadap bakaran aktivitas pabrik batu bata Manggis Gantiang Bukittinggi telah diketahui memiliki kadar partikulat PM10 yang diatas ambang batas ISPU dengan kategori berbahaya (Putra, et.al, 2016). Hal ini dapat menyebabkan gejala infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) pada pekerja di pabrik batu bata tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor masa kerja, pengetahuan, kebiasaan merokok, dan penggunaan masker terhadap gejala ISPA pada pekerja batu bata di Kelurahan Manggis Gantiang, Bukittinggi. Hubungan ini dilihat dengan pendekatan desain cross sectional dan analisis chi-square. Deteksi penyakit ISPA dilakukan penggukuran dengan menggunakan peak flow meter dan kuisioner gejala ISPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 46 responden pekerja pabrik batu bata dengan pengecekan peek flow meter diketahui 35 orang (76.08%) yang memiliki gejala berat sementara dengan penilaian kuisioner terdapat 27 orang (58.7%), yang memiliki pengetahuan rendah tentang dampak bakaran sebanyak 24 orang (52.2%), yang menggunakan masker saat bekerja sebanyak 26 orang (56.5%), yang sudah lama bekerja 27 orang (58.7%), dan yang memiliki kebiasaan merokok 36 orang (78.3%). Hasil uji statistik hubungan gejala ISPA dengan pengetahuan memiliki nilai p=0.041, OR=4.333 (CI= 1.235- 15.206), terhadap penggunaan masker dengan p=0.002, OR= 9.800 (CI=2.500 – 38.411), terhadap masa kerja dengan p=0.026, OR= 0.204 (CI= 0.057 – 0.726), dan terhadap merokok dengan p=0.031, OR= 9.000 (CI= 1.031–78.574). Dari kajian ini, diketahui bahwa Pengetahuan, Penggunaan Masker, Masa Kerja dan Merokok berhubungan dengan gejala ISPA pada pekerja pabrik batu bata dengan tingkat hubungan yang tertinggi pada variabel penggunaan masker oleh pekerja. Sehingga, dapat dikatakan perlunya perlindungan diri dari para pekerja terhadap dampak dari aktivitas pabrik batu bata terhadap kesehatan sistem pernafasan.  Kata kunci: Bakaran aktivitas Pabrik Batu Bata, Gejala ISPA, Masa Kerja, Kebiasaan  Merokok, Pengetahuan, Penggunaan Masker AbstractThe study on brick kiln factory in Manggis Gantiang Urban Village Bukittinggi, Indonesia shows a high particulate level of PM2.5 and PM10 which are above the ISPU level (Putra, et.al, 2016). The effect of this, many workers will suffer the symptoms of an acute upper respiratory infection (URI) in the brick kiln factory. Thus, the purpose of this study is to examine the relationship between working duration, knowledge of URI, smoking habit, and using of mask towards the symptoms of URI to brick workers in Manggis Gantiang Urban Village, Bukittinggi, Indonesia. The data was analyzed with a cross sectional design approach and chi-square analysis. The detection of URI was measured using peak flow meter and questionnaire. The results using peak flow meter showed that a total of 35 brick kiln workers (76.08%) out of 46 respondents had severe symptoms while by using questionnaire, there were only 27 brick kiln workers. The study also found that there were 24 brick kiln workers (52.2%) who have a lower knowledge level of URI, 26 brick kiln workers (56.5%) who used a mask during working hours, 27 brick kiln workers (58.7%) with a long-work duration and 36 brick kiln workers (78.3%) who have a smoking habit. Statistical results shows that there is a relationship between URI’s symptoms and knowledge of URI (p=0.041, OR=4.333 (CI= 1.235- 15.206), towards using of mask p=0.002, OR= 9.800 (CI=2.500 – 38.411), towards working duration p=0.031, OR= 9.000 (CI= 1.031–78.574). Therefore, there is a relationship between working duration, knowledge of URI, smoking habit, and using of mask towards URI’s symptoms to brick kiln workers in Manggis Gantiang Urban Village, Bukittinggi, Indonesia. It is important to enhance workforce-safety and workforce-protection in the brick kiln factory in order to promote respiratory health for brick kiln workers.  Keywords: brick kiln factory, URI’s symptoms, working duration, knowledge of URI, smoking habit, using of mask 
PENGARUH PENGETAHUAN, EKONOMI DAN IKLIM TERHADAP KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI ASIA TENGGARA TAHUN 2022 (STUDI META ANALISIS) fauzan akbar; Efriza Efriza; Billy Harnaldo Putra
HUMAN CARE JOURNAL Vol 7, No 3 (2022): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v7i3.2315

Abstract

Latar Belakang : Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan pada masyarakat di Negara tropis maupun Negara sub-tropis. Asia Tenggara dan Pasifik Barat. 70% menjadi Beban Global yang terkena dampak yang parah adalah Negara di Asia. Penelitian ini bertujuan melihat determinan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Asia Tenggara, prinsip berbasis bukti (Evidance Based) sangat penting dalam menentukan kebijakan kesehatan.Metode : Metode penelitian Meta-analisis dengan analisis fixed effect model dan random effect model untuk menganalisis beberapa penelitian dengan menggunakan pendekatan sistematis dan teknik statistik untuk mengidentifikasi, menilai dan menggabungkan hasil penelitian ilmiah relevan dengan penelitian observasional determinan kejadian DBD di Asia Tenggara untuk mencapai kesimpulan yang lebih kuat. Hasil : Hasil pencarian artikel studi melalui database PubMed, Springer Link, Google Schoolar dan PLOS Neglected Tropical Diseases diperoleh 26 artikel studi penelitian yang relevan, 17 desain Cross-sectional, 6 desain Case Control dan 3 desain Cohort. Hasil dari telaah sistematis artikel studi ditemukan Pengetahuan OR 6.52 (CI 0.14-12.89), Ekonomi OR 1.66 (CI 0.85-1.38), dan Iklim OR 1.18 (CI 0.13-2.23). Kesimpulan : Kesimpulan penelitian khususnya bagi stakeholder kesehatan perlunya peningkatan promosi kesehatan terhadap pengetahuan masyarakat tentang pencegahan DBD terutama pada masyarakat yang berusia produktif baik usia sekolah maupun yang bekerja dengan mobilitas tinggi.Kata kunci        : Demam Berdarah Dengue (DBD), Pengetahuan, Ekonomi, iklim Meta-analisisDaftar Bacaan  : 36 (2015-2022)