Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan Kepala Keluarga Dengan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Gempa Bumi Di Rt 07 Kelurahan Lempuing Kota Bengkulu Yessi Rohinda; Tria Nopi Herdiani; Iwan Suryadi
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gempa yang terjadi di Provinsi Bengkulu pada tanggal 12 September 2007 silam menjadi salah satu gempa terbesar yang pernah terjadi. Gempa tersebut tidak hanya menimbulkan kerusakan bangunan dan sarana prasarana, tetapi juga memicu kejadian likuifaksi yang cukup masif. Kejadian likuifaksi berupa semburan pasir dan sebaran lateral terjadi hampir merata di kawasan pesisir pantai Provinsi Bengkulu. Salah satu area yang mengalami kejadian likuifaksi di wilayah Bengkulu, adalah Kelurahan Lempuing, yang langsung berbatasan dengan pantai barat sumatera, maka penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan tingkat pengetahuan kepala keluarga dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi di Rt 07 Kota Bengkulu. Penelitian yang digunakan adalah analisis corelasi yaitu prosedur suatu penelitian yang mempelajari korelasi antara paparan atau faktor resiko (independen) dengan akibat atau efek (dependen). Populasi masyarakat Rt 07 Kelurahan Lempuing dengan jumlah 43 kepala keluarga. Sampel total sampling. Pengumpulan data menggunakan data sekunder dan primer. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi rank spearman. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan tingkat pengetahuan kepala keluarga dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi di RT 07 Kelurahan Lempuing Kota Bengkulu. Diharapkan pada pihak kelurahan dapat bekerja sama dengan BPBD untuk melakukan penyuluhan dan simulasi terhadap kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi
Pengaruh Pemberian Ekstrak Ikan Gabus Terhadap Penyembuhan Luka Sectio Caesarea Pada Ibu Post Partum Di RSUD Kabupaten Kaur Tria Nopi Herdiani; Waytherlis Apriani; Esa Vidiah
Jurnal Bidan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jbmc.v4i2.2132

Abstract

Infeksi merupakan salah satu penyebab kematian ibu keempat tertinggi di Indonesia, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak ikan gabus terhadap penyembuhan luka Sectio Caesarea pada ibu post partum di RSUD Kabupaten Kaur. Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi-experiment dengan rancangan penelitian two grup pretest-posttest design. Populasi seluruh ibu post SC yang berkunjung ke Poli Kebidanan RSUD Kabupaten bulan Septemmber sampai November tahun 2023 sebanyak 32 orang. Sampel diambil secara 1:1 yaitu 16 orang sampel kasus diberikan 1000 ml ekstrak ikan gabus selama 6 hari berturut-turut dan 16 orang sampel kontrol adalah sampel yang tidak diberi perlakukan. Pengumpulan data yaitu menggunakan data skunder dan primer. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian didapatkan Nilai rata-rata penyembuhan luka sectio caesarea pada kelompok yang tidak diberi ekstrak ikan gabus sebelum sebesar 8,62 dengan nilai minimum 6 dan maksimum 15 dan rata-rata setelah sebesar 4,06 dengan nilai minimum 0 dan maksimum 8; Nilai rata-rata penyembuhan luka sectio caesarea pada kelompok yang diberi ekstrak ikan gabus sebelum sebesar 7,75 dengan nilai minimum 0 dan maksimum 6 dan rata-rata setelah sebesar 0,38 dengan nilai minimum 0 dan maksimum 6. Terdapat pengaruh pemberian ekstrak ikan gabus terhadap penyembuhan luka Sectio Caesarea pada ibu post partum di RSUD Kabupaten Kaur. Diharapkan pada pihak RSUD agar dapat meningkatkan informasi pada ibu post partum tentang pentingnya mengkonsumsi ekstrak ikan gabus agar mempercepat proses penyembuhan luka Sectio Caesarea baik melalui penyebaran leaflet, penyuluhan, maupun penjelasan secara langsung kepada ibu pos partum