Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Perspektif Baru Kurikulum Merdeka Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Gozali, Gozali; Sibaweh, Imam; Setiabudi, Dede Indra; Jahari, Jaja; Erihadiana, Mohamad
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i2.7750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, implementasi, dan evaluasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini mengunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan informan berjumlah 6 orang yang terdiri dari Kepala Sekolah, Wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan guru-guru SMAIT As-Syifa Boarding School Subang. Teknik pengumpulan data melalui tiga cara, yaitu observasi, studi dokumen, dan wawancara. Teknik analisis datanya melalui tiga tahap yaitu reduksi data reduction, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan Kurikulum Merdeka Belajar dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMAIT As-Syifa Boarding School dilakukan beberapa perencanaan yaitu: a). Terdapat evaluasi menyeluruh terhadap kebutuhan siswa, perkembangan pendidikan, dan tuntutan dunia kerja. b). Kolaborasi antara wakil kepala sekolah, tim guru, dan pakar pendidikan. (2) Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMAIT As-Syifa Boarding School dilakukan dengan cara: a). Melibatkan pelatihan dan dukungan kepada guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran inovatif dan relevan. b).Guru didorong untuk menggunakan metode pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan kontekstual. (3) Evaluasi Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMAIT As-Syifa Boarding School dilakukan dengan cara: a). Berkelanjutan dan holistik, b). Evaluasi dampak kurikulum, c) Evaluasi Pengembangan Profesional Guru, d) Evaluasi metode pembelajaran inovatif, peningkatan kompetensi guru, penguasaan materi, keterlibatan siswa dalam pembelajaran serta evaluasi dampak program Merdeka Belajar yang sudah diimplementasikan secara berkelanjutan.
Peningkatan inovasi kuliner kelompok masyarakat desa Lukpanenteng dan Ombuli Kabupaten Banggai Kepulauan Kusworo, Hendrie Adji; Gozali, Gozali; Yuliyanto, Adhi; Madyaningrum, Ika Ristiyani
Jurnal Hasil Inovasi Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Januari - Juni
Publisher : Borneo Novelty Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70310/cae3th41

Abstract

Keberadaan kelompok masyarakat pengelola desa wisata Ombuli dan Lukpanenteng di Kabupaten Banggai Kepulauan belum didukung kemampuan dan keterampilan menginovasi produk kuliner (makanan dan minuman) berbahan dasar lokal yang dapat dimanfaatkan sebagai produk pariwisata di wilayah ini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan masyarakat pengelola desa wisata tersebut dalam menginovasi produk makanan dan minuman berbahan dasar lokal. Hasil kegiatan ini sangat jelas berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok Masyarakat yang terlibat dalam kegiatan ini dan berhasil menginovasi makanan berupa produk kue yang disebut “kue Banggai” dan produk minuman yang disebut “tikala pokopakuli” yang terbuat dari bahan lokal seperti ubi Banggai (tanaman endemic lokal) dan tikala (buah dari tanaman kecombrang) yang banyak tumbuh di daerah. Produk yang dihasilkan sangat berpotensi untuk dijadikan oleh-oleh wisata dan berpeluang sebagai produk khas daerah Banggai Kepulauan.
Penerapan Teknologi Pengolahan Dan Peningkatan Distribusi Air Bersih Di Lingkungan Masyarakat RT 36 Kelurahan Graha Indah Gozali, Gozali; Kusuma, Bambang Jati; Mulyanto, Subur
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2020): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1050.648 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v4i3.11592

Abstract

Kontur tanah Kota Balikpapan adalah berbukit-bukit menyebabkan tidak semua warga mendapatkan pasokan air bersih dari PDAM sehingga banyak warga yang mengandalkan air tanah atau sumur bor untuk digunakan kegiatan sehari-hari. Air tanah di Kota Balikpapan sebagian besar masih dibawah standar air bersih terutama di masyarakat sekitar lingkungan Kelurahan Graha Indah yakni air tanahnya berbau logam dan berwarna kuning. Hal ini terjadi dikarenakan air tanah yang dikelola oleh masyrakat tidak diolah terlebih dahulu ataupun diolah terlebih dahulu karena keterbatasan pengetahuan maka air tanah yang dihasilkan tetap berwarna kuning. Meskipun air tanah yang digunakan untuk kegiatan sehari-hari masih dibawah standar air bersih masyarakat dan santri masih tetap memanfaatkan air tanah tersebut untuk mandi, mencuci piring, mencuci pakaian dan kegiatan yang lain. Dengan keadaan tersebut maka metode yang digunakan menyelesaikan masalah tersebut menggunakan Teknologi Pengolahan Air bersih yang terdiri dari proses netralisasi, aerasi, koagulasi, flokulasi, sedimentasi dan filtrasi. Tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah: 1. Memberikan pelatihan dan keterampilan kepada para masyarakat, untuk mengetahui cara mengolah air yang berbau besi dan berwarna kuning menjadi air bersih. 2. Mengaplikasikan pemahaman yang sudah diberikan pada saat pelatihan menjadi suatu teknologi tepat guna beserta memberi pengetahuan tentang cara pemeliharaan teknologi tepat guna tersebut.
Pembangunan Tempat Wudhu di Masjid Graha Poltekba Rus, Tatag Yufitra; Gozali, Gozali; Kusuma, Bambang Jati; Wibawaning, Sara; Sunarno, Sunarno
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (899.71 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v5i3.16280

Abstract

Masjid Graha Poltekba yang berlokasi di Perumahan Graha Poltekba Jl. Soekano Hatta KM. 8 Kelurahan Graha Indah Kota Balikpapan masih dalam tahap pembangunan. Masjid ini pertama kali dimulai pembangunannya pada Tahun 2020 dengan mengandalkan sumber keuangan berasal dari swadaya masyarakat yang bermukim di Perumahan tersebut. Masjid ini pertama kali digunakan sebagai tempat ibadah untuk sholat jama’ah pada awal bulan Maret 2021. Masjid ini memiliki luas bangunan sekitar 81 m2, dengan total kapasitas jama’ah sekitar ±100 orang. Kebutuhan akan tempat wudhu yang memiliki kapasitas memadai diperkirakan sekitar 8-10 keran air, sehingga proses pelaksanaan wudhu dapat dilalui dengan baik karena kapasitas yang memadai atau dengan kata lain mengurangi waktu tunggu antrian wudhu atau bersuci. Kegiatan Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini menghabiskan dana Rp. 25.000.000 dengan penyelesaian seluruh pekerjaan bersama warga atau jamaah Masjid (gotong royong) dengan durasi total pekerjaan sekitar 3 bulan lamanya. Rincian penyelesaian pekerjaan yang dilakukan dimulai dengan tahapan persiapan, perencanaan, dan pekerjaan pembangunan tempat wudhu.
Efektivitas Program Tahfidz 30 JUZ Di SMP Negeri Tahfidz Madani Rokan Hulu Riau Gozali, Gozali
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Thawalib Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Thawalib
Publisher : STAI Publisistik Thawalib Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54150/thame.v2i1.120

Abstract

The aim of the study was to describe the process of implementing the tahfidz 30 jus program which was carried out at the Tahfidz Madani Rokan Hulu Riau Public Junior High School. Qualitative research methods with an analytical study approach. Data collection techniques by interviewing 1 principal, 4 teachers, and 4 students, documentation, and observation. Data analysis with reduction, data display, and conclusion. Data validity technique with source and technique triangulation. The results showed: (1) planning the tahfidz program by determining the tahfidz daily program. (2) implementing the tahfidz program with selection, reading, and memorizing tests before entering school. (3) the aim of the tahini program, first is that students can memorize the Al-Qur'an according to the provisions. The second purpose of educators is to monitor and assess students' memorization. The three objectives of the principal are to supervise the implementation of tahfidz in schools. (4) the tahfidz program through the implementation of memorizing deposits, the amount of the deposit, as well as the implementation of Al-Qur'an memorization tests.
STRATEGI PENGEMBANGAN SEKOLAH BERBASIS CORE COMPETENCIES: MENGINTEGRASIKAN KEUNGGULAN INTERNAL Gozali, Gozali; Amrullah, Aceng; Mutaqin, Ahmad Hadis Zenal; Badrudin, Badrudin; Hidayat, Ara
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 8 No. 01 (2025): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v8i01.7988

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan di sekolah menjadi kebutuhan mendesak untuk menghadapi tantangan global. Strategi berbasis core competencies menawarkan pendekatan yang efektif untuk memaksimalkan keunggulan internal, seperti sumber daya manusia unggul, program pendidikan inovatif, dan hubungan erat dengan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan manajemen strategik berbasis core competencies dalam pengembangan sekolah, khususnya di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen terkait strategi pengelolaan sekolah. Proses analisis dilakukan dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola dalam penerapan strategi dan faktor-faktor pendukung serta penghambat implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa core competencies memainkan peran penting dalam mendukung strategi pengembangan sekolah. Sumber daya manusia yang kompeten, program berbasis nilai, dan infrastruktur modern menjadi kekuatan utama yang membedakan sekolah dari institusi lain. Strategi yang diimplementasikan meliputi optimalisasi program pendidikan, penguatan kolaborasi dengan masyarakat, dan inovasi dalam pengelolaan sumber daya. Namun, beberapa hambatan teridentifikasi, seperti keterbatasan dana, resistensi terhadap perubahan, dan kurangnya evaluasi sistematis. Untuk mengatasi hambatan tersebut, diperlukan kepemimpinan yang visioner, pelatihan berkelanjutan, dan monitoring berbasis data. Kesimpulannya, implementasi strategi berbasis core competencies tidak hanya meningkatkan mutu pendidikan tetapi juga menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Temuan ini memberikan panduan praktis bagi sekolah dalam menyusun strategi pengembangan berbasis kekuatan internal mereka serta kontribusi teoretis dalam pengelolaan pendidikan strategis. Penelitian ini merekomendasikan evaluasi berkala dan pelibatan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan keberhasilan implementasi strategi.
Analisis Sentimen Rencana Penerapan Cukai Pada Minuman Manis Kemasan Menggunakan Algoritma Naive Bayes dan Logistic Regression Gozali, Gozali; Baihaqi, Kiki Ahmad; Sukmawati, Cici Emilia; Wahiddin, Deden
Building of Informatics, Technology and Science (BITS) Vol 7 No 1 (2025): June (2025)
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/bits.v7i1.7411

Abstract

The plan to impose excise tax on packaged sweetened beverages (PSB) is proposed as a strategic measure to reduce sugar consumption among the public. This policy has elicited various responses from society, especially on social media platforms such as TikTok. The purpose of this study is to evaluate public sentiment towards the PSB excise tax policy by analyzing comments posted on the TikTok platform, comparing the performance of the Naive Bayes and Logistic Regression algorithms. Data were collected from comments on news videos about the implementation of the excise tax on PSB posted by official journalist accounts on TikTok, using the TikTok Comments Scraper available on the apipy website, resulting in 1,332 comments. The data were processed through preprocessing steps including text cleaning, tokenization, stemming, and word weighting using TF-IDF. After expert sentiment labeling, the data were then split into training and testing sets with an 80:20 ratio. Evaluation was conducted using a confusion matrix to obtain performance metrics such as accuracy, precision, recall, and F1-score for each model. The analysis revealed that negative comments dominated at 65.2%, while positive comments accounted for 34.8%. The Logistic Regression algorithm achieved an accuracy of 81.37%, precision of 86.22%, recall of 75.14%, and an F1-score of 77.06%. Meanwhile, the Naive Bayes algorithm obtained an accuracy of 79.85%, precision of 82.19%, recall of 74.17%, and an F1-score of 75.76%. It can be concluded that the majority of TikTok users still express negative responses to the PSB excise tax policy, and the Logistic Regression algorithm demonstrates superior performance in sentiment classification compared to the Naive Bayes algorithm.