Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Struktural dalam Novel “Seindah Tarian Dara” Karya Nurul Hidayati Rizana, Rizana; Armita, Mutiara
Aliterasi (Jurnal Pendidikan, Bahasa, dan sastra) Vol. 2 No. 2 (2022): Maret| Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Sastra|
Publisher : Publisher: Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian “Analisis Struktural dalam Novel Seindah Tarian Dara Karya Nurul Hidayati” untuk mendeskripsikan struktur dalam sebuah novel. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitiannya adalah deskriptif analitis. Novel “Seindah Tarian Dara” karya Nurul Hidayati menjadi sumber data dalam penelitian ini. Langkah pengumpulan data peneliti ini dengan membaca secara berulang-ulang novel “Seindah Tarian Dara” karya Nurul Hidayati. Kemudian peneliti memberi kode data pada kalimat/kutipan yang berisi tentang struktural. Selanjutnya peneliti mengelompokkan data yang mengandung struktural dan akhirnya menarik simpulan. Data yang didapatkan dalam penelitian ini, kemudian digolongkan berdasarkan jenisnya. Dari hasil analisis novel “Seindah Tarian Dara” karya Nurul Hidayati, penulis menemukan 6 data berkaitan dengan analisis struktural yang terdapat dalam novel “Seindah Tarian Dara”, yaitu tema, penokohan, latar, alur, sudut pandang dan amanat.
Peningkatan Pemahaman Siswa dan Siswi SMK Negeri 7 Pekanbaru terhadap Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Fahmi, Fahmi; Rizana, Rizana; Iqsandri, Rai
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 3 No. 3 (2019): Penguatan Kapasitas Masyarakat dan Sektor Publik melalui Pengabdian dan Pelatih
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v3i3.438

Abstract

Dilihat dari banyaknya pelajar yang melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika, maka perlu dilakukannya penyuluhan hukum agar para pelajar terhindar menjadi pelaku maupun korban dari tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Oleh karena itu, perlu diadakannya penyuluhan hukum dengan berjudul “Peningkatan Pemahaman Siswa dan Siswi SMK Negeri 7 Pekanbaru terhadap Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika”.Kegiatan penyuluhan ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta tentang Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Ditinjau Berdasarkan UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Evaluasi pada kuisioner setelah diberikan penyuluhan hukum menujukkan bahwa peserta dapat memahami dengan baik materi yang disampaikan. Evaluasi pemahaman peserta tentang Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Ditinjau Berdasarkan UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, rata-rata mencapai 80 %. Sedangkan 20 % yang belum memahami materi ini dengan baik, Tim Penyuluhan akan melakukan evaluasi untuk perbaikan pada kegiatan berikutnya. Capaian rata-rata peserta kegiatan dapat dijadikan pemetaan bahwa warga sekolah Kota Pekanbaru layak dilakukan kegiatan serupa dengan tema yang lebih aplikatif dalam Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Ditinjau Berdasarkan UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Beberapa permasalahan yang dihadapai oleh siswa dan siswi dapat diselesaikan dengan baik pada saat penyuluhan hukum itu dilaksanakan.
Peningkatan Pemahaman Masyarakat Kelurahan Sidomulyo Barat Mengenai Tindak Pidana Kekerasan Terhadap Anak Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak Fahmi, Fahmi; Iqsandri, Rai; Rizana, Rizana
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 4 No. 2 (2020): Pemberdayaan Masyarakat dan Penguatan SDM melalui Pengabdian, Edukasi, dan Kine
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v4i2.512

Abstract

Kekerasan terhadap anak di setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan, baik itu yang dilakukan di dalam lingkup keluarga maupun dari pihak luar, seperti di sekolah dan lingkungan pergaulan sehari-hari anak. Di lingkup keluarga kekerasan terhadap anak ini tanpa disadari sering dilakukan oleh orang tua si anak itu sendiri. Kekerasan terhadap anak bukan hanya dalam bentuk fisik tetapi juga bisa dalam bentuk psikis. Dalam program pengabdian kepada masyarakat ini memberikan pemahaman tentang aturan yang harus dipatuhi serta dampak hukum pada tindak pidana kekerasan terhadap anak. Pendekatan untuk menyelesaikan persoalan mitra dengan program yang telah disepakati bersama dalam kurun waktu realisasi pengabdian adalah ceramah/penyuluhan disertai dengan dialog, dengan prosedur kerja untuk mendukung metode yang ditawarkan adalah ceramah/penyuluhan dan dialog dilaksanakan dalam beberapa kali pertemuan sesuai kebutuhan mitra selama masih dalam jangka waktu program. Nantinya dalam program pengabdian ini akan menghasilkan artikel ilmiah dan akan dimasukkan ke dalam media online sesuai dengan rencana kegiatan pengusul, sedangkan bagi mitra adalah meningkatnya pengetahuan mengenai tindak pidana kekerasan terhadap anak. Kata kunci: Hukum; Perlindungan Anak; Kekerasan
Tinjauan Yuridis terhadap Penggunaan Artificial Intelligence dalam Proses Penegakan Hukum Rizana, Rizana; Utama, Andrew Shandy
Sanskara Hukum dan HAM Vol. 4 No. 02 (2025): Sanskara Hukum dan HAM (SHH)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/shh.v4i02.718

Abstract

Perkembangan pesat kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah secara signifikan mentransformasi praktik penegakan hukum modern, termasuk pengawasan, identifikasi biometrik, pemolisian prediktif, dan investigasi forensik digital. Di Indonesia, penerapan AI dalam kepolisian mencerminkan upaya negara untuk meningkatkan efisiensi dan daya tanggap dalam menghadapi bentuk-bentuk kejahatan yang semakin kompleks. Namun, pemanfaatan AI juga menimbulkan persoalan hukum dan hak asasi manusia yang serius, khususnya terkait privasi, due process (proses hukum yang adil), kesetaraan di hadapan hukum, transparansi, serta akuntabilitas. Penelitian ini bertujuan menelaah kerangka hukum yang mengatur penggunaan kecerdasan buatan dalam penegakan hukum di Indonesia melalui analisis yuridis normatif. Metode penelitian menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan, konseptual, komparatif, dan hak asasi manusia, dengan bahan hukum kepustakaan sebagai sumber data utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia belum memiliki kerangka hukum yang komprehensif dan eksplisit yang secara khusus mengatur penggunaan AI dalam penegakan hukum. Regulasi yang ada masih bersifat terfragmentasi dan sektoral, sehingga memunculkan celah pengaturan, ketidakpastian hukum, dan lemahnya mekanisme akuntabilitas. Studi ini menegaskan urgensi pembentukan tata kelola AI yang komprehensif, berbasis hak, dan akuntabel dalam penegakan hukum di Indonesia agar inovasi teknologi tetap selaras dengan prinsip negara hukum dan demokrasi konstitusional.