Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Role Playing Terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Yusnarti, Mulya; Suryaningsih, Lili
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 2 No. 3 (2021): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v2i3.89

Abstract

Masalah yang dijawab dalam penelitian ini adalah “apakah model pembelajaran Role playing berpengaruh terhadap hasil belajar siswa?. Jenis penelitian ini ialah penelitian quasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Bentuk ini menggunakan dua kelompok, satu kelompok diberikan perlakuan, sedangkan kelompok lain tidak diberikan perlakuan. Kelompok yang diberikan perlakuan yaitu kelas eksperimen dengan model pembelajaran Role playing, dan kelompok yang tidak diberikan perlakuan yaitu kelas kontrol dengan pembelajaran konvesional. Adapun fokus penyajian dalam penelitian ini adalah (1) model pembelajaran Role playing pada kelas IV C, (2) metode ceramah pada kelas IV B, (3) pre-test dan post-test, (4) semester genap, (5). mengindentifikasi bermain peran. Data tersebut dianalisis dengan mengunakan metode statistik yaitu dengan perhitungan t-tes dapat melihat pengaruh model pembelajaran Role playing dengan membandingkan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Peryataan tersebut ditandai dengan nilai thiting> tabel atau 10,181>1,677. Berdasarkan hasil analisis tersebut maka dapat dinyatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran Role playing terhadap hasil belajar siswa di kelas IV-C (eksperimen) dan kelas IV-B (kelas kontrol) di SD Negeri 1 Dompu tahun pembelajaran 2019/2020.
Sikap Perempuan dalam Kumpulan Cerpen pada karya Ratna Indraswari Ibrahim dengan Kajian Feminisme dan Implementasinya dalam Pembelajaran sastra di SMA Yulianti, Eka; Sugerman, Sugerman; Suryaningsih, Lili
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 2 No. 3 (2021): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v2i3.90

Abstract

Sikap perempuan dalam karya sastra bisa berarti apa saja. Keberadaan sosok perempuan di dalam karya sastra tidak hanya sebagai pelengkap sebuah cerita melainkan sebagai tokoh sentral dari sebuah karya sastra. Tujuan Penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan unsur intrinsik dalam kumpulan cerpen karya Ratna Indraswari Ibrahim, (2) mendeskripsikan sikap perempuan dalam kumpulan cerita pendek karya Ratna Indraswari Ibrahim dengan kajian feminisme, (3) Mendiskripsikan implementasi kumpulan cerita pendek karya Ratna Indraswari Ibrahim sebagai bahan ajar sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah sikap perempuan yang ada pada kumpulan cerita pendek karya Ratna Indraswari Ibrahim. Sumber data yang digunakan penelitian ini adalah data sekunder yaitu kumpulan cerita pendek karya Ratna Indraswari Ibrahim. Teknik pengumpulan data, yakni menggunakan teknik dokumentasi, baca, dan catat . Teknik analisis data yang digunakan adalah mengumpulkan data berupa tiga cerpen Ratna Indraswari Ibrahim, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) unsur intrinsik ketiga cerpen Ratna Indraswari dilihat dari kepaduan dan tema cerita. (2) kajian feminisme atau sikap permpuan yang terdapat dalam kumpulan cerpen karya Ratna Indraswari Ibrahim. (3) implementasinya dalam bentuk Bahan Ajar, RPP dan silabus pembelajaran sastra di SMA kelas XI.
Analisis Penggunaan Gaya Bahasa Sarkasme pada Lirik Lagu Mbojo Suryaningsih, Lili
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 2 No. 3 (2021): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v2i3.92

Abstract

Analisis gaya bahasa sarkasme mengandung sindiran secara kasar yang menyakiti hati yang ditemui pada lirik lagu. Lagu adalah ungkapan hati atau ekpresi manusia yang dituangkan dalam bentuk kata-kata dan memiliki makna yang ingin disampaikan dengan sebuah nada-nada tertentu. Lirik lagu yang akan dibahas dalam penelitian ini berupa lagu daerah Bima-Dompu atau dikenal dengan Rawa Mbojo yang mengandung gaya bahasa sarkasme. Adapun 3 judul lagu daerah yang menjadi fokus penelitian yakni Sejoli, Pasole, dan Mone Umpe Ampe. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk gaya bahasa sarkasme pada lirik lagu Mbojo dan mendeskripsikan makna gaya bahasa sarkasme pada lirik lagu Mbojo. Data penelitian ini adalah analisis penggunaan gaya bahasa sarkasme pada lirik lagu Mbojo dengan teknik pengumpulan data dokumentasi, teknik simak, dan teknik catat. Kemudian sumber data dalam penelitian ini menggunakan sumber data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat penggunaan gaya bahasa sarkasme pada lirik lagu Mbojo.
BAHASA SEBAGAI CERMIN BUDAYA PADA MASYARAKAT ADAT BIMA Suryaningsih, Lili; Vira Arvina; Wita Puspita; Sri Rahayu; Awalia Wulan
Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59584/jundikma.v5i1.98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana bahasa Bima mencerminkan nilai-nilai, norma, dan struktur sosial masyarakat adat Bima. Dengan menggunakan pendekatan etnolinguistik, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Bima mengandung konsep-konsep budaya lokal seperti penghormatan terhadap leluhur, sistem kekerabatan, dan adat istiadat. Kosakata, ungkapan, dan struktur bahasa Bima memperlihatkan kedekatan antara bahasa dan identitas budaya masyarakat yang mendiami wilayah bagian timur Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, memiliki bahasa daerah yang khas, yaitu bahasa Bima (Mbojo). Bahasa ini digunakan secara luas dalam interaksi sosial, ritual adat, dan kehidupan sehari-hari. Di dalamnya tersimpan berbagai unsur budaya lokal seperti nilai-nilai kesopanan, hierarki sosial, konsep spiritualitas, serta norma-norma adat.
Personified Language Style in Poetry Collections and Their Relevance in Indonesian Language Learning in Junior High School Suryaningsih, Lili; Ariska, Yuyun
Journal of English Language and Education Vol 10, No 6 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i6.1719

Abstract

The personified language style is the target in this research, which is to describe how the language style personified by Boy Candra, especially the meaning of the personified language style in the poem by Boy Chandra in the book Ku Ajak Kau Ke Hutan and Tersesat Berdua. The problems answered in this study include avoiding excessive impressions, maintaining balance, difficulty creating personifications between the original and clichés in identifying and classifying personifications consistently, especially the use of ambiguous language. The purpose of describing the language style personified in the poem by Boy Chandra in the books Ku Ajak Kau Ke Hutan and Tersesat Berdua. The approach used, namely a descriptive method, was used to analyze the personified language style in the poem by Boy Chandra in the books Ku Ajak Kau Ke Hutan dan Tersesat Berdua and its relevance in learning Indonesian Language Literature in junior high school. Then it is analyzed using the technique of watching and taking notes, interviews, observations and documentation. Then it is analyzed using data reduction techniques, presentation of conclusive data. This study concluded that several personified language styles were found used by Boy Chandra in the books Ku Ajak Kau Ke Hutan and Tersesat Berdua. Personification is very relevant in poetry learning in junior high school because it helps students understand and understand the meaning of poetry more deeply, develops their creativity in language, and makes poetry feel more alive and interesting. This style of language teaches students to see inanimate objects as if they were alive, which can increase their empathy and imagination, as well as make learning poetry richer and less monotonous.