Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

PEMBAGIAN MASKER DAN PENDIDIKAN KESEHATAN DI GEREJA HKI TORNAGINJANG DESA PASARIBU TOBING KECAMATAN PASARIBU TOBING TAPANULI TENGAH Romatua Aruan, Dyna Grace; Siahaan, Maniur Arianto; Purba, Yunita
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengalaman Covid-19 di Indonesia yang telah lebih dari satu tahun memberikan kita pelajaran. Kita harus terus meningkatkan ketahanan kesehatan masyarakat, melalui upaya penceggahan penularan yang dikenal dengan istilah 3M (memakai masker, menjaga jarak menghindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun). Pengabdian masayarakat ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kesehatan dan pembagian masker sebagai salah satu cara pencegahan agar mengurangi penularan Covid-19. Selesainya melakukan pengabdian masyarakat diharapkan kepada masyarakat mampu menekan atau memperkecil terjadinya penyebaran penularan virus covid-19 dengan cara memakai masker pada saat berkatifitas di luar rumah. Selain itu mengingatkan dan memberi informasi kepada pemuka gereja bahwa betapa pentingnya melakukan protokol kesehatan dan tetap menyampaikannya kepada jemaat dan masyarakat agar tidak tertular virus ini. Diharapakan untuk tetap setiap orang memiliki komitmen yang teguh untuk setia selalu melindungi diri dan keluarga dengan mematuhi protokol kesehatan.
Pemeriksaan Kadar Kolesterol Pada Lansia Di Lingkungan Kelurahan Pahlawan Medan Perjuangan Romatua Aruan, Dyna Grace; Arianto Siahaan, Maniur; Purba, Yunita
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolesterol adalah salah satu komponen dalam membentuk lemak yang merupakan berbagai komponen seperti trigliserida, fosfolipida, asam lemak bebas. Kolesterol berfungsi untuk membangun dinding sel atau membran sel di dalam tubuh. Kolesterol adalah suatu zat yang dproduksi oleh hati dan dari lemak jenuh dalam makanan, jika terlalu tinggi kadarnya dapat menyebabkan penyakit arteri koroner. Jenis penelitian ini adalah deskriptif yaitu untuk memberi gambaran tentang kadar kolesterol dalam darah pada lansia yang berobat di Klinik Pratama Hadijah Medan dan Populasi merupakan semua pasien lansia dan sampel penelitian berjumlah 50 orang. Cara pengumpulan data adalah dengan menggunakan data primer yang diperoleh secara langsung dari hasil pengukuran kadar kolesterol dan kemudian disajikan dalam bentuk tabel untuk mengetahui keadaan yang normal dan tidak normal. Setelah dilakukan penelitian di Klinik Pratama Hadijah Medan pada Bulan Maret 2022, dengan pemeriksaan kadar kolesterol pada lansia dan yang meningkat kadar kolesterol sebanyak 24 orang (48%) sedangkan yang berada dalam keadaan normal sebanyak 26 orang (52%). Disarankan kepada lansia yang mempunyai kadar meninggi agar rutin memeriksakan kadar kolesterol ke laboratorium dan kurangi makanan yang tinggi lemak, serta berolah raga secara teratur.
PEMERIKSAAN JAMUR PENYEBAB TINEA UNGUIUM PADA KUKU KAKI PETANI DI DESA BLANG PANAS KECAMATAN BUKIT KABUPATEN BENER MERIAH Purba, Yunita; Janno Sinaga; Sheli B Ayu; Denrison Purba; Erlan Aritonang
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tinea unguium adalah kelainan pada kuku yang disebabkan oleh infeksi jamur. Infeksi ini menyebabkan kuku menjadi lebih tebal, terangkat dari tempat perlekatannya, pecah-pecah, tidak mengkilat dan berubah warna menjadi kuning hingga hitam serta dapat mengeluarkan bau busuk dan dapat terjadi infeksi sekunder oleh bakteri. Tinea unguium umumnya disebabkan oleh jamur golongan Dermatofita genus Trychophyton, Microsporum dan Epidermophyton. Infeksi ini menyerang seseorang yang bekerja dilingkungan yang kotor dan lembab seperti petani. Petani bekerja disawah yang selalu bersentuhan dengan tanah, air, lumpur dalam waktu yang lama tanpa menggunakan pelindung diri seperti sepatu boots untuk melindungi kaki dan kurang memerhatikan kebersihan kuku sehingga kotoran akan mengendap pada kuku. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa jamur penyebab Tinea unguium pada kuku kaki petani di desa Blang panas, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah. Jenis penelitian ini yaitu Deskriptif Kualitatif dengan metode kultur pada media Saboroud Dextrose Agar (SDA). Penelitian dilakukan di Laboratorium Biologi Universitas Sari Mutiara Indonesia pada bulan Januari 2024 - Juni 2024. Populasi penelitian ialah 20 orang petani. Sampel penelitian sebanyak 10 orang petani. Hasil pemeriksaan ditemukan 60% penderita positif terinfeksi oleh jamur Tricophyton mentagrophytes dan Epidermophyton floccosum dari golongan jamur dermatofitadan 2 orang penderita terinfeksi dengan jamur kontaminan yaitu Aspergillus niger dan Penicillium sp.Disarankan kepada para pekerja untuk lebih memperhatikan kebersihan kuku setelah bekerja membersihkannya dengan sabun atau cairan desinfcktan lainnya dan menggunakan alat pelindung diri pada saat bekerja.
Penyuluhan Pencegahan Cacing Nematoda Usus Pada Anak SD Negeri 035937 Kabupaten Dairi Girsang, Vierto Irennius; Purba, Yunita; Saragih, Frida Liharis; Hutajulu , Johansen
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nematoda usus adalah kelompok parasit yang dapat menyebabkan kecacingan. Penyakit kecacingan merupakan salah satu penyakit yang kurang mendapat perhatian tetapi masih banyak terjadi di masyarakat. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi cacing kelompok Soil Transmitted Helminth (STH) yaitu kelompok cacing yang siklus melalui tanah. Kegiatan pengabdian masyarakat penyuluhan pencegahan cacing Nematoda usus pada anak SDN 035937 kabupaten Dairi dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak SD tentang pencegahan cacing Nematoda usus di sekolah maupun di rumah. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 01-03 Juli 2024. Metode yang diguanakan pada kegiatan ini adalah story telling dan diskusi. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan pengetahuan ana-anak sekolah tentang pencegahan cacing Nematoda usus sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Setelah dilakukan penyuluhan anak-anak lebih memahami tentang pencegahan cacing Nematoda usus. Disarankan untuk pihak sekolah agar selalu dilakukan pemantauan terhadap perilaku anak dalam menjaga hygiene dan sanitasi mereka.
EDUKASI PENCEGAHAN TUBERKULOSIS PADA ANAK SEKOLAH DASAR MELALUI METODE STORYTELLING: KISAH SI UCOK MENGUSIR SI TBC Irennius Girsang, Vierto; Siregar, Laura Mariati; Sirait, Asima; Purba, Yunita; Br Tarigan, Ramanda Aprilyani
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v6i2.6142

Abstract

Latar belakang: Anak-anak termasuk kelompok rentan karena sistem imunnya yang belum berkembang sempurna. Paparan dari lingkungan tempat tinggal atau kontak erat dengan penderita TBC dewasa menjadi faktor utama penularan. Kementerian Kesehatan RI menyebutkan bahwa sekitar 10–15% dari total kasus TBC di Indonesia merupakan kasus pada anak, sebagian besar berasal dari transmisi di rumah atau sekolah. Tujuan: utama pengabdian masyarakat ini tujuan memberikan edukasi pencegahan TBC melalui metode storytelling berjudul “Petualangan Si Ucok Mengusir Si TBC”. Metode: pengabdian masyarakat ini adalah storytelling. Kegiatan edukasi pencegahan tuberkulosis dilaksanakan selama satu bulan pada Mei 2025. Hasil: pengabdian masyarakat ini diikuti oleh seluruh siswa kelas V dan VI, dengan total peserta sebanyak 95 anak. Kegiatan dilakukan di dalam kelas masing-masing untuk menjaga suasana pembelajaran yang kondusif. Cerita berjudul “Petualangan Si Ucok Mengusir Si TBC” disampaikan secara naratif, disertai media visual seperti gambar karakter dan poster ilustratif untuk membantu siswa memahami alur cerita dan pesan kesehatan yang disampaikan. Kesimpulan: Kegiatan edukasi pencegahan tuberkulosis (TBC) melalui metode storytelling terbukti efektif meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar tentang gejala, penularan, dan pencegahan TBC. Metode ini mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, meningkatkan keterlibatan siswa, serta didukung secara aktif oleh guru dan pihak sekolah.