Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Factors Associated with Fatigue in Patients Undergoing Radiotherapy: A Literature Review Putra, Gian Dwi; Nelwati, Nelwati; Rahman, Dally
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S5 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS5.4702

Abstract

Fatigue is one of the most common and disturbing symptoms among cancer patients, affecting almost all individuals undergoing radiotherapy, which lasts for a long time and interferes with the quality of life in performing daily activities. There has been a lot of research on the causative factors of fatigue in cancer patients undergoing radiotherapy. However, there is still a lack of literature review that looks at what are the factors that cause fatigue in cancer patients in general who undergo radiotherapy. This study aims to review existing literature to screen for factors contributing to fatigue in breast cancer patients undergoing radiotherapy. This study is a systematic review using The Joanna Briggs Institute Guideline and Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Of the 220 articles found in PubMed, ScienceDirect, and JSTOR databases (years 2017-2022), 77 articles met the full-text access criteria. After rigorous selection, 7 articles were selected for analysis. These articles were reviewed using a quantitative analysis approach to identify demographic, clinical, treatment, and psychosocial factors associated with fatigue in cancer patients undergoing radiotherapy. The results showed that there are several factors that cause fatigue in cancer patients undergoing radiotherapy including demographic factors (age, occupation, education level), clinical factors (hemoglobin level, comorbidities, cancer stage), treatment factors (number of fractions, fraction dose), and psychosocial factors (insomnia, anxiety, and depression). Management of fatigue in cancer patients undergoing radiotherapy requires a comprehensive approach that considers demographic, clinical, treatment, and psychosocial factors that influence the patient's condition. Thus, effective interventions should include all these factors to improve patients' quality of life.
Studi Komparatif Prestasi Belajar Praktikum Ilmu Dasar Keperawatan bagi Mahasiswa yang Daring dan Mahasiswa yang Hybrid di Era New Normal Muthmainnah, Muthmainnah; Muthia, Rahmi; Susmiati, Susmiati; Nelwati, Nelwati
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 1 (2022): JIK-April Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i1.469

Abstract

WHO mencatat hingga awal November 2021 terdapat 248 juta orang menderita Covid-19 di 223 negara. Sebanyak 5,01 juta masyarakat yang terkena Covid-19 meninggal dunia. Kasus terkonfirmasi COVID-19 Provinsi Sumatera Barat sampai tanggal 2 November 2021 sebanyak 89 ribu orang. Menuju era new normal, perlu adanya akselerasi menormalkan kehidupan kampus dengan mengkombinasikan pembelajaran daring dan luring (hybrid learning) termasuk mahasiswa keperawatan UNAND. Tujuan penelitian yaitu mengetahui perbandingan prestasi belajar mahasiswa setelah praktikum daring dan hybrid mata kuliah Ilmu Dasar Keperawatan. Metode yang digunakan kuantitatif non eksperimen dengan analisis komparasional. Sampel berjumlah 122 responden menggunakan teknik simple random sampling. Teknik analisis data menggunakan uji mann whitney. Hasil tes menunjukkan bahwa mahasiswa yang praktikum Ilmu Dasar Keperawatan daring memiliki nilai median 69,8, sedangkan mahasiswa yang praktikum Ilmu Dasar Keperawatan hybrid memiliki nilai median 74,6. Hasil analisis data dengan uji mann whitney menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan prestasi belajar mahasiswa yang praktikum Ilmu Dasar Keperawatan daring dengan mahasiswa yang praktikum Ilmu Dasar Keperawatan hybrid. Hal ini menunjukkan bahwa metode praktikum tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar Ilmu Dasar Keperawatan.
Pelaksanaan Ronde Keperawatan terhadap Tingkat Pengetahuan Perawat Di Ruang Rawat Inap RSU Aisyiyah Padang Ananda, Yuanita; Muliantino, Mulyanti Roberto; Muthmainnah, Muthmainnah; Nelwati, Nelwati
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 2 (2021): JIK-Oktober Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v5i2.427

Abstract

Pelayanan keperawatan sering dijadikan tolak ukur citra dan mutu sebuah Rumah Sakit di mata masyarakat Ronde keperawatan merupakan salah satu metode pada manajemen keperawatan yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan ronde keperawatan terhadap tingkat pengetahuan perawat di ruang rawat inap Rsu Aisyiyah Padang. Jenis penelitian ini menggunakan pre-experimental design dengan rancangan yang digunakan One Group Pretest- Postest Design. Penelitian dilaksanakan di ruang rawat inap RSU Aisyiyah Padang. Populasi penelitian adalah seluruh perawat yang berada di ruang rawat inap RSU Aisyiyah Padang.Teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Pengumpulan data melalui angket menggunakan kuesioner, analisis penelitian menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji uji paired samples t-test. Penelitian ini menunjukkan menunjukkan perbedaan rerata tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan ronde keperawatan. Hasil uji statistik dengan menggunakan paired samples T-test didapatkan nilai p value = 0,000 (<0,05), maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh pelaksanaan ronde keperawatan terhadap tingkat pengetahuan perawat ruang rawat inap RSU Aisyiyah Padang. Diharapkan para manajer di Rumah Sakit melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan ronde keperawatan yaitu melalui kegiatan supervisi sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan simultan
Hubungan Pola Asuh Orang Tua, Lingkungan Teman Sebaya, dan Lingkungan Sekolah dengan Perilaku Bullying pada Remaja di SMK Kota Payakumbuh Tahun 2023 Wulandari, Destri; Nelwati, Nelwati; Dayati, Reni
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.22033

Abstract

Perilaku menyimpang pada remaja terjadi karena tugas perkembangan pada masa remaja yang tidak tercapai sehingga mengakibatkan remaja mengalami kesulitan emosi dan sosial seperti depresi, cemas, kesepian, dan kurangnya keterampilan sosial seringkali mencari cara untuk meredakan stres mereka. Beberapa remaja memilih untuk melampiaskan emosi mereka dengan cara yang tidak sehat seperti melakukan bullying. Faktor-faktor yang mempengaruhi remaja melakukan perilaku bullying adalah lingkungan teman sebaya (peer), lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat, lingkungan keluarga (pola asuh orang tua). Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan pola asuh orang tua, lingkungan teman sebaya, dan lingkungan sekolah dengan perilaku bullying pada remaja di SMK Kota Payakumbuh Tahun 2023. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan sampel 355 remaja SMK Kota Payakumbuh dengan purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Pengolahan data menggunakan SPSS untuk mengetahui hubungan antar variable. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari separuh responden memiliki perilaku bullying berkategori rendah (66,2%), pola asuh orang tua permisif (54,1%), lingkungan teman sebaya rendah (58,6%), dan lingkungan sekolah yang baik (89,9%). Terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua (p= 0,000), lingkungan teman sebaya (p= 0,002) dan lingkungan sekolah (p= 0,005) dengan perilaku bullying pada remaja. Saran bagi institusi Pendidikan Sekolah dapat menerapkan kebijakan anti-bullying yang kuat, menyediakan pelatihan untuk staf dan guru tentang cara mengidentifikasi serta menangani kasus bullying, dan memperkuat pengawasan di area-area yang mungkin menjadi tempat terjadinya bullying pada remaja. Kata kunci : Perilaku bullying; pola asuh orang tua; lingkungan teman sebaya; lingkungan sekolah; remaja