Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

A EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PEDOMAN WHO 2010 TENTANG PENCEGAHAN PENULARAN HIV DARI IBU KE BAYI DI PUSKESMAS KECAMATAN KOJA JAKARTA UTARA Ulfah Nuraini Karim
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 4 No 1 (2022): Maret
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v4i1.216

Abstract

WHO selama 2 dekade terakhir telah menitikberatkan dampak HIV pada ibu dan bayi yang tinggal di daerah yang terbatas sumber daya kesehatan. Intervensi yang paling krusial sepanjang rangkaian perawatan adalah terapi antiretroviral (ART). WHO pada tahun 2010 merevisi pedoman dan menawarkan 2 opsi: opsi A dan opsi B. Bawah opsi A, wanita hamil dengan CD4 ≥ 350 sel / mL terima ART profilaksis mulai usia kehamilan 14 minggu hingga 1 minggu postpartum, nevirapine dosis tunggal (NVP) saat persalinan, dan lamivudine harian dari persalinan sampai 1 minggu pascapersalinan. Di bawah opsi B, semua wanita menerima ART tiga jenis obat dari usia kehamilan 14 minggu melalui penghentian menyusui, dan bayi menerima NVP atau AZT setiap hari. Penelitian kuantitatif ini dengan menggunakan pendekatan studi kohort menganalisa penerapan Efektivitas Pelaksanaan Pedoman WHO Revisi Pasca 2010 Tentang Pencegahan Penularan HIV Dari Ibu Ke Bayi yang dilakukan di puskesmas Koja Jakarta Utara. Populasi dalam penelitian ini petugas kesehatan di wilayah Puskesmas Kecamatan Koja Jakarta Utara. Pengumpulan data diperoleh dengan hasil anamnesa dan catatan medis. Dalam analisis data melalui tahap analisis univariat dan analsisa bivariat peneliti akan menggunakan uji Spearman Rank (Rho). Hasil penelitian Pelaksanaan Revisi (Pasca 2010) Pedoman Organisasi Kesehatan Dunia Tentang Pencegahan Penularan HIV Dari Ibu Ke Bayi cukup sebanyak 18 responden (65,62%), baik sebanyak 11 responden. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam menyelesaikan permasalahan pencegahan penularan HIV AIDS ibu-ke- bayi sehingga dapat tercapai strategi dan rencaan aksi penanngulangan HIV AIDS di Indonesia.
PELATIHAN KELOMPOK CAREGIVER DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT TUBERCULOSIS PADA LANSIA DI PANTI SOSIALTRESNA WERDHA BUDI MULIA I CIPAYUNG JAKARTA TIMUR Ulfah Nuraini Karim; Aliana Dewi
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 7 NO. 2 MEI 2022
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v7i2.18071

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit menular yang mematikan yang disebabkan oleh Bakteri Mycobacterium tuberculosis (M. tb). Faktor resiko dari kuman tuberkulosis (TB) paru adalah anggota keluarga yang merupakan golongan masyarakat yang paling rentan tertular penyakit TB paru karena sulit menghindari kontak dengan penderita. Peranan keluarga dalam perawatan lansia terutama dalam pemenuhan perawatan diri lansia dengan sendirinya akan digantikan oleh caregiver sebagaimana yang ada di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia I Cipayung Kota Administrasi Jakarta Timur. Metode yang ditawarkan adalah pendampingan berupa pelatihan dan edukasi tentang pencegahan TB Paru pada lansia guna untuk mencegah terjadi penularan yang lebih luas. Hasil pengabdian masyarakat adalah terjadinya peningkatan edukasi pencegahan dan perawatan penyakit TB. Rata-rata kompetensi pengetahuan dari aspek kesehatan adalah 82,5%, kompetensi pengetahuan proses kesehatan rata-rata sebesar 77,2%, kompetensi pengetahuan umum adalah 72,5% dan kompetensi pengetahuan pengembangan profesional kesehatan rata-ratanya adalah 78,4%. Kesimpulan dari kegiatan ini terjalin Kerjasama dalam sumber daya yaitu: perawat dengan kelompok pendamping caregiver dengan pihak puskesmas dan dinas kesehatan untuk monitoring dan evaluasi program. Saran dari kegiatan ini peningkatan pencegahan TB Paru pada lansia dengan Pelatihan pencegahan TB Paru di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia I Cipayung Kota Administrasi Jakarta Timur. Kata kunci: Pelatihan, Caregiver, Pencegahan Penyakit TB.   ABSTRACT Pulmonary tuberculosis (TB) is a deadly infectious disease caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis (M. tb). The risk factors for pulmonary tuberculosis (TB) are family members who are the most vulnerable group of people to contracting pulmonary TB because it is difficult to avoid contact with sufferers. The role of the family in caring for the elderly, especially in fulfilling self-care for the elderly, will automatically be replaced by caregivers as in the Tresna Werdha Budi Mulia I Cipayung Social Institution, East Jakarta Administrative City. The method offered is assistance in the form of training and education on the prevention of pulmonary TB in the elderly in order to prevent wider transmission. The result of community service is an increase in TB disease prevention and treatment education. The average knowledge competence from the health aspect is 82.5%, the average health process knowledge competence is 77.2%, the general knowledge competency is 72.5% and the health professional development knowledge competency is 78.4% on average. The conclusion of this activity is that there is cooperation in resources, namely: nurses with caregiver companion groups with puskesmas and health offices for program monitoring and evaluation. Suggestions from this activity are to increase the prevention of pulmonary TB in the elderly with pulmonary TB prevention training at the Tresna Werdha Budi Mulia I Cipayung Social Institution, East Jakarta Administrative City Keywords: Training, Caregiver, TB Disease Prevention.
Kualitas Hidup Pasien Kanker Serviks Dalam Pelayanan Palliative Di RS Kanker Dharmais Jakarta Barat Aliana Dewi; Ulfah Nuraini Karim; Erika Lubis; Sari Narulita
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 7, No 2 (2022): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v7i2.12208

Abstract

Objective: Cervical cancer originating from the surface mucosa of the cervix or from within the canal. is one of the leading causes of death for women. This disease has a broad psychosocial impact on both patients and families, causing a decrease in quality of life. This study is to explore the meaning of quality of life of cervical cancer patients in palliative home care.Methods: This study uses an exploratory qualitative method with a phenomenological approach obtained from the description of the quality of life of cervical cancer patients. Participants in this study were determined by purposive sampling technique, namely patients with cervical cancer at stage III and stage IV, totaling 13 people, consisting of 8 main participants, namely cervical cancer patients and or patient companions (caregiver / patient's family) and 5 supporting participants. namely nurses and or doctors and psychologists. Collecting data in this study through in-depth interviews with the main participants and Focus Group Discussion (FGD) with supporting participants. The data analysis stage is divided into 2, namely the coding stage with NVivo 12 Plus software and the analysis stage using the Colaizzi's method. Results: Quality of Life Physical Domains include Activity, Pain, Sleep and Rest, Diet and Decreased sexual function, decreased libido. The psychological sub-themes experienced are self-image, life motivation, anxiety and depression, social isolation and loneliness. The social changes experienced are changes in social functions and changes in roles. The patient's quality of life and consequences were evaluated taking into account the cumulative effect globally. Multiple functional impairments and multiple low quality of life domains.  Conclusion: Palliative Homecare as a Key Component of Cervical Cancer Treatment. Various domains of quality of life are closely related to the accuracy of the information received on Palliative homecare services and encourage collaboration and partnerships when working with Palliative homecare services so that they are able to optimize Palliative homecare services.
Perbedaan Tingkat Nyeri yang Diberikan Terapi Kompres Dingin pada Pasien Post Operasi Arthroscopy Osteoarthritis Genu Ulfah Nuraini Karim; Puji Astuti Wiratmo; Ni Wayan Soni
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan: September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.743 KB)

Abstract

Osteoarthritis (OA) genu merupakan suatu kelainan sinovial di sendi genu salah satunya ditandai dengan timbulnya nyeri sehingga membutuhkan tindakan arthroscopy. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa perbedaan tingkat nyeri sebelum dan sesudah diberikan kompres dingin pada pasien osteoarthritis genu post operasi arthroscopy di Instalansi Rawat Inap Rumah Sakit Omni Alam Sutera Tahun 2019. Penelitian pra eksperimen rancangan comparison dengan pola pretest-posttest group design menggunakan sampel pasien osteoarthritis genu yang telah dilakukan operasi arthroscopy sebanyak 30 pasien secara teknik total sampling dengan rata-rata skala nyeri sesudah diberikan terapi kompres dingin adalah 2,79. Pengolahan data analisa bivariat menggunakan uji Paired t test. Penelitian di dapatkan lebih banyak pada pasien usia >60 tahun dengan jenis kelamin laki-laki sehingga ambang nyeri pasien rendah yang mana bisa di lihat pada sebelum pemberian kompres dan sesudah didapatkan kategori skala ringan dengan selesih rata-rata 1,111. Semua pasien osteoarthritis genu post operasi arthroscopy sebelum diberikan terapi kompres dingin mengalami nyeri sedang dan mengalami penurunan setelah diberikan kompres dingin. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan tingkat nyeri sebelum dan sesudah diberikan terapi kompres dingin berdasarkan pengalaman pada pasien osteoarthritis genu post operasi arthroscopy di Instalansi Rawat Inap Rumah Sakit Omni Alam Sutera Tahun 2019 (p = 0.000). Kesimpulan: Kompres dingin dapat diberikan pada pasien osteoarthritis genu post operasi arthroscopy untuk mengurangi nyeri yang dirasakan pasien. Perawat diharapkan dapat memberikan intervensi manajemen nyeri secara mandiri dengan memberikan kompres dingin pada pasien osteoarthritis genu post operasi arthroscopy sesuai keadaan pasien.
Pengaruh Post Hemodialisa pada Pasien Chronic Kidney Desease (CKD) terhadap Kepatuhan Penatalaksanaan Keperawatan Ulfah Nuraini Karim; Maulida Nurus Shobah; Aliana Dewi
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.339 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i2.964

Abstract

Gagal ginjal kronik (Chronic Kidney Desease /CKD) merupakan kerusakan ginjal atau perkiraan laju filtrasi glomerulus (eGFR) kurang dari 60 ml/menit per 1,73meter persegi, bertahan selama 3 bulan atau lebih sehingga pasien harus mendapatkan Terapi Pengganti Ginjal (TPG) agar dapat terus menjalani aktifitas sehari – hari, salah satunya hemodialisa. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa pengaruh post hemodialisa pada pasien CKD terhadap kepatuhan penatalaksanaan keperawatan di lantai 14 blok D RSUD Koja Jakarta Utara. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional menggunakan sampel pasien CKD yang menjalani hemodialisis rutin selama lebih dari 6 bulan sebanyak 49 pasien secara teknik purposive sampling. Uji validitas > 0,514 dan uji reliabilitas 0,980. Pengolahan data analisa bivariat menggunakan uji chi-square.  Hasil penelitian menunjukan terdapat uji hipotesis dengan menggunakan chi-square didapatkan nilai p: 0,016 dengan odds ratio: 5,089. Pasien yang memiliki pengalaman post HD baik akan memiliki kepatuhan 5,089 kali lebih besar dari pada pasien yang memiliki pengalaman post HD kurang baik. Perawat diharapkan dapat melaksanakan edukasi tentang diet, pembatasan cairan, dan kontrol berat badan pada pasien yang menjalani hemodialysis.  
EDUKASI DAN PROGRAM VITAMIN D DALAM PENCEGAHAN OSTEOPOROSIS Ulfah Nuraini Karim; Aliana Dewi
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 2 MEI 2023
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v8i2.25530

Abstract

Osteoporosis adalah penyakit pengeroposan tulang yang banyak diderita oleh kalangan lanjut usia, terutama wanita.  Upaya pencegahan Osteoporosis di Indonesia sudah dilakukan  dengan peningkatan asupan kalsium termasuk vitamin D, dimana Vitamin D merupakan salah satu zat gizi yang penting untuk tulang.  Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini memberdayakan masyarakat untuk menjaga asupan kalsium termasuk vitamin D selalu adekuat sehingga membantu mengurangi resiko Osteoporosis. Metode yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini berupa partisipasi masyarakat dengan indikator kesertaan masyarakat dalam kegiatan melalui sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan secara offline. Hasil dari kegiatan ini berupa sediaan asupan kalsium termasuk vitamin D yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam hal pemenuhan kebutuhan nutrisi untuk pencegahan Osteoporosis, sehingga kesehatan masyarakat meningkat. Kata kunci: Osteoporosis, edukasi, program vitamin D.   ABSTRACT Osteoporosis is a disease of bone loss that affects many elderly people, especially women. Efforts to prevent osteoporosis in Indonesia have been carried out by increasing calcium intake, including vitamin D, where vitamin D is an important nutrient for bones. The purpose of this community service activity is to empower the community to maintain adequate intake of calcium including vitamin D so as to help reduce the risk of osteoporosis. The method used in community service is in the form of community participation with indicators of community participation in activities through outreach and training which are conducted offline. The results of this activity are in the form of preparations for calcium intake including vitamin D which can be utilized by the community in terms of meeting nutritional needs for the prevention of Osteoporosis, so that public health improves. Keywords: Osteoporosis, Education, Vitamin D Program.
Family support on motivation of compliance and chemotherapy protocol among patients with breast cancer Ulfah Nuraini Karim; Agung Setiyadi; Yeni Efrida
Journal of Holistic Nursing Science Vol 10 No 1 (2023): January - June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/nursing.v0i0.7792

Abstract

Chemotherapy is a therapy using drugs to kill cancer cells that have spread beyond the breast and axillary areas that cannot be seen or found. This study aimed to determine the relationship between family support and motivation to comply with chemotherapy protocols in breast cancer patients in Tarakan Hospital Jakarta. This type of research is descriptive and correlative with a cross-sectional approach with the simple random sampling technique of 73 respondents—the results of the research data analysis using the Chi-Square test. From the study's results, it can be concluded that there is a significant relationship between family support and motivation to comply with chemotherapy protocols in breast cancer patients. Therefore, family support is needed to improve the quality of life in breast cancer patients undergoing chemotherapy. Keywords: Chemotherapy; breast cancer; nursing care; nursing collaboration; family support
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT MENGENAI KESELAMATAN PASIEN TERHADAP PENERAPAN NURSING EARLY WARNING SCORING SYSTEM (NEWSS) Puji Astuti Wiratmo; Ulfah Nuraini Karim; Linda Purwayuningsih
Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i2.1565

Abstract

Budaya Salah satu peran perawat dalam mendukung keselamatan pasien di ruang operasi adalah mendeteksi dini dan mencegah terjadinya perburukan melalui Nursing Early Warning Scoring System (NEWSS). NEWSS adalah sistem skoring fisiologis melalui tanda-tanda vital sebelum pasien mengalami kondisi kegawatan. Pengetahuan tentang keselamatan pasca operasi dan algoritme NEWSS harus dimiliki oleh perawat bertugas di kamar operasi.  Namun, penerapan NEWSS masih mengalami kendala terkait kurangnya kesadaran sebagian perawat akan pentingnya monitoring operasi menggunakan NEWSS dan menganggap NEWSS sebagai prosedur baru yang menambah beban kerja. Selain itu perawat juga harus melakukan monitoring beberapa pasien dalam waktu bersamaan sehingga pasien yang mengalami kegawatan dapat tidak terdeteksi. Dengan demikian pengetahuan dan sikap perawat terhadap penerapan NEWSS perlu mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap perawat mengenai keselamatan pasien terhadap penerapan NEWSS. Desain penelitian ini adalah kuantitatif korelatif secara cross sectional. Sebanyak 50 orang perawat di Unit Pelayanan Bedah Terpadu RSCM direkrut secara total sampling. Kuesioner pengetahuan dan sikap perawat telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas melalui penelitian terkait (Cronbach alpha 0.891). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas perawat mempunyai pengetahuan baik (96%) dan seluruhnya mempunyai sikap positif terhadap keselamatan pasien. Berdasarkan hasil analisa Spearman rank, terdapat hubungan antara pengetahuan perawat dengan penerapan NEWSS (p 0.002, r 0.421), dan terdapat hubungan antara sikap perawat dengan penerapan NEWSS (p 0.001, r 0.501). Hasil penelitian dapat dijadikan sumber informasi mengenai pengetahuan, sikap dan penerapan NEWSS pada perawat untuk menjadi acuan dalam meningkatkan kualitas asuhan keperawatan. DOI: 10.5281/zenodo.6033518
Deteksi Dini Kanker Serviks Dengan IVA Test Di RW 04 Kelurahan Cawang Ulfah Nuraini Karim; Aliana Dewi
Dedikasi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Dedikasi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III DKI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53276/dedikasi.v3i1.102

Abstract

Kanker serviks merupakan kanker terbanyak keempat pada wanita di seluruh dunia. Di Indonesia, kanker serviks menduduki peringkat pertama, 65% penderita berada dalam stadium lanjut. Pemeriksaan skrining kanker serviks bisa dilakukan dengan cara Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Test). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk Deteksi Dini Kanker Serviks Dengan IVA Test Kerjasama Dengan Puskesmas Kelurahan Cawang Kecamatan Kramat Jati Jakarta Timur. Metode pengabdian masyarakat ini berupa metode IVA Test Target skrining kanker serviks. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 23 November 2022, jam 09.00. Peserta dilakukan pemeriksaan kesehatan, edukasi tentang penyakit kanker serviks, dan dilakukan Pemeriksaan IVA test. Hasil dari Pemeriksaan IVA test diperlukan dalam rangka menurunkan risiko penyakit Kanker Serviks dengan cara edukasi preventif dan promotif. Hasil pemeriksaan IVA test terdapat 87 orang yang di periksa dengan  hasil IVA Test positif sejumlah 56 orang (64%) dan  hasil IVA Test negatif sejumlah 31 orang (36%). Peserta yang hasil positif di rujuk ke RS Budi Asih Jakarta timur untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan lebih lanjut. Adapun kesimpulan kegiatan ini adalah Pemeriksaan IVA test efektif digunakan deteksi dini sebagai bagian dari salah satu pencegahan penyakit Kanker Serviks dan diharapkan masyarakat dapat memahami mengenai edukasi penyakit Kanker Serviks dan pentingnya Pemeriksaan IVA test.
PELATIHAN PEMBUATAN INFUSED WATER DALAM PENANGANAN HIPERTENSI PADA LANSIA KECAMATAN KRAMAT JATI JAKARTA TIMUR Karim, Ulfah Nuraini; Dewi, Aliana; Chairiyah, Royani
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 9 NO. 2 MEI 2024
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v9i2.34553

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang bisa diubah dengan faktor risiko dan perubahan gaya hidup. Perubahan gaya hidup yang dilakukan salah satunya dengan mengkonsumsi Infused water. Tujuan pelatihan pembuatan infused water ini adalah meningkatkan kemampuan masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi pada lansia di Kecamatan Kramat Jati Jakarta Timur. Metode yang digunakan adalah penyuluhan materi hipertensi pada lansia dan praktik pembuatan infused water mentimun. Dari kegiatan tersebut diharapkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat memberikan manfaat bagi kesehatan lansia agar mampu mengembangkan produk infused water mentimun. Selain itu, diberikan juga pelatihan untuk infused water mentimun melalui media sosial untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Kata kunci: Infused water, hipertensi, lansia. ABSTRACT Hypertension is a disease that can be changed by risk factors and lifestyle changes. One way to make lifestyle changes is by consuming infused water. The aim of this training in making infused water is to increase the community’s ability to prevent and control hypertension in the elderly in Kramat Jati District, East Jakarta. The method used was a lecture on hypertension in the elderly and the practice of making cucumber infused water. From this activity, it is hoped that the community service can give benefits for the health of the elderly so that they can develop cucumber infused water products. Apart from that, training was also provided for cucumber infused water via social media to improve the community’s economy. Keywords: Infused water, hypertension, elderly.