Prabewi, Nur
Unknown Affiliation

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Penggunaan Sari Daun Sirih Hijau (Piper Betle L ) Untuk Fumigasi Fogging Telur Tetas Terhadap Mortalitas Dan Daya Tetas Prabewi, Nur; Wihardinata, Ageng Anugrah; Sudarmanto, Bambang
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 21 No. 2 (2024): Desember
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v21i2.1209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan sari daun sirih hijau (Piper betle L ) untuk fumigasi fogging telur tetas terhadap daya hidup embrio, mortalitas dan daya tetas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas 4 perlakuan dan 5 kali ulangan dengan masing-masing perlakuan 50 butir sehingga total telur 200 Butir telur ayam ras erlakuan terdiri atas: P0 (Konsentrasi 20% tanpa menggunakan fogging), P1 (Konsentrasi 20% dengan metode fogging), P2 (Konsentrasi 30% dengan metode fogging), P3 (Konsentrasi 40% dengan metode fogging). Variabel yang diteliti meliputi: daya hidup embrio, mortalitas, daya tetas. metode analisis data menggunakan metode Analisis Variansi , apabila terjadi signifikan diuji lanjut dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT). Hasil penelitian diketahui bahwa perlakuan penggunaan sari daun sirih hijau (Piper betle L) sebagai desinfektan dengan metode fogging berpengaruh signifikan (P<0,05) terhadap daya hidup embrio, dan sangat signifikan (P<0,01) terhadap variabel mortalitas dan daya tetas. Dapat disimpulkan penggunaan sari daun sirih hijau sebagai desinfektan dengan metode fogging dengan konsentrasi 30% dan 40% memberikan hasil paling baik.
Persepsi Peternak Terhadap Inovasi Deteksi Kebuntingan Dini Pada Sapi Menggunakan Accu Zuur Prabewi, Nur; Febriyanto, Syahromi Eko; Sudarmanto, Bambang
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 6 No. 1 (2024): April
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v6i1.1211

Abstract

Teknologi inovasi banyak memberikan kontribusi dibidang peternakan salah satunya pemeriksaan kebuntingan dini pada ternak sapi menggunakan accu zuur. Guna untuk mengetahui apakah inovasi ini dapat diterapkan oleh peternak maka tindakan yang pertama dilakukan adalah mengetahui persepsi peternak terhadap kegiatan penyuluhan. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui persepsi peternak terhadap inovasi deteksi kebuntingan dini pada sapi menggunakan asam sulfat accu zuur dan mengetahui pengaruh karakteristik peternak (umur, tingkat pendidikan dan pengalaman beternak) terhadap persepsi. Penentuan sampel berjumlah 30 orang diperoleh dengan metode purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Hasil analisis data yang diperoleh dari persepsi peternak terhadap inovasi deteksi kebuntingan dini menggunakan accu zuur berada dalam kategori baik dengan nilai 2327. Berdasarkan analisis statistik secara simultan variabel umur, tingkat pendidikan dan pengalaman beternak berpengaruh signifikan (p<0,05) terhadap persepsi. Secara parsial bahwa faktor yang berpengaruh sangat signifikan terhadap persepsi adalah tingkat pendidikan (p<0,01), sedangkan umur dan pengalaman beternak tidak berpengaruh (p>0,05) terhadap persepsi.
Persepsi Wanita Tani Terhadap Pengolahan Telur Asin Oven Khamid, Muh Nur; Alfian, Rino; Prabewi, Nur
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 6 No. 1 (2024): April
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v6i1.1301

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bojong, Kecamatan Mungkid kabupaten Magelang pada tanggal 4 April hingga 4 Juni 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wanita tani dan karakteristik (umur, tingkat pendidikan dan pengalaman mengolah telur asin) yang mempengaruhi persepsi wanita tani terhadap pengolahan telur asin oven. Desain pengkajian menggunakan One Shot Case Study dengan teknik pengambilan sampel secara sampling jenuh sehingga diperoleh data 30 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi melalui kuisioner. Metode analisis menggunakan analisis deskriptif untuk mengetahui persepsi wanita tani terhadap pengolahan telur asin oven dan analisis linier berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi wanita tani terhadap pengolahan telur asin oven dalam kategori sangat baik dengan skor 3343. Umur, tingkat pendidikan dan pengalaman mengolah telur asin secara simultan berpengaruh sangat nyata (P
Minat Wanita Tani Terhadap Inovasi Maggot BSF Sebagai Pakan Tambahan Ayam Kampung Desa Sidorejo Kecamatan Bandongan Karimah, Alifa Naafiul; Andanawari, Suci; Prabewi, Nur
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v6i2.1380

Abstract

ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mengetahui minat wanita tani anggota KWT Berdikari terhadap inovasi budidaya dan pemberian maggot BSF sebagai pakan tambahan ayam kampung, untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi minat tersebut. Sampel berjumlah 34 responden menggunakan sampling jenuh, yang merupakan seluruh anggota KWT Berdikari Desa Sidorejo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang. Metode penelitian deskriptif kuantitatif, dengan desain kajian minat menggunakan One shot case study. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, pencatatan dan kuisioner. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik regresi linier berganda. Hasil analisis deskrptif menunjukkan tingkat minat wanita tani dalam berinovasi budidaya dan pemberian maggot BSF (black soldier fly) sebagai pakan tambahan ayam kampung mencapai 94,01% dalam kategori sangat tinggi. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa faktor umur (X1), pengalaman beternak (X2), dan tingkat Pendidikan (X3) secara simultan berpengaruh sangat signifikan (p<0,01) terhadap minat wanita tani. Pengujian secara parsial menunjukkan bahwa faktor umur (X1) sangat signifikan berpengaruh terhadap menurunkan minat Wanita tani dan pengalaman beternak (X3) sangat signifikan berpengaruh (p<0,01) terhadap peningkatan minat Wanita tani, sedangkan variabel tingkat Pendidikan (X2) tidak signifikan berpengaruh (p>0,05) terhadap minat wanita tani.
Minat Wanita Tani Terhadap Inovasi Maggot BSF Sebagai Pakan Tambahan Ayam Kampung Desa Sidorejo Kecamatan Bandongan Karimah, Alifa Naafiul; Andanawari, Suci; Prabewi, Nur
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 22 No. 1 (2025): Juli
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v22i1.1433

Abstract

ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mengetahui minat wanita tani anggota KWT Berdikari terhadap inovasi budidaya dan pemberian maggot BSF sebagai pakan tambahan ayam kampung, untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi minat tersebut. Sampel berjumlah 34 responden menggunakan sampling jenuh, yang merupakan seluruh anggota KWT Berdikari Desa Sidorejo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang. Metode penelitian deskriptif kuantitatif, dengan desain kajian minat menggunakan One shot case study. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, pencatatan dan kuisioner. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik regresi linier berganda. Hasil analisis deskrptif menunjukkan tingkat minat wanita tani dalam berinovasi budidaya dan pemberian maggot BSF (black soldier fly) sebagai pakan tambahan ayam kampung mencapai 94,01% dalam kategori sangat tinggi. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa faktor umur (X1), pengalaman beternak (X2), dan tingkat Pendidikan (X3) secara simultan berpengaruh sangat signifikan (p<0,01) terhadap minat wanita tani. Pengujian secara parsial menunjukkan bahwa faktor umur (X1) sangat signifikan berpengaruh terhadap menurunkan minat Wanita tani dan pengalaman beternak (X3) sangat signifikan berpengaruh (p<0,01) terhadap peningkatan minat Wanita tani, sedangkan variabel tingkat Pendidikan (X2) tidak signifikan berpengaruh (p>0,05) terhadap minat wanita tani.
Kualitas Semen Ayam Pejantan Bangkok (Gallus Domesticus) Sebagai Induk Pejantan Pembibit dengan Penambahan Kecambah Kacang Hijau dari Berbagai Umur Perkecambahan Prabewi, Nur; Listyowati, Andang Andiani
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 2 (2025): October
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i2.1489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kecambah kacang hijau dari berbagai umur perkecambahan dan untuk mengetahui umur perkecambahan kacang hijau yang paling tepat ditambahkan dalam ransum pakan untuk produktivitas dan kualitas semen ayam bangkok sebagai induk pejantan pembibit. Bahan yang digunakan adalah 36 ekor ayam bangkok yang berumur 1,5 tahun. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 9 kali ulangan, penambahan kecambah kacang hijau sebanyak 30 gr/ekor dua kali dalam 1 minggu dari berbagai umur adalah : 36 jam (P1), 48 jam (P2), 60 jam (P3), 72 Jam (P4). Variabel yang diamati adalah volume semen, motilitas spermatozoa, dan abnormalitas spermatozoa. Metode analisis data yang digunakan adalah Analysis F Variance (ANOVA) apabila terjadi perbedaan nyata, dilanjutkan dengan Uji Duncans Multiple Ring Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh penambahan kecambah kacang hijau dari berbagai umur perkecambahan menunjukkan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kualitas semen (Motilitas Spermatozoa) pada ayam bangkok sebagai induk pejantan pembibit, sedangkan variabel produktivitas (Volume Semen) dan kualitas semen ( Abnormalitas spermatozoa) menunjukkan pengaruh nyata (P<0,05). Umur perkecambahan kacang hijau yang paling tepat untuk meningkatkan volumen semen, motilitas semen dan menurunkan Abnormalitas spermatozoa pada ayam bangkok sebagai induk pejantan pembibit adalah pada perlakuan P2 yaitu umur perkecambahan 48 jam, dengan penambahan kecambah kacang hijau sebanyak 30 gram/ekor dua kali dalam 1 minggu.
Kandungan Hormon Fsh, Lh, Dan Estrogen Pada Induk Ayam Ras Petelur Treatment Feed Additive Tepung Biji Rami (Linum Usitatissiumum L.) Prabewi, Nur; Listyowati, Andang Andiani
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i1.1501

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kadar hormon FSH, LH dan Estrogen untuk meningkatkan reproduksi induk ayam ras petelur treatment penggunaan tepung biji rami ((Linum usitatissimu L.) sebagai feed additive. Materi yang digunakan adalah ayam ras petelur strain Lohman Brown berumur 41 minggu sebanyak 75 ekor, jagung giling, bekatul, konsentrat ayam petelur, mineral 1% dan tepung biji rami.. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. P0 = Pakan basal non tepung biji rami, P1 = Pakan basal + 12,5% (125 g) tepung biji rami/kg pakan, P2 = Pakan basal + 15% (150 g) tepung biji rami/kg pakan, P3 = Pakan basal + 17,5% (175 g) tepung biji rami/kg pakan Variabel yang diukur adalah kadar hormon FSH, LH dan estrogen. Metode analisis data mengunakan ANOVA dan apabila terjadi perbedaan nyata selanjutnya akan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncans. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Treatment Feed Additive Tepung Biji Rami (Linum Usitatissiumum L.) berpengaruh sangat nayata (P<0,01) terhadap Kadar hormon FSH, Kadar hormon LH dan kadar hormon Estrogen. Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa variabel kadar estrogen, kadar FSH pada perlakuan P2 15% tepung biji rami berbeda sangat nyata dengan perlakuan P0,dan pada variabel kadar LH pada perlakuan P2 15% (150 g) tepung biji rami berbeda nyata dengan perlakuan P0. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah Treatment Feed Additive Tepung Biji Rami (Linum Usitatissiumum L.) hingga 15 % dapat meningkatkan kadar Hormon estrogen menjadi 109,39 ng/l , sedangkan Treatment Feed Additive Tepung Biji Rami (Linum Usitatissiumum L.) hingga 17,5 % dapat meningkatkan kadar Hormon FSH menjadi 10,20 mIU/ml, sedangkan Treatment Feed Additive Tepung Biji Rami (Linum Usitatissiumum L.) hingga 15 % dan 17,5 % dapat meningkatkan kadar Hormon LH menjadi 11.45 mIU/ml.