Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Fostering Divergent Thinking in the Classroom: The Impact of Project-Based Learning on Student Creativity Harianta, Harianta; Nofirman, Nofirman; Fransiska, Fini Widya; Wardhani, Wahju Dyah Laksmi; Farah, Rina
Journal of Loomingulisus ja Innovatsioon Vol. 2 No. 5 (2025)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/innovatsioon.v2i5.2513

Abstract

The growing demand for 21st-century skills underscores the importance of nurturing students’ creativity through educational practices that promote divergent thinking. This study investigates the impact of Project-Based Learning (PBL) on fostering divergent thinking and creative performance among high school students. The research aims to analyze how the integration of PBL facilitates idea fluency, flexibility, originality, and elaboration in learners’ creative processes. A quasi-experimental design was employed, involving two groups of students: one receiving traditional instruction and the other exposed to PBL interventions across four project cycles. Data were collected using a validated creativity assessment rubric and analyzed through descriptive and inferential statistics (ANOVA). The findings reveal a significant improvement in divergent thinking indicators among students taught through PBL, particularly in their ability to generate multiple and original ideas. Qualitative observations also highlight that collaborative project environments enhanced motivation, self-expression, and problem-solving capacities. The study concludes that PBL serves as an effective pedagogical framework for cultivating creative and divergent thinking skills essential for innovation-driven learning. Implications emphasize the need for curriculum designers and educators to embed authentic, project-based tasks within classroom instruction.
Inovasi Pengembangan Web Sekolah Dan Media Pembelajaran Interaktif Dalam Kurikulum Merdeka SD Muhammadiyah Kaliwates Jember Suharso, Wiwik; Setyowati, Trias; Arifianto, Deni; Wardhani, Wahju Dyah Laksmi
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1476

Abstract

Revolusi Industri 4.0 mempengaruhi kebijakan pembelajaran pada satuan pendidikan dasar. Pendidik merancang pembelajaran interaktif agar dapat menghasilkan peserta didik yang berprestasi. Pemerintah menerapkan Kurikulum Merdeka 2022 untuk menguatkan karakter dan kompetensi peserta didik. Penerapan Kurikulum Merdeka menuntut pendidik memiliki kompetensi teknologi dan kurikulum. Kompetensi teknologi berfokus pada kemampuan TIK untuk menciptakan pembelajaran interaktif. Kompetensi kurikulum berfokus pada pengembangan capaian pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran dalam suatu mata pelajaran, dikenal sebagai Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Wawancara bersama mitra SD Muhammadiyah Kaliwates Jember menemukan permasalahan prioritas. Diantaranya adalah sebagian besar Guru kesulitan dalam menyusun dokumen ATP sesuai Kurikulum Merdeka, Tenaga Kependidikan (Tendik) tidak optimal memberikan dukungan teknologi, dan tidak tersedianya web sekolah sebagai media informasi dan promosi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan web sekolah dan dokumen ATP untuk mendukung pembelajaran interaktif dan operasional sekolah. Tim Pelaksana telah melaksanakan sosialisasi program, pengembangan web sekolah, penyusunan dokumen ATP terdiri dari IPAS (IPA dan IPS), Matematika dan Bahasa Inggris, pendampingan pengelolaan web sekolah dan implementasi dokumen ATP dalam pembelajaran, pemberian LCD Proyektor. Hasil kegiatan ini berupa web sekolah dan dokumen ATP yang mengintegrasikan profile sekolah, penerimaan peserta didik baru, ensiklopedia, dan pembelajaran berbasis dokumen ATP. Tim pelaksana sebagai pendamping, sedangkan Guru dan Tendik sebagai peserta. Metode pelatihan, pendampingan dan penugasan digunakan sebagai pendekatan yang efektif. Kegiatan ini berhasil memenuhi tujuan dan luaran yang diharapkan, dan peningkatan kualitas pembelajaran dan promosi sekolah