Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Optimization Activities Elderly Health Care Center in Coastal Village of Ulak Karang Selatan, Padang City Yaslina, Yaslina; Yaswinda, Yaswinda; Yulsyofriend, Yulsyofriend; Elida, Elida
Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/4.26306

Abstract

The success of Indonesia's health development is inseparable from the active participation of the community. One of the community-based health efforts that has been developed is the the elderly health care center . The level of cadres' ability in managing the health care for the elderly greatly influences the effectiveness of the health care, it is necessary to hold cadre training to improve the capabilities of the elderly Posyandu cadres. The results of interviews with the Community Service Team stated that the elderly health care are already running but are felt to be less than optimal, due to the small number of health care cadres and the limited knowledge of cadres. Service methods used for cadre training are lectures, role play, demonstrations as well as mentoring as well as monitoring and evaluation. The material provided was 6 material with activities carried out on June 2019 - September 2019 for 5 days in  RW 01 of Ulak Karang Selatan Village. After the training activities were carried out there was an increase in the average knowledge that is with an average of 86.3 and an increase in cadre skills with an average of 85.1 after the cadre training activities were carried out.
EDUKASI DAN DEMONSTRASI TERAPI BUTTERFLY HUG : UNTUK PENCEGAHAN DEPRESI LANSIA DI POSYANDU CEMPAKA Karoenia, Annisaa Rahmi; Fika, Evelyna Fausta; Safitri, Idjra; Sari, Tika; Yaslina; Yunere, Falerisiska
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitech.v1i2.44

Abstract

Lansia mengalami beberapa penurunan kondisi, salah satunya adalah kondisi fisik, biologis bahkan psikologis. Penurunan kondisi psikhologis menyebabkan lansia beresiko terjadinya depresi dan hal ini perlu dicegah karena dampak yang akan ditimbulkan. Untuk itu tim pengabdi merrasakan perlu melakukan edukasi dan demonstrasi terapi butterfly hug dalam rangka mencegah depressi lansia. Pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi dan demosntrasi terapi butterfly hug di Posyandu Cempaka. Metode yang digunakan adalah edukasi dan demonstrasi dengan menggunakan media infokus leaflet. Pelaksanaan kegiatan telah dilakukan pada tanggal 12 December 2023 di Posyandu Cempaka Kelurahan Campago Ipuh yang dihadiri 40 lansia dan 4 kader posyandu. Hasil kegiatan didapatkan adanya peningkatan pengetahuan lansia berkaiatan depresi dan juga lansia mampu melakukan demonstrasi butterfly huk ini. Dapat disimpulkan bahwa edukasi dan demonstrasi terapi butterflyhuk diperlukan oleh lansia dalam memcegaha maasalah depresi dan kader diharapkan dapat melanjutkan kegiatan ini secara periodik di Posyandu Cempaka.
EDUKASI DAN BERMAIN KARTU UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU JAJANAN SEHAT PADA SISWA SD 02 AGAM 2024 Annazhifah; Jovancha , Vivia; Iqbal , Muhammad; Kahfi , Abdul; Yaslina; Maidaliza
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitech.v1i2.48

Abstract

Perilaku jajan merupakan salah satu aktivitas yang selalu dilakukan anak sekolah. Perilaku jajan dapat menimbulkan masalah khusunya masalah kesehatan pada anak jika mereka mempunyai perilaku jajan yang tidak sehat. Oleh karena siswa sekolah dasar perlu diberikan pengetahuan dan pemahaman tentang perilaku jajan sehat sehingga pengabdian ini bertujuan untuk memberikan eduaksi jajan yang sehat pada siswa sekolah dasar. Metode kegiatan dilakukan dengan ceramah dan bermain kartu dan dilakukan post test. Pelaksanaan kegiatan dilakukan mulai dari tanggal 12 Desember 2023 sampai dengan 19 Januari 2024 yang dimulai dari tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan dihadiri sebenayak 45 siswa dan hasilnya siswa telah memilki pengetahuan yang baik berkaitan perilaku jajan sehat dan didapatkan hasil post test  95% pengetahuan siswa tentang jajan adalah baik. Disimpulkan bahwa edukasi jajan sehat dengan kombinasi bermain kartu jajan dapat meningkatkan penegtahuan anak yang pada akhinya dapat merubah perilaku jajannya, sehingga disarankan kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin oleh sekolah dibawah tanggung jawab Puskesmas.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BEBAN KELUARGA KLIEN PASCA STROKE Yaslina, Yaslina; Sari, Lisa Mustika; Anggraini, Tanti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.18293

Abstract

Stroke memerlukan perawatan yang lama dan dampak pada keluarga. Salah satu dampak yang sering terjadi pada keluarga adalah beban. Adanya beban keluarga dapat mempengaruhi terhadap pasien dalam perawatan anggota keluarga. Oleh karena itu penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi beban keluarga pasien pasca stroke. Penelitian akan dilakukan desain crosssectional. Penelitian dilakukan bulan Februari sd Mei 2024 yang menjadi populasi adalah klien pasca stroke yang datang ke Poli Neorologi RS. Otak Nasional Bukittinggi dengan jumlah populasi 279 pasien dan sampel 88. Pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik concecuitive sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner yang telah valid dan reliabel. Hasil penelitian didapat ada hubungan lama merawat, riwayat kekambuhan, penegtahuan keluarga, keterampilan keluarga dengan beban keluarga pasien pasca stroke ( pvalue= 0.002, 0.037,0.007 dan 0.011. Dapat disimpulkan bahwa beban keluarga dapat dipengaruhi oleh lama merawat, riwayat kekambuhan, pengetahuan dan keterampilan keluarga. Oleh karena itu diperlu intervensi untuk menurunkan beban keluarga.
The Effect of Health Education Using Stunting Smart Cards Toward Knowledge and Stress on Pregnant Women for Stunting Prevention Sukarma, Yolanda; Putri, Dewi Eka; Yaslina, Yaslina
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S5 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS5.4616

Abstract

Pregnant women are subject to various risk factors that render them physically and psychologically vulnerable, increasing the risk of stunting in their babies. Insufficient knowledge and mental health issues during pregnancy elevate the risk of stunting by 10.2 times. These factors can lead to delayed fetal development, disrupt nutrient metabolism, and negatively affect health, ultimately contributing to stunting. One potential intervention to enhance pregnant women's knowledge and manage stress involves the use of targeted health education through Stunting Smart Cards. This study aimed to assess the effect of health education using Stunting Smart Cards on the knowledge and stress levels of pregnant women. Quantitative study, quasi-experimental pretest-posttest design with control groups. The study included 46 pregnant women selected through purposive sampling, with 23 participants in each of the intervention and control groups. The study was conducted at Seberang Padang and Ikur Koto Health Centers. Data analysis was carried out using Paired t-tests and Wilcoxon tests. The mean knowledge score in the intervention group significantly increased from 7.08 (low) to 9.82 (high) after the intervention. Concurrently, the mean stress score decreased from 107.73 (severe) to 73.86 (moderate). In contrast, the control group exhibited minimal changes, with knowledge scores increasing slightly from 6.56 to 7.39, and stress levels remaining stable at 107.00 post-intervention. This study found a significant effect of health education using Stunting Smart Cards on improving knowledge and reducing stress in pregnant women as part of stunting prevention efforts in Padang City Health Centers.
HUBUNGAN RIWAYAT PENYAKIT, DUKUNGAN KELUARGA DAN KEPUASAN PELAYANAN KESEHATAN DENGAN PERILAKU KONTROL ULANG KLIEN PASCA STROKE Maidaliza, Maidaliza; Putra, Igo Mahatta; Yaslina, Yaslina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28868

Abstract

Stroke merupakan penyebab kematian kedua setelah penyakit jantung dan penyebab kecacatan nomor satu di dunia, di Indonesia stroke penyebab kematian utama. Setiap tahunnya, 15 juta orang diseluruh dunia menderita stroke. Angka kejadian stroke selalu meningkat dari tujuh perseribu penduduk menjadi sepuluh koma sembilan perseribu penduduk. Satu dari empat orang  beresiko terkena stroke dalam hidupnya. Stroke pemicu utama kecacatan pada orang dewasa, yang dapat mengakibatkan gangguan atau kecacatan kognitif. Peran dan dukungan keluarga sangat penting dalam rehabilitasi pasien stroke. Kualitas pelayanan sangat menentukan keberhasilan perawatan pasien stroke. Metode penelitian ini menggunakan metode Deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Maek Kecamatan Bukik Barisan, populasi sebanyak 127 orang dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 56 orang, dengan teknik pengambilan sampel Accidental Sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data diolah secara univariate dan bivariate. Data penelitian dioleh dengan komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki riwayat penyakit stroke untuk pertama kali, sebagian besar responden tidak mendapat dukungan yang baik dari keluarga, dan sebagian besar responden merasa puas dengan pelayanan kesehatan. Terdapat hubungan riwayat penyakit dengan perilaku kontrol ulang klien pasca stroke, ada hubungan dukungan keluarga dengan perilaku dalam kontrol ulang klien pasca stroke dan ada hubungan kepuasan pelayanan kesehatan dengan perilaku kontrol ulang klien pasca stroke. Diperlukan dukungan keluarga, peningkatan kualitas layanan dan pentingnya perilaku kontrol ulang oleh pasien dan keluarga guna meningkatkan kualitas hidup pasien dan  mencegah stroke berulang. 
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGASUH LANSIA MELALUI PELATIHAN DETEKSI DINI DAN PENANGGULANGAN MASALAH KESEHATAN PADA LANSIA DI PSTW KASIH SAYANG IBU BATU SANGKAR Yaslina, Yaslina; Laila, Wilda; Sari, Lisa Mustika; Saskia, Dini; Ibnu, M.; Sofran, Naswa Sarlita
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.50199

Abstract

Hasil analisis situasi yang didapatkan di PSTW Kasih Sayang Ibu di Batusangkar bahwa dari 70 orang lansia yang ada 40% memiliki penyakit kronik seperti hipertensi, diabetes mellitus, stroke dan lainnya, pengasuh memiliki pengetahuan dan kemampuan terbatas berkaiatan deteksi dini dan penanganan masalah pada lansia karena tidak berlatar belakang kesehatan dan belum pernah ada diberikan pelatihan berkaiatan kesehatan pengasuh. Oleh karena itu pengabdian bertujuan memberikan pelatihan berkaiatan deteksi dini dan penanggulangan masalah kesehatan pada pengasuh di Panti Lansia Kasih Sayang Ibu Batusangkar. Pelatihan dilakukan selama tiga hari dengan frekuensi satu hari perminggu 3-3.5 jam/hari ( tanggal 29 Juli, 9 Agustus dan 16 Agustus 2025). Metode pelatihan ceramah, tanya jawab, demonstrasi. Sebelum dan sesudah kegiatan dilakukan pre dan post tes. Kegiatan diikuti oleh 11 orang pengasuh dan 6 tim pengabdi (dosen dan mahasiswa). Materi yang diberikan diantaranya permasalahan kesehatan lansia, deteksi dini penyakit kronik pada lansia, penanganan kegawat daruratan lansia, dan berkaiatan gizi lansia. Hasil didapatkatkan adanya peningkatan pengetahuan dengan nilai selisih pre dan post tes adalah 0.8, kemampuan pengasuh juga meningkat dan menyatakan senang dengan kegiatan yang dilakukan tim pengbdi. Disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan pada pengasuh dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pengasuh dalam menjalankan perannya, sehingga disarankan kepada pengasuh dapat mengaplikasikan dari pelatihan ini kepada lansia dan pihak PSTW dapat melakukan monitoring terhadap peran pengasuh terhadap lansia