Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Janata

PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JEMBATAN DI KAMPUNG BARAGAJED DAN KAMPUNG PASIR SALAM resti nur arini
Jurnal JANATA Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v1i1.2345

Abstract

Jembatan merupakan struktur bangunan yang dibuat untuk menghubungkan rute/lintasan transportasi yang terputus oleh sungai, danau, saluran ataupun jalan raya. Desa Leuwisadeng merupakan salah satu desa yang terletak di kabupaten Bogor yang membutuhkan pembangunan renovasi infrastruktur jembatan. Pembangunan renovasi infrastruktur jembatan di daerah leuwisadeng ini didasarkan akan kebutuhan suatu prasarana transportasi yang menghubungkan kampung baragajed dengan kampung pasir salam. Kondisi jembatan yang berada di Kampung Baragajed dan Pasir salam terbuat dari bambu yang mudah rapuh. Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk merencanakan struktur atas jembatan dengan beton bertulangan, bentang jembatan 8 meter dengan lebar 1,5 meter. Rancangan pembangunan infrastruktur jembatan memiliki detail pondasi paling bawah ada tanah urug yang sudah dipadatkan setelah permukaan tanah dan pondasi yang kami pakai yaitu pondasi turaf
PEMBUATAN INFRASTRUKTUR JEMBATAN DI DESA PASIR KAROK Resti Nur Arini; Azaria Andreas; Wita Meutia; Rini Trisno Lestari
Jurnal JANATA Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v1i2.2771

Abstract

Desa Pasir Karok terletak di Kecamatan Leuwisadeng, Kelurahan Leuwisadeng yang mana banyak sekali mengalami permasalahan khususnya akses untuk aktivitas warga, salah satunya jembatan penghubung. Dimana pada Desa Pasir Karok jembatan penghubung yang digunakan masih menggunakan konstruksi bambu. Dengan melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi berupa Pengabdian Pada Masyarakat, program pembangunan jembatan di Desa Pasir Karok dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan desa. Pada kegiatan pembangunan jembatan ini dilaksanakan dalam waktu sebulan mulai dari survey pengukuran sampai pembuatan konstruksi dan proses pembuatan jembatan dilaksanakan selama dua minggu. Dalam proses pembuatan jembatan di Desa Pasir Karok selain menggunakan pekerja, kegiatan gotong royong warga setempat dapat membantu terlaksananya kegiatan PKM.
PENINGKATAN KESADARAN KONSTRUKSI TAHAN GEMPA DI DESA SUKAGALIH, KECAMATAN JONGGOL BERBASIS KEARIFAN LOKAL Fadli Kurnia; Azaria Andreas; Nuryani Tinumbia; Ayu Herzanita; Resti Nur Arini; Rini Trisno Lestari; Dwi Ariyani
Jurnal JANATA Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v2i2.4525

Abstract

Jawa Barat merupakan salah satu daerah potensi bencana gempabumi di Indonesia karena letaknya berada di sesar aktif. Kerusakan bangunan merupakan potensi dampak yang paling sering terjadi akibat bencana gempa. Sebagai bentuk mitigasi bencana gempa adalah dengan menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap siaga bencana. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bangunan rumah tahan gempa dengan berbasis kearifan lokal. Metode yang dilakukan adalah dengan mengadakan sosialisasi tentang metode konstruksi rumah tahan gempa sederhana dan pemberian poster kesadaran siaga bencana. Hasil yang diperoleh dari kegiatan sosialisasi ini antara lain menambah wawasan dan pengetahuan warga masyarakat bahwa kearifan lokal dalam membangun rumah sederhana dapat dilakukan namun tetap memperhatikan kaidah pembangunan rumah sederhana tahan gempa. Penekanan dari rumah tahan gempa adalah pada perkuatan strukturnya pada pondasi, sloof, balok dan kolom menjadi satu kesatuan yang utuh, ditambah dengan pengikat antar struktur menggunakan angkur.
RENGGINANG INOVASI ERA MODERN DESA SUKAGALIH Prima Jiwa Osly; Resti Nur Arini; irfan ihsani
Jurnal JANATA Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v3i2.5898

Abstract

Pengembangan UMKM untuk Desa Sukagalih perlu ditingkatkan agar memiliki produk yang bisa menjual dan dapat meningkatkan perekonomian Desa. Produk yang dapat diambil untuk UMKM Desa dapat berupa produk yang sering dihasilkan dan mudah dikerjakan. Selain itu produk yang diolah harus dikemas dengan menarik sebagai daya tarik konsumen. Maka sebelum dilakukan pengembangan produk inovasi, harus dilakukan survey perndahuluan untuk diskusi dan mencari tau produk yang sering digunakan setelah itu dilakukan uji coba dalam skala kecil. Dari hasil survey maka diperoleh produk yang mudah diolah, dijual dan dikemas menjadi produk yang ekslusif yaitu rengginang. Rengginang produk Desa Sukagalih selanjutnya dilakukan pengolahan uji coba rasa dalam skala kecil menjadi beberapa varian. Setelah ditemukan rasa yang tepat, maka rengginang dikemas menjadi produk ekslusif dan menarik agar memikat konsumen.
ANALISIS IDENTIFIKASI KONDISI STRUKTUR BANGUNAN Azaria Andreas; Ayu Herzanita; Resti Nur Arini
Jurnal JANATA Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v3i2.6131

Abstract

In order to carry out maintenance and upkeep activities, the first thing that must be done is to identify the condition of the building while paying attention to the various causes of damage that occurs and plans for future use of the building. The Master of Management Building, Faculty of Economics and Business, Pancasila University is a building that is more than 20 years old and requires repairs. Structural damage investigations are needed to assess building damage to determine the level of damage as an initial step in the process of identifying the level of building damage. This activity aims to assess the level of damage at the case study location. The initial stage of assessing the level of damage is carried out by carrying out visual observations of all building components. This research uses a descriptive qualitative approach which focuses on identifying the condition of the building structure. The data collection process was carried out by field observation and interviewing respondents (staff, employees, lecturers, work units at the study location, and faculty leaders) to find out the building's previous function and future plans. Analysis of the condition of the building structure and formulation of follow-up recommendations is prepared by involving experts (building structural experts). The research results showed that from visual observations, no damage was found, especially to the structural elements of the building. However, to plan to restore the building's function, a number of follow-up efforts are required, such as carrying out tests using the Non-Destructive Test (NDT) method, strengthening several structural elements including installing foundations on additional structural parts, and replacing the shape and material of the roof covering.
PERENCANAAN BANGUNAN KLINIK PASCA GEMPA CIANJUR (STUDI KASUS: KLINIK BIDAN KELURAHAN CIBULAKAN, KAB. CIANJUR) Azaria Andreas; Irfan Ihsani; Resti Nur Arini; Fadli Kurnia; Ayu Herzanita
Jurnal JANATA Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v4i1.6830

Abstract

The potential for earthquakes in Indonesia is caused by 2 conditions, namely, Indonesia's location which is located on the Pacific ring of fire, and Indonesia's location which is located at the meeting point of 3 active tectonic plates. The Cianjur earthquake in 2022 was a shallow crustal tectonic earthquake that occurred at a depth of around 10 km with a strength of 5.6 Mw. This main earthquake was followed by 140 aftershocks with strengths ranging from 1.2 to 4.2 Mw. Seeing the large potential for earthquakes in Indonesia, the Ministry of Public Works in 2006 issued guidelines for earthquake resistant building design. The earthquake also had an impact on the midwife clinic located in Cibulakan Urban Village. Where when an earthquake occurs, the building immediately collapses and is razed to the ground. Until 2024, the midwife clinic building will still not be erected and medical activities will be carried out in residential homes. Therefore, this research intends to carry out planning and construction of a 40 m2 building for medical activities. The design of the midwife clinic building takes the philosophy of earthquake-resistant houses built in earthquake-prone areas. One of the building concepts that must be applied in areas prone to earthquake disasters is building structural materials that are relatively lighter than materials in general, but still have sufficient strength. The results of the analysis show that building a midwife clinic costs Rp. 57,277,690 includes tax with a construction time of 32 calendar days.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENILAIAN KONDISI BANGUNAN PADA 6 KELURAHAN DI pROVINSI DKI JAKARTA Andreas, Azaria; Herzanita, Ayu; Jiwa Osly, Prima; Tinumbia, Nuryani; Ariyani, Dwi; Lestari, Rini Trisno; Arini, Resti Nur; Kurnia, Fadli; Rachmawati, Nia; Darma Putra, Riza
Jurnal JANATA Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/g0zmtf64

Abstract

Penilaian kondisi bangunan merupakan pekerjaan penting karena penurunan kondisi bangunan merupakan sesuatu yang tidak bisa dicegah.Berbagai faktor yang mempengaruhi penurunan kondisi bangunan seperti faktor cuaca, penggunaan bangunan yang tidak sesuai fungsinya, dan proses pekerjaan pemeliharaan dan perawatan yang tidak tepat. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak tahun 2022 tengah gencar melakukan survei pendataan kondisi bangunan khususnya hunian di seluruh wilayah Kelurahan. Proses survei menggunakan bantuan surveyor mahasiswa dan Dasawisma dari Kelurahan di lokasi pendataan. Sebelum pelaksanaan survei, pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) bekerjasama dengan Universitas Pancasila untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan penilaian kondisi bangunan bertempat di Aula Fakultas Teknik, 17-18 Maret 2025 dengan peserta Dasawisma dari Kelurahan Ceger, Bale Kambang, Cipinang Besar Selatan, Cililitan, Cakung Timur dan Klender. Hasil pelaksanaan kegiatan ini diharapkan akan menjadi bekal bagi surveyor dan Dasawisma dalam melaksanakan proses pendataan kondisi bangunan hunian di 6 Kelurahan tersebut.