Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Abdi Masya

PELATIHAN CAREGIVER PADA KADER POS LANSIA PUSKESMAS KRATONAN SURAKARTA Lestari, Rinna Dwi
Abdi Masya Vol 4 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abma.v4i2.270

Abstract

Lanjut usia (lansia) tidak dapat dihindari oleh setiap individu. Semakin meningkat perekonomian, maka jumlah harapan hidup semakin besar sehingga berpengaruh terhadap peningkatan jumlah lansia. Lansia adalah seseorang yang berusia diatas 60 tahun. Penurunan daya tahan tubuh pada lansia sehingga rentan terhadap berbagai macam penyakit. Maka diperlukan penaganan khusus bagi para lansia. Pemerintah melalui Puskesmas mempunyai peran dalam melatih caregiver kader pos lansia. Artikel ini megulas kegiatan pelatihan Caregiver Kader Pos Lansia Puskesmas Kratonan Surakarta. Hasil kegiatan yang diikuti 41 kader lansia binaan Pukesmas Kratonan berjalan dengan baik dan lancer. Hal ini ditandai dengan antusiasme peserta megikuti kegiatan pelatihan hingga selesai. Selanjutnya direncanakan untuk melaksanakan kegiatan tingkat lanjut dengan meningkatkan peran pemerintah, karena kegiatan ini sebaiknya dilaksanakan secara berkala.
Optimalisasi dan Saintifikasi Produk Minuman Herbal Tradisional untuk Peningkatan Produktifitas Komunitas UMKM Unjukan Solo di Era Industri Wellness dan Tourism Lestari, Rinna Dwi; Shahab, Fatinah; Rosya, Shilva Putri; Prihantini, Malinda; Kholis, Nur; Setiyawan, Luky; Bukhori, M. Fariz Annas
Abdi Masya Vol 6 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v6i2.647

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan produk minuman herbal yang bermanfaat secara kesehatan dan bernilai ekonomi. Melalui pendekatan pemberdayaan Masyarakat, kegiatan ini mencakup proses saintifikasi produk herbal, penyusunan informasi nilai gizi yang akurat serta klaim kesehatan pada label kemasan yang sesuai dengan peraturan dan standar yang berlaku. Program ini juga mendorong peningkatan kapasitas sekaligus memperkuat daya saing UMKM dalam aspek pemasaran dengan melakukan promosi yang bersifat edukatif, terutama terkait literasi kesehatan bagi konsumen. Kegiatan ini juga memberikan pendampingan dalam standardisasi proses produksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat unjukan Solo mampu membuat berbagai jenis minuman herbal yang menarik dan berkualitas. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga dalam memanfaatkan saintifikasi minuman herbal menunjukkan bahwa pendampingan dalam standardisasi proses produksi diperlukan agar alur kerja menjadi lebih efisien, kualitas produk lebih stabil, dan mutu keseluruhan dapat dipertahankan secara konsisten dalam jangka panjang. Hal ini menjadi salah satu strategi yang efektif untuk mendukung kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi.