Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) sebagai Upaya Meningkatkan Keaktifan Beajar Matematika Peserta Didik Natsir, Irmawaty; Zainudin, Muhamad; Darmo, Darmo
MAJAMATH: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Vol 7 No 1 Maret 2024
Publisher : Prodi Pendidikan matematika Universitas Islam Majapahit (UNIM), Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamath.v7i1.2867

Abstract

Penelitian ini ialah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari tahap siklus 1 dan siklus 2. Penelitian ini bertujuan memberikan peningkatan keaktifan belajar dari peserta didik melalui penggunaan model pembelajaran problem based learning. Subjek penelitian ini, berjumlah 16 orang siswa terbagi atas 9 siswa laki-laki serta7 siswa perempuan. Instrumen peneltian ini berupa lembar observasi guru, lembar keaktifan dan LKPD sebagai media yang digunakan dalam mengukur keaktifan siswa pada pembelajaran. Resultan penelitian ini diperoleh terdapatnya eskalasi keaktifan siswa sebesar 22% dari tahap siklus1 yaitu 50% ke siklus2 yaitu 72%, setelah pelaksanaan tindakan dengan menggunakan model PBL. Hasil yang diperoleh pada sisklus I sebagian besar keaktifan siswa masih ada dalam klasifikasi sangat rendah. Sementara, pada sisklus II keaktifan siswa ada dalam klasifikasi sedang serta tinggi yang persentasenya dengan besaran yakni 72%. Hal tersebut memperlihatkan bahwasanya penggunaan model PBL bisa memberikan peningkatan keaktifan belajar peserta didik. Perubahan yang dilaksanakan peserta didik ialah peserta didik antusias pada konteks menjalani pembelajaran, berinteraksi dengan guru, ikut serta dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan di kelas.
Upaya Menıngkatkan Kemampuan Lıterası Numerası Sıswa Sekolah Menengah Pertama Melalui Penerapan Model Contextual Teachıng and Learnıng (CTL) Nurhayati, Nurhayati; Meirista, Etriana; Natsir, Irmawaty; Rahim, Abdul; Priyudahari, Bhujangga Ayu
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i01.1885

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa melalui penerapan model Contextual Teaching And Learning (CTL). Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus dengan setiap siklus terdapat 4 pertemuan. Subjek dalam penelitian terdiri dari 20 siswa di kelas VII SMP YPK Merauke. Data diperoleh melalui observasi aktivitas siswa dan guru, serta tes kemampuan literasi numerasi berbentuk soal cerita kontekstual. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi numerasi siswa setelah diterapkannya model CTL. Rata-rata nilai literasi numerasi meningkat dari 67,8 pada siklus I menjadi 83,5 pada siklus II. Aktivitas belajar siswa juga meningkat dari kategori cukup aktif menjadi sangat aktif. Dengan demikian, penerapan model CTL terbukti dapat meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa.
Predictive Analysis of Cognitive Style and Gender on Junior High School Students’ Mastery of the Pythagorean Theorem Nur'aini, Khumaeroh Dwi; Natsir, Irmawaty
Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika Vol. 9 No. 3 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/mtx4w890

Abstract

This study investigates the predictive effect of gender and cognitive style on junior high school students’ mastery of the Pythagorean Theorem. A quantitative ex post facto design was applied to 71 eighth-grade students who had previously learned this topic. Mastery was measured using a five-item conceptual test, with a mastery threshold of 72% or higher, based on curriculum competency standards, expert judgment, and assessment guidelines. Gender (0 = female; 1 = male) and cognitive style (0 = FD; 1 = FI) were assessed using the Group Embedded Figures Test (GEFT). Binary logistic regression was employed. Model fit was satisfactory (Hosmer–Lemeshow p = .473), accuracy = 85.9%, and pseudo-R² (Nagelkerke) = 0.671. Cognitive style significantly predicted mastery (OR = 93.62, 95% CI = [10.64, 823.80], p < .001), while gender did not reach significance (OR = 4.12, 95% CI = [0.92, 18.42], p = .064). Findings highlight the need for adaptive learning strategies tailored to students’ cognitive style. Future studies should include additional predictors (e.g., motivation, instructional support) and apply calibration and cross-validation techniques to enhance prediction generalizability.
Pendekatan Probing-prompting Berdampak Terhadap Kemampuan Penalaran Matematika Siswa Natsir, Irmawaty; Nurhayati, Nurhayati; Azizah, Andi
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Kemampuan Literasi, Penalaran, dan Pemecahan Masalah dalam Pembelajaran Matemat
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v7i1.2237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak strategi probing-prompting terhadap penalaran matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain one-group pre-test post-test. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Merauke sebanyak 32 siswa yang diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji Z. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa rata-rata skor Gain-Score sebesar 0,68, yang termasuk dalam kategori menengah. Rata-rata skor pre-test sebesar 38,44, dan rata-rata skor post-test sebesar 80,66. Analisis uji-Z menghasilkan atau 16,799 > 1,645. Artinya ditolak, maka hal ini menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematika siswa lebih baik setelah diterapkan pendekatan probing-prompting.