Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE SYARH HADIS PADA HADIS-HADIS TENTANG ISLAM, IMAN DAN IHSAN Siregar, Muhammad Nuh
SHAHIH (Jurnal Ilmu Kewahyuan) Vol 3, No 2 (2020): SHAHIH (Jurnal ilmu Kewahyuan) Jul-Des 2020
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51900/shh.v3i2.8904

Abstract

In the general public, there is still debate about the understanding between Islam and faith, whether it is different or the same. Likewise, which one is first in a person, is Islam new faith or faith first then Islam? In answering this question, of course, a comprehensive study from various points of view is necessary. This paper will examine in detail from the point of view of specific Hadith studies. In the Hadith study specifically, this discussion is found in several narrations which are popularly known as the Hadith "Jibril". Editors of this Hadith "Jibril" in the history of al-Bukhari and Muslim, the order of questions raised by Jibril to the Prophet Muhammad is different. In the first narrative the first order asked by Jibril is what is Islam, while in the second narration the question that is asked is what is faith? Al-Muzanni and al-Bagawi commented on Gabriel's question and Rasulullah made the word Islam here as "every visible action and faith as the name for the belief hidden in the heart." This does not mean that the act is not part of faith and does not mean that justification of the heart is not part of Islam, but as an explanation that everything is one and the combination of the two is called religion. "Abu 'Amr bin as-Salah said that; based on what we have mentioned and proven, there is an understanding that faith and Islam can be combined and separated. Every believer is a Muslim, but not every Muslim is a believer. When it is mentioned Islam and faith together, the meaning is different, but if it is mentioned separately, the meaning is the same. The point is that if it is said to be Islam only then it is joined to faith and vice versa when it is mentioned only faith then it is joined there. But if you say both, the meaning is different. When it says Islam and faith, it means Islam from the outward point of view while faith is from the inner side.
MONEY POLITICS DALAM HADIS RASULALLAH SAW Siregar, Muhammad Nuh; Akbar , Insan; Siregar , Bona Bargot Riezky Nagabe
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mendisukusikan praktek money politics dalam tinjauan hadis Nabi Saw. Istilah Money Politics ini tidak dikenal dalam islam, namun praktek yang menyerupai money politics sudah ada dan diindikasikan di dalam hadis Nabi dengan istilah risywah. Pada Masa sebelum Rasulullah pun juga ditemukan telah terjadinya praktek ini, seperti yang telah dilakukan oleh Ratu Saba kepada Nabi Sulaiman dengan memberikan berbagai macam hadiah dengan tujuan tertentu. Maka tulisan ini akan meninjau kembali sabda Rasulullah tentang risywah, dan bagaimana pandangan beliau terhadap perilaku seperti itu. Tulisan ini menemukan fakta bahwa pelaku risywah dan penerima risywah akan mendapatkan laknat dari Allah dan rasul-Nya. Selain itu tulisan ini juga mencoba meneliti perbedaan redaksi matan hadis yang berbicara mengenai risywah. Dapat disimpulkan bahwa perbdaan yang terjadi dikarenakan sebagian hadis ini diriwayatkan bi al-ma’na.
ETIKA DALAM PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL (SOCIAL MEDIA NETWORKING) MELALUI TINJAUAN HADIS Siregar, Muhammad Nuh; Rahmi , Tutia; Hasibuan , Maulana Hasan
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i4.2099

Abstract

Kajian ini membahas tentang keaadan dimana teknologi yang semakin berkembang menjadikan banyak ruang untuk berinteraksi bagi manusia tanpa terhalang jarak, dengan demikian memiliki moral atau etika yang kuat tidak hanya diperlukan di dunia nyata, namun juga diharapkan di dunia maya. Penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan cara bersikap dan, berinteraksi dengan sesama tanpa melukai orang lain baik di media social maupun di dunia nyata. Kajian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan studi literatur dari penelitian-penelitian sebelumnya. umat Islam harus selalu bersikap sopan saat berinteraksi dengan orang lain, baik secara langsung maupun di media sosia. Maka dalam penelitian ini membahas bagaimana Dahulu, etika interaksi sosial seorang muslim Prasyaratannya adalah kemampuan melindungi tangan dan lidah agar tidak melukai orang lain secara langsung. Namun Pengguna media sosial yang beragama Islam harus bisa mengendalikan bahasanya dan menahan diri untuk tidak memposting update status yang dapat merugikan orang lain, baik berupa teks maupun video.
HADIS-HADIS-KESETARAAN GENDER Siregar, Muhammad Nuh; Siregar, Hakkul Yakin; Akbar, Fauzan
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i4.2104

Abstract

Penelitian ini bertujuan membahas perempuan dan kedudukannya perspektif hadis. Metode penelitian ini menggunakan jenis kualitatif melaui studi pustaka dan analisis isi. Hasil dan pembahasan penelitian ini mencakup pandangan umum tentang kedudukan perempuan, hadis tentang perempuan, dan kedudukan perempuan perspektif hadis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perempuan dan kedudukannya perspektif hadis menunjukkan adanya kesetaraan antara perempuan dan laki-laki, bebas bertasarruf, saling melengkapi dan membutuhkan antara perempuan dengan laki-laki, dimana tidak ada perbedaan apapun yang akan dibuat antar mereka.