Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Perbedaan Rasio Pakan Komersial dengan Pakan Lokal Terhadap Produktivitas Ayam Kampung Asli (AKA) Harahap, Kalidangan; Pane, Doharni
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 1 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i1.18958

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan rasio pakan komersial dengan pakan lokal terhadap produktivitas Ayam Kampung Asli (AKA). Penelitian tersebut dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2023 di Unit Peternakan Ayam Kampung. Penelitian didesain menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3, yaitu perlakuan T1 = 60% pakan komersial : 40% dedak padi, T2 = 80% pakan komersial : 20% dedak padi dan T3 = 100% pakan komersial. Variabel yang diamatiadalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan harian (PBBH), bobot badan akhir dan konversi pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan perbedaan rasio pakan komersial dengan pakan lokal memberikan pengaruh yang nyata (P0.05) terhadap nilai konsumsi pakan, pertambahan bobot badan harian (PBBH), bobot badan akhir dan konversi pakan. Disimpulkan bahwa pengunaan campuran dedak padi dan pakan komersial pada pakan ayam kampung asli (AKA) memberikan pengaruh terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan harian (PBBH), bobot badan akhir dan konversi pakan. Rasio penggunaan terbaik dedak padi dengan pakan komersial yaitu ada pada perlakuan T2 (80% pakan komersial : 20% dedak padi).
Kualitas Interior dan Eksterior Telur Setelah Diberikan Ransum Rendah Protein (Low Crude Protein Diets) Gea, Desiria; Nasution, Zakiyah; Pane, Doharni
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 1 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i1.18959

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kualitas interior   (albumen,   yolk dan haugh unit) dan kualitas eksterior (berat telur dan ketebalan kerabang/thickness) telur ayam layer setelah diberikan ransum rendah protein. Penelitian tersebut dilaksanakan selama 14 hari selama periode koleksi telur dan pengujian secara berkala. Penelitian didesain menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan yang terdiri dari R0 (Ransum dengan Protein Kasar 17%), P1 (Ransum dengan Protein Kasar 15%). Penelitian ini menggunakan alat pengujian kualitas interior dan eksterior yakni Egg Analyzer Unit (EAU) Orka Food Technology Ltd, UT 84010, USA. Variabelyang diamati adalah skor kuning telur,tinggi albumen, kekuatan kerabang dan ketebalan kerabang telur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ransum dengan protein yang diturunkan tidak berpengaruh nyata (P0,05) terhadap kualitas interior dan eksterior telur yang dihasilkan. Kesimpulan pada penelitian ini yakni kualitas telur yang dihasilkan dengan pemberian ransum standar setara dengan ayam diberi ransum dengan protein yang diturunkan (low crude protein diets).
Sosolisasi Limbah Kulit Kopi Sebagai Pakan Alternatif Ternak Di Desa Sampean Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan Nasution, Zakiyah; Nikmatia, Ulfa; Pane, Doharni; Tampubolon, Yusni Khairani; Laia, Nursanti
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/jurnalkalandra.v3i1.360

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarkat dilaksanakan di salah satu desa di kecamatan Sipirok kabupaten Tapanuli Selatan yaitu desa Sampean. Umumnya masyarakat di desa Sampean mata pencarian utamanya adalah petani dan beternak. Salah satu komoditi yang banyak dibudidayakan adalah kopi. Akan tetapi, masyarkat desa Sampean belum maksimalkan memanfaatkan limbah kopi seperti kulit hasil penggilingan kopi. Limbah kulit kopi apabila diolah menjadi pakan alternative ternak dengan sentuhan teknologi, berpotensi meningkatkan pertumbuhan bobot badan ternak. Kurangnya pengetahuan masyarakat dalam pengolahan limbah kopi menjadi salah satu kendala masyarkat di desa Sampean. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyrakat dengan melakukan sosialisasi limbah kopi sebagai pakan alternatif maka akan disosialisasikan berbagai teknologi dalam pengolahan limbah menjadi pakan kepada peternak dan petani kopi di desa Sampean, sehingga mereka akan mengenal beberapa teknologi sudah disampaikan. Dari hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat diharapkan petani kopi dan peternak diharapkan akan meningkatkan pengetahuan serta minat petani kopi dan peternak untuk menerapkan teknologi pengolahan limbah kulit kopi menjadi pakan ternak sehingga akan meningkatkan produktivitas ternak. Semakin meningkat produktivitas ternak akan meningkatkan kesejahteraan masyarkat di desa Sampean, kecamatan Sipirok, kabupaten Tapanuli Selatan.
PENGARUH PEMBERIAN RANSUM MENGANDUNG KULIT BUAH NAGA YANG DIFERMENTASI DENGAN Neurospora crassa TERHADAP KUALITAS TELUR PUYUH BERDASARKAN UJI ORGANOLEPTIK Pane, Doharni; Nasution, Zakiyah; Tampubolon, Yusni Khairani; Ilham, Ilham
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.14553

Abstract

Puyuh merupakan salah satu jenis unggas yang harus dikembangkan karena sangat potensial menghasilkan kebutuhan protein hewani untuk manusia yaitu daging dan telurnya. Keistimewaan burung puyuh antara lain cepat berproduksi, tidak memerlukan modal yang besar, pemeliharaan yang mudah, serta tidak membutuhkan lahan yang luas. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ransum mengandung kulit buah naga fermentasi (KBNF) dengan kapang Neurospora crassa terhadap kualitas telur puyuh berdasarkan uji organoleptic. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Jika terdapat perbedaan yang nyata atau sangat nyata akan dilanjutkan dengan uji jarak Duncan’s. Perlakuan yang diberikan meliputi P0 (0% KBNF), P1 (4% KBNF), P2 (8% KBNF), P3 (12% KBNF), P4 (16% KBNF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan taraf pemberian TKBNF dalam ransum burung puyuh memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata (P0,05) terhadap rataan berat telur, berat kerabang telur, indeks kuning telur, warna kuning telur, indeks putih telur dan nilai haugh unit telur puyuh. Kesimpulan penelitian yaitu pemberian KBNF sampai taraf 16% dalam ransum dapat digunakan sebagai bahan pakan alternatif tanpa mempengaruhi rataan berat telur, berat kerabang telur, indeks kuning telur, warna kuning telur, indeks putih telur dan nilai haugh unit telur puyuh.
Pengaruh Pemberian Ransum Mengandung Kulit Buah Naga Yang Difermentasi Dengan Neurospora crassa Terhadap Performa Broiler Pane, Doharni; Nasution, Zakiyah; Laia, Nursanti; Nikmatia, Ulfa
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.16455

Abstract

Broiler adalah jenis ayam pedaging yang paling umum diternakkan karena dapat menghasilkan daging dalam waktu yang singkat, yaitu 21 hingga 35 hari. Kelebihan broiler, yaitu dagingnya yang empuk, ukuran badan yang besar, bentuk dada yang lebar, padat, dan berisi, dan pertumbuhannya yang cepat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kulit buah naga fermentasi (KBNF) dengan kapang Neurospora crassa sebagai bahan pakan alternatif terhadap performa broiler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Jika terdapat perbedaan yang nyata atau sangat nyata akan dilanjutkan dengan uji jarak Duncan’s. Perlakuan yang diberikan meliputi P0 = tanpa pemberian KBNF, P1 = pemberian 4% KBNF, P2 = pemberian 8% KBNF, P3 = pemberian 12% KBNF dan P4 = pemberian 16% KBNF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan taraf pemberian TKBNF dalam ransum broiler memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata (P0,05) terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan dan konversi ransum broiler. Kesimpulan penelitian yaitu pemberian KBNF sampai taraf 16% dalam ransum dapat digunakan sebagai bahan pakan alternatif tanpa mempengaruhi konsumsi ransum, pertambahan bobot badan dan konversi ransum broiler.
PEMBERDAYAAN KTT ARSE UNTUK PENINGKATAN USAHA KELOMPOK MELALUI IPTEK TELUR ASIN BERBASIS EKSTRAK BUAH ANDALIMAN (Zanthoxylum acanthopodium) DAN KECOMBRANG (Eltingera elatior) Nasution, Zakiyah; Silaban, Rikardo; Harahap, Aris Munandar; Pane, Doharni; Nababan, Hotli H.
JURNAL ABDIMAS DOSMA (JAD) Vol. 2 No. 2 (2023): JUNI
Publisher : IKATAN ALUMNI DOSEN MAGANG KEMENRISTEKDIKTI TAHUN ANGKATAN 2017

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70522/jad.v2i2.39

Abstract

Livestock sector is inseparable from the process of downstreaming animal raw product become the functional product or industrial needs (such as the processing of cosmetics based on dairy sources). One of the objectives of processing raw materials for livestock products is to increase efficiency and product quality as the functional food. The strategy that can be used to increase the productivity of livestock farmer groups (LFG) is to support programs that are carried out through the utilization of SAINTECH. This will also encourage the economic growth of the group members inline with improving their standard of living. The group focuses for implementation of functional food SAINTECH is a group of livestock farmers who are located among the Arse District, South Tapanuli Regency. The ultimate goal of this service is that the Arse LFG can process salted eggs based on typical spice plant extracts as functional dairy food, able to carry out the marketing system, and will increase thes incomes after using the SAINTECH product. The devotion applied the Consuling method (approaching, outreachment, and mentoring stages), monitoring and evaluating the results. Results describe that the interest of members in utilizing SAINTECH is approximately 82.17% (VERY GOOD), overall consumers are 3.40 (very receptive to the product) and income has increased based on business analysis. Therefore, it was concluded that the assistance of the Arse LFG through the application of SAINTECH in animal food processing showed an increase in quality based on observational indicators.
Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usaha Penjualan Ayam Ras Pedaging Di Pasar Sangkumpal Bonang Kota Padangsidimpuan Silaban, Juleha; Nasution, Zakiyah; Laia, Nursanti; Utari, Angelia; Pane, Doharni; Nikmatia, Ulfa
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12881

Abstract

Ayam ras pedaging sebagai salah satu ternak penghasil daging yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Pedagang di Kota Padangsidimpuan menggunakan pasar untuk memasarkan ayam ras pedaging. Salah satu pasar yang jumlah pedagang ayam ras pedaging paling banyak di Kota Padangsidimpuan adalah Pasar Sangkumpal Bonang, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pendapatan yang diperoleh dan untuk mengetahui kelayakan usaha penjualan ayam ras pedaging di Pasar Sangkumpal Bonang. Penelitian ini telah dilaksanakan di Pasar Sangkumpal Bonang Kota Padangsidimpuan dari bulan Februari sampai dengan bulan Maret 2025. Responden adalah seluruh pedagang ayam ras pedaging yang berjualan di Pasar Sangkumpal Bonang. Metode pengumpulan data dilakukan secara wawancara dan observasi langsung dilapangan, jumlah responden 20 pedagang ayam ras pedaging. Analisis yang digunakan dalam penelitian adalah Analisis Pendapatan dan Analisis Kelayakan Usaha. Hasil analisis menunjukkan jumlah pendapatan yang diperoleh pedagang sebesar Rp.16.933.000/bulan. Analisis kelayakan usaha diperoleh Revenue of Cost usaha penjualanayam ras pedaging adalah 2,0. usaha penjualanayam ras pedaging di Pasar Sangkumpal Bonang layak untuk diusahakan karena R/C 1
Evaluasi Performa Dan Aspek Kualitas Daging Ayam Broiler Daud Farm Yang Diberi Tetes Molases Suplementasi Ekstrak Moringa oleifera Ali, Daud Yahya Putra; Harahap, Angelia Utari; Laia, Nursanti; Nasution, Zakiyah; Pane, Doharni; Nikmatia, Ulfa
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11502

Abstract

Penelitian dilakukan untuk menguji pengaruh pemberian molases dan ekstrak daun kelor dalam air minum terhadap peningkatan performans dan aspek kualitas daging ayam broiler. Penelitian dilaksanakan di kandang Daud Farm, Desa Panompuan Jae, Kabupaten Tapanuli Selatan. Ternak yang digunakan pada penelitian ini ayam broiler Strain cobb umur 30 hari sebanyak 108 ekor. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) factorial dengan 2 faktor. Faktor ke-1 dari tetes molases dalam air minum ada 3 taraf berupa R0 (Ransum komersial 100%+air minum biasa adlibitum), R1 (Ransum komersial 95%+tetes molases 5%), R2 (Ransum  komersial 90%+tetes molases 10%). Faktor ke-2 pemberian ekstrak daun kelor 3 taraf berupa T0 (Ransum komersial 100% tanpa penambahan ekstrak daun kelor), T1 (Ransum komersial 70%+30% ekstrak daun kelor),T2 (Ransum komersial 60%+40% ekstrak daun kelor). Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah konsumsi air minum, konsumsi ransum, PBB, konversi ransum, bobot karkas, dan persentasi karkas. Hasil penelitian menunjukan pemberian tetes molases suplementasi ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) berpengaruh nyata (P0.05) terhadap konsumsi air ransum sebesar 770.82 ml, konsumsi ransum 331.46 gr, PBB 580.16 gr, konversi ransum 0.58, bobot karkas 622.22 gr, dan persentasi karkas 70.86% dengan level taraf tetes molases suplementasi ekstrak Moringa oleifera dapat digunakan dalam peningkatan performans dan aspek kualitas daging ayam broiler bertekstur juicy. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan pemberian tetes molases 10% suplemetasi ekstrak Moringa oleifera 40% dapat dipertimbangkan untuk tujuan optimalisasi dalam pasokan nutrisi terbaik ternak ayam broiler
Kecernaan Zat-Zat Makanan Pada Kambing Yang Mengkonsumsi Limbah Alpukat Suplementasi Ekstrak Labu Siam (Sechium edule) Nasution, Roi; Harahap, Angelia Utari; Laia, Nursanti; Nasution, Zakiyah; Toga, Mahaji; Pane, Doharni; Syahfitri, Dina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11500

Abstract

Limbah alpukat dapat dijadikan bahan pakan alternatif untuk ternak, karena masih memiliki kandungan nutrisi yang berguna bagi ternak. Selain dari limbah alpukat, dapat dipadukan dengan pemberian ekstrak labu siam (Sechium edule), segudang manfaat dan kandungan nutrisi berupa vitamin A, vitamin B, dan vitamin C. Tujuan penelitian ini melihat pengaruh limbah alpukat suplementasi ekstrak labu siam terhadap kecernaan zat-zat makanan pada kambing secara in vitro. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen Rancangan Percobaan Bujur Sangkar Latin (RBSL) 4 perlakuan dengan 4 ulangan yang terdiri dari perlakuan A (Kontrol), perlakuan B (Konsentrat 40%+limbah alpukat 10%+Ekstrak labu siam 0%+Rumput lapangan 50%), perlakuan C (Konsentrat 40%+limbah alpukat 0%+Ekstrak labu siam 10%+Rumput lapangan 50%), dan perlakuan D (Konsentrat 0%+limbah alpukat 15%+Ekstrak labu siam 15%+Rumput lapangan 70%). Parameter penelitian berupa bahan kering, bahan organik, protein kasar, dan serat kasar. Hasil penelitian menunjukkan Kecernaan Bahan Kering (KCBK) berpengaruh nyata (P0.05) meningkat dari 58.70% menjadi 62.54% dan Kecernaan Bahan Organik (KCBO) dari 47.70% menjadi 52.79%, dan kecernaan Protein Kasar (KCPK) dari 68.61% menjadi 72.50%. Hasil penelitian dari pemberian limbah alpukat suplementasi ekstrak labu siam dapat meningkatkan kecernaaan zat-zat makanan pada kambing. Kombinasi limbah alpukat suplementasi ekstrak labu siam sebagai sumber tanin dan antioksidan tinggi memberikan hasil terbaik terhadap kecernaan sehingga dimanfaatkan  untuk  proses  metabolisme  tubuhnya. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa limbah alpukat suplementasi ekstrak labu siam taraf 15% dapat dipertimbangkan untuk tujuan optimalisasi dalam pasokan nutrisi ternak kambing